Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Rencana melamar Luna


__ADS_3

"sayang,apa tidak sebaiknya kita berangkat sama-sama saja?"kata Ellio pada Luna.


"mana ada seperti itu El!"


"kenapa tidak ada sayang?"


"ya,iya lah,di mana-mana,saat acara lamaran,si wanita menuggu pihak laki-laki di rumah orangtua si wanitanya!"kata Luna.


"masa sih?"


"iya El!"kata Luna.


"ow"


"emang kamu nggak pernah ikut acara lamaran?"tanya Luna.


"tidak pernah!"


"pantasan!"


"sayang?"


"Mm?"


"acara lamaranya kan hari minggu,kok kamu sudah berangkat hari ini sih?"


"El,acaranya memang tiga hari lagi,tapi aku ingin bantu ibu untuk rapih-rapih!"


"kenapa tidak bayar orang saja untuk rapih-rapih?"kata Ellio.


"iih kamu nih,apa-apa semuanya harus bayar!"


Luna mengomeli calon suaminya Ellio,namun Ellio merasa sangat senang di omeli oleh wanita berlesung pipi dan cantik itu.Ellio bersyukur mendapat kan calon istri seperti Luna.


"El,pesawat ku jam tiga nanti,kamu antar aku ke bandara,bisa kan?"


"sayang,aku memiliki pesawat pribadi,aku akan menyuruh pilot ku untuk mengantarkan mu!"


"eeeh,tak usah El,aku sudah beli tiket pesawatnya!,sayang kan kalau hangus!"


"ya ampun sayang,uang ku masih terlalu banyak hanya untuk mengganti uang mu yang sedikit itu!"


"itu uang mu El,ini uang ku,yang sudah ku kumpulkan selama bertahun-tahun."


Ellio terpaksa mengalah untuk kekasihnya itu,Luna selalu mengajarkanya agar tidak menghambur-hambur kan uang untuk hal yang tidak penting.


"baiklah sayang!,aku akan mengantarkan mu,sekalian kita belanja untuk keperluan mu selama di lampung nanti!"


"tidak...tidak,emang keperluan apa?"


"sayang,selama kau tiga hari dilampung,kau butuh makan,butuh minum dan yang lainya,tidak mungkin kan kau membebani bapak dan ibu!"


"El,mereka itu orang tua kandung ku,tidak masalah kalau aku makan hanya beberapa hari saja,dan lagi aku masih memiliki uang hanya untuk membeli makanan!"


"sayang,kenapa kau selalu menolak pemberian ku?"tanya Ellio merasa tidak suka karna Luna selalu menolak pemberianya.


"El,aku bukan menolak,hanya saja?"kata Luna yang terlihat ragu untuk melanjutkan kalimatnya.


"hanya saja apa sayang?"


"hanya saja,aku takut kalau kau berpikir yang tidak-tidak tentang ku."


"maksud mu apa sayang?"


"aku takut,kalau kamu berpikir aku ini wanita matre!"

__ADS_1


"apa?,bagaimana mungkin kau bisa berpikir begitu sayang?,dengar,aku ini calon suami mu,jadi wajar jika aku membiayai hidup calon istri ku."


"tapi?"


"tidak ada tapi-tapian,bersiap lah sayang,aku akan mengantar kan mu ke bandara,dan sebelum ke bandara kita harus membeli semua keperluan mu selama di sana!"kata Ellio menegas kan kata-katanya.


"El,apa ini tidak terlalu berlebihan?"


"sayang,bagi ku ini tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan cinta mu selama ini!,aku sangat bersyukur telah mengenal mu."


"El"


Ucap Luna terharu dengan kebaikan pria tampan kekasihnya itu.


"sayang,aku pasti sangat merindukan mu tiga hari ke depan!"


"masa sih?"


"iya,aku serius!"kata Ellio.


"aku juga pasti akan sangat merindukan mu El!"


"aku ada ide sayang!"


"apa?"tanya Luna.


"bagaimana kalau Jeane ikut menemani mu?,karna itu adalah tugasnya!"


"itu sangat berlebihan El!"tolak Luna.


"itu tidak berlebihan sayang!"


"baiklah,lagi pula,Jeane lagi tidak ada kerjaan"


Ellio segera menghubungi Jeane yang saat ini sementara ada di tempat latihanya.Beberapa menit kemudian,Jeane sudah tiba di rumah miliknya itu.


"apa?,ikut ke lampung?,asik,akhirnya pergi juga ke lampung!"teriak Jeane kegirangan.


"jadi,kau mau ikut?"


"mau dong pak!,kapan-kapan bisa pergi ke lampung?"


"sekarang kau kemasi barang-barang mu,dan ingat jaga Luna baik-baik!"kata Ellio pada Jeane.


Beberapa saat kemudian,Ellio melajukan kemudinya untuk menuju bandara,sebelum mereka ke bandara,Ellio mengajak Luna dan Jeane turun untuk membeli keperluan Luna dan Jeane selama di lampung nanti.Dan tak lupa Ellio membelikan oleh-oleh untuk kedua calon mertuanya dan adik-adik Luna.


*****


"Sam,kapan kalian akan menikah?"


"secepatnya Oma!"


"tapi kapan Sam?,Ellio saja sudah mau melamar calonya,padahal jauh lho di lampung."


"hah,masa sih Oma?"


"iya Sam,acara lamaranya di adakan besok lusa di lampung!"


"kok aku baru tahu Oma?"


"itu karna kau kelayapan terus!"


"mulai deh Oma!"kata Samuel.


"oya Sam,Oma dan Arthur akan ikut saat acara lamaranya Ellio besok lusa!,kalau bisa sih,Oma juga mau ngajak Elen dan Milka,tapi kira-kira Elen dan Milka mau tidak ya?"

__ADS_1


"uhuk..uhuk."


Samuel langsung terbatuk saat Oma menyebut kucing kecilnya di sebut-sebut,apalagi Oma berniat ingin nengajak Elen untuk ikut dalam acara lamaran itu.


"jangan...jangan Oma!,Elen tidak boleh ikut!"kata Samuel.


"aiss,kau ini!,emang kenapa kalau Elen ikut?"


"ya?,tidak bisa aja! Oma"


Samuel tidak terima kalau kucing kecilnya itu harus ikut.Tidak melihat wanita itu beberapa jam saja,sudah mampu membuatnya hampir gila.Apalagi kalau pergi untuk satu hari penuh.


"Kalau Oma bilang Elen akan ikut,kau mau apa hah?"tanya Oma kesal,karena cucunya itu sangat berlebihan posesivnya.


"Sam bilang tidak boleh Oma!,titik!"kata Ellio.


"kalau Elen mau?"kata Oma.


"Elen tidak akan mau Oma!"kata Samuel tidak mau kalah.


"aishh,dasar duda karatan!"


"tidak lama lagi Oma,aku dan Elen akan menikah secepatnya!"


"hem,baguslah,supaya kau tidak kelayapan lagi!"


*****


Di mansion Ellio


"El,mama sudah mempersiapkan semua apa yang akan kita bawa!"kata tante Oliv.


"ma,kita berangkat pukul 06:00 besok pagi."


"El,katanya Oma serta Arthur juga ikut besok!"


"benarkah?"


*iya,kemungkinan Elen dan kakaknya juga ikut?"


"apa?,tidak mungkin ma!"


"kenapa tidak mungkin?"


"eh,tidak kok ma!"


Ellio sangat yakin kalau Samuel tidak akan pernah mengijinkan Elen untuk berjauhan denganya.Mengingat Samuel adalah lelaki yang sangat pencemburu.


Beberapa menit kemudian,Ellio sudah merasa sangat rindu pada Luna,akhirnya ia memutuskan untu menghubungi Jeane dahulu untuk mengetahui calon istrinya itu sedang apa?.Karna Ellio berniat ingin melakukan panggilan vidio call.


"Jeane,apa kau sedang bersama Luna?"


"tidak pak!"balas Jeane.


"lho?,trus Luna ada di mana?"


"Luna lagi pergi ke rumah pamanya bersama Theo!"


"siapa Theo?dan ada hubungan apa Luna denganya? sudah kubilang Jeane,kau harus selalu bersamanya!,kalau Luna kenapa-kenapa bagaimana Jeane?"


"pak Ellio,Theo itu adalah sepupu kandungnya Luna,anak dari kakak laki-laki ibunya Luna!"


"aku tidak peduli dia siapa?,pokoknya kau harus selalu bersamanya!,kau paham Jeane!"kata Ellio.


"baik pak Ellio!"

__ADS_1


Ellio langsung melakukan panggilan kala mengetahui calon istrinya itu sedang bersama pria lain.


__ADS_2