Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Di mana jodoh ku?


__ADS_3

Malam setelah acara resepsi pernikahan selesai,terlihat Billy menghampiri Renata yang sedang melepaskan sepatu yang sedari tadi sudah membuatnya merasa tidak nyaman.


"Renata...satu hal yang harus perlu kau ketahui,jangan pernah mengganggu ku di saat aku sedang bersama wanita lain.aku sudah sangat menghormati mu selama ini,karena aku merasa berhutang nyawa pada mu,jadi ku mohon jangan membuat aku melakukan hal yang bisa merugikan mu,kau paham!!" ucap Billy menegaskan.


"Billy aku melakukan ini demi pernikahan kita." jawab Renata.


"Apa yang kau harapkan dari pernikahan ini?... kau tahu kan kalau aku tidak pernah mencintai mu,jadi kau harus mengerti hal itu."


"Aku tahu itu Bil,tapi setidaknya cobalah menghargai ku di depan orang lain,jika memang kau tidak menginginkan pernikahan ini,kenapa kau mau menikahi ku?"


"Bukan kah kau tahu apa alasan ku mau menikahi mu,itu semua karena aku ingin membalas jasa mu karena sudah menyelamatkan ku malam itu."


"Tapi ini tidak adil untuk ku Bil!"


"Apa menurut mu ini adil bagi ku?... terpaksa harus menikah dengan wanita yang tidak pernah aku cintai hanya demi membalas jasa?"


"Untuk apa kau menikahi ku kalau hanya untuk membalas jasa?... aku tidak menginginkan balasan apapun dari mu Bil...itu ku lakukan karena rasa kemanusiaan."


Billy tak mampu menjawab perkataan Renata,dalam hati Billy merasa kasihan pada wanita yang pernah menyelamatkan nyawanya itu,benar kata Renata,untuk apa ia menikahi Renata kalau hanya untuk membalas jasa,bukankah banyak cara untuk membalas kebaikan orang lain.


"Sudahlah Renata,pernikahan ini sudah terjadi,aku akan menghormati mu sebagai istri ku,tapi jangan pernah berharap banyak dari hubungan ini." ucap Billy sembari meninggalkan kamar tidur milik Billy.


"Kau mau kemana?" tanya Renata.


"Aku akan tidur di kamar tamu."


"Apa kata Mommy jika melihat mu tidur terpisah dari ku?" tanya Renata.


"Maka berusahalah agar mommy tidak mengetahuinya,kau mengerti?"


Renata diam terpaku di tempatnya,dalam hati ia bertanya,apa ia bisa bertahan dengan rumah tangganya yang hanya sebagai formalitas saja bagi Billy?, tidak,dia harus mempertahan kan pernikahannya,Renata sangat mencintai Billy,meski Billy tidak pernah mencintai nya.


Renata bertekad akan membuat Billy bertekuk lutut di hadapannya,ia akan menyingkirkan semua wanita yang berpotensi bisa menghancurkan rumah tangganya, siapapun itu.


"Aku akan membuat mu mencintai ku Billy,aku istri mu,aku akan menyingkirkan semua wanita-wanita gatal yang ingin mendekati mu,aku bersumpah demi apapun akan membuat mu jatuh cinta pada ku." gumam Renata dalam hati.


Sementara di dalam mansion keluarga Clark,dengan lembut Ares memijit lembut kali mungil milik istrinya,karena sedari tadi Elen mengeluh kalau kaki nya terasa sangat pegal.


"Apa pijitan ku enak?"


"Sangat enak sekali,aku baru tahu kalau ternyata suami tampan ku sangat pintar memijit."


"Mmm....kau sangat pintar memuji" ucap Ares sembari tersenyum melihat istrinya yang terpejam menikmati pijatannya.


"Ares!"


"Mmm?"


"Aku sangat kasihan melihat Renata."

__ADS_1


"Memangnya Renata kenapa?"


"Tidak tahu,aku hanya kasihan saja,entah apa yang terjadi antara Renata dan Billy."


"Entahlah honey...setahu ku Billy tidak pernah benar-benar mencintai satu wanita,dia tidak pernah serius untuk menjalin satu hubungan,tapi entah kenapa kali ini Billy benar-benar serius sampai sejauh ini."


"Apa selama ini kau mengenal Renata?"


"Aku tidak terlalu banyak tahu tentang Renata,aku hanya tahu kalau Renata Lah yang menyelamatkan Billy saat ia mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya."


"Apa mungkin Billy menikahi Renata karena hanya balas jasa?"


"Maybe...karena setahu ku, Billy tidak pernah serius dengan satu wanita."


"Kasihan sekali Renata."


"Sudahlah honey...kita tidak usah membahas mereka,lebih baik sekarang kau istirahat saja."


"Kau tidak marah kan jika Renata datang mengunjungi ku kesini?"


"Untuk apa aku marah?...apa pun yang akan menjadi keinginan mu aku akan menyetujuinya."


"Terimakasih...kau memang suami yang sangat baik!"


"Hem...apa ada maksud di balik pujian mu? ucap Ares sembari mengedipkan matanya.


"Tidak...tidurlah,kau juga harus istirahat."


"Kapan kau akan menikah Rich?" tanya Mom Melani pada anak sulungnya itu.


"Mom...please...apa tidak ada hal lain yang lebih penting dari ini untuk di bahas?"keluh Richard.


"Kau lebih penting dari apapun Rich!... kau anak sulung keluarga Clark,masa depan keluarga Clark ada di pundak mu!"


"Aku tahu Mom,tapi sabarlah dulu,karena kisah cinta ku akan di ceritakan dengan lengkap oleh author Yoel di novelnya yang berjudul,"Mafia kejam berhati Malaikat". tapi nanti setelah novel Istri kesayangan Oma tamat dulu😀."


"Sampai kapan Mommy mau sabar!... adik mu saja sebentar lagi akan segera punya anak.sedangkan kau!... kekasih pun tidak punya."ucap wanita paruh baya namun masih terlihat cantik itu.


"Sabarlah Mom,aku janji,aku akan membawa menantu untuk Mommy dalam tahun ini." janji Richard pada Mommy nya.


"Mommy sudah tidak bisa hitung sudah berapa kali kau berjanji Rich!... mungkin ini janji mu yang ke seratus kali." omel Mommy Melani pada putra sulungnya itu.


"Menantu seperti apa yang Mom inginkan?" tanya Richard sembari tersenyum pada Mommy nya.


"Mom tidak mau yang muluk-muluk,yang penting dia serius dan tulus pada mu."


"Baik Mom...putra sulung mu ini akan membawakan menantu yang sesuai dengan keinginan Mommy." jawab Richard dengan lembut.


"Janji?" tanya Mommy Melani.

__ADS_1


"Yes Mom,Rich janji."


"Baiklah,hari ini Mommy akan terbang ke Indonesia,karena adik ipar mu akan lahiran dalam Minggu ini, Mommy sudah tidak sabar untuk menimang cucu." ucap Mommy Melani dengan wajah berbinar.


"Oya?... kabari aku jika ponakan ku sudah lahir,aku juga sudah tidak sabar melihatnya."


"Ya sudah,jaga kesehatan mu nak."


"Baik Mom, Mommy juga ga hati-hati di jalan." ucap Richard lalu mengakhiri Vidio call nya.


"huh!..bagaimana mau nikah,kekasih saja tidak punya,ya Tuhan,di mana jodoh ku?... pertemukan lah aku dengannya,karena aku pun sudah bosan sendiri." doa Richard dalam hati.


Richard mengusap wajahnya dengan kasar,wajah tampannya yang rupawan ternyata tidak bisa menjadi jaminan untuk mendapatkan wanita yang benar-benar mencintainya tulus apa adanya.


"Tok...tok...tok"


"Siapa?" tanya Richard dari dalam ruangannya.


"Ini aku Rich!"


"Huh...dia lagi...dia lagi." gumam Richard merasa jengah dengan sahabat karibnya,siapa lagi kalau bukan Greg.


"Masuklah Greg...tidak di kunci!"


"Hei...kenapa wajah mu masam sekali hah?"


"Biasa, Mommy kembali mendesak ku untuk menikah." jawab Richard malas-malasan.


"Mommy mu benar Rich,usia mu sudah tidak muda lagi, sebenarnya usia mu sekarang sudah pantas memiliki cucu." ucap Greg tak mau tahu.


"Greg...jika kau kesini hanya untuk menceramahi ku, sebaiknya kau pulang!" ucap Richard kesal.


"Apa kau tidak bosan dengan gosip miring yang mengatakan kalau kau seorang pria penyuka sesama jenis?"


"Ais...persetan dengan mereka Greg,aku tidak peduli!"


"huh...!!"


Greg sudah tidak tahu lagi harus bagaimana membujuk sahabat karibnya yang satu itu,setiap kali dinasehati tidak pernah mau mengindahkan nasehat siapapun.


"Terserah kau sajalah!" ucap Greg tampak pasrah.


"Untuk apa kau kesini?" tanya Richard sedikit ketus.


"Aku kesini ingin mengajak mu untuk ikut dengan ku."


"Kemana?... party?"


"Yes, brother!"

__ADS_1


"Baiklah,aku ikut dengan mu."


"Good!"


__ADS_2