Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Kekecewaan tante Oliv


__ADS_3

Sorenya setelah Elen pulang dari mansion Oma,Elen bergegas mencari kontrakan untuk ia tempati.Kontrakan yang Elen dapat sangatlah kecil,namun baginya itu sudah cukup.Tidak apa-apa,toh ini hanya untuk sementara saja pikir Elen.


Setelah membersihkan kontrakan itu,Elen langsung membayar untuk waktu 4 bulan.Dan Elen pun berinisiatif untuk membeli segala perlengkapan yang akan ia butuhkan nanti.


Elen membeli kasur tipis seadanya,serta perlengkapan untuk memasak.Untunglah tadi oma memberi bonus untuknya karna sudah menjadi penonton yang setia dalam aksi konyol oma tadi.Sehingga dapat membantu keuangan Elen untuk sementara,sebelum ia menerima gajinya yang cukup lumayan.


Setelah Elen menyelesaikan semuanya,Elen pun segera bergegas untuk pulang ke mansion tante Oliv untuk mengambil seluruh pakaianya,serta berpamitan pada tuan rumah yang sudah sangat baik padanya selama ini.Sesampainya Elen di mansion itu, ia disambut oleh Ellio yang sudah sedari tadi dengan setia menunggunya pulang.


Sebelum Elen muncul,lelaki tampan yang memiliki tubuh yang sempurna itu sedari tadi mondar-mandir bagai seterika pakaian,ia sangat gelisah melihat pujaan hatinya itu belum pulang-pulang juga.


"Elen?"


Ellio terkesima melihat kemunculan Elen yang menggunakan ojek online,ia lebih heran lagi kala melihat keadaan Elen yang sedikit berantakan dan lesuh,meski demikian wajah cantik alaminya tetap terpancar.


"Kamu darimana saja?kok baru pulang? memangnya kamu diterima dan langsung bekerja ya?"


Ellio mencecar banyak pertanyaan pada wanita yang sudah berhasil mencuri hatinya itu.Begitu Elen mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Ellio,janda cantik itu langsung tersenyum kembali kala mengingat bahwa hari ini dia sudah diterima bekerja di perusahaan besar itu.


"kayaknya ada orang yang lagi bahagia nih?"


"iya kak,aku lagi bahagia,soalnya tadi aku sudah diterima bekerja di perusahaan MJ!"


Ellio tidak bergeming saat mendengar penuturan Elen yang mengatakan kalau ia sudah diterima di diperusahaan MJ.Sejujurnya Ellio tidak ingin kalau wanita pujaan hatinya itu harus bekerja,namun melihat wajah gembira yang terpancar di wajah cantik wanita bermata bening nan teduh itu.Ellio tidak tega merusak kebahagiaan wanita itu dengan mengatakan bahwa ia tidak suka jika Elen bekerja.


"oh ya?syukurlah kalau begitu,trus..kapan kamu mulai bekerja?"


Tanya Ellio pada Elen,posisi Ellio saat ini sedang berdiri sambil bersedekap menunduk menatapi wajah cantik yang sudah membuatnya candu itu,Ellio memang harus menunduk jika harus menatap Elen.Karna mengingat tubuh wanita itu yang hanya sebatas dengan dadanya saja.

__ADS_1


Ellio tak bosan-bosan memandangi wajah Elen,ia selalu mengagumi wajah wanita yang ada di depanya itu.Wanita itu tidak berbeda dengan wanita-wanita cantiklainya.Yang membedakan diri Elen dengan yang lain adalah mata Elen.Mata wanita cantik itu mampu meneduhkan hati bagi setiap orang yang melihatnya.


"Kak El,maaf karna aku baru pulang,soalnya tadi sepulang dari MJ aku langsung kerumah oma,karna oma memintaku untuk kesana.Setelah dari oma Aku langsung cari kontrakan,dan langsung membersihkan kontrakanya.Rencana ku,malam ini akan segera pindah ke kontrakan baru!"


Elen mengucapkanya dengan lembut,takut kalau-kalau pria tampan itu akan marah.Dan benar saja,begitu Ellio mendengar penuturan Elen,wajah pria tampan itu langsung berubah drastis.Bukan karna Elen pergi ke rumah oma,tapi karna wanita cantik itu berkeinginan untuk tinggal sendiri.


"Tapi kenapa harus pindah Elen?"


"iya kak El,supaya aku bisa mandiri!"


"Iya,tapi kenapa harus pindah sekarang?"


Tanya Ellio yang merasa tidak terima kalau wanita yang sangat dia cintai itu harus hidup terpisah darinya.


"kenapa tidak tunggu setidaknya dua atau tiga bulan lagi?"


"Tidak kak,Elen harus mulai belajar mandiri dari sekarang!"


Belum sempat Ellio menyelesaikan kata-katanya,Sely yang baru saja keluar dari pintu tiba-tiba saja langsung memeluk Ellio dari belakang dan bergelayut dengan manja.


"Sayang,kamu lagi dengan siapa?"


Sely pura-pura bertanya,padahal jelas-jelas dia sudah tau kalau Ellio sedang berbicara dengan Elen.Dia sengaja bergelayut manja di pelukan Ellio agar Elen merasa cemburu.


"Sely,lepaskan tangan mu!"hardik Ellio dengan geram,pasalnya Ellio merasa risih dengan kelakuan Sely yang dengan sengaja memeluknya di depan Elen.


"kok kamu gitu sih sayang?kita kan sebentar lagi akan menikah!"

__ADS_1


"jaga ucapan mu Sely,sampai kapanpun aku tidak akan sudi menikahi mu!"


"kamu tetap akan menikahinya Ellio,karna mama hari ini sudah mengurus semuanya!"ucap tante Oliv yang tiba-tiba saja muncul.


"Apa?mama tidak boleh begitu dong,harusnya mama minta persetujuan ku dulu!"


Ucap Ellio pada tante Oliv dengan kesal,bagaimana mungkin ibunya itu mempersiapkan pernikahanya dengan Sely tanpa persetujuanya.


"Mama tidak butuh persetujuan dari mu Ellio,kamu mau atau tidak itu urusan mu,tapi kamu tetap harus menikah dengan Sely titik!"


Tante Oliv melakukan ini bukan tanpa alasan,karna dia tidak mau lagi mentoleri kelakuan Ellio yang selalu gonta-gantj pasangan.Sekarang Sely yang datang mengaku bahwa ia hamil,lalu besok atau lusa siapa lagi?.


"iya tapi bukan begini caranya ma!"


"Lalu,kamu mau cara yang bagaimana lagi hah?"


"kamu sudah buat mama kecewa,buat mama sakit hati,sekarang apa lagi? sekarang pun kamu masih mau membangkang Lio?"


Mata tante Oliv berkaca-kaca saat tante Oliv mengucapkan semua kata-kata yang selama ini tante Oliv pendam.Ia sudah terlalu sabar menghadapi kelakuan anak semata wayangnya itu.Dan Ellio pun tak mampu lagi untuk menjawab ibu yang sangat ia cintai itu,Ellio tidak mampu melihat ibunya menangis.


Melihat cinta pertamanya itu menangis,Ellio merasa hatinya bagai disayat-sayat sembiluh.Sukses sudah ia membuat malaikatnya itu menangis,hal yang sangat tidak ia inginkan selama ini.Bukan orang lain yang membuat ibunya menangis,melainkan dirinya sendiri,yang faktanya adalah darah dagingnya sendiri.


Tante Oliv melangkah kan kakinya kedalam rumah,ia melangkah dengan perasaan yang masih sedih akibat kelakuan anak semata wayangnya itu.Elen pun mengurungkan niatnya untuk berpamitan kepada tante Oliv,Elen berencana untuk berpamitan besok saja,sambil menunggu emosi tante Oliv mereda.


"Kak El,cobalah untuk tidak membuat tante Oliv kecewa,tante melakukan ini juga demi kebaikan kak El"


"Ahh Elen,bagaimana mungkin kamu menyuruh ku untuk memenuhi keinginan mama?tidak tahu kah kau bahwa aku sangat mencintai mu,aku ingin kaulah yang akan menjadi istri ku,bukan wanita licik ini!" ucap Ellio beralibi.

__ADS_1


Sekarang Ellio merasa dilema,antara harus mengikuti kemauanya atau kemauan ibunya?.Jika harus mengikuti kemauanya,itu artinya dia akan semakin menyakiti hati ibunya,tapi jika mengikuti kemauan ibunya maka dialah yang akan menderita.


Melihat Ellio tidak berkutik lagi di hadapan ibunya,Sely tersenyum puas,wanita licik itu merasa kemenangan sudah ada di pihaknya.


__ADS_2