
Hai hai Readers, author mau promo novel terbaru author nih....kalau berkenan mampir ya guys ☺️☺️ Judulnya One Night Stand With My Uncle.
****
Blurb :
(Sekuel dari novel Terjerat pesona ayah sahabatku)
Xander Sanderix seorang dokter genius dan tampan, harus mengalami patah hati saat ia mengetahui bahwa kekasihnya berselingkuh di hari anniversary mereka yang ketiga. Malam itu Xander yang berada di dalam pengaruh alkohol tak sengaja melakukan one night stand dengan keponakannya sendiri yaitu Zeevana Sanderix dan membuat gadis itu hamil.
Apakah yang akan terjadi setelah ini? Akankah Xander bertanggungjawab pada Zeevana atau malah mengabaikannya sedangkan ia sendiri masih mencintai sang mantan? Lalu apakah yang akan terjadi jika kakak Xander, yaitu Javier Sanderix mengetahui semua ini?
,****
"Shittl! 3 tahun berakhir sia-sia! Dasar JALANGG kau Tessa! Tega sekali kau mengkhianati cintaku." geram Xander dan akhirnya bulir air mata pun membasahi pipinya. "Kenapa aku menangis hah?!"
Pria itu berjalan masuk ke dalam lift dengan perasaan sakit hati, semua tiga tahun itu sia-sia. Rencana masa depan yang sudah dia rangkai bersama dengan wanita cantik itu, hancur dalam satu hari.
Guna menumpahkan semua kekesalan dan sakit hatinya, Xander pergi ke sebuah club' malam. Hal yang tidak pernah ia lakukan adalah meminum alkohol, sebab dia merasa profesinya sebagai seorang dokter tidak menghalalkannya untuk meminum minuman itu. Tapi kali ini, untuk pertama kalinya dia melanggar semua itu. Xander mabuk-mabukan, seorang diri di club' asing kota Paris.
****
__ADS_1
Di belahan kota Paris lainnya, seorang gadis bertubuh mungil, rambut coklat, bermata biru dan berparas bak Dewi Yunani, baru saja pulang dari kampusnya. Dia adalah Zeevana Sanderix, dia sekolah desain di kota Paris.
"Haaah...lelahnya..." Zeevana merebahkan tubuhnya ke atas ranjang empuk miliknya. Kemudian ia rebahan sebelum pergi mandi, bosan rebahan. Ia membuka ponselnya, ternyata ada beberapa pesan dan panggilan masuk disana. Dari mommy dan Daddynya.
Mommy : Nak, unclemu ada disana. Katanya dia mau menemui kekasihnya.
"Uncle ada disini? Ah... baiklah aku akan coba untuk menelponnya." gadis itu menekan tombol panggilan untuk unclenya, Xander. Dia menulis nama kontak Xander dengan nama Uncle menyebalkan. Itu karena Xander selalu saja mengganggunya dan mereka akan selalu berdebat bila bertemu.
Tak lama kemudian, Xander mengangkat teleponnya. "Uncle...ini aku Zee. Uncle ada dimana?"
"Oh...apa ini adalah kucing kecilku yang galak? Ada apa, sayang?"
"Uncle kau dimana?!"
Zeevana yang khawatir dengan keadaan pamannya itu, segera pergi meninggalkan apartemennya. Setelah ia mendapatkan jawaban dari salah satu pemilik bar bahwa Xander ada disana.
****
Sesampainya di bar itu, Zeevana terkejut melihat pamannya dikerumuni oleh wanita malam. Zeevana langsung melindungi pamannya itu. "Minggir! Jangan ganggu uncle ku." ujar Zeevana sambil memegangi Xander yang saat ini sudah tidak sadarkan diri.
Para wanita malam itu pun langsung pergi dengan perasaan kesal sebab Zeevana datang merebut calon pelanggan mereka.
__ADS_1
"Hai kucing kecilku! Kau datang." sambut Xander dengan mata teleng.
"Uncle walaupun aku tidak percaya kau tidak akan pernah melakukan ini, tapi kau mabuk, ayo kita pulang ke apartemenku." ajak Zeevana pada pamannya. Gadis itu kasihan melihat Xander kepanasan dan tidak sadarkan diri. Tapi dia tidak sadar betapa bahayanya pria yang tidak sadarkan diri itu.
Zeevana meminta bantuan seorang pria dari club' malam itu untuk membawa Xander naik ke taksi. Setelah melalui perjalanan selama 5 menit, Zeevana dan Xander sampai di apartemen Zeevana. Dengan susah payah, gadis itu merebahkan tubuh besar pamannya di atas sofa.
"Paman, kau tunggu disini. Aku akan buatkan sup untuk--"
Belum sempat Zeevana menyelesaikan ucapannya, tangan pria itu lebih dulu menarik tubuhnya dan membenamkan bibir keduanya agar menyatu. Zeevana kaget dengan apa yang dilakukan oleh pamannya ini.
"Tessa...kau sangat manis." ucap Xander setelah ciuman itu terlepas. Xander menatap nanar pada Zeevana yang kini sudah duduk di atas pangkuannya.Ia menahan tubuh Zeevana dengan kedua tangannya.
"Uncle...aku bukan Tessa, uncle kau kena--"
Kembali, Xander memagut bibir Zeevana dengan kasar di dalam ketidakwasarannya. Zeevana berusaha berontak, namun tenaga Zeevana kalah kuat.
"Uncle---JANGAN!!" teriak Zeevana, namun pria itu tak mengindahkannya. Ia sudah tak waras, hingga akhirnya dia menyetubuhi keponakannya dengan paksa.
****
__ADS_1