Tahanan Cinta CEO

Tahanan Cinta CEO
Bab 153. Satu malam


__ADS_3

...πŸ€πŸ€πŸ€...


Napas nya tidak beraturan, melihat seorang pria terbaring di sampingnya dengan kondisi tidak terduga dan yang tidak dapat dia bayangkan. Terlebih lagi dirinya dalam keadaan tanpa sehelai benang ditubuhnya. Pakaian nya berserakan dimana-mana, dari mulai pakaian luar, hingga dalaman sampai sepatu juga.,


Sebenarnya apa yang terjadi semalam? Begitu Fayra mencoba mengingat apa yang terjadi, kepalanya berdenyut, dia sama sekali tidak ingat apa yang terjadi. Fayra hanya menduga kalau semalam mereka seperti sudah melakukan hubungan suami-istri. Fayra menyimpulkan nya dari bekas ciuman, juga bagian bawah nya yang terasa perih, tubuhnya pegal-pegal seperti habis melakukan aktivitas berat.


Gadis itu mengigit jarinya, dia kebingungan karena tak ingat apapun. Kepada siapa dia akan meminta penjelasan? Siapa yang bisa menceritakan tentang ini? Seperti nya pria yang tidur itu bisa menjelaskan nya.


"Sam! Bangun Sam!" seru Fayra membangunkan Sam, mencoba meminta penjelasan pada pria itu. Wajah panik nya masih belum bisa dihilangkan. Tangan Fayra menggoyangkan tubuh Sam, seraya meminta untuk bangun.


"Ada apa?" tanya Sam, perlahan-lahan dia membuka matanya dan beranjak duduk di ranjang. Kedua matanya terbuka lebar ketika dia melihat Fayra berada di depannya, "Fay? Kamu sudah bangun?" tanya Sam dengan wajah polosnya.


Fayra mengernyitkan dahinya, bagaimana bisa Sam bertanya dengan santai seperti itu dengan wajah polosnya? Apa pria itu tidak melihat keadaan saat ini? Pikir Fayra dalam hatinya.


"Sam, aku punya banyak pertanyaan untukmu! Tapi, aku akan pergi ke kamar mandi dulu," Fayra berusaha menjaga ketenangan nya ditengah badai yang mungkin sedang menerpanya. Badai itu bernama kebingungan.


"Baiklah, akan aku jelaskan semuanya ketika kamu sudah bersih-bersih. Tubuhmu pasti pegal dan lelah," ucap Sam, sambil menatap wanita itu dengan khawatir.


Ya Tuhan, apa aku sudah tidur dengan suami orang? Ini gak mungkin, kan? Batin nya mencoba membantah apa yang sudah terjadi.


Fayra membawa selimut itu dengan tubuh gemetar, dia melangkah menuju ke kamar mandi. Sam menatap wanita itu dengan khawatir, dia terlihat seperti merasa bersalah.


"Sam," ucap nya sambil menoleh ke arah Sam dengan bingung.


"Mandilah dulu, nanti aku akan ceritakan semuanya," ucap Sam dengan wajah sedihnya.


Cekret


Sam merubah raut wajahnya ketika Fayra sudah masuk ke dalam kamar mandi, dia tersenyum licik. Tangannya meraih ponsel yang ada di meja, dia melihat beberapa panggilan tidak terjawab dan puluhan pesan masuk dari istri juga anaknya.


"Haaihh, menganggu saja," Sam melihat isi isi pesan itu dengan malas.


100 miss called dari Grace


50 miss called dari Putriku


...Pesan 1 pukul 22.00 :Sayang, kamu ada dimana? Kenapa belum pulang?πŸ₯Ί...


...Pesan 2 pukul 22.05 :Sayang, aku sudah buatkan makan malam untuk kamu.....


...Pesan 3 pukul 22.10: Sayang, apa aku berbuat salah sama kamu? Kenapa kamu tidak mengangkat telpon ku?...


...Pesan 4 pukul 23.00: Sayang, kalau ada masalah.. kita bisa bicarakan baik-baik....


...Pesan 5 pukul 02.00: Sayang, angkat telpon ku!...

__ADS_1


...pesan 6 pukul 04.00 : Sayang aku sudah mencari mu ke rumah Andrew, Raymond, dan teman-teman mu yang lain..Tapi kamu tidak ada, kami dimana?...


...Pesan 7 pukul 06.06 : Sayang kamu baik-baik saja kan? Kamu dimana?!! 😭😭🀧...


...Pesan 8 pukul 06.10 : Sayang kamu harus baik-baik saja di manapun kamu berada, aku dan anak kita menunggu kamu.. sayang, maaf kalau aku punya salah. Kita bicara ya? Jangan mengabaikan aku seperti ini....


Pesan itu tidak dibaca semua oleh Sam, dia tidak membalas satu pun pesan itu dan malah menyimpan ponselnya. Bahkan pesan dari anaknya juga diabaikan nya. "Maafkan aku Grace, hubungan kita seperti nya harus berakhir sampai disini," gumam Sam sambil melihat ponsel nya.


Setelah kedua nya selesai bersih-bersih dan berpakaian, Fayra dan Sam sama-sama duduk di sofa. Mereka ingin membicarakan hal yang terjadi semalam, Fayra menanyakannya lebih dulu karena dia tidak ingat kejadian semalam.


"Jadi gini kejadian Fay, " Sam memulai ceritanya.


#Flashback


Tadi malam, Sam dan Fayra makan malam bersama di sebuah restoran. Niat Sam ingin membicarakan tentang pernikahan nya dan Grace, juga mengutarakan niat untuk kembali bersama Fayra.


Fayra tentu saja marah dengan keputusan Sam, dia tidak menyangka kalau Sam akan berkata seperti itu.


"Sam, kamu sudah punya istri dan anak. Kamu gak kasihan sama mereka? Walaupun kamu bilang kamu cinta sama aku, tapi kita udah gak bisa bersama. Aku harap kamu mengerti Sam, kita sudah punya kehidupan sendiri," ucap Fayra menegaskan, dia berusaha menahan emosinya.


"Baiklah, aku juga berharap agar kamu selalu bahagia," ucap Sam sambil menunduk sedih.


"Kalau gitu, aku pamit pulang ya. Semoga kamu dan keluarga kamu bahagia," Fayra berdoa tulus untuk kebahagiaan Sam dan istrinya.


Apa yang kamu lakukan ini sudah benar Fay, kamu tidak boleh menjadi orang ketiga dan menyakiti hati sesama wanita. batin Fayra.


"Tidak usah Sam, aku tidak mau ada gosip tentang kita. Apalagi kalau istrimu mendengar nya, dan aku juga bawa mobil sendiri," ucap Fayra menolak tawaran Sam.


Gadis itu berjalan menuju keluar dari restoran yang terlihat sepi itu, tiba-tiba saja langkahnya gontai. Dia memegang kepalanya, yang terasa penat.


"Fay, kamu gak apa-apa?" Sam memegang kedua bahu Fayra, dia menatap wanita itu dengan khawatir.


"Sam, tubuhku sangat panas, kepalaku juga pusing.. rasanya seperti terbakar," ucap Fayra sambil memegang kepalanya, tubuhnya tidak bisa berdiri dengan tegap.


"Aku akan antar kamu pulang ya," ucap Sam sambil memapah Fayra.


"Mengapa aku tiba-tiba seperti ini?" gumam Fayra bingung dengan kondisi tubuhnya yang tadi baik-baik saja.


Sekuat tenaga, Fayra berusaha menolak tawaran Sam. Sayangnya tubuh itu tidak mendengarkan nya, Fayra tidak sadarkan diri. Sam tersenyum licik, "Fay, kamu gak apa-apa?"


Sam menggendong Fayra yang tidak sadarkan diri masuk ke dalam mobil. Dia membawa gadis itu ke salah satu kamar di hotel mewah. Sesampainya disana Sam langsung merebahkan tubuh Fayra di ranjang. Terdengar suara napas yang terengah-engah dari gadis yang tidak sadarkan diri itu, wajahnya memerah, beserta tubuhnya juga.


Sam melepaskan pakaian nya, kemudian dia naik ke ranjang itu dan mendekati Fayra. "Fayra, aku minta maaf," ucap nya pada Fayra.


Tangan Sam bergerak membuka kancing baju kemeja yang dikenakan oleh Fayra. Dia tersentak kaget ketika tangan Fayra memegang tangannya.

__ADS_1


"Sam, apa yang ka..mu laku..kan?" tanya Fayra yang setengah sadar itu.


"Fay..."


"Aku pasti bermimpi, kamu gak mungkin ada disini," Fayra tersenyum linglung, tangannya yang lembut menyentuh pipi Sam. "Kalau ini mimpi, aku boleh bicara se..suka hatiku, aku cinta kamu Sam,"


Deg!


Sam tersenyum bahagia mendengar nya, kejujuran Fayra saat berada dalam keadaan tidak sadar.


"Aku tau, kamu masih mencintai ku.. Fay," ucap Sam penuh cinta pada Fayra. Dia tidak ingat dengan anak istrinya di rumah.


"Sam.." lirih nya memanggil nama Sam dengan suara lembut.


Tangan Sam bergerilya pada tubuh Fayra, bibir nya menyusuri setiap tengkuk di tubuh Fayra. Sampai akhirnya, bibir Sam bertepi pada bibir Fayra. Membenamkan nya dengan penuh perasaan, Fayra yang merasa semua itu hanyalah mimpi jadi dia menikmati nya begitu saja, juga tidak menolak.


"Uhhh... Sam," Fayra melepaskan pagutan bibirnya dari Sam, dia menatap pria yang berada diatas tubuhnya itu.


"Ya Fayra?" tanya Sam, dengan tangan membelai lembut rambut Fayra yang panjang.


"Aku masih mencintaimu Sam, aku cinta.."


"Aku juga sangat mencintaimu," ucap Sam penuh cinta.


Sam kembali melanjutkan aktivitas nya, hingga malam itu akhirnya mereka berhasil melakukan penyatuan tubuh. Mereka bercinta sampai menjelang dini hari.


Pada saat yang sama Grace dan Milena sedang mencari keberadaan Sam. Mereka terlihat cemas, bahkan Grace mencari Sam dari langit yang menunjukkan bulan sampai langit sudah terang menunjukkan matahari.


#Endflashback


Fayra tercengang mendengar cerita dari Sam, pantas saja tubuhnya terasa sakit. Itu karena dia sudah bercumbu dengan Sam, dia bercumbu dengan suami orang!


"Fay, kamu jangan khawatir.. aku pasti akan bertanggungjawab!"


"Tidak! Tanggungjawab apa yang akan pria beristri lakukan kepadaku?! Ini salah Sam, ini salah!" Fayra histeris, dia menangis karena berdosa pada Grace juga anaknya. Dia sudah tidur dengan pria beristri.


"Fay..."Sam mendekati Fayra sambil memegang tangannya, dengan marah Fayra menepisnya.


"Seharusnya aku tidak pernah datang kemari dan bertemu denganmu!!" seru Fayra, dia menyesali keputusan nya kembali ke Jakarta.


"Menyesal pun tidak ada gunanya, kamu dan aku sudah menghabiskan malam bersama," ucap Sam dengan santainya bicara.


"Kamu! Kamu benar-benar bajingan! Kenapa kamu menyeret ku menjadi orang ketiga?!"


Fayra menangis terisak, dia terlihat sangat merasa bersalah. Sementara Sam, dengan wajah datarnya dia tidak merasakan emosi Fayra. Laki-laki itu seperti nya puas sudah mengambil mahkota milik Fayra, gadis yang sangat dicintainya.

__ADS_1


...---***---...


Hai Readers, berhubung ini hari Senin.. author boleh gak minta vote atau gift nya? Biar tambah semangat up nya nih 😘😘❀️❀️


__ADS_2