
"Kamu sebenarnya kenapa sih nak ? " Ucap surya sambil mengelus elus kening putrinya.
" Mungkin kia hanya kelelahan saja pah."
"Tapi firasat papa ada yang menganjal. Kamu tidak pernah seperti ini. Kamu itu anak yang kuat, pintar dan baik nak."
"Kia baik baik saja pah. Papah tidak perlu khawatir, hanya saja kia mungkin memang kelelahan."
"Ya sudah sekarang kamu istirahat ya. Mama sama papa akan menunggu kamu di sini." Ucap nisa sambil memijat mijat kaki kia.
"Makasih ya mah pah. "
Kia memang sengaja tidak menceritakan semua apa yang sedang ia alami. Keadaan rumah tangganya yang sedang di ambang kehancuran itu. Ia hanya terdiam dan melihat ke arah jendela dengan tubuh yang masih berbaring di Hospital badnya.
"Kamu di mana mas sekarang? Aku sedang berbaring dirumah sakit saat ini karena mu. Aku ingin kamu seperti yang dulu, di mana saat pertama kalinya kamu memeperkenalkan dirimu kepadaku mas. Aku juga tidak mungkin menceritakan semua yang saat ini aku alami kepada papa dan mama, aku tidak ingin membuat mereka sedih dan kecewa. " Kata kia di dalam hatinya.
Sore harinya.
Tok tok tok..
"Iya silahkan masuk."
"Permisi, untuk sore ini hasil lap pasien atas nama nyonya Kia sudah keluar. Dari pihak keluarga silahkan ikut saya ke ruangan dokter Ana." Kata suster.
"Baik sus, biar saya saja ayah dari pasien." Ucap Surya sambil berdiri dari sofa tunggu yang ada di dalam kamar kia.
"Apakah suami dari nyonya kia tidak ada di sini ? "
"Dia belum pulang kerja sus,"ucap kia dengan berbohong.
__ADS_1
"Memangnya ayah dari pasien tidak bisa mewakilkan untuk melihat hasil lapnya ya sus ?" Tanya surya.
"Bisa sih pak, cuman lebih baiknya jika suami yang mengetahui hasil lap nya pak langsung, kalau begitu mari kita ke ruangan dokter Ana sekarang."
"Baik baik sus." Ucap surya sambil berjalan.
Beberapa menit suster dan surya sampai di ruangan dokter Ana.
Tok tok tok...
"Iya masuk, " kata dokter ana.
Masuklah surya ke dalam ruangan dokter Ana. Ia langsung mengeret bahu kursi yang berada di depan meja milik dokter Ana dengan perahan.
"Silahkan duduk pak, saya akan menjelaskan hasil lap pasien atas nama nyonya Kia." Ucap dokter Ana.
"Saya tinggal ya dok." Pamit suster sambil membuka pintu dan berjalan keluar.
"Iya sus, terimakasih ya."
Keluarlah suster yang sudah mengantarkan surya ke ruangan dokter Ana, di ruangan itu hanya ada Surya dan dokter yang akan menjelaskan hasil lap yang sudah keluar tersebut.
"Baik, jadi gini pak, bapak ini ayah dari pasien ya?" Tanya dokter .
"Iya dok, " jawab surya.
"Suami dari pasien apakah tidak ada?"
"Suaminya belum pulang kerja dok. Biar saya saja yang mewakilkan dok .Gimana dengan hasilnya ya bu dokter ?"
__ADS_1
"Ya sudah engak apa apa, saya akan menjelaskan dengan bapak saja. Ini hasil lap nya ya pak. Jadi pasien tidak mengalami sakit yang serius, hanya saja bapak, ayah dari pasien akan berubah status menjadi seorang kakek dari cucu bapak."
"Maksut dokter ? Anak saya sekarang sedang hamil ?"
"Iya pak, anak bapak sekarang positif hamil dan usia kandungan sudah berjalan delapan minggu lebih tiga hari."
"Alhamdhulillah, terimakasih ya Allah." Ucap surya dengan rasa yang sangat bahagia. Karena penantian lama yang di tunggu tunggu anaknya sudah di kabulkan oleh Allah.
"Selamat ya pak, maka dari itu saya menanyakan suami dari pasien. Sebab usia kandungan masih muda dan harus benar benar di jaga, nyonya kia juga tidak boleh kecapekan apalagi stres, karena nanti bisa mempengaruhi kondisi janin yang ada di dalam kandungannya."
"Baik baik dok, biar nanti sampaikan kepada menantu saya supaya menjaga kehamilan istinya dan saya juga akan memberikan kabar bahagia ini kepada anak juga menantu saya."
"Iya , sekali lagi selamat atas kehamilan putrinya ya pak. Apakah ini kehamilan anak pertamanya pak ?"
"Iya bu dokter, anak saya sudah 5 tahun menikah namun belum mempunyai keturunan, anak dan menantu saya juga sudah sering memeriksakan dirinya ke dokter dokter sepesialis kandungan mana pun namun belum ada hasilnya. Tapi saya sekarang bahagia, akhirnya apa yang di inginkan anakku terkabulkan dok."
"Selamat ya pak, memang harus sabar, karena anak itu tidak bisa di beli dengan apapun. Ini hasil lap silahkan di bawa. Untuk menjaga stamina anak bapak dan perkembangan janinnya, nanti saya berikan multivitamin untuk bunda dan si kecil yang ada di kndungan. Supaya si kecil sehat. Ibunya pun juga kuat."
"Baik, terimakasih dok, "
"Ya kalau begitu silahkan bapak boleh kembali lagi ke ruangan."
"Iya dok, saya permisi ya dok."ucap surya.
Surya keluar dari ruangan dokter sambil menggenggam sehelai kertas yang akan di tunjukan kepada putrinya itu. Ia sudah tidak sabar ingin segera ke ruangan kia dan memberikan kabar bahagia ini kepada putrinya dan juga menantunya.
Bersambung...
❇️❇️❇️❇️❇️
__ADS_1