Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
Cerita yang dulu


__ADS_3

Pertama aku bakalan menceritakan kehidupan yang Nindi alami bersama Alex.🤫


Semenjak Nindi memilih melanjutkan hidupnya dan melangkahkan kakinya untuk terus ingin selalu bersama Alex. Kehidupannya kini hampir sama dengan yang Kayla alami dulu. Awal hidup bersama Alex, ia selalu di berikan beberapa kemewahan yang dia inginkan. Harta dan juga kemewahan sudah menutup  hati Nindi. Ia juga mau di jadikan budak nafsu Alex, akan tetapi Alex tidak mengundang teman – temannya untuk merasakan hubungan intim dengan Nindi seperti yang pernah Kayla lakukan. Alex hanya menginginkan Nindi yang selalu menemani dan memuaskan nafsunya.


Ketika itu Nindi pulang ke rumah dan membawa Alex untuk meminta restu kepada ibunya agar hubungan yang mereka jalani lancar. dan Nindi menginginkan Dewi supaya mau menikahkan putrinya dengan Alex. Akan tetapi dewi menolak permintaan Nindi untuk menikah dengan Alex. Sebab Dewi merasa kalau Alex adalah laki – laki yang brengsek.


Perdebatan itu di mulai semenjak Nindi pulang membawa Alex. Akbar yang mengetahui kalau adiknya berhubungan lagi dengan Alex pun marah besar. Ia tidak akan pernah sudi atau mau menjadi wali hakim untuk Nindi kalau dirinya masih bersikeras mau menikah dengan Alex. Akan tetapi Nindi masih ngotot  ingin untuk menikah dengan Alex.


Sehingga semenjak itulah keluarga Dewi menjadi hancur. Akbar dan Nindi hampir setiap hari dan setiap menit bertengkar di hadapan Dewi hanya karena memperdebatkan Alex. Hingga sampai Dewi mengalami drop karena memikirkan anaknya yang terus menerus ribut karena mempermasalahkan Alex.


Akbar yang keras kepala dan tidak ingin adiknya mengalami hal yang sama yang pernah di alami oleh istrinya itu. Namun, Nindi sekarang sama sekali ia tidak mau lagi mendengarkan sedikit pun perkataan Akbar. Padahal Akbar mempunyai niat baik ingin melindungi adiknya.


Alex yang mengetahui keluarga Nindi hancur justru tertawa dengan bangganya. Sebab dendamnya sudah terbalaskan. Dia dendam dengan Akber karena Akbar pernah mempermalukan dirinya di rumah sakit saat itu. sehingga akhirnya ia sengaja menjalin hubungan dengan Nindi kembali tanpa ada rasa cinta di hatianya. Alex pikir uang adalah segala – galanya untuk selalu mendapatkan apa yang dia inginkan.


Kesehatan Dewi mulai menurun, ia sering sakit – sakitan semenjak Nindi pulang hanya untuk meminta restu dari dirinya. Menangis dan kecewa yang saat itu di rasakan oleh Dewi, karena melihat anaknya sudah salah untuk memilih jalan membangun masa depannya. Sedangkan Nindi saat ini sangat susah sekali di ajak untuk berdiskusi. Nindi sudah di butakan oleh harta dan kemewahan yang di berikan oleh Alex untuk kehidupan mewah dirinya.


Karena kepalsuan cerita yang pernah Alex ceritakan ke Nindi beberapa tahun lalu, cerita itulah yang membuat dirinya bisa melelehkan hatinya untuk berhubungan lagi dengan Alex.


Mulai dari ia di belikan sebuah Apartemen yang begitu mewah, fasilitas yang selalu ada, dan juga uang bulanan yang selalu Alex transfer untuk Nindi dengan jumlah atau nominal tinggi. Tidak hanya itu saja, aksesoris yang menempel di tubuh Nindi itu pun semua juga Alex yang belikan.


Mulai dari cincin berlian termahal, tas branded, dan perawatan tubuh dengan nilai harga yang sangat mahal. Nindi begitu menikmati semua yang telah Alex berikan kepada dirinya itu.

__ADS_1


“Kak, dia itu orang kaya raya, Alex itu CEO, dia pemilik perusahaan besar.”


“Terus kenapa kalau dia orang kaya? Kamu mau di gilir sama dia? Seperti yang Kayla alami dulu? Kamu mau seperti itu?”


“Kak, kenapa sih kamu tidak mau mendengarkan apa yang aku katakan dan penjelasan ku dulu? Aku cinta sama dia kak, aku ingin hidup bersama dia.”


“Nindi, buka mata kamu. Buka. Sudah ada contoh orang yang pernah di jadikan mainan oleh dia. Sadarlah. Kakak tahu kamu memang di bibir bisa berkata kalau kamu mencintai dia, tapi kamu bukan mencintai dirinya, kamu hanya mencintai kemewahan yang dia berikan kepada kamu kan?”


“Benar nak, jangan jadikan uang itu segalanya. Ingat masa depan kamu itu masih panjang. Pikirkan saja semua keputusan mu itu.”


“Ah, percuma ngomong sama kakak dan Ibuk. Kalian ini ya memang bukan level Alex. kalian bisa melarangku untuk tidak berhubungan lagi dengan Alex, tapi nyatanya kakak masih saja berhubungan dengan Kayla. Kenapa kalian seenaknya saja dengan aku?” ucap Nindi.


“Bukan itu nak. Uhuk.. uhuk..”


Semenjak perdebatan itulah kondisi Dewi semakin lama semakin memburuk karena memikirkan Nindi yang susah di beri pengertian dan susah untuk mendengarkan apa yang Dewi takutkan.


Sehingga suatu ketika Dewi sudah tidak sanggup lagi untuk menahan rasa sakit di tubuhnya. Dewi kemudian meninggal dunia karena stroke yang di deritanya. Nindi sama sekali tidak menjenguk atau datang untuk melihat pemakaman terakhir ibuknya itu.


Sejak Dewi meninggal Akbar kemudian melanjutkan hidupnya untuk tinggal di kota yang jauh dari kota yang saat itu ia tinggali. Dia juga menghubungi Nindi untuk yang terakhir kalinya karena ia akan menjual aset  peninggalan dari Dewi dan juga ayahnya itu. Aset itu kemudian di bagi menjadi dua, dengan nominal 50% - 50% untuk adiknya.


Karena Nindi sama sekali tidak mendengarkan apa kata Ibu dan juga kakaknya Akhirnya apa yang di takutkan Akbar dan dewi terjadi juga.

__ADS_1


Setelah Alex mengetahui kalau Dewi meninggal dunia, Alex kemudian juga meninggalkan Nindi di saat sedang berbadan dua. Alex memberikan beberapa uang, bisa di bilang nominal uang yang di berikan untuk Nindi setara dengan satu gedung hotel mewah bintang lima. Ia juga meminta kepada Nindi supaya menggunakan apa yang telah di berikan hanya untuk keperluan anak yang saat itu Nindi kandung. Yang tidak lain adalah anak kandung Alex.


Alex memang tidak suka dengan namanya pernikahan, sebuah ikatan yang harus menuntut dirinya untuk selalu diatur. Ia hanya ingin hidup bebas sebebas bebasnya. Maka dari itu ia memutuskan untuk meninggalkan Nindi setelah mengetahui kalau nindi sedang mengandung anaknya.


Sedangkan setelah Nindi di tinggalkan oleh Alex ia mulai mencari kakak dan juga ibunya. Ia juga menyesali perbuatannya yang pernah membantah apa yang telah ibunya ucapkan dulu. Ia menangis di makam Dewi sambil berteriak – teriak kata maaf. Ia juga mencari keberadaan kakaknya. Akan tetapi Akbar sudah benar – benar tidak bisa di hubungi lagi. Dia juga tidak bisa menemukan keberadaan kakaknya.


Mereka sudah memilih jalan hidup masing – masing. Jadi semua yang terjadi harus mereka tanggung sendiri. Nindi kemudian melanjutkan kehidupannya yang begitu pahit. Dengan berbadan dua, tanpa mempunyai status yang jelas atas kehamilannya dan belum juga mendapatkan omongan dari teman – temannya sehingga membuat ia menjadi cenderung pemarah.


Kelahirannya pun sama sekali tidak ada yang mendampingi atau membantu dirinya. Ia mulai melakukan kehidupan pahit yang dijalaninya dengan seorang diri. Saat ini lah ia mulai sadar bahwa uang dan kekayaan itu bukan segala – galanya. Memiliki kehidupan mewah, uang berlimpah dan harta yang banyak itu bukanlah kebahagian segala – galanya.


Semenjak dia di tinggal oleh Alex ia selalu uring – uringan. Anaknya tidak pernah ia urus, ia mencari baby sitter untuk menangani anaknya. Sehingga peran dia sebagai ibu di gantikan oleh baby sitternya. Dan ketika anaknya sudah besar pun, bagi Nindi, tetap saja anak itu ia anggap anak pembawa sial. Karena dia pikiran semenjak anak itu ada entah saat di dalam kandungan atau sudah lahir kehidupannya berubah 180. Mulai dari dirinya di tinggalkan oleh Alex,  kemudian ibunya meninggal dunia, dan kakaknya yang pergi atau menetap entah di mana.


Pernah terlintas di pikiran Nindi untuk menggugurkan kandungannya, akan tetapi sebelum Alex meninggalkan dirinya ia pernah berpesan kepada Nindi, dan mengancam Nindi, kalau Alex akan terus memantau kondisi Nindi dan anak yang ia kandung. Jika Nindi membunuh anak itu, Alex mengancam akan menjebloskan dia ke penjara dan akan memperpanjang kasus ini ke jalur hukum.


Begitulah sifat alex yang terlalu licik sehingga membuat Nindi tidak bisa berbuat apa – apa. Walaupun dia lulusan dari fakultas hukum dia tetap saja belum bisa mengalahkan kelicikan sifat Alex.


Tidak hanya mengancam itu saja, Alex juga meminta Nindi untuk membesarkan bayi yang saat itu ia kandung atau lahirkan. Alex juga meminta kepada Nindi supaya, ia tidak memberitahukan nama ayah kandungnya.


Hati Nindi semakin tidak karuan sehingga membuat dia melampiaskan amarahnya kepada anaknya itu. ia sama sekali tidak memperdulikan anaknya itu. yang dia tahu hanya membesarkan dan memberikan fasilitas mewah.


Nama anak Nindi dan Alex tak lain bernama Dion Carloza Bastian.

__ADS_1


 Bersambung...


⭐⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2