Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
Pertama kali menyatakan perasaan


__ADS_3

Tiga tahun kemudian Pelangi kini tumbuh menjadi anak yang sangat cantik. Ketika Pelangi sudah memasuki usia balita, kepribadian yang akan menjadi wataknya hingga dewasa mulai terbentuk. Dengan pola asuh yang baik anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik pula. Awal saat Pelangi mulai bisa berkata. Kata yang sangat jelas di ucapkan pelangi ketika sedang bersama Cleo adalah "pa..pa..". Pelangi menganggap bahwa Cleo ini adalah ayah kandungnya. Dia pun senang karena mendengar Pelangi memanggilnya dengan sebutan papa.


Akan tetap Kia selalu menjelaskan kepada Pelangi tentang siapa Cleo. Dan di saat Pelangi sudah berumur tiga tahun, ia mulai memahami sedikit sedikit apa yang Kia jelaskan kepada Pelangi.


"Pelangi sayang, Om Cleo itu bukan papa kandung Pelangi. "


"Terus om Cleo itu siapanya Pelangi bun? "


"Om Cleo itu sahabat baik bunda. "


"La papa kandung Pelangi di mana bun?"


"Papa kandung pelangi saat ini sedang pergi jauh."


"Jauh sekali ya bun?"


"Iya,"


Tin.. tin..


Terdengar dari luar rumah suara klakson mobil. Pelangi keluar untuk melihatnya. Ternyata Cleo yang hadir dan Pelangipun menyambutnya dengan hati yang senang.


"Papa." Ucapnya sambil berlari ke arah Cleo.


"Hallo sayangnya papa."


"Papa, bawa apa?"


"Papa bawa boneka sama es cream untuk Pelangi."


"Ye ye ye ... Terimakasih pa. "


"Sama sama cantik. Eemm, Kia kita jalan yuk."

__ADS_1


"Kemana mas?"


"Ya kamu siap siap ajah dulu."


"Baiklah kalau begitu."


Beberapa saat kemudian Pelangi dan Kia menyiapkan diri karena akan pergi bermain entah ke mana. Mereka menghabiskan waktunya seharian. Mereka juga pulang malam hari. Saat itu Pelangi sudah tidur saat di perjalanan lalu Kia meletakannya di kamar. Kemudian Kia keluar untuk menemui Cleo yang sedang duduk di ruang tamu.


Malam itu juga Cleo memberanikan dirinya untuk mengungkapkan isi hatinya dengan Kia.


"Emm, Kia. "


"Kenapa mas? "


"Aku mau ngomong sama kamu."


"Ngomong apa?"


"Kenapa aku harus marah? Ada apa mas?"


Sambil memegang tangan Kia, Cleo mulai mengungkapkan isi hatinya.


"Aku sebenarnya sudah mencintaimu lama sekali."


"Ha.. ha.. ha.. Kamu ini lagi enggak sakit kan mas? "


"Aku serius, coba lihat mata aku ini. Apa aku seperti sedang bergurau kepadamu?"


Kia langsung terdiam dan tidak bisa berkata apa - apa. Wajahnya memerah saat Cleo menyatakan isi hatinya itu.


"Kamu serius?" Ucap Kia dengan alis yang di kerutkan.


"Iya Kia. Aku sudah lama sekali memendam perasaan ini kepadamu. Aku juga sudah lama sekali mencintaimu dan juga Pelangi. Aku ingin menjaga kalian. "

__ADS_1


"Mas, terus terang saja, aku hingga saat ini belum bisa membuka hati untuk siapapun. Sulit bagiku untuk melupakan rasa sakit yang membuat aku menjadi trauma kepada laki - laki mas. "


"Tapi Kia, kita sudah lama mengenal satu sama lain. Apakah kamu belum juga bisa memahami dan menerima aku?"


"Aku sangat berterima kasih sekali kepada semua kebaikan kamu selama ini mas, tapi aku benar - benar belum bisa membuka hati ku ini kepada siapapun. Aku harap kamu bisa mengerti apa yang aku rasakan mas. Maafkan aku.


"Baiklah, aku mengerti apa yang kamu rasakan. Tetapi tolong bukalah sedikit hati kamu untuk aku Kia. Aku benar - benar ingin sekali menjaga kamu dan juga Pelangi."


"Aku akan mencobanya mas. Tetapi aku masih membutuhkan waktu. Entah sampai kapan. "


"Yah, kalau begitu aku mau pulang dulu. Ini juga sudah malam, kamu istirahatlah."


"Iya mas Cleo. Kamu hati hati di jalan ya."


Cleo pun pergi meninggalkan Kia. Saat Cleo berjalan menuju mobilnya Kia memanggilnya dan mengatakan untuk berhati - hati di jalan.


"Mas Cleo. "


"Iya Kia?"


"Hati - hati ya di jalan mas. " Kata Kia sembari tersenyum manis kepada Cleo.


"Baiklah."


Akhirnya Cleo pergi pulang. Ini pertama kalinya Cleo menyatakan isi hatinya. Malam itu Cleo sedikit kecewa setelah menyatakan isi hatinya kepada Kia. Ternyata tidak mudah bagi Cleo untuk bisa membuat Kia kembali membuka pintu hatinya. Akan tetapi Cleo masih belum menyerah setelah menyatakan perasaannya itu.


Namun berbeda dengan Kia, setelah Kia mendengar isi hati Cleo, ia seperti tidak enak hati kepadanya. Namun, apalah arti kata cinta tanpa sebuah perasaan yang sama sama saling mencintai. Jika Kia menerima cinta dari Cleo saat ini, sama saja dengan dia telah melukai hati Cleo, sebab Kia sama sekali belum menaruh hatinya kepada Cleo.


Karena di sana luka Kia sulit untuk sembuh. Kia butuh waktu untuk memulai semua dari awal lagi sambil menyembuhkan lukanya perlahan - lahan akan sembuh dengan kesabaran yang di miliki Cleo.


Bersambung...


❇️❇️❇️❇️❇️

__ADS_1


__ADS_2