Tahanan Cinta CEO

Tahanan Cinta CEO
Bab 95. Berita Zayn


__ADS_3

πŸ€πŸ€πŸ€


Zee panik karena telponnya di putus begitu saja oleh pria yang pernah dia suruh untuk menabrak Tisha dan keluarga nya 6 tahun yang lalu. Hati nya berdebar, dia takut kalau apa yang dikatakan pria bernama Ahmad itu benar-benar dia lakukan. Menyerahkan diri ke polisi, sama artinya dengan kematian untuk Zevanya. Riwayatnya sudah tamat!


"Tenang Zevanya, dia pasti cuma menggertak karena uang yang kuberikan padanya masih kurang. Aku hanya perlu menelpon nya lagi dan membujuknya" Zee berusaha menenangkan dirinya sendiri dari hal yang tidak diinginkan nya.


Dengan tangan gemetar, Zee mengambil kembali ponselnya dan mencoba menelpon pria itu.


Maaf, nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif mohon tunggu beberapa saat lagi.


Suara yang sama terus berulang ketika Zee menelpon pria itu. Zee marah dan melempar ponselnya lagi. Dia menggigit bagian bawah bibirnya dengan gemas, gadis itu pun buru-buru pergi ke luar dari rumahnya. Entah kemana dia akan pergi, hal itu membuat Bu Lisa stress melihat anaknya.


"Ma, aku pergi dulu!" pamit Zee sambil memakai sepatu heels nya yang ada di depan rumah, dia terburu-buru.


"Mau kemana kamu? apa kamu mau ketemu si Ray dan anaknya itu?" tanya Bu Lisa sarkastik


"Bukan Ma!" seru Zee menjawab mama nya, gadis itu berlari menuju ke arah mobil nya lalu mengendarai mobilnya dengan gelisah.


Bu Lisa menghela napas panjang, dia kembali masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa.


"Haishh.. semoga dia tidak berbuat hal yang bodoh lagi. Pokoknya setelah ini aku akan membuatnya melupakan si Ray itu" ucap Bu Lisa penuh kesungguhan, dia sedang melihat-lihat beberapa foto pria di meja untuk dijodohkan dengan Zevanya.


Zee mencari-cari keberadaan pria itu dengan gelisah. Berharap kalau pria itu tidak melakukan hal bodoh dengan menyerahkan diri.


"Jika dia menyerahkan diri! aku benar-benar tamat! sialnya aku tidak tau dimana dia berada!" Zee menekan nekan stir mobilnya dengan kesal.


Sementara pria itu sendiri sedang sibuk bersembunyi dari beberapa orang mencurigakan yang mengintainya, dengan terpaksa Ahmad membuang ponselnya agar tidak bisa dilacak oleh polisi.

__ADS_1


"Sudah enam tahun aku hidup seperti ini. Aku tidak bertemu dengan keluarga ku, percuma aku punya uang banyak kalau aku harus hidup seperti bangkai tikus yang sedang dicari-cari. Ketika ada polisi, aku akan menyerahkan diriku" ucap Ahmad sambil memakan mie di dalam wadah cup dengan wajah tegangnya. Dia masih berada di dalam persembunyian nya.


Pria itu sudah bersembunyi selama 6 tahun, berbekal uang ratusan juta dari Zevanya. Dan selama itu pula Ahmad bersembunyi dari kejaran polisi dan orang-orang suruhan Ray dan Zayn yang mengincarnya. Ahmad yakin bahwa yang mengintainya bukan hanya satu atau dua orang saja.


Dia sudah lelah dengan kehidupan bersembunyi ini, bergelimang uang nyatanya tidak membuat hidupnya bahagia. Mungkin dengan menyerahkan diri akan membuatnya hidup tenang. Belum lagi dia pernah dihantui di dalam mimpi, oleh Bu Fani dan Arya dengan sosok yang menyeramkan. Ahmad menyesal telah bekerjasama dengan Zevanya. Uang tidak bisa dia nikmati, malah ketakutan dan nestapa yang dia dapatkan.


****


Rumah keluarga Argantara, Tisha baru saja pulang dari kantor polisi dan makam ibu juga kakak nya. Rasya langsung menyambut mama nya itu dengan wajah yang panik.


"Mama! mama sudah pulang!" sambut Rasya sambil memeluk mama nya


"Ada apa sayang? wajah kamu kenapa?" tanya Tisha sambil menatap anaknya dengan khawatir.


Daniah menghampiri Tisha dan Rasya dengan wajah sinis nya, "Heh! ada berita tentang selingkuhan kamu di TV, itu benar-benar dia kan?" tanya Bu Daniah pada Tisha


"Kamu lihat saja sendiri di televisi" jawab nya ketus


Tisha dan Rasya berjalan masuk ke dalam rumah, diikuti Daniah yang ada dibelakang nya. Tisha melihat layar datar besar di tengah rumah, yang bernama televisi tersebut. Dia melihat gambar Zayn, Farhan dan seorang moderator. Zayn sedang berada di dalam acara konferensi pers, dia berada di tengah kerumunan wartawan. Wajahnya juga tampak serius.


Daniah, Tisha dan Rasya duduk di sofa untuk melihat apa yang akan dibicarakan oleh Zayn di depan televisi.


CEKREK CEKREK


Ada banyak fotografer mengambil gambar Zayn yang tengah duduk di depan panggung. Banyak juga wartawan yang berkumpul disana.


"Alasan saya mengumpulkan kalian semua disini adalah karena saya ingin menyampaikan sebuah berita penting untuk kalian semua. Terutama para penggemar saya"

__ADS_1


Farhan melihat ke arah Zayn dengan tatapan kecewa dan wajah yang suram tanpa senyuman. Melihat wajah Fathan, membuat para wartawan berpendapat bahwa seperti nya berita yang akan disampaikan oleh Zayn bukanlah berita yang baik.


"Maaf pak Zayn, apakah ini berita baik atau buruk?" tanya seorang wartawan pria sambil menyodorkan mic kecil ke arah Zayn.


"...."Zayn hening tak menjawab pertanyaan itu.


"Apa saya bisa simpulkan dari melihat wajah bapak kalau ini bukanlah berita yang baik?" tanya wartawan itu serius


"Benar. Mungkin ini berita yang kurang baik untuk para penggemar saya di seluruh dunia" jawab Zayn


Zayn, kenapa kamu harus sampai melakukan ini demi wanita berstatus janda itu? apakah dia akan membalas cinta mu juga bila kamu melakukan ini?. Batin Farhan yang tidak rela dengan keputusan Zayn.


Zayn menghela napas, dia memantapkan hatinya untuk berbicara di depan semua orang tentang keputusannya untuk mundur dari dunia hiburan, selamanya.


Di ruang tamu rumah keluarga Argantara, Daniah, Rasya dan Tisha melihat fokus ke arah televisi. Mereka menantikan apa yang akan di ucapkan oleh Zayn. Terlihat tulisan di panel Tv tersebut yang tertera, "Berita heboh! Artis Zayn mengadakan konferensi pers untuk pertama kalinya? kira-kira apa yang akan dia sampaikan?"


"Pertama-tama saya ingin menyampaikan terimakasih saya kepada para fans saya dari segala penjuru dunia. Terutama fans saya di negara Indonesia, saya sangat bersyukur atas dukungan kalian selama ini para Zaynvers. Namun hari ini saya akan menyampaikan berita kurang menyenangkan untuk kalian semua. Mungkin ini terakhir kalinya saya berdiri disini sebagai seorang aktor dan penyanyi. Saya minta maaf karena saya harus pamit dari dunia hiburan"


Deg!


Semua orang yang mendengar nya tersentak kaget, termasuk Tisha, Rasya dan Daniah.


"Woah, hebat sekali ya kamu Tisha. Kamu bisa berselingkuh dari Ray dan mendapatkan bintang papan atas. Tapi kenapa ya dia mau berhenti dari dunia hiburan?" Daniah tersenyum sinis, dia bertanya-tanya apa yang membuat Zayn yang sedang berada di puncak karirnya bisa tiba-tiba mengundurkan dirinya.


"Mama, apa maksud om Zayn? apa om Zayn tidak akan menjadi artis lagi? kenapa ma?" tanya Rasya dengan kedua mata membulat, hatinya penuh pertanyaan.


"Mama juga gak tau, sayang" jawab Tisha bingung

__ADS_1


...---***---...


__ADS_2