
"Kenapa kamu tega mas, kenapa ? Apa salah ku? Apa yang membuat kamu menjadi seperti ini ? Kamu bukan yang dulu lagi, kamu bukan akbar yang aku kenal lagi mas? kenapa kamu selalu berubah sikap setiap pulang dari rumah ibuk mas? " Kata kia ...
-----
"aaaahhhh iya ,pasti ibuk yang membuat mas akbar berubah kasar kepadaku, aku akan menanyakan kepada ibuk.." kata kia di dalam hatinya lagi..
Kia berfikir akan menanyakan semuanya kepada dewi. Perihal sikap akbar yang kasar setelah pulang dari tempat ibuknya. Kia mengambil handphonenya dan menelfone dewi.
"Assalammualaikum, buk, ?"
"Kenapa ?"
"Buk, kia baru saja di tampar mas akbar, kami baru saja bertengkar buk, ada apa buk dengan mas akbar?kenapa setiap dia pulang dari tempat ibuk sikapnya selalu berubah kasar kepadaku buk?"
"Apa kamu di tampar akbar ?!!
Ha ha ha ha ha ,,, kamu ingin tau kenapa? Karena ibuk menyuruh akbar untuk mentalak kamu !!" Jawab dewi dengan hati yang senang..
"Tapi kenapa buk ? Kenapa ibuk tega membuat rumah tangga anaknya hancur buk ? Kenapa? "
"Karena kamu wanita yang tidak berguna !!"
"Buk kia mohon buk jangan seperti ini buk, kia sangan mencintai mas akbar buk, jangan pisahkan kami buk, kia mohon .. "
__ADS_1
Tttoootttt ttttooootttt ttttooootttt
Di matikan lah telphone dewi. Saat ini kia menderita dengan perbuatan mertuanya yang ingin memisahkan kia dan menghancurkan rumah tangga anaknya. Kia hanya bisa menanggis dan menanggis sendirian..
Malam itu setelah menampar pipi kia akbar pergi ke Diskotik dan dia meminum minuman keras tanpa henti. Akbar sangat merasa bersalah karena telah menampar kia, disaat itu akbar benar benar sudah suntuk dengan kondisi ini. Saat di diskotik dia menelphone kayla, akbar menyuruh kayla datang untuk menemaninya malam itu. Kayla mengiyakan ajakan akbar, dia menyusul akbar pergi ke diskotik sendirian mengunakan mobilnya, sesampai di sana kayla menghampiri akbar yang sudah setengah mabuk.
"Mas akbar, ada apa sama kamu mas ? Hhheeyyy mas ?? " Kata kayla, sambil menepuk nepuk pundak akbar ..
"Hhhaaayyy kay, sini temani aku minum, kamu suka gak ?"
"Kamu masih sadar kan mas ? "
"Ha.. ha.. ha.. ha.. masih kay,,
----
"Buat siapa mas ? kamu sudah minum dua botol loh ini mas. Itu untuk siapa? "
"Buat kamu lah kay, kamu bisa kan menemani aku minum malam ini saja ? "
"Iya mas aku temani, tapi aku enggak mau kalau harus satu botol mas ? "
"Ya udah kamu minumnya enggak usah satu botol kay, "
__ADS_1
"Coba kamu ceritakan apa yang membuatmu menjadi seperti ini mas, katakan, ceritakanlah kepadaku jika memang masalahmu yang membuatmu tertekan seperti ini mas."
"Sudahlah kay, aku tidak ingin membahasnya. aku ingin tenang malam ini."
"Baik jika memang kamu ingin tenang mas."
"Minum Minum kay, bersulang .." kata akbar sambil mengambil selokinya..
Namu saat beberapa menit setelah meminum dan bersulang dengan kayla, akbar tiba tiba menanggis. Dia berteriak,
"Aku membenci keadaan ini, kenapa kenapa aku harus dihadapkan dengan dua pilihan yang sangat berat.." teriak akbar sambil menangis..
Orang orang yang berada di dekat akbar dan kayla serentak melihat ke arah akbar yang berteriak.
"Sudah mas tenang dulu. coba kamu tenangkan hati kamu mas. "
"Kay , kamu mau tidak menjadi pacarku ?"
"Apa mas ?!!"
Disaat akbar tiba tiba berkata seperti itu, kayla terkejut, namun kayla tidak serius menanggapi perkataan akbar tadi, kayla tau kalau akbar bicara seperti itu karena pengaruh dari dua botol alkohol yang di minumnya.
Bersambung...
__ADS_1