
"Apa-apaan kalian berdua hah? kalian berdua ini selalu saja seperti Tom and jery!"
Oma yang tiba-tiba muncul,sangat pusing oleh kedua cucunya itu.Oma datang setelah mendapat informasi dari Jack yang mengatakan bahwa Samuel dan Ellio tengah berkelahi.Dan oma yang sementara ada di toko kue yang tidak jauh dari perusahan langsung bergegas ingin melerai perkelahian Samuel dan Ellio.
Oma yang hendak membelikan kue di toko kesukaanya untuk Elen,tiba-tiba dikabari oleh Jack yang mengatakan bahwa kedua cucunya itu sedang berkelahi.Bukan tanpa alasan Jack menghubungi oma,karna dia tau wasit yang paling tepat untuk kedua lelaki yang sedang adu kekuatan itu adalah oma.
Ya,oma Osi adalah satu-satunya orang yang paling di takuti oleh kedua pria tampan itu.
"Dan kau Jack,kenapa jadi penonton saja?tanpa berusaha melerai?"
Jack yang sangat kesal dengan kelakuan kedua lelaki yang sudah tampak seperti empek-empek udang itu pun bergumam dalam hati.
"Bagaimana mau melerai,belum apa-apa saja kedua singa jantan ini sudah memberikan bogem mentah untuk ku oma!"
"Dan kamu berdua,ikut dengan ku!"
Oma menyimpan tas dan kue yang dibelinya tadi,dan dengan hati yang kesal oma menarik tangan Samuel dan Elio serta menyeret mereka keluar.Sesampainya diluar oma berteriak dengan lantang.
"Ladies and gantleman! hari ini adalah hari pertarungan yang sudah kita nanti-nantikan,pertarungan antara partai dukar dan partai buaya buntung akan kita saksikan segera,tingg..."
Samuel diam tak bergeming,dia tak percaya kalau oma akan melakukan ini,wajahnya sang sudah tidak karuan lagi sama seperti sibuta dari gua hantu,Samuel sudah tidak peduli lagi akan tanggapan bawahanya.
Lain Samuel,lain pula Ellio.Lelaki tampan yang wajahnya juga tak kalah babak belur itu meninjukan kedua tanganya,dan meloncat-loncat layaknya sedang bertinju di atas ring.
"Ayo!! lanjutkan lagi tinjunya,,dan oh iya Jack,sudah berapa ronde tadi?.ahh iya oma tau kalau kamu itu wasit yang tidak bisa diandalkan!"
Dan semua pagawai yang ada disana juga melongok keheranan,pasalnya sang bos yang mereka kenal sangat dingin dan jarang bicara itu hari ini kelihatan sangat kacau,wajah tampanya sudah seperti beng-beng yang sudah kadaluarsa.
"Ayo lanjutkan lagi!,supaya semua orang tau siapa
yang paling hebat diantara kalian berdua?"
Oma sudah tidak tau lagi harus bagaimana untuk membuat kedua cucunya itu untuk berdamai kembali sama seperti dulu.
__ADS_1
"Baiklah kalau kalian bedua tidak mau untuk melanjutkanya terpaksa oma akan menghukum kalian berdua"
"whattt"
Teriak Samuel dan Ellio bersamaan,bagaimana mereka tidak mau? karna Sam dan Ellio tau bagaimana oma memberi hukuman? oma akan memberi hukuman dengan cara yang konyol.
"tidak...tidak...tidak"dia yang harus dihukum oma!" jawab Ellio pada oma.
"alasanya?"jawab oma singkat.
"ya,karna?"
Ellio bingung harus memberi jawaban apa?karna tidak mungkin kalau dia menjawab karna dia marah begitu tau kalau Elen berkunjung kerumah oma!.Bisa-bisa tamat riwayatnya nanti kalau oma tau.
ial"baiklah oma akan menghukum kalian sekarang!"
"Jack,"
"iya oma!"
"baik oma!"
Jack yang merasa bingung untuk apa oma menyuruhnya mengambil kertas karton serta spidol dan tali,namun ia tetap melaksanakan perintah oma.
Setelah barang yang diminta oleh oma sudah tersedia,oma mengambilnya dan mulailah oma membuat sesuatu yang terbersit dipikiranya,mereka tidak tau apa yang sudah oma rencanakan,Samuel dan Ellio sesekali saling beradu telepati.Meski demikian Samuel dan Elio tetap diam tak bergeming.
Samuel harap-harap cemas,dalam hati dia berkata moga-moga oma tidak aneh-aneh,karna mau taruh dimana mukanya nanti,jika oma membuat hukuman yang konyol,pasalnya ini dihadapan para karyawanya,jika dugaanya benar,maka jatuhlah harga dirinya,tapi mau apalagi? sudah kepalang tanggung.
"nahh Samuel,Ellio dan kau Jack silahkan kesini!"
"saya?" tanya Jack sambil menunjuk dirinya,pasalnya dia tidak melakukan kesalahan apapun?.
"iya kamu Jack! kamu juga harus dihukum,karna kamu tidak bisa jadi wasit yang baik!" ucap oma dengan lantang,dan lihatlah semua yang ada diruangan itu sedari tadi berusaha menahan tawa,karna lucu melihat ekspresi wajah ketiga lelaki tampan itu.
__ADS_1
Oma mengalungkan kertas karton yang sudah di ikat dan ditulis itu ke leher ketiga pria tampan itu,layaknya siswa baru yang sedang Mos,wajah Samuel,Ellio dan Jack sama seperti udang rebus,pasalnya yang tertulis disana adalah:
"SAYA PRIA LABIL,AKIBAT TERLALU LAMA MENJOMBLO"
Semua orang yang berada diruangan itu sontak tertawa,mereka sudah tidak tahan lagi dengan aksi oma yang sangat konyol.Samue yang sudah tidak tahan lagi langsung menyenggol tangan Ellio.Ini semua karna ulah lelaki yang kekanak-kanakan itu.
"ini semua karna kau pria labil!"sarkas Samuel pada Ellio.
"salah mu karna terlalu tebar pesona! duda karatan"
Jack yang berada di tengah-tengah Samuel dan Ellio merasa jengah dengan kedua orang yang bersepupu itu,yang sayangnya adalah atasanya sendiri dan sepupu dari atasanya.
Dalam hati Jack berkata"karena ulah kalian berdua,aku sampai kena imbasnya! dadar para lelaki labil"
Setelah memberi kedua cucu dan asisten cucunya itu hukuman,oma teringat akan Elen.Oma teringat akan tujuanya tadi yang ingin membeli kue di toko kesukaanya itu.
Oma pun bergegas hendak pulang kembali kerumah,oma merasa bersalah pada Elen yang sudah membuatnya menunggu lama,karna kedua cucunya yang sering membuat kepala oma pusing tujuh keliling.
"hari ini oma kasih kalian hukuman yang ringan,tapi lain kali oma akan kasih kalian hukuman yang lebih berat lagi dari hukuman hari ini,kalian mengerti?"
"mengerti oma!"
Jawab Samuel,Ellio dan Jack bersamaan.Seakan kompak mereka bertiga berkata dalam hati.
"ini bukan hukuman oma! tapi pencemaran nama baik!"
"ya sudah oma pulang dulu!"
"Biar Sam antar oma,kebetulan Sam juga mau pulang!"
"Jack,kau ikut dengan ku!" kata Samuel pada Jack yang sedari tadi diam mematung,bogem mentah yang dilayangkan Samuel dan Ellio membuat wajah asisten Samuel yang tampan itu bagai ondel-ondel.
"oma,aku juga ikut!"
__ADS_1
ucap Ellio pada oma,karna dia tau saat ini Elen masih berada di mansion Samuel,dia tidak rela kalau siduda karatan Samuel berdekatan dengan Elen wanita cantik pujaan hatinya itu.
"tidak bisa!"ucap Samuel yang tidak ingin sepupunya yang kekanak-kanakan itu ikut pulang ke mansion miliknya,Samuel takut kalau Ellio kembali membuat ulah dimansionnya.