Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
SAAT AKAN PERGI KE WISUDA


__ADS_3

Nindi belum sempat bertanya kepada kakaknya perihal apa yang membuat akbar tidur di luar dan siapa wanita yang bersamanya saat itu. Berhubung waktu libur kuliah sudah selesai, nindi akan kembali lagi ke jakarta dan akan menyiapkan keperluan untuk wisudanya.


Sebenarnya nindi juga tidak ingin ikut campur urusan rumah tangga akbar dengan kia. Tetapi, nindi tidak menginginkan pernikahan kakaknya berantakan hanya karena ada pihak ke tiga. Rasa penasaran nindi pun semakin kuat saat ucapan yang pernah di lontarkan oleh dewi. Namun, nindi akan mengetahui semuanya saat ia sudah menyelesaikan acara wisudanya.


Nindi berpamitan dengan kia karena akan kembali ke jakarta.


"Kak kia, nindi pamit ya, besok ini aku mau balik lagi ke jakarta, sebenernya nindi di sini untuk liburan pasca menunggu hari wisuda tiba, kak kia besok datang ya bersama ibuk dan kak akbar di acara wisuda ku nanti."


"Iya dek, kakak pasti dateng. Selamat ya udah mau wisuda. "


"Iya kak, makasih, aku dari kemarin mau pamitan sama kak akbar tapi engak sempat ketemu, setiap mau ngomong sama kak akbar, pasti udah tidur. Nindi sama ibuk pulang dulu ya kak. "


"Iya hati hati ya nin, buk,"


"Bay bay ... kak kia.."


Pergilah mereka saat itu dan meninggalkan rumah kia.


Hari di mana wisuda nindi sudah akan dilaksanakan. Kia, dewi dan akbar merencanakan akan berangkat pada malam hari sebelum acara wisuda itu akan di adakan pada pagi harinya. Tetapi, kia yang akan ikut pergi ke jakarta tiba tiba merasa pusing, mual dan tidak enak badan.


"Kenapa dia ?" Kata dewi saat melihat kia mual dan berlari ke arah toilet.


"Gak tahu buk, kayaknya dia sedang tidak enak badan." Jawab akbar.


"Suruh dia di rumah saja tidak usah ikut kita ke jakarta. Nanti di jalan malah ngerepotin. Bilangin sana. Dia itu selalu bikin susah kita."


"Biar akbar tanyakan dulu gimana kondisinya ya buk,"


Tak lama kia datang mendekati akbar dan dewi setelah keluar dari toilet.


"Mas, yuk berangkat. Semua sudah aku siapkan ."


"Kamu lagi sakit ya ?"ucap akbar

__ADS_1


"Cuman lagi sedikit pusing sih mas. "


"Lebih baik kamu tidak usah ikut kita ke jakarta. Aku takut nanti kalau kamu ikut kita ke jakarta kamu justru tambah sakit badan kamu kan lagi enggak enak kia. apa lagi perjalanannya nanti cukup jauh ."


"Aku enggak apa apa kok mas. Aku kuat kok."


"Udahlah kamu di rumah saja ! aku enggak mau ya jika nanti di jalan kamu ngerepotin kita dan kamu kenapa kenapa. Kamu itu soalnya selalu nyusahin hidup orang lain tahu! "Kata dewi dengan sadis ke pada kia.


"Tapi buk,"


"Kia kamu istirahat dulu saja dirumah . Nanti biar aku bilang ke nindi kalau kamu lagi engak enak badan." ucap akbar ..


"Tapi mas,"


"Udah ikuti omongan ku kali ini saja ya. Semua demi kebaikan mu juga. Besok pagi kamu periksakan diri ke rumah sakit ya. "


"Ayo bar, ini udah malam loh, kamu tuh jadi wanita enggak usah manja ya kia. "


"Ya mas, kamu hati hati ya di perjalanan ."


"Iya, enggak apa apa kan aku tinggal dulu? Selesai acara besok aku dan ibuk akan langsung pulang. "


"Iya mas biar aku di rumah saja, salam untuk nindi semoga ilmu yang dia dapatkan menjadi ilmu yang barokah dan bermanfaat."


"Iya ki,"


Saat itu mereka pergi meninggalkan kia. Tak jauh setelah mereka akan pergi meninggalkan rumah suara telfone akbar berdering. Di lihatlah telphone itu oleh akbar dan ternyata kayla yang menelfone.


"Iya kay?"


"Kamu lagi di mana mas ?"


"Ini mau pergi ke jakarta. Gimana kay."

__ADS_1


"Ke tempat nindi ya ?"


"Kok kamu tahu?"


"Iya mas aku tadi di kasih kabar sama mama kalau nindi besok akan wisuda."


"Ibuk pasti yang sudah cerita sama tante ida ya."


"Iya mas,


Saat akbar sedang menerima telphone dari kayla, dewi mendengar dan merebut telphone akbar untuk mengajak kayla ke acara wisuda nindi.


"Kayla ini tante, kamu ikut yuk ke jakarta untuk acara wisuda nindi."


"Tapi tante, kayla engak enak sama istrinya mas akbar."


"Dia enggak ikut kok kay, kamu ikut yuk biar rame dan bisa nemani tante."


"Tapi mas akbar gimana tante?"


"Kalau akbar sih enggak apa apa. Tante jemput sekarang ya."


"Beneran enggak apa apa tan ? Kalau gitu aku siap siap sekarang ya tan ."


"Iya, kamu siap siap dulu. Kita mau putar arah .jalan ke tempatmu ya kay. ini mau jalan ke arah rumah kamu."


"Iya deh tan."


Kayla segera mematikan telphone dan bergegas untuk menyiapkan keperluan yang akan di bawa ke jakarta.


Bersambung....


❇️❇️❇️❇️❇️

__ADS_1


__ADS_2