Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
Meminta tolong ke Alex


__ADS_3

Tak lama mereka sampai di rumah ida. Lalu Akbar memanggil manggil Ida dengan bernafa tinggi agar Ida segera keluar, dan setelah Ida keluar, dia lalu menemui mereka, Akbar mendorong dan membanting tubuh Kayla,  kemudian ia terjatuh di hadapan Ida saat itu.


 


"Kayla, ( sambil menolong anaknya untuk berdiri ) Akbar, apa apaan sih kamu! Berani mendorong anakku dan terjatuh seperti ini!" ucap Ida yang kebingungan menyaksikan mereka.


 


"Tanyakan kepada anakmu ini. Apa yang telah dia lakukan!"


 


"Sebenarnya ada apa si nak? Ada apa dengan kalian? Kenapa suamimu itu berbuat kasar seperti ini kepadamu di hadapan ibuk nak?"


 


Kemudian saat itu Kayla hanya bisa menangis. Ia ingin menjawab pertanyaan dari ibunya. Namun, hatinya tak bisa berkata - kata lagi. 


 


"Jawab pertanyaan mama Kay, kenapa kamu hanya diam saja?! Katakan apa yang telah kamu perbuat."


 


Ida pun membentak anaknya yang tidak mau berbicara untuk menjelaskan yang telah terjadi. Kemudian dirinya mulai memelankan suaranya dengan nada yang lirih.


 


"Ada apa nak? Ceritakan lah kepada mama."


 


"Baik, kalau kamu tidak mau menceritakan aku yang akan ceritakan kepada mama." Ucap Akbar.


 


-------


 


"Kayla ternyata selama ini telah menghianatiku. Dia berselingkuh dengan pacar dari adik iparnya sendiri. Dia juga sudah bercumbu menjual dirinya demi mendapatkan barang barang mewah. Dia juga sering melakukan hubungan intim dengan sembarang laki - laki. Dia ini seperti *******!


 


Setelah mendengarkan apa yang Akbar katakan. Ida tercengang, dirinya tidak menyangka bahwa anaknya bisa berbuat seperti itu. Dirinya juga merasa bahwa Kayla dengan mudahnya menjual diri. Sedangkan selama ini yang ia ketahui adalah, anaknya telah bekerja keras untuk mendapatkan barang - barang mahal. Ternyata selama ini dia telah salah menilai anaknya itu. Anak yang sangat  dirinya sayang dan dirinya banggakan kini sudah menghancurkan kepercayaan orang tuanya itu.


 


"Katakan semua ini tidak benar kan nak?" tanya Ida dengan penuh rasa kekecewaan.


 


Kayla hanya terdiam dan menangis meratapi apa yang sudah terjadi. 


 


"Nak, jawab mama, semua yang dikatakan suami mu ini tidak benarkan?"


 


"Tidak mah, apa yang di katakan mas Akbar semua itu benar. Aku memang sudah menjual diriku. Aku memang *******."


 


"Sekarang mama dengar sendiri kan?! Dia ini wanita murahan. Wanita yang tidak tahu malu dan tidak bisa menjaga kehormatannya."


 


"Kenapa kamu lakukan itu semua nak? Kenapa kamu menjual diri hanya karena ingin mendapatkan barang mewah?!"


 

__ADS_1


"Hiks.. hiks... Hiks.." suara tangisan Kayla yang tidak bisa berkutik apa - apa.


 


"Mulai hari ini, detik ini juga, di hadapan mama, aku akan mentalak kamu. Aku tidak sudi lagi menganggap kamu sebagai istriku. Dan aku juga tidak sudi lagi hidup bersama wanita yang sudah menjual harga dirinya sendiri dan merendahkan kehormatannya sendiri hanya untuk kehidupan mewah yang dia inginkan. Apa lagi berhubungan intim dengan banyak laki - laki. Cuih! Aku jijik. Aku merasa malu menjadi suami dari wanita gatal sepertimu! Kita akan mengakhiri semuanya  dan kamu tidak perlu datang atau menginjakkan kakimu di rumah ku. Aku tidak sudi melihat wajahmu ada di rumahku lagi!" kata Akbar.


 


"Aku, akan terima dengan keputusanmu. Aku memang tidak pantas untukmu. Aku melakukan semua ini karena aku merasa kamu sudah tidak lagi peduli dengan ku mas. Aku hanya ingin mencari kasih sayang dari seorang laki - laki. Aku minta maaf karena sudah membuatmu kecewa."


 


"Alasan apa lagi yang kamu katakan ini?! Peduli kata kamu! Aku tidak akan berpengaruh lagi mendengar alasan busuk sepertimu ini. Kasih sayang, kasih sayang, apa belum cukup aku sudah menghabiskan semua waktu ku untuk selalu menemanimu?! Aku hanya meminta kepadamu untuk beberapa waktu sebentar saja supaya aku bisa dekat dengan anakku. Tapi apa?! Kamu hanya menuruti semua keegoisanmu! Dasar kamu wanita gatal tetap saja gatal!"


 


 


"Tapi Akbar, "


 


"Sekarang semua sudah jelas. Aku sudah mentalak Kayla, dan setelah persidangan ku dengan Kia selesai, aku akan mengurus semua perpisahan kita. Mengerti kamu!" Kata Akbar dan pergi meninggalkan rumah Ida tanpa melihat raut wajah Kayla


 


Lalu Akbar pergi meninggalkan mereka. Ia pulang ke rumah dengan bersimbah darah dan luka lebam bekas adu jotosnya tadi.


 


Dalam perjalanan pulang ke rumah dirinya menyadari bahwa semua yang terjadi adalah balasan dari perbuatannya dulu, karena telah menyia - nyiakan Kia.


 


Dirinya juga menyesali karena telah meninggalkan Kia dan memilih wanita yang salah untuk hidupnya. Apa lagi yang sangat membuatnya kecewa adalah wanita yang dia pilih  itu adalah seorang wanita murahan yang menjual kehormatannya sendiri.


 


 


"Aku sangat menyesal telah memilih Kayla menjadi pendamping hidup ku. Aku tidak menyangka ia telah mengkhianatiku seperti ini. Yang lebih parahnya lagi dan membuat aku merasa jijik kepadanya adalah saat aku tahu dirinya telah berhubungan intim dengan kekasih dari adik iparnya sendiri. Aku tidak akan memberitahukan kepada Nindi tentang yang sebenarnya terjadi. Aku tidak bisa melihat dia harus merasakan sakit hati lagi kepada laki - laki brengsek itu." Gumamnya dari dalam hati sembari menyetir mobil miliknya.


Beberapa menit kemudian Akbar sampai di rumah. Dewi melihat wajah anaknya itu yang penuh dengan luka lebam dan darah yang menetes di ujung sudut bibirnya. Kemudian Dewi datang dan menghampiri Akbar yang baru saja datang. Kemudian dirinya bertanya kepada anaknya mengenai apa yang telah terjadi sehingga membuat wajahnya terlihat penuh dengan luka lebam.


“Kamu kenapa nak? Kenapa bisa sampai seperti ini? Apa yang sudah terjadi?”


“Aku habis berantem buk. Minggir buk, aku mau ke kamar membersihkan luka – luka di wajahku ini.”


“Tapi nak.”


“Awasa buk, nanti kalau Pelangi melihat aku seperti ini yang hanya dia tambah takut lagi.”


“Biar ibuk bantu ya untuk membersihkan luka luka kamu ini.”


“Tidak perlu buk, Akbar bisa sendiri. Bagaimana Pelangi seharian ini buk? Apakah dia mau makan?”


“Iya nak, Pelangi seharian ini baik – baik saja. Nafsu makannya juga sudah kembali seperti biasanya. Nak, apakah kamu habis beradu jotos lagi dengan pak Surya?”


“Tidak. Aku tidak sudi ke sana. Aku hanya sedang memiliki sedikit masalah.”


“Kalau begitu sekarang kamu istirahat lah nak. Ibu akan buatkan kamu secangkir susu hangat ya,”


“iya buk, terimakasih.”


Dewi pun pergi ke dapur dan membuatkan susu hangat untuk anaknya itu.


“Kenapa lagi anak itu? masalah apa lagi yang dia perbuat. Semenjak dirinya berpisah dengan Kia, sekarang hidupnya seperti banyak sekali masalah yang ada di hidupnya. Semua gara – gara aku. Semua ini salahku. Coba saja kalau aku dulu tidak memisahkan mereka, pasti semua tidak akan seperti ini. Aku yang berbuat aku juga yang harus mengembalikan semua ini menjadi pulih kembali.


*****


 

__ADS_1


Setelah beberapa hari kemudian, Cleo menghubungi Alex untuk bertemu di salah satu tempat minum. 


 


Wajah Alex yang masih terlihat membiru pucat, dan bekas pukulan yang nampak di wajahnya membuat Cleo bertanya kepada dirinya itu.


 


"Lex, ada apa dengan wajahmu?  Apakah Kau habis berantem dengan orang lagi ya?"


 


"Iya, aku habis bertengkar dengan suami Kayla."


 


"Kenapa?"


 


"Sialan, Kami ketahuan sedang bercumbu di belakang dia. Dia datang menemuiku di kantorku, akan tetapi, dia tidak sengaja bertemu Kayla dan membuntuti Kayla. Lalu dia mendengar wanita itu memanggilku dengan sebutan “sayang “ lalu Akbar masuk dan menghajarku. Apa lagi aku juga sudah memutuskan hubunganku dengan adiknya itu. Ya, kamu tahu sendirikan, aku tidak suka berpacaran dengan wanita yang datar – datar saja."


 


"Ha.. ha.. ha.. kamu tuh Lex, Lex, sudah berkali kali kamu di pukuli oleh suami dari wanita yang selalu kamu ajak untuk bercumbu. Tapi kamu tidak pernah kapok ya sepertinya. Jadi status kamu sudah bukan lagi pacar dari adiknya Akbar kan?" tanya Cleo. 


 


"Sudahlah diam saja kamu. Aku sudah tidak lagi berhubungan dengan dia. Sekarang katakanlah ada perlu apa kamu mengajak aku untuk bertemu disini."


 


"Sejujurnya aku ingin meminta bantuan kepadamu."


 


"Bantuan apa maksud kamu?” tanya Alex dengan wajah bingung.


 


"Bantuan untuk menjadi saksi ku di persidangan nanti. " jawab Cleo.


 


"Tunggu, tunggu, coba kamu jelaskan sedetail mungkin kepadaku. Aku tidak mengerti dengan ucapanmu ini. Persidangan apa maksud kamu."


 


"Jadi lex, minggu depan aku dan calon istriku sudah akan menghadapi persidangan terakhir tentang hak asuh anak Lex. Aku ingin kamu menjadi saksi atau kamu bersaksi di pengadilan nanti mengenai hubungan mu dengan Kayla, istri Akbar itu. Aku ingin kamu menjelaskan kepada majelis hakim mengenai hubungna gelapmu bersama dia. Sebab kesaksian mu nanti bisa membuat aku mendapatkan hak asuh itu Lex."


 


"Lalu apa hubungannya dengan Kayla? 


 


"Iya ada hubungannya, jika kamu memberikan ke saksian tentang hubungan gelap mu dengan wanita itu, hakim akan berpikir kalau Akbar ternyata tidak bisa menjaga istrinya dengan baik, sehingga istrinya bisa bermain di belakangnya. Kamu mengertikan maksud aku Lex.


 


"Iya aku mengerti, Oke baiklah, aku akan membantumu. Aku juga ingin balasa dendam kepada Akbar. Sebab dia sudah membuat wajahku seperti ini."


 


"Terimakasih sebelumnya Lex."


 


Bersambung...


❇️❇️❇️❇️❇️

__ADS_1


__ADS_2