Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
amel datang ke mess


__ADS_3

“brayen?” ucap pelangi yang terlihat kaget begitu melihat brayen ada di sana.


“Pelangi.”


“Kamu ngapain ke sini?”


“a.. ku.. ke sini...”


“Dia mengatakn kalau dia juga cinta sama kamu pelangi.” kata Kia


“Brayen. Aku enggak suka kalau kamu kayak gini ya.”


“Pelangi, aku seperti ini juga karena kamu. Aku ingin tahu kenapa kamu menjauh dari aku. aku sudah berulang – ulang kali tanya sama kamu. Tapi apa? Kamu selalu menghindar dari aku. makanya aku ke sini ingin langsung dan bertanya kepada tante Kia, alasan tante Kia melarangku untuk dekat sama kamu.”


“Tapi.”


“Pelangi, sudah biar bunda saja yang akan mengatakan sama dia.”


“Tapi bun.”


“Biar dia tahu apa yang sebenarnya terjadi. Bunda ingin kalian bisa melupakan rasa cinta terlarang seperti itu.” ucap Kia kepada anaknya.


Brayen nampak terlihat binggung dengan kata – kata yang di ucapkan Kia tadi.


“Cinta terlarang? Maksud tante.” Tanya brayen.


“Baik, tante akan jelaskan semuanya sama kamu. Pelangi, kamu duduk nak. Dan kamu brayen, silahkan kamu duduk dengarkan apa yang tante katakan.”


Akhirnya mereka semua duduk di sofa ruang tamu. Kia menarik nafas panjang – panjang dan ia hembuskan secara perlahan – lahan. Karena dirinya ingin menjelaskan sesuatu itu kepada brayen.


“semua pertanyaan kamu akan tante jawab. Tante memang sengaja melarang kamu dan pelangi untuk bertemu atau saling mencintai. Karena kamu adalah adik tiri pelangi.”


“Maksud tante?” brayen semakin tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan kia waktu itu.


“Iya, sebenarnya tante adalah istri pertama ayah kamu. Dan ayah kamu itu adalah Akbar.”


“Apa! Enggak aku enggak percaya sama apa yang telah tante katakan. Selama ini ayah tidak pernah menceritakan apa pun kepada brayen.”


“Iya dia sengaja tidak menceritakan itu semua sama kamu atau ibu mu karena dia tidak ingin melihat aku dan Pelangi ada di kehidupannya.”


“Tante, saya mohon sama tante, tolong jangan mengada – ada. Aku mungkin bisa terima dengan larangan yang tante berikan sama aku tetapi aku mohon, berikan alasan yang logis supaya aku tidak binggung tan.”


“Brayen, apa yang di katakan bunda ku itu semua benar. Sebentar akan aku ambilkan sesuatu di kamar.” Sahut pelangi.


Pelangi kemudian bergegas berlari menuju kamarnya. Ia lalu menunjukan sebuah foto saat ia sendang di gendong oleh akbar waktu kecil.


“Ini mungkin membuat akan membuat kamu kecewa setelah mendengarkan apa yang tante ucapkan. Tapi, semua ini memang benar adanya brayen. Kenyataan ini memang harus kamu terima. Pelangi adalah kakak tiri kamu, dan kalian ini sebenarnya adalah saudara tiri.”


“Apa?!” ucap brayen dengan perlahan sembari menundukan kepalanya.


Tak lama pelangi turun dan membawa sebuah foto yang sengaja Cleo berikan kepadanya saat beberapa hari yang lalu.


“Lihat bray, ( kata pelangi sambil menyodorkan foto itu ke arag Brayen ). Ini aku saat aku masih kecil. Dan ini ayah kita. Ayah Akbar.”


“Apa? Enggak.. enggak mungkin. Ini pasti tante yang merencanakan semuanya.”


“Tidak bray, sebelum aku mengenal kamu, tante melly juga pernah menyindir aku tetang hal ini, dan setelah aku bertemu kamu kemudian kita sudah sangat dekat. Semua itu baru terbongkar. Ayah ku, (Ayah Cleo) yang sudah menjelaskan semua ceirita bunda di masa lalu bray. Jadi aku mohon. Kamu hapus rasa cinta itu untukku. karena kita adalah saudara bray.”


“Enggak! Aku enggak percaya semua ini! A.. ku.. sungguh – sungguh cinta sama kamu pelangi. aku enggak bisa jauh dari kamu.”


“Tapi bray.” Ucap Pelangi.


“Brayen, tante tahu semua ini berat buat kamu dan juga pelangi. tapi, kalau kamu akan terus – terusan seperti ini, apa kamu tidak takut hubungan kalian akan mendapatkan musibah. Hubungan terlarang, kalian juga tidak bisa saling mencintai. Jadi tante mohon, hapus rasa cinta itu untuk pelangi. tante tidak mau kalian hanyut dalam rasa cinta yang sesaat ini nak. Dan jika kamu masih tidak percaya dengan apa yang tante bicarakan ini, silahkan, silahkan kamu tanyakan kepada ayah kamu nak. Tante minta maaf karena tante tidak tahu kalau kamu adalah anaknya akbar. tante mulai tahu saat tante datang ke rumah tante kamu nak.” Kata Kia yang menjelaskan itu ke pada Brayen dengan wajah yang sedih.


Kia merasa salah, sebab karena ke egoisannya, ia harus membuat semua orang kecewa. Sedangkan brayen, brayen langsung pergi begitu saja. ia tidak mau mendengarkan lagi apa yang Kia katakan. Ia masih belum percaya dengan semua itu. sebab yang brayen tahu adalah, ayahnya hanya menikah dengan ibundanya.


“Brayen..” teriak pelangi yang berjalan membuntuti brayen dari belakang.

__ADS_1


“Brayen. Brayen.” Ucap Kia yang juga berjalan membuntuti brayen.


Kemudian Kia menyentuh pundak pelangi. ia mengatakan agar pelangi bisa sabar.


“Sayang, sudah, biarkan brayen pergi. Dia juga harus tahu apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu ayahnya nak.”


“Tapi bun.”


“pelangi, brayen juga harus bisa menerima kenyataan ini, walaupun hatinya terluka dan sakit nak. Bunda tidak ingin, kalian saling mencintai.” Ucap Kia sambil memeluk putrinya itu sembari berdiri di depan rumahnya.


Akan tetapi, saat itu setelah brayen mendengarkan apa yang Kia katakan atau jelaskan, brayen lalu mengemudikan motornya dengan begitu sangat kencang dan ugal - ugalan. Ia tidak peduli apa yang akan terjadi oleh dirinnya sendiri karena mengemudikan  dengan sangat kencang. Di pikirannya waktu itu hanya lah ia tidak bisa menerima kenyataan yang ada. Apa lagi kekecewaan yang begitu sangat ia rasakan. Rasa cinta itu harus dia pendam dan kubur dalam – dalam sampai tidak terlihat.


“Aku enggak percaya dengan semua ini. Kenapa kisah cintaku harus seperti ini, aku tidak pernah sembarangan memilih wanita. Tetapi, setelah aku menemukan orang yang benar – benar aku cintai, ternyata dia adalah kakak tiriku. Aaagghhhh! Ayah juga tidak pernah menceritakan ini ke aku. kenapa aku harus cinta sama dia.” Gumam Brayen yang sedang mengemudiakan motornya.


Bbrrruuukkkk!


Brayen kecelakaan, ia menabrak mobil yang ada di depannya dengan sangat kencang. Sehingga warga yang melihat dengan sigap dan cepat membawa brayen menuju ke rumah sakit. Dalam perjalanan ke rumah sakit, suara brayen terdengar menyebut nyebut nama pelangi dengan setengah sadar. Wjahnya juga sudah bercucuran darah, jaket jeans yang waktu lalu pernah ia pinjamkan kepada Pelangi pun terlihat sobek akibat ia terseret di aspal.


Pihak keluarga brayen sudah di hubungi oleh pihak rumah sakit. Kondisi brayen sangat kritis. Namun, ketika itu pelangi tidak tahu brayen kecelakaan dan koma di rumah sakit. Sebab ia di sibukan oleh amel yang akan mengantarkan adiknya untuk bertemu dengan dion.


“Kak, kakak jadi kan antar aku ke tempat kerja dion?”


“Iya mel.”


“Sekarang yuk kak.”


“Ya kamu sekarang cepetan siap – siap. Kakak juga mau ganti baju dulu.”


“Beneran kak?”


“Iya amel.”


“Yea.. yea.. yea.. kak pelangi emang paling baik. Emuach..” ucap Amel yang terlihat kegirangan sembari memeluk kakaknya itu sambil mencium pipi pelangi.


Amel dan pelangi kemudian pergi untuk menemui dion. Di jalan amel bertanya kepada Pelangi sesuatu.


“Kak.”


“em.. gimana hubungan kakak dan kak brayen?”


“Udah kamu enggak usah bahas itu lagi ya. Kakak lagi enggak ke pingin bahas – bahas yang gituan dek.”


“Iya sih kak, cuman aku juga enggak bisa bayangi gitukalau jadi kakak.”


“Iya, kakak minta doanya saja supaya kakak bisa melupakan brayen. Kakak enggak mau kalau kita punya rasa mel.”


“tapi aku bener – bener enggak habis pikir kak sama semua ini. Kenapa pas banget saat kakak udah jatuh cinta sama kak brayen, terus semua itu terbongkar. Kak pelangi yang sabar ya kak. Aku sebenarnya juga sama seperti kakak. Yang aku rasakan sekarang dilema kak. Aku nyaman sama dion tapi selama ini hubungan aku dengan dion memang masih sahabat, dion enggak pernah menyatakan cinta sama aku. tapi enggak tahu kenapa setiap kali aku di larang bunda atau enggak ketemu dion, rasanya sepi gitu kak, ada yang kurang.”


“Ya namanya juga sahabat. Mending sekarang kamu sekolah yang bener. Selesain dulu sekolahnya. Apa lagi umur kamu masih segitu. Fokus sama sekolah dek, perasaan cinta kamu itu masih cinta cinta monyet. Kakak enggak mau lihat adik kakak sedih cuman gara – gara cowok.”


“iya sih kak. Eh, kak, tapi gimana nasip kak brayen ya kak kalau tahu kak pelangi ini kakak tiri dia?”


“Husstt. Kakak sudah bialng enggak usah bahas – bahas dia lagi ya. Kamu ini.”


“He.. he.. he,, iya kak maaf ya kak. Tapi aku tetap doain sama kakak supaya kakak cepetan bisa melupakan perasaan kak pelangi ke kak brayen.”


Pelangi kemudian hanya tersenyum berat kepada amel. tak lama mereka berdua sampai di depan mess. Di mana tempat itu adalah tempat dion menginap atau fasilitas dari perusahaan untuk karyawan yang tidak memiliki tempat tinggal.


Amel kaget setelah pertama kali ia melihat tempat di mana dion tinggal. Ia kemudian menemui security penjaga mess itu. dan meminta izin untuk bertemu dengan Dion. Scurity itu pun kemudian  memanggilkan dion. Sedangkan amel dan pelangi menunggu dion di tempat duduk khusus tunggu tamu. Tak lama dion datang tepat di hadapan Amel.


“Amel.”


“Dion?” ucap Amel yang langsung memeluk dion.


“apa kabar mel.”


“Aku baik baik saja. kamu gimana? Kamu baik kan?”

__ADS_1


“ ( dion hanya tersenyum ). Aku baik – baik kok mel.”


“kenapa sih kamu langsung ngilang gitu tanpa ngasih kabar ke aku dulu?”


“kenapa emang? Kamu khawatir? Maaf ya.”


“Kamu ini, iya jelas lah.”


“Ehem...” Pelangi pura – pura batuk.


“Kak pelangi. apa kabar? Kenapa enggak sama bang brayen? Biasanya kalian suka berdua?”


“Iya, aku cuman mau mengantarkan amel ke sini. Katanya ada yang mau amel omongin sama kamu.”


“dion, sebelumnya aku minta maaf sama kamu.”


“Maaf? Kenapa mel?”


“Jadi, mulai sekarang kita bukan lagi sahabat, solmet atau yang lainnya. Mulai sekarang hubungan kita itu adalah saudara.”


“Saudara? Maksud kamu mel?”


“Iya, ternyata selama ini. Ayah kandung kak kia itu adalah paman kamu.”


“Tunggu, tunggu, aku masih belum paham sama apa yang kamu omongin.”


“Jadi begini dion. Aku sama abang kamu sebenarnya adalah saudara tiri. Dan kami satu ayah namun berbeda ibu.”


“Iya dion, kamu adalah keponakan dari kakak aku sendiri. Jadi aku ingin walaupun kita sudah mengetahui yang sebenarnya, kita akan tetap selalu menjadi sahabat.”


“tapi mel?”


“Aku tahu dion, ini memang sulit untuk kita. Tapi bukan hanya kita berdua saja. kak pelangi dan bang brayen juga. Mereka juga sama seperti kita.”


Amel dan pelangi menjelaskan kepada dion tentang kia dan akbar dulu. Sehingga dion bisa mengerti apa yang di inginkan amel. dion juga meminta kepada amel untuk melupakan dirinya.


“Baiklah, aku bisa pahami semua itu. tapi aku mohon sama kamu, kita akan tetap menjadi sahabat ya mel,”


“Iya dion. Pasti.”


“dari pada kalian memikirkan tentang perasaan kalian, lebih baik kalian fokus untuk menggapai masa depan yang cerah. Sebab kalian masih sangat muda untuk membicarakan soal hati. Apa lagi kalian sudah tahu, kalau kita semua adalah saudara. Iya kan?”


“Iya kak.” Kata dion.


“Iya kak pelangi. aku sudah lega bisa bertemu dengan dion hari ini.” Ucap Amel.


“Tapi kak Pelangi, gimana nasip bang brayen sekarang, setelah mengetahui kalau kalian saudara tiri?”


“Yah, begitulah dion, dia sepertinya belum siap mendengarkan kenyataan ini. Tapi siap tidak siap, mau tidak mau dia harus bisa menerima.”


“benar apa yang kak pelangi katakan. ”


“mungkin dia butuh waktu panjang dion, untuk semua ini. Aku juga harus berjuang keras menghapus rasa ini kepada dia.”


“Kak, ak yakin kak pelangi pasti bisa melewati ini semua.” Kata amel.


“Jujur, aku ingin sekali bertemu dengan ayah kandungku. Aku ingin memeluk dia. Tapi, aku takut, brayen akan marah kepadaku.”


“tidak ada salahnya kalau di coba kak.”


“Iya, benar. Tapi aku akan tunggu waktu yang tepat saja. biar semuanya kembali normal seperti dulu, dan aku juga akan menunggu sampai brayen sudah bisa menerima kenyataan ini.”


Kemudian mereka pun saling bercerita satu sama lain. Dion yang menceritakan kehidupan baru nya di mess sedangkan Amel dan pelangi juga menceritakan apa yang terjadi di beberapa terakhir ini. Karena amel masih terbilang ABG, menurut dia cintanya itu adalah cinta monyet. Begitu pula dengan dion. Jadi memang dion dan amel sudah ada rasa satu sama lain. Namun, pertemanan mereka dari dulu sampai sekarang hanyalah berstatus sahabat. Dan akhirnya , dion atau amel bisa menerima keadaan yang ada. Berbeda dengan pelangi dan brayen yang sama menyatakan perasaannya satu sama lain.


Bersambung...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


 


 


__ADS_2