Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
Malam pertama


__ADS_3

Cinta itu kita. Saat diriku menyatakan sanggup menikahi dia , dan dia menerimanya inilah yang disebut cinta. Bukankah defenisi tertinggi dari cinta ialah pernikahan yang dilandasai ikhtiar menyempurnakan separuh agama, saat melakukan menikah karena Allah, maka semua telah menjelma menjadi sebuah kata cinta.


Malam ini akan menjadi malam pertama dalam hidupku Cleo akan merasakan Hal yg tak pernah ia rasakan sebelumnya. Saat semua orang sudah tertidur lelap disitulah semua akan dimulai huh !


Ditepi ranjang pengantin saat itu Kia terduduk dengan raut wajah yang terlihat sangat gugup. Kia mencoba untuk menguncir rambutnya yang terhelai itu. Akan tetapi rambutnya menyangkut di pengait kalung yang dia kenakan.


” kenapa sayang? Nyangkut ya?" Ucap seorang pria yang sudah resmi menjadi suaminya Kia itu.


Cleo pun mendekati Kia kemudian perlahan ia membantu untuk melepaskan rambutnya yang menyangkut pada pengait kalung.


Kemudian selesai melepaskan rambut itu jantung ke duanya mulai berdetak sekencang mungkin. Cleo mulai salah tingkah karena ia mengharapkan malam itu bisa merasakan namanya malam pertama seorang pengantin.


"Ay, kamu kenapa? Wajahmu seperti gugup sekali?"


"Emm, enggak apa - apa."


"Ya sudah kalau begitu aku tidur dulu ya, Ay."


"Owh, iya tidurlah yang nyenyak sayang."


Perlahan tapi pasti, mungkin itu yang bisa di ungkapkan oleh Cleo.


Kemudian Kia mulai berbaring di atas ranjang. Lalu Cleo menyusul berbaring di samping Kia. Cleo hanya baa berkedip, sulit baginya untuk memejamkan matanya. Karena, baru kali pertama dirinya merasakan rasanya tidur seranjang berdua dengan wanita.


Lampu kamar mulai di matikan oleh Kia. Kia yang saat itu hanya menggunakan pakaian daster berbahan satin tipis.


Lalu posisi tidur Kia berubah menghadap Cleo. Sedangkan posisi tidur Cleo saat itu terlentang dengan tangannya yang di letakan di bawah kepalanya. Cleo berubah posisi dengan memandang wajah Kia.


Kia berpura - pura tidur karena Kia menyadari apa yang saat itu sedang di rasakan oleh suaminya itu.


Walau pun momen seperti ini bukan lagi hal pertama bagi Kia, namun Kia merasakan saat malam itu seperti awal dia menikah .Rasa gugup, malu dan lain sebagainya yang saat itu ia rasa.


Kia mencoba untuk melihat dan melirik ke arah suaminya itu, dan dirinya melihat Cleo yang sampai saat itu belum juga menutup matanya.


"Kenapa kamu belum tidur mas." tanya Kia.


"Emm, aku...." Sambil menggerakkan ke dua tangannya.


"Aku tahu. Aku siap." Ucap Kia yang beranjak dari tidurnya. Dan mengatakan seperti itu agar Cleo tidak menahan apa yang seharusnya ia keluarkan saat momen malam pertamanya.


"Hem... " Cakap Cleo dengan wajah malunya itu.


Cleo memegang tangannya. Keringat dingin ke luar dari dahi Cleo, wajar saja hal ini terjadi. sebab seumur hidupnya baru kali ini ia bercinta dengan wanita. apa lagi untuk memegang jemari perempuan yang pada akhirnya ia menyatakan sebagai istrinya itu. Bahkan terasa sekali, tangan Kia juga bergetar barangkali karena rasa gugup yang menyelimutinya.


Lalu dirinya perlahan membuka pakaian sang istri dengan penuh kelembutan.


satu persatu kain yang dikenakan sang istri pun berjatuhan kelantai.


Setelah semua pakaian terlepas 


Cleo membaringkan sang istri diatas kasur yg empuk dengan menyalakan Ac di kamarnya tersebut sehingga malam itu sangat sempurna untuk mereka rasakan.


“ Ay, Cantik kamu benar -benar sempurna." ucap Cleo mengamati tiap jengkal bagian tubuh Kia


”Please jangan diliatin terus malu tau." keluh Kia seraya menutupi bagian tertentu dari tubuhnya mengunakan ke dua tangannya itu.


”Tapi, ngapain malu entar juga dicoba." ucap Cleo tanpa rasa malu


”Ih, apaan sih nakal banget kamu pake dicoba segala emangnya makanan dicoba coba." ucap Kia dengan manyun.


” ih ngambek istriku yang cantik ini ( dengan mencolek dagu Kia ) bisa kita mulai sekarang sayang?" Ajak Cleo seraya melepas pakaiannya.


satu persatu pakaian yang kia kenakan saat itu mulai cleo lepaskan. mulai dari dater mini, dan berlanjut ke pakaian dalam kia lainnya Cleo lemparkan kelantai, kini tak sehelai kain pun yang melekat ditubuh mereka dengan tubuh yang sudah telanjang bulat!


Cleo merayap pada sang istri yang bersembunyi dibalik selimut.

__ADS_1


”Sayang , aku ingin kamu membuka selimut mu ini, jangan malu malu dong Ay." desah Cleo menggoda sang istri sambil mengendus endus telinga istrinya itu.


”Ahh, mas." Balas kata dari Kia.


Dengan nakal Cleo menerobos memasuki selimut yang dikenakan oleh sang istri secara perlahan, Ia menelusuri bagian bagian tubuh sang istri yang terbaring mulai dari ujung kaki , betis , lutut , paha daaan (sensor dikit ya) 🤭. Ia terhenti di bagian tersebut !


Dirinya merasa ada sesuatu yang membuatnya tak berdaya. Kia pun hanya bisa pasrah menerima sedikit desahan yang mulai keluar dari mulut tipis suaminya tersebut. Sang suami pun menelusuri kembali bagian - bagian teratas lainnya dan Bagian terpenting yaitu Aset berharga milik Kia, lalu berhenti di bagian nona kembar yang melingkar.


Sang istri semakin tak berdaya dibuatnya dengan segera Cleo pun memulai pada permainan yang sesungguhnya.


”aaaaaaaa." teriak sang istri (Kia)


“ kamu kenapa sayang aku belum melakukan apa apa loh ini ! Kena aja belum." ucap Cleo.


”Oh belum ya maaf Ay, he.. he..." balas Kia. Dengan nyengir kuda.


“Iiih, kamu sih makanya sabar dikit." ucap Cleo


Mereka pun memulai kembali untuk bermain cinta dan setelah permainan selesai kedua insan tersebut terbuai lemah karena kelelahan Dan mereka pun tertidur dengan posisi saling berpelukan.


----


Cahaya mentari pagi menerobos masuk dari kaca jendela yang terdapat dikamar tersebut sehingga mengusik sepasang pengantin baru yang sedang tertidur lelap.


”Eugh , " Kia melenguh Dan menyampingkan tubuhnya sehingga berhadapan dengan sang suami.


Secara perlahan Ia pun membuka matanya Dan saat melihat seorang pria tengah tidur disampingnya Ia pun menjerit histeris sontak membuat Cleo terbangun. Kia menjerit bukan karena dirinya berpura - pura mencari perhatian dari Cleo, akan tetapi terlalu lamanya dia menjadi seorang janda yang tidurnya hanya di temani guluing dan bantal saja. Namun, saat ini dirinya sudah memiliki suami lagi yang menemani tidur di satu ranjang.


“ Kia ada apa sayang? Kamu kenapa menjerit?" Ucap Cleo terbangun dan merasa khawatir dengan suara jeritan sang istrinya.


” He.. he..( nyengir kuda ) enggak apa - apa kok ay, tadi aku setengah engak sadar, kalau aku kira kita belum menikah makanya aku menjerit saat melihat kamu tidur disamping aku. He.. he.. he.." jelas Kia sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.


”Ya ampun, aku kira ada apa." Balas Cleo, Ia pun memeluk Kia lalu membaringkan tubuhnya dikasur.


” Eeemmm ini masih pagi sayang." ( memencet hidung Cleo )


” enggak apa apa malah biar tambah enak." Paksa Cleo kepada istrinya itu.


” enggak ah capek, ada banyak yang masih harus aku kerjakan mas." Tolak Kia


”Enggak lah cape, apanya yg ada kamu malah ke enakan," goda Cleo seraya mencubit pipi Kia dengan lembut


” iiih kamu mas sakit tau, kamu mah cubit2 pipi terus," keluh Kia dengan mulut manyun


”Sakit apa , coba sakitan mana sama yg semalam?" ucap Cleo menggoda kembali sang istri nya dengan ke genitan.


”Iiiih apaan sih udah ah ayo cepat mandi gih sayang, bentar lagi siang tuh malu tahu sama bunda, bangunnya siang - siang." ujar Kia


” yaudah mandiiin." pinta Clei mengodanya ladi dengan sangat manja.


”Ya sudah aku mandiin tapi entar kalo km udah meninggal." Canda Kia dengan membalas kataan Cleo.


”Ih enak aja emang km mau apa kalo aku mati duluan!" Ucap Cleo


”Enggak lah sayang becanda kali kalo kamu mati duluan aku bakalan nyusul, aku kan engak bisa hidup tanpa kamu , aku tanpa mu butiran debu." (Kia menyanyi)


"Ciyyye gombal ah, enggak nyangka ya ternyata istriku bisa ngegombal juga. udah ah ayo mandi." Ucap Cleo


Tanpa meminta ijin teerlebih dahulu Cleo pun menggendong Kia kekamar mandi dibawah shower kedua insan tersebut melakukan kembali hubungn suami istri di bawah sower kamar mandi. Dan memainkan permainan yang membuat mereka merasa dunia itu seperti milik mereka berdua.


Beberapa jam kemudian


”Sayang aku pergi dulu kekantor ya." ucap Cleo berpamitan kepada sang istri


“Iya Ay hati - hati ya awas pulangnya jangan larut malam." , balas Kia sambil bergelayut manja dibahu sang suami

__ADS_1


”Enggak lah sayang, aku enggak bisa lama - lama ninggalin kamu, takut kangen." Cakap Cleo sembari tersenyum manis.


”Bisa aja kamu ini Ay." balas Kia.


”He... he.. he.. ya sudah sayang kalau begitu aku berangkat dulu ya.. emmmuah.." Cleo mencium kening Dan bibir Kia.


Mereka pun saling melambaikan tangan lalu Kia kembali masuk kedalam rumah. Ini adalah hari pertama nya menjadi seorang istri dari tuan Cleo. Ia pun menjalankan tugasnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang biasanya menjadi kewajiban seorang istri.


Malam harinya,


Saat tengah malam Kia berjalan kesana kemari dengan perasaan gelisah berulang kali Ia melihat jam yg menempel di dinding ruang tamu tersebut.


”Ay kok belum samapai rumah? Ini sudah tengah malam loh." ucapnya dengan rasa penuh khawatir.


Lalu Waktu sudah menunjukan pukul dua belas malam ponsel milik Cleo pun tidak bisa dihubungi. Ia sangat menghawatirkan Cleo yang saat itu belum juga memberikan kabar tentang dirinya itu.


Namun, saat itu Riri turun dari kamarnya dan berjalan menuju ke arah dapur untuk mengambi air minum. Dirinya melihat Kia ke arah ruang depan, lalu Riri mendekati Kia yang sedang mondar mandir di ruang depan itu.


"Cleo belum pulang?" Tanya Riri kepada Kia yang sedang mondar mandir.


"Belum bun, no nya juga tidak bisa di hubungi. Kemana ya bun mas Cleo? Aku sangat menghawatirkan dia." Jawab Kia kepada Riri.


"Cleo memang biasa kalau di kantor sedang banyak kerjaan pasti dia pulangnya malam. Sudah tidak perlu khawatir nak."


"Owh begitu ya bun?"


"Iya, sudah sekarang kamu tidur saja. Nanti kamu capek loh menunggu Cleo pulang." Ucap Riri.


"Iya nanti saja bun, biar Kia tunggu mas Cleo sampai pulang." Ucap Kia.


"Ya sudah kalau begitu bunda naik dulu ya nak?"


"Iya bun." Ucap Kia.


Cleo memang laki- laki atau seorang suami yang sangat romantis.


Cleo sengaja tidak memberi tahukan kepada Kia jika dirinya akan pulang larut malam, dan ternyata dia tengah menyiapkan setangkai mawar merah untuk sang istri tercinta. Ia sengaja pulang malam karena mampir dulu kesebuah toko bunga untuk memberi kan setangkai mawar merah teesebut kepada Kia. Akan tetapi ponsel milik Cleo battrenya lowbet saat itu makanya Kia susah sekali untuk menghubungi suaminya itu.


Cleo pun keluar dari toko bunga tersebut Dan masuk kedalam mobilnya.


” Kamu pasti senang sayang dengan bunga mawar merah ini." ucap Cleo seraya mencium bunga mawar merah tersebut dengan menyetir mobilnya.


Ia pun Melajukan mobilnya dengan sangat cepat karna takut jika sang istri sudah tertidur saat ditengah tengah perjalanan.


Sampailah Cleo di rumah, ia masuk ke dalam dan melihat istrinya sedang menunggu ia pulang lalu tertidur di sofa.


Kemudian setangkai mawar merah ia letakan di tangan Kia yang saat itu ke dua tanganya mendekap dan sedang tertidur lelap menunggu kepulangan sang suami tercinta.


Cleo perlahan membangunkan Kia,


"Sayang," kata Cleo sembari mencium kening Kia.


Kia terbangun, kemudian ia kaget saat mengetahui ada setangkai bunga mawar yang telah berada di tangannya itu.


"Kamu Ay, kaget tau, aku kira ini apa. Makasih ya." sambil mencium pipi Cleo.


"Maafkan aku ya karena aku pulangnya malam sekali dan tidak memberitahukan ke kamu. Hp aku lowbet ay,"


"Iya, yang penting kamu selamat sampai rumah sayang. Kalau begitu aku siapkan kamu air hangat ya."


"Makasih sayang. Eemmuuaacch..." Ucap Cleo sambil mencium pipinya.


Bersambung....


❇️❇️❇️❇️❇️

__ADS_1


__ADS_2