Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
BERTEMU DENGAN BU SULIS


__ADS_3

Padahal saat kia jatuh sakit akbar sama sekali tidak perah nemberikan perlakuan yang baik kepadanya. Setiap pagi kia selalu mual mual dan merasakan pusing.


"Kia, kia,,"


"Iya mas,


"Kamu enggak masak pagi ini ?"


"Aku pusing banget mas, enggak kuat ngapa ngapain, aku sedang tidak enak badan mas."


"Alasan. Kemarin kemarin aku di suruh sarapan pagi di rumah. Giliran mau sarapan kamu gak masak. Apa apaan !" Kata akbar sambil membuka tudung saji di atas meja yang kosong .


"Aku benar benar lagi enggak enak badan mas."


"Udah lah ! Memang benar apa kata ibuk !"


"Maksud kamu apa mas ? Aku ini lagi sakit loh mas. Kenapa kamu ajak ribut di pagi pagi seperti ini. "


"Ya memang ini masih pagi. Dan pagi pagi ini kamu yang udah membuat mood ku jadi enggak enak. "


"Memang apa salah ku mas ? "


"Kamu itu jadi istri gak berguna. Udah gak bisa punya anak, nyenengin suami enggak bisa. Suka nya cuman bikin aku emosi. "


"Mas, mas, " kata kia sambil menyusul suaminya yang pergi begitu saja.

__ADS_1


Sedangkan kia benar benar tidak enak badan waktu itu. Ketika itu kia hanya terdiam dan menanggis seorang diri. Ia mengikuti suaminya yang pergi begitu saja.


"Mas, mas kenapa kamu bisa berubah seperti ini. Aku hanya baru sekali ini tidak masak dan menyiapkan sarapan untukmu, tetapi kamu marah marah seperti itu, dan merendahkan ku dengan sesuka hatimu. Kenapa aku terus yang selalu salah dimata kamu. Sungguh batin aku tersiksa. Sampai kapan semua ini akan berlalu dan sampai kapan suamiku kembali seperti yang dulu." Kata kia dari dalam hatinya.


Akbar yang sesaat setelah marah marah dan mencaci maki istrinya tanpa rasa bersalah ia meninggalkan begitu saja dan pergi menuju ke rumah kayla.


"Kay."


"Iya mas sebentar. "


"Tumben mas pagi pagi ke sini ? Ada apa mas ? "


"Aku lagi emosi sama kia, "


"Udah lah gak usah bahas dia, gak penting. Kita pergi yuk. "


"Mau pergi Kemana mas?"


"Ya nonton atau ke mana gitu biar emosiku hilang kay ."


"Kalau gitu aku ganti baju dulu ya mas. Sama siap siap dulu."


"Oke aku tunggu di sini. "


Selang beberapa menit mereka pergi berdua untuk menonton bioskop dan pergi jalan jalan berbelanja ke mall.

__ADS_1


Tak lama mereka selesai berbelanja dan menonton, akbar bertemu dengan tetangganya.


"Loh ini kan mas akbar suaminya ibu kia kan ?" Ucap bu sulis (tetangga akbar)


Seketika saat akbar sedang mengandeng tangan kayla langsung di lepaskan begitu saja saat ia bertemu dengan tetangganya itu.


"Ibu sulis sedang apa di sini. Kebetulan kita ketemu."


"Ya ampun mas, ini kan mall tempat umum ya aku juga lagi mau berbelanja sama anak aku. Ini siapa mas ? Kok sepertinya mesra bener. "


"Oowwhh ini teman aku, "


"Oowwwhhh teman, ha ha ha ha.... Teman kok mesra mas,"


"Iya saya teman kerja mas akbar ibu," kata kayla


"Iya mb, teman atau selingkuhannya juga enggak apa apa kok, lagian mas akbar itu tidak pernah tuh semesra sepeti ini sama istrinya. Ha ha ha .. ya sudah. Lanjutin belanjanya mas akbar, saya mau nyusul anak saya dulu. Mari semua."


Saat itu akbar terlihat malu karena bertemu dengan tetangganya. Apa lagi tetangganya melihat akbar sedang berjalan bergandengan tanggan dengan mesra dengan kayla.


Sebenarnya hubungan yang di jalani kayla dan akbar belum mempunyai setatus, tetapi kayla sudah menganggap akbar seperti pacarnya. Yang di pikirkan akbar hanyalah bagaimana ia bisa membuat hatinya sendiri senang tanpa terbebani dengan tuntutan orang tua dan bisa melupakan perasaannya kepada kia. Di sisi lain akbar juga sudah mempunyai rasa sedikit kepada kayla. Karena mereka sering kali bersama sama dan bertemu setiap hari.


Bersambung...


❇️❇️❇️❇️❇️

__ADS_1


__ADS_2