Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Operasi Tasya


__ADS_3

Oma hanya manggut-manggut kala mengingat kembali cerita tentang Elen.Rasa empatipun muncul dihati oma,oma merasa miris mendengar cerita tentang perjalanan hidup Elen,omapun salut akan ketegaran Elen.


"Elen,jangan sungkan-sungkan sama Oma,gini-gini Oma paling imut dan paling manis dan paling baik hati.


"puff...puff,,,dan yang paling kepo sejagat raya"sambar Ellio ingin megerjai oma."hehh buaya buntung,nanti tak kasi pelajaran kamu ya! dasar jomblo berkarat!!,oma sumpahin gak laku-laku kau nanti"


Ellio merasa ngeri dengan sumpah serapah oma,siapa yang mau jomblo seumur hidup?.


sekilas Ellio melirik Elen,dia melihat Elen yang tersenyum dengan manis,bahkan teramat manis bagi Ellio.padahal Elen tersenyum hanya biasa saja,bagaimana bisa dia tersenyum bahagia,sementara buah hatinya dalam keadaan tidak berdaya.


Setelah makan mereka kembali keruang keluarga sambil mengobrol,Elen yang sedari tadi memperhatikan Arthur,tidak dapat lagi menahan perasaanya untuk menyapa bocah tampan itu.


Elen berlutut agar tubuhnya sejajar dengan Arthur"anak tampan,,,nama kamu siapa sayang?"


tanya Elen dengan lembut pada Arthur,bagai di hipnotis Arthur menjawab pertanyaan Elen.


"Arthur"


jawabnya singkat.Yang membuat orang yang mendegar jawabanya sontak melotot tak percaya.Bisa dibayangkan reaksi oma,Ellio dan tante Oliv yang hampir-hampir biji matanya tercungkil keluar,belum hilang rasa tidak percaya mereka,mereka kembali dibuat tercengang.


"sekarang Arthur kelas berapa sayang?"kembali Ellen bertanya.


"kelas dua tante" jawab Arthur kembali.


"Ini anak tante,,,namanya Tasya,,,nanti kalau Tasya bangun Arthur mau gak bermain dengan Tasya?"


tanya Elen kembali pada Arthur dengan lembut.


"baik tante"

__ADS_1


Arthur menjawab setiap perkataan Elen,meski hanya singkat saja.


"Dan Arthur gak boleh nakal sama mama dan papanya Arthur!."


"Elen,,,mamanya Arthur sudah lama tiada,oma Osi dan papanya yang merawatnya selama ini.Elenpun kaget,dalam hati dia kasihan pada Arthur,sejak lahir ia tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu.


Elen mengangkat kedua tangan Arthur dan menempelkan telapak tangan Arthur ke kedua pipi Elen.


"kalau Arthur butuh teman untuk bermain,Arthur datang saja kesini,,,kalau Arthur butuh teman untuk bermain dirumahnya Arthur,suru oma atau papanya Arthur untuk telfon tante,,,,tante janji,tante dan Tasya akan kerumah Arthur untuk bermain"


ucap Elen meyakinkan Arthur dan di angguki oleh Arthur.


Oma,Ellio dan tante Oliv tercengang-cengang dibuatnya,bagaimana tidak? Arthur yang sangat dingin,sedingin kutub utara bisa mencair dihadapan Elen.Padahal Elen orang baru,selama ini hanya oma dan Samuel yang mampu berinteraksi langsung dengan Arthur.


Hari sudah mulai sore,oma menghubungi Samuel agar Samuel menjemput mereka,pagi tadi oma dan Arthur datang yang diantar oleh supir,tapi oma menyuruh supir untuk pulang.


"Halo Sam,,,kamu jemput oma dan Arthur di rumah tante Oliv,sekarang!!"


"Baik oma,,,saya akan suruh Jack untuk menjemput,oma dan Arthur."


jawab Samuel dari seberang.


"eittt...eittt bukan Jack tapi kamu,paham!"


ucap oma tegas."Apa bedanya sih oma?"tanya Samuel dengan kesal.


"banyak bedanya Sam! kamu dukar dan Jack jokar!" jawab oma dengan ketus.


"istilah apalagi itu oma?"

__ADS_1


Tanya Samuel penasaran."Jomblo karatan" sontak Jack yang mendengar julukan yang oma berikan padanya mampu membuat dia tertohok, Jack menelan salivanya.


Samuelpun tertawa ngakak melihat reaksi Jack,apa lagi muka Jack sama seperti udang rebus. sesampainya di mansion tante Oliv,Samuel dan Jack memasuki mansion yang tak kalah mewah dengan mansion Samuel.sebenarnya Samuel enggan untuk datang ke mansion tante Oliv,karna sudah pasti akan ketemu dengan Ellio.Dulu mereka memiliki masalalu yang rumit,cinta segitiga antara Samuel Ellio dan Tania almarhum ibunya Arthur.


"selamat sore tante Oliv"


sapa Samuel pada semua yang ada disana.


"Hai Sam!" tante Oliv menyapa Samuel,ponakanya itu." ada acara apa tante? kok rame sih?" tanya Samuel sambil mengangkat Arthur kepangkuanya.


"ahh tidak ada acara apa-apa Sam."


"Ini,,,kenalkan namanya Elen,kerabat tante!"


"tante Oliv memperkenalkan Elen pada Samuel.


"Elen!"


Elen berjabatan tangan dengan Samuel.


"Samuel"


ucap Samuel singkat,entah kenapa lelaki tampan pemilik netra biru safir itu merasakan getaran aneh di dadanya, Samuel langsung terpana dengan sepasang mata hitam bening yang ada di depanya sekarang.


Ellio yang sedari tadi sangat tidak suka melihat Samuel selalu memandangi Ellen,ia pun berusaha untuk mengalihkan pandangan Samuel dengan cara batuk-batuk.


"uhukk...uhukk"Samuel merasa kikuk karena tertangkap basah oleh Ellio memandangi Elen.Setelah cukup lama bercerita akhirnya mereka pamit pulang.


*****

__ADS_1


Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu,hari dimana Tasya akan melakukan operasi,setelah melalui banyak proses,akhirnya dokter Yoga dan beberapa dokter ahli lainya memasuki ruangan operasi,Elen yang harap-harap cemas hanya bisa berdoa dalam hati.Semua mendampingi Elen disana tak lupa oma,Arthur,tante Oliv,Ellio dan juga Samuel ada disana demi memberi dukungan pada Elen.


"


__ADS_2