Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
TIDAK SENGAJA


__ADS_3

Saat setelah pulang dari jakarta usai menghadiri acara wisuda itu. Akbar kebali pulang ke rumah setelah mengantarkan dewi dan kayla di rumah masing masing.


Tttiinnn...


Terdengar suara klakson mobil dari luar rumah. Kia bergegas keluar untuk membukakan pintu gerbang.


Selang beberapa menit akbar turun dari mobil dan masuk menuju dalam rumah setelah memarkirkan kendaraannya di garasi mobil.


"Mas.." kata kia sambil mencium tangan akbar.


"Gimana ? Kamu sudah priksakan diri ke dokter ?"


"Aku belum sempat mas ."


"Aku capek sekali ingin istirahat tidur sembentar. Tolong buatkan aku kopi."


Saat akbar meminta kia untuk membuatkan secangkir kopi panas, kia langsung berjalan menuju dapur dan membuatkannya kopi untuk suaminya itu. Akbarpun langsung masuk kamar dan mebersihkan seluruh tubuhnya lalu tidur .


Kia ingin sekali bertanya kepada suaminya kenapa kayla bisa ikut bersama mereka saat menghadiri acara wisuda nindi kemarin di jakarta. Namun, kia tahu jika suaminya itu lelah karena pulang dari perjalanan jauh, ia akan menunggu akbar terbangun dari tidurnya untuk membicarakan soal kayla.


"Nanti jika mas akbar bangun akan aku tanyakan tentang kayla ." Ucap kia dari dalam hati.


Waktu sudah menujukan siang hari. Akbar yang sudah bangun dari tidurnya berjalan ke arah ruang tengah untuk melihat tv. Kia mendekati suaminya itu.

__ADS_1


"Mas, Aku mau menanyakan sesuatu."


"apa ?"


"Kemarin saat acara wisuda nindi, kenapa kayla bisa ikut bersama kalian ke jakarta ? "


"Oowwwhhh, iii..tttt..uuu, " ucap akbar sambil terbata bata karena bingung mencari alasan apa supaya kia percaya dengan perkataannya.


"Jaaaddii ggiinii. Kemarin kayla menelfon ibuk, kebetulan dia juga mau ke jakarta. Tiba tiba ibuk mengajak dia ikut sekalian dengan kita. Ya sudah kayla akhirnya nebeng kita."


"Oowwhh, begitu. Memang dia di jakarta ada acara apa mas ?"


"Aku enggak tahu, aku tidak bertanya apa apa kepadanya."


√√√√√


Beberapa hari kemudian.


"Kia kia.. "


"Iya mas ."


"Aku mau berangkat kerja dulu. "

__ADS_1


"Loh ini kan masih pagi sekali mas, Kamu enggak sarapan dulu ?"


"Enggak lah aku nanti ada meeting di kantor jadi aku berangkat agak pagi. "


"Tttaaapppiii mas.. "


Akbar yang kelihatan terburu buru langsung pergi begitu saja meninggalkan kia


"Sudah beberapa hari ini mas akbar pergi kerja selalu terburu buru dan berangkat pagi pagi sekali. padahal jam masuk kerja dia masih sangat lama." kata kia dalam hatinya.


Kia curiga dengan sikap akbar yang selalu beralasan akan meeting setiap pagi dan selalu berangkat kerja dengan tergesa gesa setelah membaca sebuah pesan yang di terimanya.


√√√√


Siang harinya itu kia pergi ke salah satu supermarket dekat rumahnya untuk membeli beberapa keperluan rumah tangga yang sudah habis. Ia berbelanja sendirian, selesai berbelanja ia keluar dari supermarket itu dan berjalan menuju arah tempat parkir motor. Tanpa sengaja kia menoleh ke arah sebelah kanan ia melihat di tempat makan seberang jalan mobil akbar yang terparkirkan di tempat makan itu.


Tujuan awalnya ia berjalan ke arah tempat parkir motor lalu pulang tetapi, tiba tiba kata hatinya berbicara agar ia membelokan kakinya ke arah mobil akbar. Saat ia sedang menyebrang jalan, akbar keluar dari tempat makan itu bersama kayla. Kia yang terkejut melihat mereka berjalan berdua dan bergandengan tangan layaknya seperti orang pacaran saat mereka akan menuju mobil.


Di seberang jalan kia memanggil manggil suaminya, sambil menyeberang jalan namun akbar tidak mendengar teriakan kia, sedangkan akbar dan kayla pergi begitu saja.


Bersambung...


❇️❇️❇️❇️❇️❇️

__ADS_1


__ADS_2