Tahanan Cinta CEO

Tahanan Cinta CEO
Bab 33. Divorce Agreement


__ADS_3

...πŸ€πŸ€πŸ€...


#Masih FLASHBACK dikit-----


Astagfirullah hal adzim!! aku tidak salah lihat kan?! Bu Zefanya telanjang! Aku baru sadar kalau Bu Zefanya seperti pelacur! untung saja pak Presdir tidak jadi menikah dengan nya saat itu. Batin Gerry kaget melihat wanita itu memakai baju tidur yang tipis, menunjukkan lekuk tubuh bagian dalamnya. Gerry memalingkan wajahnya sembari mengucap istighfar di dalam hatinya melihat tubuh Zee yang seksi.


Kedua mata Tisha memincing menatap ke arah tubuh Zee yang penuh dengan bekas merah. Persis seperti tanda yang pernah diberikan oleh Ray padanya.


Tisha, tenanglah! jangan mendahulukan emosi. Kamu kesini untuk mencari suamimu dan melihat bagaimana keadaannya. Tisha mengepalkan tangannya menahan amarah


"Oh kamu ya? maaf aku kira pembantuku yang datang, mau apa kamu kemari?Oh.. apa kamu mencari suami mu?" tanya Zee sambil tersenyum dengan mata genitnya.


"Apa kak Ray ada disini?" tanya Tisha tegas


"Ada, dia sedang tidur di ranjang ku tuh" jawab Zee yang tanpa tahu malu bicara pada istri sah Ray.


Zee tersenyum lalu membuka lebar-lebar pintu apartemen mewah nya itu, ia mempersilakan Gerry dan Tisha untuk masuk ke dalam apartemen nya. Mereka berdua langsung menuju ke salah satu kamar yang besar di dalam apartemen itu.


Gerry dan Tisha yang tadi sudah terkejut karena melihat penampilan Zee di depan pintu, kini mereka makin terkejut melihat Ray sedang tertidur lelap di ranjang itu dengan tubuh telanjang dada. Bekas ciuman yang sama, bertebaran di tubuh Ray yang mulus dan putih itu.


"Bu Tisha, ini seperti nya hanya salah paham saja.." Gerry berusaha menenangkan Tisha yang terpana melihat pemandangan suaminya tanpa sehelai benang.


Inginnya ia berfikir positif, tapi fakta mengarah ke arah yang negatif. Apakah ini hanya salah paham atau Zee memang merencanakan ini untuk menjebak Ray?


Semoga aku hanya salah paham dan dia lah yang menjebak mu.


Tisha menghampiri Zee dengan mata yang penuh amarah, ia melayangkan beberapa tuduhan pada gadis itu.


"Apa kamu bilang? aku yang sudah menjebaknya? kamu pikir aku serendah itu?!" Zee tidak terima dengan tuduhan yang dilontarkan oleh Tisha


"Memangnya apa lagi? kamu pikir kak Ray akan menyentuhmu? dia tidak akan pernah menyentuhmu!" seru Tisha yakin pada suaminya


"Haha, kamu sangat percaya diri! kalau begitu maafkan aku karena harus mematahkan kepercayaan dirimu itu" Zee mengambil ponselnya.

__ADS_1


Zee menunjukkan video di ponselnya pada Tisha dan Gerry. Dalam video itu jelas bahwa Ray sudah melakukan hubungan intim dengan Zee.


Rasanya seperti mimpi, Tisha tak percaya dengan apa yang ia lihat di depannya. Tapi fakta memang sudah ada di mata, Tisha tak berani bicara apa-apa lagi. Sakit hati, marah, jelas ia rasakan di dalam dirinya. Tubuh yang lelah dan belum istirahat semalaman, membuat kepalanya semakin pusing.


Tubuhnya sempat oleng karena lemas dan syok, Gerry menahan tubuh Tisha yang lemas itu.


"Bu Tisha, apa ibu baik-baik saja?" tanya Gerry cemas


Tisha menegakkan kembali badannya yang hampir saja oleng itu. Menenangkan kembali kepalanya yang sudah banyak pikiran. Di saat seperti itu Zee mengancam Tisha bahwa ia akan menyebarkan videonya yang sedang tidur bersama Ray. Jika Tisha tidak mau bercerai dengan Ray.


DEG!


Sudah kuduga, aku harusnya bercerai darimu sejak dulu kak Ray. Tidak, seharusnya aku tidak pernah menerima pertolongan mu dan tidak menikah denganmu. Tisha tampak syok dengan ancaman Zee, mungkin memang Tuhan ingin ia berpisah dari Ray. Dan jalannya seperti ini.


Gerry yang tak sengaja mendengarnya juga sangat terkejut, bagaimana bisa seorang wanita cantik dan sempurna seperti Zee mempertaruhkan harga dirinya untuk merusak rumah tangga orang lain?


"Baik, aku akan bercerai dengan kak Ray. Asalkan kamu jangan pernah menyebarkan video tadi. Kalau perlu, hapus videonya sekarang juga" ucap Tisha tegas pada Zee


"Bu Tisha, jangan lakukan itu!" seru Gerry kaget dengan keputusan yang diambil oleh Tisha untuk bercerai


Dibawah ancaman dari Zee dan Bu Daniah yang ingin menghancurkan nama baik Ray. Tisha pun memilih mundur dan mengakhiri pernikahan nya. Untuk apa ia bertahan kalau suaminya saja tidak mencintai nya dan sudah tidur dengan wanita lain. Mengkhianati kepercayaan nya.


Mungkin ini memang jalan terbaik untuk semua orang jika Ray bercerai darinya dan menikah dengan Zee. Cinta pertama Ray. Tak lupa Tisha meminta agar Gerry merahasiakan apa yang sudah terjadi antara dirinya dan Zee pada Ray.


#END FLASHBACK


Tisha masih membereskan barang-barang nya ke dalam lemari kecil yang ada di kamar kontrakan nya itu. Tisha juga melihat surat pengunduran diri nya untuk diserahkan pada perusahaan Argantara.


"Bagaimana sekarang? bagaimana aku mengatakan nya pada kakek kalau akan bercerai dengan kak Ray? ya Allah berilah aku petunjuk harus bagaimana aku mengatakannya?" gumam Tisha bingung, ia tau bahwa pak Faisal punya penyakit jantung. Tisha cemas jika ia mengatakan nya pada pak Faisal, ada kemungkinan pak Faisal akan syok.


🍁🍁🍁


Di rumah Ray..

__ADS_1


Ray terlihat bingung sendiri dengan apa yang ia alami semalam. Tapi ia ingat samar-samar kalau dirinya memang bercumbu dengan seorang wanita. Namun, ia yakin juga kalau wanita yang bercumbu dengan nya semalam adalah Tisha dan bukan Zee. Lalu kenapa wanita itu berubah menjadi Zee?


Ray pergi ke rumahnya, ia tidak melihat siapa-siapa disana."Latisha!! Latisha dimana kamu?!! Latisha Anindita! kita harus bicara!"teriak Ray memanggil manggil nama istrinya


Dia sudah mencari istrinya ke setiap sudut rumah dan berteriak seperti orang gila memanggil manggil nama Tisha. Ray merasa lemas melihat lemari baju Tisha sudah kosong melompong. Barang-barang nya yang ada di laci kamarnya juga sudah tidak ada.


"Apa dia benar-benar sudah pergi?" tanya Ray mulai panik


Ray berlari keluar kamar itu, ia melihat secarik kertas panjang dan kertas pendek di atas meja ruang tamu. Ray mengambil kertas itu lalu membacanya.


Divorce Agreement


Surat perceraian itu sudah ditandatangani oleh Tisha sebagai pihak pemohon. Melihat isi surat itu, Ray seperti sedang bermimpi. Ray meremas surat itu dengan kesal.


"Kamu mau bercerai dariku? jangan mimpi!" seru Ray sambil merobek-robek surat itu dengan mata yang memancarkan emosi


SREK


SREK


Dimana kamu Latisha?


Ray melihat surat cek yang bernilai 500 juta. Hati Ray tidak tenang mendapati surat dan cek itu ada di meja rumahnya. Ray ingin menjelaskan semuanya pada Tisha, namun gadis itu entah kemana.


Ray merogoh ponselnya dan melihat ada banyak pesan dan panggilan tak terjawab dari istrinya hampir semalaman. Ray terdiam lalu ia memencet ponsel nya dan menghubungi Tisha.


Dia menghubungi ku dan mengirimiku pesan sebanyak ini?


Tut... Tut....


Nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif, mohon tunggu sesaat lagi..


"Sial!!"

__ADS_1


...---***---...


__ADS_2