
Beberapa hari kemudian, Sidang kasus perebutan hak asuh anak antara Kia dan Akbat kembali akan digelar.Kedua pihak sudah sama - sama mempersiapkan persidangan terakhirnya itu. Mereka juga sudah sama - sama mencari bukti - bukti yang menguatkan salah satu pihak masing - masing.
Kia sudah benar - benar mengharapkan bahwa ini adalah persidangan terakhirnya. Malam itu dirinya meminta restu kepada Nisa dan juga Surya agar persidangan esok harinya berjalan dengan lancar dan hak asuh anak, Kia yang akan mendapatkan. Surya mengatakan dirinya sangat yakin majelis hakim akan menjatuhkan hak asuh anak itu kepada Kia. Sebab kesalahan yang di sadari membuat kita tahu akan kebenaran, tetapi kebohongan yang menyakitkan akan membuat kita paham apa itu arti kejujuran. Kejujuran akan membuat seseorang jauh lebih mulia, karena orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan sebuah kepercayaan, cinta dan rasa hormat dari siapapun.
“Saya optimistis. Saya sudah berkali-kali bilang, sembilan puluh sembilan persen saya optimis kalau cucuku akan diserahkan kepada Kia mengenai hak asuh anak itu,” ucap Surya di hadapan anak dan juga istrinya itu.
“Pastinya pah. Kakak juga yakin kalau Kia lah yang akan mendapatkannya. Terlebih setelah mendengarkan kabar dari orang yang Cleo suruh, sepertinya laki – laki gila itu sedang menghadapi banyak masalah. Buktinya saja dia dikhianati oleh istrinya sendiri, yang lebih parahnya lagi istrinya berselingkuh dengan pacar dari adik iparnya sendiri. Kakak nggak bisa bayangin semua itu. sama saja kan adiknya itu seperti alat agar Kayla dan Alex bisa saling bertemu. Amit – amit deh.”
“Yah, itu yang di namakan karma atas apa yang dulu pernah dia lakukan dan membuat hidup Kia menderita. Seperti peribahasa, apa yang kamu tanam itu yang kamu tuai. Sekarang mereka sudah merasakan akibatnya sendiri kan. Ya, semua ini juga bisa kita ambil positifnya, dari kejadian yang selama ini menimpa Kia adalah pelajaran yang sangat berharga. Kita harus berhati – hati dalam melakukan tindakan dan kita juga harus bisa mengontrol egois kita. Agar kita tidak menyesali perbuatan di kemudian hari. ” Ucap Nisa yang sedang duduk di samping Surya.
“iya mah.” Ucap Sinta dan Kia.
“Aku hanya memikirkan, semoga putriku di sana baik – baik saja. Aku sama sekali tidak ingin melihat atau mendengar kehancuran yang sedang menimpa Akbar. Yang aku inginkan saat ini adalah putri kecilku bisa kembali pulang dan urusanku bersama dia segera berakhir atau usai pah, mah.” Ucap Kia dengan melamun.
__ADS_1
“Tapi kamu sudah benar –benar memastikan kalau Dewi itu akan sungguh – sungguh datang ke persidangan besok kan dik?” tanya Sinta.
“Semoga saja ya kak, apa yang di ucapkannya sungguh – sungguh dia lakukan. Aku sangat mengharapkan bantuannya.” Kata Kia.
*
Dirinya juga sudah menghubungi Dewi supaya dia datang di persidangan dan memberikan kesaksian kepada majelis hakim mengenai Akbar nantinya. Begitu pula dengan Alex yang mau membantu Cleo, yang juga akan memberikan ke saksian kepada majelis hakim nanti. Tidak hanya itu saja, ke - dua orang yang dulu pernah Akbar bayar untuk berbicara bohong saat persidangan ke tiga sudah Cleo siapkan juga untuk menghadiri dan mengungkapkan kelakuan Akbar besok.
Akbar tidak mengetahui rencana Cleo dan Kia untuk persidangan besok. Entah bagaimana nanti perasaan Akbar jika dirinya mengetahui kalau ibunya sendiri lebih berpihak dan mendukung Kia dari pada anak kandungnya sendiri. Apa lagi ibunya sendiri sama sekali tidak mau membatu ataupun mendukung tindakan Akbar saat di pengadilan nanti.
Ia hanya bisa menyerahkan atau pasrahkan semuanya kepada Tuhannya, mengenai keputusan hakim nanti. Dia sangat berharap semua yang sudah di persiapkan oleh dirinya dan juga Cleo dari jauh - jauh hari akan mendapatkan hasil yang baik dan membahagiakan untuk dirinya dan semua orang yang sayang kepadanya.
Dia juga sudah sangat menginginkan bisa kembali menyanding putri kecilnya itu dan hidup bahagia bersama Pelangi kecilnya lagi. Sebab dia juga sudah menahan rindu yang terlalu lama kepada Pelangi. Semua hanya tinggal menunggu waktu. Doa, harapan dan juga kebahagiaannya kini sudah mendekati dirinya.
__ADS_1
"Apapun yang terjadi kamu harus bisa hadapi dan kamu harus kuat ya Kia." Ucap Cleo
"Iya mas, doa kan semua berjalan dengan apa yang aku inginkan. Semoga doa mama dan papa menyertaiku nanti. Terimakasih ya mas kamu sudah selalu membuat aku menjadi optimis untuk menghadapi semuanya.
"Sudah pasti, aku yakin kamu pasti bisa melewatkan semuanya ini Kia. Berjuanglah untuk putri kecil kita ya bunda." Ucap Cleo sambil tersenyum manis kepadanya.
"Terimakasih ya mas, dari awal sampai sekarang kamu yang selalu ada untukku. Dan kamu juga yang selalu membantuku di setiap permasalahanku
“Entah aku harus membayar semua kebaikan kamu dengan apa mas.”
“Dengan senyuman yang hangat dari bibir manismu Kia.”
Cleo pun masih saja mengajak Kia untuk bercanda. Sebab dirinya kala itu melihat Kia yang sangat gugup untuk menghadapi persidangan esok hari.
Bersambung...
__ADS_1
❇️❇️❇️❇️❇️