
"Elen...kau ada di mana?"tanya Luna.
"aduh,kak Lun...maaf,aku lupa memberitahu kakak,kalau hari ini Arthur mengikuti kompetisi taekwondo,aduhh...kak,maafin aku,tapi kak Luna sekarang ada di mana?"
"aku sudah berada di mansion milik suami mu!"
"benarkah?...kalau begitu kakak tunggu saja,acaranya sudah selesai dan kami akan segera pulang,apa kaakak bisa sabar menunggu?"
"baiklah Elen...kami akan menuggu mu!"
"Jeane...apa tidak apa-apa kalau kita menggu sebentar?...kau tidak lagi sibuk kan?"tanya Luna.
"itu sudah menjadi tugas ku Luna!...aku di bayar oleh suami mu untuk selalu menjaga mu!"
"aku tahu Jeane...tapi please...jangan buat jarak antara kita!...aku ingin kita seperti dulu,saling berbagi,saling curhat...ahh,masih banyak lagi Jeane!..seakan semuanya itu hilang begitu saja."kata Luna.
"dulu dan sekarang sudah berbeda Lun...dulu aku hanya sahabat mu...sekarang,kau adalah atasan ku,jadi aku wajib menghormati mu!"kata Jeane.
"Jeane...sekarang pun,kau masih tetap sahabat ku...sahabat terbaik ku!"
Hati Jeane tiba-tiba menghangat kala mendengar semua perkataan Luna.Ia tak menyangka,setelah menjadi istri seorang konglongmerat pun,hati Luna tak pernah berubah,ia tetap seperti Luna yang dulu,sahabat yang selalu ada dalam suka dan dukanya.
"siapa yang menelfon mu sweety?"
"kak,sebaiknya kita pulang sekarang...soalnya kak Luna ada di mansion saat ini,kemarin aku lupa untuk mengabarinya kalau hari ini adalah hari kompetisinya Arthur!"
"o,ya?...ada perlu apa Luna datag ke mansion?"
"aku yang memintanya kak!...aku mengajak kak Luna untuk membuat rujak,karna kak Luna juga sedang mengidam,sama seperti ku."
"baiklah sweety...apa pun akan ku lakukan untuk mu!"
"terimakasih kak!"
"Elen...sebelum kita pulang,sebaiknya kita singgah dulu ke toko kue kesukaan Oma,karna Oma akan membeli kue untuk pesta kemenangan Arthur!"
"baik Oma!...o,ya kak Jack!..apa aku bisa minta tolong?"
"apa yang bisa ku bantu Elen?"kata Jack.
"aku minta tolong,untuk menjemput kak Milka dan juga Dian sore nanti setelah pulang dari kerja!"
"baik Elen!"
"terimakasih kak Jack!"
"Jack...aku hampir lupa,sebelum kau menjemput kakak ipar ku,tolong kau jemput Arjun siang ini di bandara,karna aku memintanya untuk datang."
__ADS_1
"baik tuan!"kata Jack.
"kak Sam,tadi kata mu,kalau Arjun mau datang?...Arjun yang mana kak?"
"apa kau tidak mengenal Mario Arjuna Edo?...bukan kah dia masih sepupu jauh mu?"
"ya,aku kenal dia kak,kakek kami beradik kakak!...karna aku pikir Arjun yang mana?...untuk apa kau memintanya datang?"
"Arjun adalah orang kepercayaan ku sweety...aku bisa melihat kalau anak itu adalah orang jujur,dia sangat peka dan cekatan,maka itu aku merekrutnya menjadi orang kepercayaan ku!"
"baiklah kak,sebaiknya kita pulang,aku takut kalau kak Luna akan mengomeli ku!"
"akan ku hekter bibir istrinya Ellio itu jika berani mengomeli mu!"
"enak saja kau kak!...kalau kau berani melukai bibirnya kak Luna...akan aku sunat pedang pamungkas mu itu!"
"hoho...ho.istri ku yang cantik ini sudah semakin garang rupanya?kata Samuel sembari mencubit hidung mancung nan mungil milik istrinya itu.
Bandara Soekarno-Hatta.
"selamat siang bang Jack!"ucap Arjun sembari berjabat tangan dengan asisten Samuel itu.
"selamat siang Arjun...senang bertemu dengan mu kembali!"kata Jack.
bagaimana kabar mu bang?"
"aku sehat Arjun...bagaimana dengan mu?"kata Jack.
"bagaimana situasi di sana?"
"aman dan terkendali bang...hanya beberapa gangguan dari preman kampung,tapi aku sudah membereskanya!"kata Arjun.
"kerja bagus Arjun...tidak sia-sia tuan Sam merekrut mu!...omong-omong,bagaiman pembangunan pabrik kopi itu?"
"pembangunanya sudah 85% bang,walau belum selesai,namun sudah banyak yang melamar untuk bekerja!"
"bagus kalau begitu..omong-omong,bagaimana dengan kabar orangtuanya Dian?"
"mereka baik-baik saja bang!"
"kalau pria brengsek yang menghamilinya?"
"dia sudah kawin dengan janda kaya dua anak!"kata Arjun.
"hoho..ho.sekaya apa janda itu Arjun?"
"tidak terlalu kaya bang...dia hanya memiliki tanah warisan yang sangat luas dari almarhum suaminya."
__ADS_1
"apa dia cantik?...sehingga si brengsek itu dengan teganya mencampak kan Dian?"
"janda itu namanya Lusi,bang...umurnya dua puluh satu tahun di atas Andre!"
"astagaa...apa dia sudah gila?,bisa-bisanya dia lebih memilih wanita yang lebih pantas jadi ibunya dari pada Dian yang masih muda dan cantik."
"ya,begitulah bang...dunia hampir terbalik sekarang!"
"sebaiknya kita makan dulu Arjun...setelah itu kau istirahat sedikit,karna setelah itu,kita akan menjemput Milka dan juga Dian."
"a-apa?...Di-Dian?"
"ya,kenapa kau seperti kena setrum begitu mendengar nama Dian?...apa kau menyukainya?"
Arjun menarik nafas berat kala mengingat wanita yang sangat ia cintai itu.
"dulu pernah bang...tapi sekarang,perasaan itu sudah tidak adalagi!"kata Arjun.
"apa yang sudah terjadi?"
Arjun terdiam sesaat,ia bimbang antara harus menceritakanya atau tidak,setelah menimbang-nimbang,akhirnya Arjun berniat untuk menceritakan kisahnya dengan Dian.
"ayolah Arjun...kau ceritalah sedikit,kau sudah membuat ku sangat penasaran."kata Jack karna masih melihat pria muda itu masih terlihat ragu.
"aku dan Dian sudah berpacaran semenjak SMP,sudah empat tahun kami berpacaran,sampai akhirnya saat kami berdua sudah SMA,Andre,pria yang sudah menghamili Dian,memfitnah aku telah berbuat cabul dengan hewan,Andre melakukan itu demi merampas Dian dari ku,setelah Dian mendengar kabar bahwa aku sudah bermain dengan hewan,Dian sangat membenci ku,ia merasa jijik setiap kali melihat ku..saat itu aku sangat malu bang...tapi apa yang bisa ku lakukan?...orangtua Andre adalah seorang kepala desa,bapak dan ibu ku tidak bisa berkutik.Dari pemerintah desa membuat keputusan untuk mendenda perbuatan yang tidak pernah ku lakukan,namun demikian,sebagai warga biasa,orangtua ku tetap memberikan apa yang sudah di tentukan pemerintah desa.
saat itu,pemerintah desa mendenda ku dengan 3 ekor sapi dan uang 5 juta rupiah,mereka bilang karna sudah mencoreng nama baik desa,sejak saat itulah bang..Dian menjauhi ku,dan aku pun tidak bisa berbuat apa-apa!"kata Arjun.
"lalu,kenapa kau tidak menjelaskanya pada Dian?"
"aku sudah berkali-kali menjelaskanya bang...namun Dian tak pernah mempercayai ku,sampai akhirnya aku mengetahui Andre dan Dian sudah berpacaran dan satu tahun kemudian setelah berpacaran,aku mendengar kabar bahwa Dian sudah hamil.Sejak saat itu aku mengambil keputusan untuk melupakan semua tentang Dian,dan mengubur semua kenangan tentangnya."
"kasihan sekali kau Arjun...tapi sekarang,Dian pasti sudah menyesali perbuatanya,dan untunglah ia keguguran!"
"apa maksud mu bang?"
"apa kau tidak tahu,kalau Dian sudah keguguran?"
"aku tidak tahu bang...tuan Sam,tak pernah menceritakanya pada ku,aku hanya tahu kalau Dian waktu itu sedang sakit dan di rawat di rumah sakit,tapi aku tidak tahu kalau dia keguguran!"kata Arjun.
"seandainya Dian masih mencintai mu,apa kau masih menerimanya?"tanya Jack.
"entahlah bang...meski hati ku belum betul-betul melupakanya,namun hati ku masih terasa sakit,hati siapa yang tak sakit bang?...jika orang yang sangat kita cintai,lebih mempercayai orang lain dari pada kita,apa lagi kami sudah menjalin cinta selama empat tahun,apa itu belum cukup baginya untuk mengenal siapa diri ku?"
"kau benar Arjun!..tapi abang salut pada mu!..meski jiwa mu masih muda,tapi cara berpikir mu sangat dewasa.Kau harus berjuang mulai hari ini,tunjukan pada mereka bahwa kau adalah lelaki yang memiliki moral dan lelaki yang berkualitas!"
"terimkasih bang!"
__ADS_1
"you are welcome!"kata Jack.
Jack melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,ia membawa Arjun ke apartemenya untuk beristirahat,sebelum pergi menjemput Milka dan Dian untuk menuju ke mansion Samuel,guna merayakan kemenangan Arthur.