Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Surat Elen untuk Mitha


__ADS_3

"Buat Kakak Mitha yang paing baik...Aku minta minta maaf karna pergi tanpa memberitahu kak Mitha.Terimakasih karna sudah selalu ada untuk ku.Maaf jika aku kerap menyusah kan mu kak Mitha,bagi ku ,kak Mitha itu sama seperti kakak kandung ku Milka.Aku tahu pasti dia akan sangat marah dan sedih jika mengetahui kepergian ku,aku sangat bersyukur di kelilingi oleh orang-orang yang sangat baik seperti kak Mitha dan juga yang lainya....Kak Mitha!...aku mohon tolong lanjutkan hidup mu,kak Mitha cantik,pintar dan juga hebat,jujur aku sangat mengidolakan mu selama ini kak Mitha.Sampaikan juga salam ku untuk Aladin ku yaitu Ares,aku tahu kalau selama ini pria tampan itu masih mencintai ku,,tapi jujur aku merasa tidak pantas untuknya,seharusnya ia mencari wanita yang lebih baik dari ku.Sampaikan pada Ares agar melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang ku.dan katakan pula agar Ares semangat untuk menggapai masa depanya bersama wanita yang lebih baik lagi dari ku.Ares akan selalu ada di dalam hati ku sampai kapan pun...Kak Mitha!...jangan tanya aku kemana?...dan satu hal lagi kak Mitha,jangan pernah kuatir kan aku,karna aku akan baik-baik saja.Salam dari ku yang selalu menyusahkan mu...Elenora Estefania Edo."


Mitha tak kuasa menahan air matanya kala selesai membaca surat yang di tulis oleh tangan Elen sendiri.Mitha merasa sangat sedih karna harus berpisah dengan wanita yang sudah beberapa bulan ini selalu bersamanya.


"Pergilah Elen..gapai masa depan mu,aku berdoa semoga Tuhan meluruskan semua jalan hidup mu."doa Mitha dalam hati.


****


Hari berganti hari,bulan pun berganti bulan.Semua hal yang akan terjadi di dalam hidup kita tidak akan ada yang tahu,tak ada yang bisa menebak rencana Tuhan tentang bagaimana hidup kita nantinya.


Di suatu tempat terlihat seorang wanita cantik sedang berlari mengejar seorang anak kecil dengan wajah yang terlihat sangat bahagia.Langkah kecil beberapa bocah yang sedang asik-asiknya menikmati deburan ombak yang terasa lembut di kaki mungil anak-anak tersebut.


"Anak-anak,sudah dulu ya belajarnya,kita kembali bersama teman-teman dan ibu guru yang lain."


"Baik ibu guru!"ucap beberapa anak itu dengan serentak, lalu dengan semangat menuju rombongan yang lainya.


Hari ini TK Marsudirin mengadakan pembelajaran di alam terbuka dengan tema Alam semesta.Sudah satu tahun berlalu sejak Elen meninggalkan kota Jakarta dan memilih datang ke tempat terpencil yang jauh dari keramaian kota,meski demikian,Desa tempat Elen berada saat ini sangat tenang dan damai.Sebelum Elen datang ke tempat ini,Elen sudah sangat tertarik pada desa yang ia kenal dari situs Internet tersebut.Dengan bermodalkan uang yang tak seberapa Elen nekat untuk datang dan tinggal menetap di desa yang mayoritas warganya sangat baik dan juga ramah.


Saat ini Elen sudah pulang dari sekolah,ia mengajar di salah satu sekolah TK ternama yang ada di kecamatan tempat Elen tinggal saat ini.Honornya memang tak seberapa,namun Elen sangat menikmati dan mencintai pekerjaanya sebagai Guru Taman Kanak-kanak.


Semua orang yang ada di desa itu sangat menghormati Elen,Karna selain cantik dan berpendidikan,Elen juga suka membantu masyarakat setempat.Meski ada sebagian orang yang tidak menyukai kehadiranya,karna merasa cemburu dengan kecantikan alaminya.


"Sudah pulang Nak Elen?"


"Iya,sudah buk!"jawab Elen.


"Nak Elen suka tidak makan ubi rebus?"tanya seorang wanita paruh baya tersebut.


"Aku suka sekali buk!"

__ADS_1


"Nak Elen singgah dulu ya makan ubi rebus."


"Baik,makasih ya buk."


"Sama-sama nak Elen...emmm...Nak Elen!...ibu bisa menanyakan sesuatu tidak?"tanya ibu Renti pada Elen setelah selesai makan ubi rebus serta meminum segelas teh.


"Bisa buk,tanyakan saja apa yang ingin ibu tanya."jawab Elen.


"Maaf jika ibu lancang,sebenarnya nak Elen sudah pernah menikah belum nak?"tanya ibu Ranti sedikit ragu,ragu kalau nantinya akan menyinggung perasaan Elen.Karna ibu Ranti ingin menjodoh kan putra sulungnya yang saat ini sudah bekerja sebagai pegawai pemerintah di kantor Bupati di kabupaten tempat Elen tinggal saat ini.


Elen tertunduk menatap lantai keramik yang bersih dan mengkilap di ruang tamu milik ibu Renti.Elen ragu untuk menjawab atau tidak,pertanyaan yang selalu tidak ingin ia dengar,namun akhirnya pertanyaan itu terlontar juga dari bibir ibu Ranti.


"Iya buk,saya sudah pernah menikah,bahkan sudah menjanda dua kali."ucap Elen sembari mengalihkan pandanganya ke arah lantai keramik.Pertanyaan ibu Ranti kembali mengingatkan Elen pada masalalu yang ingin ia lupakan.Elen menceritakan semua perjalanan hidup rumah tangganya mulai dari suami pertama dan suaminya yang ke dua.


"Maaf kan ibu nak Elen!...ibu tidak berniat untuk membuat mu bersedih."kata ibu Ranti merasa bersalah,namun ibu Ranti merasa puas dan juga lega,meski Elen sudah dua kali menjanda,namun Ibu Ranti tetap pada pendirianya untuk menjodoh kan Elen dengan putra sulungnya yang bernama Tian.


"Tidak apa-apa buk!...omong-omong terimakasih untuk ubi dan Tehnya buk,saya pamit dulu,soalnya hari ini ada rapat Musdus di balai desa."kata Elen dengan sopan.


"baik buk!...kalau bgitu saya permisi dulu."pamit Elen pada ibu Ranti.


*****


Jakarta


*Mana uang yang Mami minta?"tanya Mami Liza pada Tania.


"Sabar Mi,aku masih tidak enak untuk memintanya pada Samuel,soalnya baru minggu kemarin aku masih meminta uang padanya.Sepertinya Samuel sudah mulai curiga sekarang!"kata Tania.


"Mami tidak peduli Tania!...pokoknya hari ini kau harus menyerah kan uang itu pada Mami,karna kalau tidak,Mami akan memberitahukan pada Samuel bahwa kaulah yang sudah membunuh janin mu sendiri."kata Mami Liza.

__ADS_1


"sssttttt!!...jangan. keras-keras Mami,nanti ada yang mendengar."kata Tania.


"Aku memberi mu waktu sampai siang ini,kalau kau tidak memberikanya juga,maka aku membongkar semua rahasia mu pada Samuel."ancam Mami Liza.


"Mami kok tega sih?...bukanya semua ini adalah rencananya Mami?"tanya Tania terlihat sudah mulai emosi.


"Tapi kau juga mau kan?...dan kalau bukan karena rencana ku,Samuel tidak akan mungkin bercerai dengan wanita kampung itu,yang ada mungkin kau yang akan di ceraikan oleh Samuel!"


"Aku sudah muak dengan Mami!...mami selalu memanfaat kan ku demi ambisi gila Mami...sebaiknya Mami dan Angela keluar dari Mansion ini!"


"Sudah mulai berani kau sekarang Tania!...baiklah!...aku akan ke kantor Samuel dan akan memberitahukan semuanya pada Samuel."


"Silahkan saja!...tapi langkahi dulu mayat ku!"


"Kau mengancam ku???"tanya Mami Liza.


"Ya!.kali ini aku tidak akan main-main Mami!...jika kau dan Angela tidak ingin menderita,aku minta agar Mami dan Angela tunduk pada ku!"


"Kau sudah gila?...yang benar saja aku harus tunduk pada mu!"kata Mami Liza tidak terima.


"Apa yang mami dapat jika memberitahukan semuanya pada Samuel?....yang ada dia akan menendang kita bertiga dari Mansion ini,dan apabila hal itu terjadi maka bersiaplah untuk menjadi gelandangan."kata Tania.


Mami Liza terlihat memikirkan kata-kata Tania,benar juga apa yang di katakan Tania,apa yang akan ia dapat jika membongkar semua kejahatan mereka pada Samuel?,yang ada akan membuat laki-laki itu akan murka dan menendang mereka dari Mansion miliknya,atau melaporkan mereka pada pihak yang berwajib karna telah berencana melakukan tindak kejahatan.


"Baiklah,aku minta kau akan memberikan uang itu secepatnya."


"Baik Mi,aku akan mengusahakanya agar Sam memberikan uang itu hari ini."ucap Tania.


Tanpa mereka sadari semua pembicaraan mereka telah terekam pada cctv tersembunyi yang telah Jack pasang di beberapa titik di setiap ruangan yang ada di Mansion milik tuanya itu.Sampai saat ini Jack masih ingin mencari bukti untuk kesalahan yang tidak pernah di lakukan oleh mantan istri Samuel yang sudah satu tahun lebih tak pernah terlihat.

__ADS_1


Hai semuanya...maaf ya baru bisa Up,soalnya author masih sibuk sekali,hampir-hampi gak ada waktu,pengen Up dengan malam tapi author sudah capek dan ngantuk,kalau dah ngantuk ngehalunya gak jelas,pagi ini author sempatkan untuk Up sebelum author mengikuti pelantikan HIMPAUDI di kabupaten,setelah itu author akan berusaha untuk Up,terimakasih untuk semua yang sudah setia membaca,dan terimakasih untuk like dan komenya,semoga di berkati selalu dan semoga rezeki semua pembaca selalu di lancarkan oleh Tuhan.....salam sehat untuk semua🙏🙏🙏🙏


__ADS_2