Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Perkelahian Samuel dan Ellio


__ADS_3

Pagi ini di mansion milik tante Oliv tampak Elen duduk termenung sendiri,ia memikirkan kejadian kemarin.Pengakuan Sely membuatnya patah hati,bagaimana tidak?,wanita cantik pemilik mata bening nan teduh itu memendam perasaanya pada Ellio selama ini.


Sekarang harapanya musnah,karna Ellio sebentar lagi akan menikah dengan Sely.Wanita yang sudah mengandung anak Ellio,meski Elen selama ini juga memiliki perasaan pada Ellio tapi di tepisnya jauh-jauh perasaan itu.Karna Elen merasa tau diri,jarak mereka berdua sangatlah jauh bagai langit dan bumi.


Tidak terasa kristal bening itupun tak mampu untuk ia bendung,dalam hati Elen sangat menyesali kenapa dia harus jatuh cinta pada pria tampan itu?padahal Elen sudah berjuang selama ini,agar tidak luluh dengan perhatian-perhatian yang diberikan oleh Ellio selama ini.


"Elen"


"Ehh iya tante?"


"kamu mikirin apa sih?"


"tidak kok tan,Elen hanya ingat Tasya"


Elen terpaksa berbohong pada tante Oliv,ia tidak mau kalau tante Oliv tau bahwa ia sedang memikirkan anaknya yang tampan itu.


"Elen,tante minta maaf atas sikap Ellio kemarin"


"tidak apa-apa tante!,lupakan saja soal kemarin"


Tante Oliv menarik nafas berat,wanita yang kulitnya sudah sedikit keriput namun tatap terlihat cantik itupun menceritakan semua tentang masalalu Ellio,cinta segitiga yang pernah dialaminya.


Tujuh tahun yang lalu Ellio sangat mencintai seorang wanita,wanita itu adalah Tania ibu kandung Arthur,kala itu Tania dan Ellio sudah bertunangan.Malam itu saat pesta ulang tahun perusahaan Samuel dia dijebak oleh teman sesama pengusahanya.


Malam itu Samuel meminum minuman yang sudah dicampur dengan obat perangsang,begitupun Tania mengalami hal yang sama.Karna orang yang ingin balas dendam pada Samuel dan Ellio itu ingin menghancurkan hubungan Samuel dan Ellio.


Dia merasa dendam,karna Samuel dan Ellio bekerja sama untuk membuatnya bangkrut,bukan tanpa alasan Samuel dan Ellio melakukanya mereka melakukanya karna orang tersebut melakukan kecurangan yang membuat banyak kerugian pada perusahaan.


Dahulu Samuel dan Ellio saling bahu membahu,siapa saja yang sudah menyinggung atau melukai salah satu diantara mereka berdua maka mereka berdua akan bekerjasama untuk menghancurkan orang tersebut.


Dan malam itu jebakan yang sudah disiapkan oleh musuh Samuel dan Ellio berhasil dilakukan.Malam sudah mulai larut kala Ellio mencari-cari keberadaan sang tunangan,sampai akhirnya mereka mendapati Samuel dan Ellio tidur di satu ranjang dalam keadaan berpelukan tanpa sehelai benang.


Ellio sangat terpukul saat menyaksikan sang pujaan hati berada dalam pelukan orang lain,apalagi orang itu adalah kakak sepupunya sendiri,yang sudah dia angap separuh jiwanya sendiri.


Samuel dan Tania tidak mengerti apa yang sudah terjadi,mereka berdua berusaha meyakinkan Ellio bahwa itu adalah jebakan.Awalnya Ellio mengerti dan tetap menerima Tania,karna Ellio sangat mencintai pujaan hatinya itu.Namun dua bulan kemudian Tania dinyatakan hamil dan mengharuskanya menikah dengan lelaki pemilik janin tersebut.


Sejak saat itulah Ellio sangat membenci Samuel dan mulai hidup dengan berganti-ganti pasangan,wajar saja kalau saat ini ia sangat takut kehilangan Elen wanita yang sangat dicintainya itu,meski cintanya bertepuk sebelah tangan.

__ADS_1


"sekarang tante tanya,apa kamu juga mencintai Ellio"


Elen diam tak bergeming,apakah ia harus menjawab "iya"atau "tidak"? Elen ragu untuk menjawab jika ia menjawab "ya" apakah semua akan berubah,?berubah untuk Sely tidak hamil?atau tante Oliv membatalkan pernikahan Ellio dan Sely? tapi tidak! dia tidak ingin menjadi egois dan mementingkan dirinya sendiri.


Ada nyawa yang membutuhkan kasih sayang seorang ayah,dan nyawa itu sekarang berada dalam tubuh Sely yang akan lahir untuk beberapa bulan kemudian.


"tante menganggap diam mu adalah jawaban iya"


Ellio yang sedari tadi mendengar percakapan tante Oliv dan sang pujaan hati tersenyum,sambil menyandarkan badan dan kepala ke dinding tembok sembari memejamkan mata bergumam dalam hati.


"setidaknya aku tau,bahwa kau juga mencintai ku Elen!"


Ellio beranjak dari tempat ia berdiri kala mendengar langkah kaki sang mama,ia pun menuju ruang kerjanya untuk memulai pekerjaanya.Karna hari ini ia enggan untuk ke kantor,mengingat keadaanya yang masih kacau.


Siang ini sudah menunjukan pukul 12:40 saatnya untuk makan siang,Ellio yang sedari tadi berkutat dengan leptopnya segera beranjak keluar untuk mencari makanan.Perutnya yang sudah keroncongan tidak bisa diajak kompromi lagi,karna sejak tadi malam hingga siang ini perutnya tidak di isi oleh apapun.


"Bibi,Elen dan mama ada dimana?,apa mereka sudah makan?"


"Tadi nyonya besar keluar,katanya ada perlu tuan!"


"Nona Elen pergi ke rumah oma Osi tuan"


Ellio langsung terbatuk kala mendengar maid itu mengatakan bahwa Elen saat ini ada dirumah oma.


"uhukk...uhukk..."


Ellio langsung menggebrak meja makan karna emosi mengetahui wanita pujaan hatinya itu berada dirumah musuh bebuyutanya.


"atas ijin siapa hah?"


Sang maid yang melihat tuanya marah gemetar ketakutan.Samuel beranjak ke ruanganya dan mengambil ponsel serta melakukan panggilan.


"Jack, tuan mu ada dimana?"


"tuan Sam ada diruanganya tuan!"


Mengetahui Samuel ada dikantornya,Ellio bergegas keluar yang masih dalam keadaan marah,terlihat pemilik netra coklat nan tampan itu menahan kemarahan dengan mengetatkan rahangnya yang tegas.

__ADS_1


Ellio melajukan mobilnya yang sedikit ugal-ugalan,dia tidak peduli yang sudah beberapa kali hampir kena tabrak.Sesampainya di gedung mewah yang menjulang tinggi itu,Ellio memarkirkan mobilnya asal.


Dia tidak peduli tatapan orang yang melihatnya lewat,tatapan kagum akan ketampananya dari pegawai-pegawai wanita yang bekerja di kantor itu,tatapan sinis dari para lelaki yang tidak menyukai kedatanganya yang tidak berpakaian rapi ala kantoran.


Ya, Samuel memang datang dengan memakai pakaian casual,ia memang tidak peduli dengan apa yang dia pakai.Karna tujuanya adalah memberikan siduda karatan itu pelajaran.


"buggh,,buggh,"


Tanpa memberi kesempatan pada Samuel,Ellio melayangkan bogem mentahnya berkali-kali kearah Samuel.


"buggh"


Ellio meninju hidung mancung sepupunya itu.


"bughh" Sambil menarik dasi yang Samuel kenakan Ellio melayangkan kembali tinjunya tanpa ampun.


"kau manusia yang paling munafik yang pernah ku kenal"


Samuel yang tidak terima akan perlakuan Ellio padanya,balas menghajar Samuel.Dia tidak terima sepupunya itu menghajarnya tanpa alasan yang tidak jelas.


"buggh" Samuel menghajar Ellio sama seperti tadi Ellio menghajarnya.Sekarang wajah mereka berdua sudah tidak jelas lagi,mata Samuel sudah membengkak dengan wajah yang penuh lebam,begitupun Ellio,wajah mereka sekarang sangat kacau.


"kau kira kau orang yang suci hah? dan apa salah ku?"


Samuel bertanya pada Ellio mengapa ia memukulinya.


"hahh masi pura-pura tidak tau?"tanya Ellio sarkas yang kembali melayangkan tinjunya.


"apa tujuan mu untuk menyuruh Elen kerumah mu hah?"


Sekarang Samuel tau,ternyata Ellio memukulinya karna cemburu mengetahui Elen ada di rumahnya saat ini.Meski Samuel menyukai kehadiran Elen yang sering berkunjung kerumahnya,tapi itu bukan keinginan Samuel.Karna omalah yang selalu menelefon Elen dan meminta wanita cantik itu datang kerumahnya atas dasar permintaan Arthur.


"apa salah kalau Elen berkunjung kerumah ku?"


"hehh,kau kira aku tidak tau akal busuk mu Sam?"


Kedua lelaki tampan itu tidak ada yang mau mengalah,Jack yang melihat tuanya sudah babak belur berusaha untuk melerai,namun naas,seakan seakan sudah direncanakan mereka berdua kompak memberi tinju pada Jack,dan asisten tampan itupun langsung terhuyung mendapatkan dobel tinju dari Ssmuel dan Ellio.

__ADS_1


__ADS_2