
Sesampainya di kantor,Ellio melangkahkan kaki panjangnya menuju ruanganya.Semenit kemudian asistenya Eric pun masuk kedalam ruangan Ceo yang super luas itu.
"Eric,bagaimana perkembangan proyek pembangunan hotel yang ada di sumba,apa pembangunanya lancar?"tanya Ellio pada Eric asistenya itu."semua baik-baik saja bos,saya sudah meminta Luna untuk mengantar laporanya kesini"kata Eric."bagus,kerja yang baik Eric."
Di ruangan Luna
Luna mondar-mandir di depan meja kerjanya,sekretaris cantik itu merasa dilema,antara harus memberitahukan kebusukan Sely atau tidak.Tadi asisten Ellio memintanya untuk mengantarkan laporan tentang proyek pembangunan hotel di sumba,di Indonesia bagian timur timur.
Akhirnya dengan beberapa pertimbangan,Luna memutuskan untuk memberitahukan kebusukan Sely pada Ellio.
"tok..tok...tok"Luna mengetuk pintu ruangan Ceo tampanya itu.Luna pun masuk setelah di persilahkan oleh pemilik ruangan itu.Meski gugup Luna harus melaporkan perkembangan proyek tersebut.Di tengah Luna sedang memberi laporan pada Ellio,Sely masuk kedalam ruangan itu tanpa mengetuk lebih dahulu.
"Sayang,ibu mu meminta ku untuk menemani mu bekerja."
Ellio sangat muak melihat wanita yang baru saja masuk dalam ruanganya itu."aku tidak butuh untuk kau temani"sarkas Ellio."sayang,kita akan menikah empat hari lagi,kata tante tak baik membiarkan calon suami bekerja sendiri"kata Sely.
"cuih,kalau bukan karna ibu ku,aku tidak akan sudi menikah menikahi mu"
"kau belajar menerima ku Ellio,karna aku sedang mengandung anak mu"
Luna sangat geram,saat Sely mengatakan bahwa ia sudah mengandung anak Ellio.Emosi Luna sudah sampai di ubun-ubun,perbuatan Sely tidak bisa untuk di tolerin lagi.Luna sudah tidak tahan dengan kebohongan Sely,akhirnya Luna pun angkat bicara.
"ehh Sely,masih bisa saja kamu terus bersandiwara,sudah jelas-jelas anak itu bukan anak pak Ellio."
"apa maksud mu Luna?,kau hanya sekretaris Ellio,tidak lebih,jadi jangan ikut campur dengan urusan kami."ucap wanita arogan itu.
"kau pikir aku tidak tau Sely rencana busuk mu,memang benarkan kalau anak yang kau kandung itu bukan anak Pak Ellio?"
__ADS_1
"jaga ucapan mu Luna,ahh ya,aku lupa, kalau kau juga sangat menginginkan Ellio bukan?sampai-sampai kau mengarang cerita demi mewujutkan ambisi mu!"ucap Sely sengit.
"Aku memang mencintai pak Ellio,tapi aku tidak pernah berambisi untuk mendapatkan cintanya dengan cara licik seperti yang kau lakukan!"ucap Luna tak kalah sengit.
"lalu ini apa?,bukankah ini juga cara licik?jelas-jelas kau sudah tau kalau aku dan Ellio akan segera menikah,tapi masih bisanya kau menebar fitnah."
"hah,fitnah kata mu?lalu siapa yang sedang beradegan live dengan mu kemarin di dalam toilet di Club Livero?kalau tidak salah,orang yang memanggil mu dengan sebutan sayang itu,menyuruh mu untuk menjaga baik-baik anaknya yang sedang kau kandung."kata Luna yang tidak pernah kehabisan kata.
Sely memucat kala mendengar semua yang di katakan Luna,ternyata kemarin ada orang yang menyaksikan adegan livenya bersama Bram,ia menebak sudah pasti orang yang menyaksikan perbuatan tidak senonohnya bersama Bram adalah Luna.
"Apa maksud mu Luna?"
Tanya Ellio pada Luna,Ellio dan Eric sedari tadi hanya jadi penonton atas perkelahian adu mulut antara Sely dan Luna."katakan Luna,apa maksud adegan live yang kau katakan tadi?" ucap Ellio mengulangi pertanyaanya.
"Jangan dengarkan dia sayang,wanita ini sudah gila!"
Luna menceritakan apa yang sudah ia lihat dan ia dengar,Luna menunjukan hasil rekaman yang Luna ambil kemarin.Betapa murkanya Ellio pada Sely.
"Dasar wanita ular,beraninya kau menipu ibu ku,sudah kuduga,kalau kedekatan mu dengan ibu ku adalah bagian dari skenerio mu."
"Ellio,dengarkan aku sayang,ini tidak seperti yang kau pikirkan.Aku rasa rekaman itu adalah hasil rekayasa Luna,wanita ini pasti sudah merencanakan ini dari awal,aku tahu pasti dia cemburu.Dan ia ingin berusaha menggagalkan pernikahan kita."
"cihh,masih bisa-bisanya kau berkilah Sely?"
"ini semua gara-gara kamu Luna!,plak"
Sely menampar wajah Luna dengan kuat,hingga membuat tubuh sekretaris cantik itu langsung terhuyung,saat Luna akan jatuh,dengan cekatan Ellio meraih tubuh ramping itu,hingga membuat tubuh Luna dan Ellio terjerembab.Tubuh ramping Luna menindih tubuh Ellio yang kekar.
__ADS_1
Saat Ceo tampan itu sudah dalam posisi berdiri,Ellio melangkah ke arah Sely dan mencengkram dagu wanita itu."aku peringatkan,jangan pernah lagi tangan kotor mu menyentuh orang-orang terdekat ku,karna kalau tidak,aku akan menghancurkan hidup mu,hingga kau enggan untuk hidup!"kata Ellio dengan nada mengancam.
"Eric,seret wanita ular ini dari ruangan ku!"
"baik bos!"
"Aku akan membalas mu Luna!"ucap Sely saat Eric menarik paksa wanita itu untuk keluar.Setelah Sely keluar,Luna pun ikut keluar untuk kembali keruanganya.
"Luna,tunggu!"
Luna berhenti di tempatnya,posisi sekretaris cantik itu membelakangi Ellio Ceo tampanya."terimakasih"Luna masih mematung."terimakasih untuk hari ini,dan...terimakasih telah mencintai ku"
Luna berlari tanpa di minta,wanita cantik itu melangkahkan kaki jenjangnya menuju ruanganya.Luna merasa seperti wanita murahan,berkelahi dengan wanita lain karna seorang laki-laki.Tapi,apa Luna salah,karna sudah membeberkan kebusukan Sely?meski Luna tau bahwa wanita itu tinggal menghitung hari akan segera menikah dengan Ellio,lelaki yang sangat di cintainya selama ini.
Luna melakukan ini bukan karna ia ingin merebut Ellio dari Sely.Namun ia melakukan ini karna ia tidak ikhlas jika suatu saat nanti pria yang sangat ia cintai itu hidupnya hancur karna Sely.
Meskipun Luna sangat mencintai Ellio,namun ia tidak ingin egois.dengan menggagalkan pernikahan orang yang sangat di cintainya.Tapi wanita ular itu sudah sangat keterlaluan.
Biarlah Ellio menikah dengan wanita lain,asalkan bukan dengan Sely,tentu Luna akan ikhlas meski hatinya terluka.Selama ini Luna mencintai Ellio dalam diam,bukan kah kata orang bahwa cinta itu tidak harus memiliki?meski prinsip itu sangat menguliti perasaanya.
Ellio memejamkan matanya,ia mengingat kembali pernyataan cinta Luna saat berdebat dengan Sely.meski pernyataan cinta yang bukan pada tempatnya,tapi tetap membuat Ellio memikirkan gadis itu.Ellio sadar,bahwa ia sudah melukai perasaan sekretaris cantiknya itu.
Ellio sudah menyadari perasaan Luna padanya,dengan cara Luna memandangnya,perhatian Luna padanya.Luna sering mengingatkanya untuk makan atau hanya untuk sekedar istirahat.Selama ini,Ellio kerap membawa wanita-wanita yang berbeda yang membuat hati sekretarisnya itu terluka,terlihat dari cara Luna menjawab semua pertanyaan dari Ellio yang di jawab ketus oleh Luna seusai Ellio bercinta dengan wanita-wanita itu.
Saat ini sang casanova itu menyadari semua kesalahanya,hal ini sebenarnya tidak pernah terjadi.Dirinyalah penyebab kekacauan ini.Andai dulu Ellio tidak gonta-ganti wanita hal ini pasti tidak akan pernah terjadi.
Ellio menyesali perbuatanya selama ini,namun semuanya sudah terjadi.Meski demikian,pria tampan itu merasa bersyukur,berkat Luna maka pernikahanya dengan Sely gagal.Ellio berhutang budi pada sekretaris cantiknya itu.Dalam hati Ellio berjanji akan mulai membuka hatinya untuk wanita cantik itu.
__ADS_1