
"Ibuk, akbar akan kembali ke kantor, kayaknya ini udah jam 01.00 ,, nanti tunggu akbar pulang ya buk.."
Sambil berdiri memasang dasinya dan mengunakan sepatu kerja, akbar berjalan menuju keluar rumah dan mencium tangan ibuknya, saat itu kia juga mengantarkan keluar rumah dan mencium tangan suaminya yang akan kembali ke kantor.
"Ati ati ya mas akbar .. " sambil melambai lambai tangannya ke arah akbar..
Dewi melihat kia melambai lambaikan tangannya ke akbar dengan rasa benci dan menganggap kia seperti anak kecil.
"Kayak anak kecil aja !!"kata dewi sambil melirik matanya dengan sadis ke arah kia..
Sore hari itu akbar pulang kerja lebih cepat dari biasanya. Dan akan mengantarkan ibuknya pulang.
"Akbar, ayuk cepetan ibuk udah siap dari tadi nungguin kamu nih."
"Iya sebentar lagi buk, akbar ambil dompet dulu."
Ketika kia mendengarkan mereka akan pergi, kia menghampiri ibuknya yang menunggu akbar di ruang tamu. Dan menawarkan untuk makan dahulu.
"Loh.... gak makan dulu buk ? Kia udah siapkan makananya, sebelum ibuk pulang mari kita makan dulu buk. kia masak ke sukaan ibuk.." kata kia,,,
Namun ibuknya sama sekali tidak menggubris ajakan kia. Dewi berpura pura tidak mendengarkan kia berbicara.
__ADS_1
"Akbar ayo kamu lama banget sih. Ibuk udah bosen nih di sini. "kata dewi..
Akbar yang keluar dari kamar dan berjalan dengan memakai jam tangan menuju ke arah ibunya.
"Iya buk, yuk, akbar udah siap.. "
"Mas aku udah siapin makan , apa gak sebaiknya ibuk dan mas akbar makan dulu sebelum mengantar ibuk pulang?
"Buk, kita makan dulu aja. Kia udah siapkan makanannya untuk kita."
"Akbar, di luar warung makan masih banyak yang buka, kita nanti, cari makannya diwarung pinggir jalan aja?!"
"Tapi kia sudah masak dan menyiapkan semua makanan untuk kita tuh buk.."
Dengan melihat ke arah kia akbar memegang pundak kia dan berbicara dengan perlahan.
"Kia, aku dan ibuk akan makan di luar saja, simpan dulu makanannya nanti aku pulang kita bisa makan berdua. Gak apa apa kan ? " Kata akbar smbil memegang pundak kia ..
"Iya mas gak apa apa. Biar nanti aku simpan dulu makannya. "Kata kia dengan hati kecewa..
"Maafin perkataan ibuk ya kia, jangan di ambil hati."
__ADS_1
"Aku gak apa apa kok mas .. " jawab kia sambil tersenyum dengan membendung kesedihan..
"Ya udah aku nganterin ibuk dulu ya."
"Iya mas, kamu hati hati di jalan ya mas."
"Akbar cepetan lama banget sih ! Jangan kebanyakan drama deh kalian tuh ! cuman mau nganter pulang ibuk saja kalian ke banyakan drama !!" kata dewi sambil berjalan menuju mobilnya.
"iya, iya buk, " jawab akbar..
Kia sejenak masuk rumah untuk mengambil tas plastik yang berisi sedikit buah buahan, makanan kecil dan roti yang sudah dia siapkan untuk dibawa pulang ibuknya.
"Ibuk, hati hati di jalan ya. Ini ada sedikit buah buahan sama makanan kecil untuk ibuk. kia letakan di jok belakang mobil ya bu .. "
"Hhheeeeemmmmmm...."
Saat itu dewi langsung saja pergi masuk mobil tanpa memperdulikan kia yang akan mengajak berjabat tangan dan mencium tangan dewi. Setelah dewi masuk mobil, lalu akbar menghidupkan mesin mobilnya, sesaat mereka pergi meninggalkan rumah. Ketika mereka pergi kia langsung masuk ke dalam rumah.
"Aku sudah susah payah untuk memasak, supaya mereka bisa makan dulu sebelum pergi. Apa lagi enggak mungkin mas akbar akan makan di rumah, pasti dia sudah kenyang makan di luar bersama ibuk. Makan malam di luar dengan mas akbar batal deh.. Tapi kenapa ibu tidak suka dengan apa yang aku lakukan. Apa aku ini memang benalu untuk mas akbar ? Aku harus kuat aku harus yakin aku bisa membuat ibuk baik kepadaku.." kata kia mengerutu sendirian di dapur..
Bersambung ...
__ADS_1
❇️❇️❇️❇️