Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Merindukan Ares


__ADS_3

Milka merasa sangat kecewa pada Samuel,bukan kah tempo hari Samuel melakukan kesalahan yang sama?,dan Elen masih mau memaafkan dan menerimanya kembali,namun kali ini Milka tidak akan tinggal diam melihat adik semata wayangnya kembali tersakiti.


"Sepertinya aku harus keras pada mu Elen!...apa kau mau begini terus?"tanya Milka pada Elen saat sudah sampai di apartemen milik adik iparnya itu.


"Maksud kakak apa?"


"Aku akan ke Mansion Samuel saat ini juga,dan memintanya untuk mengambil keputusan."


"Keputusan yang bagaimana maksud kakak?"


"Jika ia masih ingin mempertahan kan pernikahan kalian,maka Samuel harus berlaku adil pada mu,tapi jika Samuel sudah tidak mengingin kan mu lagi,maka Samuel harus menceraikan mu."ucap Milka dengan tegas.


"Tapi kak?"


"Tidak ada tapi-tapian Elen,Kau yang di sakiti tapi kakak yang tersiksa!"


"Kak Mil"


"Mitha!...tolong antar aku ke Mansion Samuel!"


"Baik Milka!"ucap Mitha,Mitha sependapat dengan Milka,hubungan pernikahan Elen dan Samuel harus segera di selesaikan.


Milka dan juga Mitha meninggalkan Elen dan juga Dian di apartemen.Sesampainya di Mansion milik Samuel,kedua wanita itu di sambut ramah oleh para maid yang ada di sana.


"Selamat malam nona Milka dan Nona Mitha."


"Selamat malam Bik!...apa tuan Samuel ada?"


"tuan Sa-"


"Bik Nung,kau kembalilah ke tempat mu."ucap Tania memerintahkan Maid itu untuk kembali bekerja.


"heii Mitha,dan kau,siapa nama mu?...kau kakaknya Elen bukan?"tanya Tania pada Milka.


"ya,aku Milka kakaknya Elen.


"Pantas saja,gaya mu sangat kampungan sama seperti adik mu!"


"jaga mulut mu Tania!"ucap Milka menggertak Tania.


"Memang benar kan,kalau adik mu itu sangat kampungan?"


"Aku tidak ada urusan dengan mu Tania,aku ke sini hanya untuk bertemu Samuel."


"untuk apa kau menemui suami ku?...atau jangan-jangan kau juga ingin menikah dengan suami ku hah?...aduh Milka,sayang sekali,suami ku tidak akan tergoda oleh siapa pun lagi karna aku orang yang sangat dia cintai sudah kembali.Asal kau tahu Milka!...sekarang aku juga sedang mengandung anak Samuel."ucap Tania sengaja menekan kalimatnya.


"Apa peduli ku?,kau mau hamil atau tidak,itu adalah urusan mu!....sekarang katakan,dimana Samuel??tanya Milka terlihat sudah sangat geram sekali.


"Samuel sedang ada di Jepang,sudah dua minggu Samuel di sana!....sekarang katakan,apa tujuan mu ingin menemui suami ku?"ucap Tania dengan ketus.


"Cih...katakan padanya jika dia sudah pulang,ceraikan adik ku secepatnya!!"


"heeh!!...mau makan apa adik mu jika Samuel mencraikanya?"

__ADS_1


"hahaha....sombong sekali kau Tania?...lalu kau sendiri,bukanya kau juga lebih dari adik ku?...sudah empat bulan Sam tidak meberi? nafkah lahir batin untuk adik ku,tapi kau lihat sendiri kan,kalau adik ku tidak mengemis sedikit pun pada Samuel.Karna adik ku tidak terbiasa untuk hidup bergantung dari orang lain."


"Tapi adik mu itu sudah menjadi benalu untuk rumah tangga ku."


"Harusnya kau malu bicara seperti itu,menghilang entah ke mana lalu dengan tidak tahu malunya datang kembali,bukanya kau benalu yang sesungguhya??...Mitha!...sebaiknya kita pulang saja aku sudah muak melihat wanita yang tidak tahu diri ini."


Milka dan juga Mitha keluar dari Mansion milik Samuel dan segera kembali ke apartemen.Sesampainya di apartemen,Milka memaksa Elen untuk keluar dari apartemen itu.


"Elen,malam ini juga kau harus keluar dari apartemen ini."


"Aku tidak akan keluar kak!"


"Apa yang perlu kau harapkan lagi dari suami yang tidak bertanggung jawab seperti Samuel?"


"Aku yakin dia akan pulang kak!"


"Apa Samuel memberi tahu mu kalau dia pergi ke Jepang?"tanya Milka.


"Apa?? Kak Samuel ke Jepang?"tanya Elen tak percaya,bagaimana mungkin Samuel tidak memberi tahukan kalau ia ke Jepang.


"ya,Suami mu sudah dua minggu di jepang,apa ia memberi tahu mu?"


"Tidak!"


"Mana ada suami yang tidak memberitahukan istrinya kalau ia bepergian ke tempat jauh,apalagi kau ini istri sahnya?"ucap Milka pada adik semata wayangnya itu.


"Kau benar kak Mil,tidak ada yang perlu ku pertahankan lagi,Kak Milka pulang lah dahulu,aku janji akan keluar dari apartemen ini besok."


"Kau jaji?"


Setelah Milka dan Dian keluar dari apartemen,Elen duduk kembali ke sofa untuk menyandarkan tubuhnya yang terasa lemas.Hatinya terasa sangat sakit kala mengetahui Samuel tidak menghargainya sebagai istri.


"Kau anggap apa aku selama ini?...apa aku tidak berarti apa-apa di mata mu?...tiap hari aku menantikan mu,aku tersiksa dengan rasa rindu ini kak Sam!"desah Elen pelan sambil mengusap air matanya yang terus mengalir.


Melihat Nyonya kecilnya itu menangis sangat pilu,Mitha berinisiatif memeluk tubuh mungil milik Elen,berharap agar wanita cantik itu sedikit lebih tenang.


"Nyonya harus sabar!"ucap Mitha sembari mengelus punggung Elen dengan lembut.


"Aku harus bagaimana kak Mitha??"tanya Elen semakin terisak.


"Nyonya harus kuat,saya yakin kalau anda bisa melewati semua cobaan ini,bukan kah sebelum ini Nyonya pernah mengalami cobaan yang lebih berat dari ini?...tunjukan padanya bahwa anda bukanlah wanita lemah."ucap Mitha memberi semangat pada Nyonya kecilnya itu.


Elen menangisi nasibnya yang selalu buruk,dalam hati ia berdoa pada Tuhan.


"Tuhan...kuatkan aku untuk menghadapi semua ini,bantu aku untuk mengambil keputusan yang bijak,agar keputusan ku nanti berharga di mata Mu,aku ini hanya hamba Mu,jadilah apapun yang Engkau kehendaki dari pada ku."Doa Elen dalam hati.


"Terimakasih kak Mitha,kau selalu menjadi penyemangat bagi ku."


"Sebaiknya kita mengemasi barang anda."


"Tapi kita akan ke mana kak Mitha?"tanya Elen.


"Nyonya tenang saja,saya tidak akan membiarkan siapa pun yang akan menyakiti anda,sekali pun itu tuan Samuel,sudah cukup Tuan Samuel melakukan kesalahan selama ini."ucap Mitha dengan tegas.

__ADS_1


Mitha mengajak Elen makan,karna semenjak kedatangan Milka dan Dian tadi ia belum sempat makan.Maka itu Mitha berinisiatif mengajak Nyonya kecilnya itu makan.


"Nyonya,sebaiknya anda makan dulu.Karna sejak tadi anda belum makan."


"Aku tidak lapar kak Mitha."


"Baiklah,jika anda tidak makan maka saya pun tidak akan makan.Karna jujur,saya sangat lapar Nyonya."ucap Mitha dengan jujur.


"Baiklah lah kak,kita makan dulu."


Elen terpaksa ikut makan demi Mitha,meski pun selera makanya benar-benar tidak ada.Namun karna tidak enak dengan Body guardnya itu,Elen pun makan meski hanya sedikit.Saat Elen makan,entah kenapa tiba-tiba Elen teringat pada Ares,pria tampan sahabatnya itu yang selalu ada saat ia sedang bersedih.


"Kak Mitha?"


"Ya?"


"Kok aku tiba-tiba ingat Ares ya?"


"uhuk...uhuk...uhuk"Mitha terbatuk kala mendengar ucapan Elen.


"Minum air dulu kak!"Elen menyodorkan segelas air untuk Mitha karna melihat wanita itu keselek.


Mitha tak menyangka kalau Elen tiba-tiba saja mengingat pria tampan yang sangat mencintai Elen itu.


"Mungkin tuan Ares juga sedang mengingat anda Nyonya."


"Mana mungkin kak!"


"Kenapa tidak mungkin?"tanya Milka.


"Buktinya sudah empat bulan ia tidak datang menemui ku,aku rasa,Ares pasti masih marah pada ku."


"Tuan Ares tidak marah pada anda,Nyonya."


"kalau memang Ares tidak marah pada ku,kenapa dia tidak pernah datang lagi ke sini,atau setidaknya mengirim pesan atau menelefon ku seperti biasa."


"Kenapa tiba-tiba Nyonya mengingat tuan Ares??"


"Entahlah kak,aku sangat merindukan sahabat ku yang satu itu.Kau tahu kak Mitha!..selama ini dia selalu bisa membuat ku jauh lebih baik,saat aku dalam keadaan terpuruk."


"Nyonya,maaf jika saya lancang!...seandainya jika Nyonya dan Tuan Sam bercerai,apa anda bisa membuka hati untuk Tuan Ares?"


"Ares akan selalu ada di hati ku kak Mitha,meskipun aku berpisah atau tidak dengan suami ku.Bagi ku Ares adalah malaikat,aku jadi menyesal karna sudah membuatnya marah."


"Aku tegaskan Nyonya!...tuan Ares tidak pernah marah pada Nyonya."


"Dari mana kak Mitha tahu,kalau Ares tidak marah pada ku?"


"Tuan A-maksud saya,tuan Ares bukanlah orang yang gampang marah."kata Mitha hampir keceplosan.


"Kau benar kak Mitha,berada di dekat Ares akan membuat jiwa kita tenang,karna selain tampan dan mempesona,Ares memiliki hati yang sangat lembut sekali.


Tahu gak kakak-kakak sayang?..si Mitha ini usil banget lho,dia pake merekam segala lagi,rencananya Mitha,wanita cantik yang usil itu akan mengirim rekaman hasil percakapanya dengan Elen kepada Ares si pangeran tampan yang nantinya akan author jodohkan sama Elen.

__ADS_1


Jangan lupa di like terus ya kakak-kakak yang cantik,kalau bisa di komen juga.


__ADS_2