Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Piknic 1


__ADS_3

Di kontrakan Elen


Pagi ini Elen dan kakaknya Milka keluar untuk berolah raga,dikarenakan hari ini adalah hari minggu. Elen mengajak kakaknya untuk lari pagi.Elen dan kak Milka istirahat sejenak.Di saat mereka berdua sedang melepas lelah,tiba-tiba Ares dan asistenya Bayu muncul dihadapan mereka.


"Selamat pagi nona Elen" sapa Bayu."Selamat pagi juga pak" balas Elen sembari menunduk hormat.Elen tidak menyangka kalau akan bertemu dengan atasanya itu.


Ares masih tetap terpana melihat Elen berpakaian ala rumahan,meski Elen berpakaian sederhana ala kadarnya,namun ia tetap terlihat mempesona.Di tambah lagi saat ia berkeringat,Elen terlihat semakin ****.


Ares yang masih terpesona dengan wanita yang ada di hadapanya itu segera mengalihkan pandanganya ke tempat lain.Di karenakan jantungnya berdegup dengan kencang.Ares merutuki dirinya sendiri "sial,kenapa setiap kali aku melihatnya,jantung ku harus berdebar seperti ini?" gumam Ares dalam hati.


Ares yang tidak tahan dengan jantungnya segera memberi kode pada Bayu agar segera melanjutkan olahraga mereka."baiklah nona Elen,bagaimana jika kita olah raga bersama?"Elen yang merasa tidak baik kalau menolak permintaan atasanya itu segera mengangguk tanda setuju.


Ares tersenyum kala melihat Elen menyetujui permintaam asistenya itu.Elen sudah kelelahan,dia sudah tidak sanggup lagi untuk berlari.Ares menoleh ke belakang,ia tersenyum melihat Elen yang sudah ngos-ngosan.Ares sangat gemas melihat tingkah wanita cantik itu.Ingin rasanya Ares mengangkat tubuh mungil itu,agar ia tidak kelelahan.


"Pak Bayu,saya sudah tidak kuat lagi pak!"ucap Elen sambil ngos-ngosan."baiklah nona Elen,sebaiknya kita istirahat dulu"kata Bayu.Milka menyodorkan botol yang berisi air mineral untuk adiknya Elen.


"Makasih kak"jawab Elen sambil meneguk air mineral tersebut.Setelah Elen meneguknya,Elen meletakkan botol itu di di sampingnya.Entah dorongan dari mana,Ares meraih botol itu dan meneguknya.Ares meneguk air dari sisa Elen yang tidak habis tadi.


Mata Elen terbelalak tak percaya kala melihat atasanya itu meminum air dari bekas botol air minumnya.Elen menatap Ceo tampanya itu,dalam hati ia bertanya"Apa pak Ares tidak jijik meminum air sisa dari ku?" ucap Elen dalam hati.


Menyadari tatapan dari Elen,dan seolah mengerti akan pikiran wanita itu,Ares pun bersuara."what?,apakah kau memiliki penyakit menular,sehingga aku tidak boleh meminum sisa air dari mu nona Elen?"tanya Ares pada Elen yang membuat wanita itu mati kutu dengan pertanyaan tegas dari Ares.

__ADS_1


"ahh,ehh,bukan begitu pak,maafkan saya!"ucap Elen dengan sedikit senyum kecut darinya.Melihat wanita mungil itu memanyunkan bibirnya,Ares sudah tidak tahan lagi melihat tingkah Elen yang sangat membuatnya gemes itu.


"ahh,wanita ini sudah menguji batas kesabaran ku!"ucap lelaki bersurai coklat itu di dalam hati."Pak Bayu,saya dan kakak saya harus kembali karna ada urusan lain lagi yang harus kami selesaikan" kata Elen.


"ahh ya,nona Elen,kami sangat senang bertemu dengan anda dan kakak anda pagi ini,kita bertemu lagi besok di kantor"jawab Bayu pada Elen.Sejujurnya Ares sangat kecewa karna ia harus berpisah dengan Elen,padahal ia masih ingin berlama-lama dengan janda muda cantik itu.


Elen dan kak Milka segera bergegas pulang,mengingat hari ini mereka akan pergi piknic dengan Oma,Samuel dan Arthur.Karna kemarin hari sabtu mereka gagal tidak jadi pergi,karna Samuel masih sangat sibuk.


*****


Di mansion samuel


"sebaiknya kita berangkat sekarang,kasihan Elen dan Milka sudah menunggu lama"kata Oma.Samuel melangkah ke arah Arthur dan berbisik pada bocah tampan itu."Jangan lupa yang dady katakan" ucap Samuel dan di angguki oleh Arthur.


Oma berteriak memanggil para maid,karna oma sudah memilih beberapa di antara mereka untuk ikut.Tak lupa Jack pun ikut serta untuk picnic hari ini.Rombongan itu memakai tiga mobil,Oma sengaja menyuruh Samuel untuk sendiri saja di mobil miliknya,sampai tiba di tempat Elen,dan meminta janda cantik itu untuk naik di mobil yang Samuel tumpangi.


Oma sengaja agar memberi mereka kesempatan untuk lebih dekat lagi.Karna Oma sangat yakin kalau Elen lah tempat pelabuhan terakhir cinta Samuel.Samuel juga berharap agar Elen mau berdua saja denganya dalam mobil yang sama.


Setibanya di gang tempat Elen tinggal,Samuel membunyikan klakson agar kedua kakak beradik itu segera menuju ke tempat mereka menunggu.Beberapa saat kemudian Kedua kakak beradik itu pun muncul.


Melihat Elen dan Milka muncul,Oma segera membuka kaca mobil untuk memberitahu Milka agar segera masuk di mobil yang Oma tumpangi.

__ADS_1


"Milka,mari masuk kesini dengan Oma,dan kamu Elen,kamu dengan Sam."mendengar perkataan Oma,mendadak jantung Elen berdegub dengan kencang.Melihat penampilan Samuel yang terlihat tampan sekali,membuat Elen jadi pangling.


"ayo Elen,kok kamu malah diam saja!"kata Oma."ahh,iya Oma"kata Elen yang langsung tersadar dari lamunanya.Samuel pun turun hendak membukakan pintu untuk Elen.


"ahh,romantis sekali kau Sam!"ucap Oma cengar-cengir.Milka yang melihat tingkah Oma merasa lucu dengan tingkah wanita tua namun gesit itu.Sekarang Milka tau bahwa Oma berusaha untuk menjodohkan adiknya itu dengan Samuel cucu semata wayangnya Oma Osi.


Milka pun merasa senang,jika seandainya adiknya Elen berjodoh dengan Samuel,karna sejauh yang Milka lihat,pria tampan pemilik netra biru safir itu adalah pria yang sangat baik.


"Menurut mu,bagaimana Nak Milka?"


"bagaimana apanya Oma?"tanya Milka pura-pura tidak tahu."aiss,kau Milka,kau ini sama seperti Sam,kenapa anak muda jaman sekarang suka dengan kura-kura dalam perahu?"ucap Oma yang membuat Milka mengkerutkan alisnya pertanda tidak mengerti.


"maksud Oma?"


"aiss,kau ini,kura-kura dalam perahu,pura-pura tidak tahu."kata Oma."oww"ucap Milka singkat,yang sudah paham maksud Oma."aku sih terserah sama Elen saja Oma,aku ingin yang terbaik baginya"ucap Milka pada Oma.Selam di dalam perjalanan Milka bercerita banyak tentang kehidupan adik kandungnya itu.Mulai dari pernikahanya dengan Marcel,sampai pada Tasya anak Elen yang sudah tiada.


Jsck,yang sedari tadi mendengar dan memperhatikan pembicaraan Oma dan Milka,sesekali melirik Milka melalui kaca spion.Baru hari ini asisten Samuel itu bertemu dengan Milka.Selama ini Jack hanya mendengar cerita dari Oma atau Samuel tentang wanita itu.


Jsck memperhatikan gaya bicara Milka hampir sama dengan gaya bicara Elen.Jack membuat perbandingan antara kakak dan adik itu.Elen memiliki tubuh yang mungil,sedangkan Milka memiliki tubuh tinggi dan ramping,namun kedua kakak beradik itu sama-sama memiliki paras yang cantik.


Jack berpikir,mungkin Elen mewarisi gen dari ibunya,dan Milka mewarisi gen dari ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2