
Berkutat dengan alat dapur sudah hal biasa bagi Mitha,selain cantik dan cerdas,Mitha juga memiliki bakat memasak yang luar biasa.itulah sebab nya mengapa Richard selalu mempertahan kan agar Mitha selalu bersama nya.
Seperti malam ini Mitha terlihat sangat sibuk dengan semua bahan makanan,karena ia sangat tahu apa makanan kesukaan tuan dan nyonya Clark.tak lupa Mitha juga memasak khusus buat Richard si pria tampan yang sudah menjadi bos nya selama dua tahun itu.
"Wah,mbak Mitha jago masak juga yah?" tanya kepala koki yang ada di mansion itu.
"Tidak juga Nik...masakan kalian jauh lebih enak kok."
"Kalau masakan kami enak,tidak mungkin nyonya menolak masakan kami."
Mitha merasa tidak enak mendengar jawaban dari para maid,Mitha menghentikan pekerjaan nya sejenak.ia menoleh kearah para maid seraya berkata dengan sopan.
"Bik...jangan berpikir buruk dulu,nyonya hanya merindukan masakan ku,itu karena nyonya Elen sedang mengandung.bukti nya selama ini nyonya mau memakan masakan kalian kan?"
"Iya,Mbak Mitha benar,istri ku hanya merindukan masakan mbak Mitha." jawab Ares yang tiba-tiba saja muncul menengahi pembicaraan Mitha dengan para maid.
"Eh..tuan,maafkan kami,kami sudah lancang."
Menundukkan wajah,ya hanya itu yang mampu di lakukan oleh para maid ketika ketahuan membicarakan tentang istri sang tuan.mereka merasa takut kalau Ares akan murka dan memecat mereka.
"Jangan takut,aku tidak marah,aku tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian,istri ku akan sedih jika tahu kalau kalian menuduh nya tidak menyukai masakan kalian."
"Maafkan kami tuan,kami tidak akan mengulanginya."jawab para maid serentak.
"Kak Mitha,apa masakan yang di minta oleh istri ku sudah selesai?" tanya Ares dengan sopan.
"Hah,kakak?..apa aku tidak salah dengar?,tadi tuan Ares memanggil ku kakak?" pikir Mitha dalam hati.namun Mitha cepat-cepat menepis segala pikiran nya dan kembali fokus pada pertanyaan Ares.
"Maaf tuan,sabar sedikit,lima menit lagi pasti sudah selesai." jawab Mitha tanpa menoleh kearah Ares yang sedang senyum-senyum melihat Mitha yang terlihat sedang berpikir keras.
"Kenapa kak Mitha,sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu?"kata Ares masih tersenyum.
”Ti-tidak tuan,aku tidak sedang memikir kan apa pun." jawab Mitha dengan gugup.
"Kak Mitha pasti bertanya-tanya kenapa aku memanggil mu kakak?.itu karena Elen yang meminta ku." kata Ares berbohong.karena sebenarnya kakaknya Richard lah yang meminta nya untuk selalu sopan pada Mitha,Ares tahu,bukan tanpa alasan kakak nya Richard meminta hal itu pada Ares,tapi Ares tahu kalau kakak nya Richard pasti menyukai Mitha,meski Mitha tidak mengetahui nya sama sekali.
"Tapi?"
__ADS_1
"Tapi kenapa kak Mitha?,istri ku akan marah jika aku tidak memanggil mu dengan sopan." kata Ares beralasan.
"Baik tuan!"
"Dan satu lagi,mulai hari ini,kak Mitha tidak boleh memanggil ku dengan sebutan 'tuan'." kata Ares.
"Tapi?"
"Kau hanya perlu patuh Mitha,tidak perlu banyak menjawab!" kata Richard dengan tegas yang tiba-tiba saja muncul di dalam dapur.
"Baik tuan" jawab Mitha sembari menunduk hormat.
"Ares,apa kau tidak dengar jika istri mu memanggil mu sejak tadi?" kata Richard dengan tatapan tajam nya.
"Astaga!...aku lupa dengan tujuan ku datang kesini." kata Ares sambil memukul testa nya.
Ares lupa dengan tujuan nya datang ke dapur,Elen meminta bantuan Ares untuk membuatkan nya jus jeruk.
"Kak Mitha,apa kau bisa membuatkan jus jeruk untuk istri ku?"
"Ares,memang nya kau tidak bisa membuatkan nya sendiri?" kata Richard dengan ketus.
"Tidak apa-apa tuan,ini hanya membuat kan segelas jus." jawab Mitha.
"Aku tidak meminta saran mu!" jawab Richard dengan datar.
Begitulah Richard,ia selalu bersikap dingin dan datar di depan semua orang,hanya di hadapan adik dan ibu nya lah Richard bisa berbicara dengan lembut.
Richard adalah seorang mafia kelas kakap,sikap nya yang dingin dan tegas membuat para pengusaha bahkan sesama para mafia enggan untuk berurusan dengan nya.tidak ada yang mampu menyaingi seorang Richard,bahkan di Eropa sekali pun.
Richard sangat sulit untuk dekat dengan seseorang,apalagi dekat dengan seorang wanita.selama ini Ares dan ibu nya menganggap Richard adalah seorang yang menyukai sesama jenis,namun Ares salah,karena ia mendengar sendiri dari Richard bahwa ia pernah menyukai istri mungil nya.
Apalagi saat ini Ares tahu kalau kakak semata wayang nya itu sedang menyukai Mitha,entahlah,Ares pun tidak mengerti dengan sikap kakak nya,kalau memang dia menyukai Mitha,lalu kenapa ia bersikap biasa-biasa saja,seolah-olah tidak terjadi apa pun antara dia dan Mitha.
"Aku tidak memaksa nya kak Rich,kalau kau tidak mau kak Mitha membuatkan jus untuk istri ku,jangan salahkan aku jika suatu saat nanti aku akan membalas perlakuan mu saat istri mu sedang mengalami hal yang sama seperti istri ku."
Richard menelan Saliva nya dengan kasar,Richard langsung membayangkan kalau suatu saat nanti,ketika Mitha menjadi istri nya dan mengalami hal yang sama seperti Elen,biar bagaimana pun Richard juga akan membutuhkan bantuan adik nya ataupun bantuan orang lain.
__ADS_1
"Mitha,kau buatkan lah jus buat istri nya." titah Richard pada Mitha.
"Baik tuan!"
Sesungguh nya Richard tidak tega memperlakukan Mitha dengan kasar,tapi entah kenapa meski pun ia sangat mengagumi Mitha,tapi Richard tetap tidak ingin jika Mitha mengetahui rasa kekaguman nya pada wanita yang sama-sama masih berstatus single dengan nya itu.
Ares tersenyum simpul kala melihat sikap kakak nya yang terlihat sangat cuek.ia berpikir kalau kakak nya itu ternyata seorang pria pengecut.bagaimana tidak,seorang mafia yang sangat terkenal di Eropa itu ternyata tidak mempunyai nyali untuk mengungkap kan perasaan nya.
"Terimakasih kak Mitha,beritahu aku jika masakan yang Elen inginkan sudah selesai." kata Ares sembari menerima segelas jus jeruk dari tangan Mitha.
"Baik tuan Ares!"
"Sudah kukatakan,jangan memanggil ku dengan sebutan 'tuan'." kata Ares memperingati.
"Lalu aku harus memanggil anda dengan sebutan apa?" tanya Mitha.
"Panggil aku adik ipar,karena kau akan menjadi kakak ipar ku." Ares berkata tanpa sadar.
"Maksud anda?" tanya Mitha penasaran.
" Maksud ku adalah,karena Elen sudah menganggap mu Sebagai kakak kandung nya,jadi sudah sewajar nya kalau aku memanggil mu dengan sebutan Kakak ipar."
Mitha menarik nafas dan menghembuskan nya dengan perlahan.terasa canggung bila memanggil Ares dengan sebutan adik ipar,karena Mitha sudah biasa memanggil Ares dengan sebutan 'Tuan'.
"Baiklah adik ipar!"
"Nah...itu terdengar lebih baik.terimakasih untuk jus nya kakak ipar." ucap Ares sembari berlalu meninggalkan Mitha dan kakak nya Richard.
Setelah Ares berlalu meninggalkan Mitha dan Richard,wanita cantik yang terlihat kejam namun lembut itu kembali meneruskan aktifitas masak nya,ia tidak peduli dengan Richard yang sedang fokus menyaksikan cara Mitha memasak.
Cara Mitha memasak sangat lihai,sebenar nya Mitha sangat cocok untuk menjadi seorang chef handal,di samping itu,Mitha juga bisa memasak jenis masakan khas beberapa negara.terkadang Richard sangat penasaran,kenapa wanita cantik yang sudah dua tahun ia kagumi itu lebih memilih bekerja di dunia hitam ketimbang menjadi seorang chef.
Richard bertekad untuk mencari semua informasi tentang masa lalu Mitha sejak ia kecil hingga bagaimana seorang Mitha bisa terjerumus di dunia hitam.
Nanti akan author ceritakan di kisah Richard yang berjudul "Mafia kejam berhati Malaikat".
Hai para pembaca setia ku,terimakasih yang sebanyak-banyak nya atas dukungan kalian yang tidak pernah bosan untuk memberi like.mohon di maafkan segala kekurangan author,maklum lah..karena author yang satu ini masih amatiran.Salam sehat untuk kita semua.
__ADS_1