
Elen meminta bantuan Mitha untuk membantunya membuatkan makanan untuk malam ini.Elen sangat yakin kalau malam ini Samuel akan pulang ke apartemenya,Elen ingin menyambut kepulangan suaminya dan menyediakan makan malam istimewa malam ini.
Namun setelah menunggu selama dua jam tapi Samuel tak kunjung pulang ke apartemen seperti yang ia harapkan sejak tadi.
"Nyonya,sebaiknya anda makan saja dulu,mungkin saja tuan Sam sudah makan di luar."ucap Mitha memberanikan diri untuk menyuruh Nyonya kecilnya itu makan.
"Kau benar kak Mitha,sebaiknya kita bertiga makan"ucap Elen merasa kecewa.
Tanpa menunggu lebih lama akhirnya Elen serta kedua wanita cantik body guardnya itu menikmati makan malam yang sudah Elen siapkan untuk suaminya Samuel.Meski makanan yang telah ia dan Mitha masak terlihat sangat enak,namun bagi Elen makanan itu terasa sangat hambar karena suami tercintanya tak kunjung pulang ke apartemenya.
"Kak Sofia,apa suami ku masih marah?"tanya Elen meminta pendapat dari Sofia.
"Saya rasa tuan tidak marah Nyonya,mungkin saja tuan sedang sibuk atau masih banyak pekerjaan di kantor."jawab Sofia hati-hati agar tak menyinggung perasaan Nyonya kecilnya itu.
"Suami ku tidak pernah seperti ini kak,biasanya sesibuk apapun dia,suami ku selalu pulang tepat waktu,dan kalaupun dia lembur,ia tak pernah lupa untuk mengabari ku.*ucap Elen terlihat sedih.
Elen memutuskan untuk menelefon Jack dan menanyakan tentang di mana Samuel saat ini.
"Hallo kak Jack."
"Ya,Elen,apa kau baik-baik saja?"tanya Jack melalu seluler.
"Aku baik-baik saja kak,aku ingin menanyakan sesuatu pada mu kak Jack."
"Katakan saja Elen."
"Apa suami ku saat ini sedang bersama mu?"
"Tidak Elen,tuan Sam sudah pulang sejak sore tadi."
"Baik,terimakasih kak Jack"
"Sama-sama Elen" Elen mengakhiri panggilanya pada Jack,tak perlu bertanya lebih banyak lagi,Elen sudah tahu di mana posisi suaminya saat ini,di mana lagi kalau bukan bersama Istri pertamanya di Mansion miliknya.
"Sebaiknya Nyonya tidur saja,karna kemungkinan Tuan tidak akan pulang."ucap Mitha pada Elen.
"Aku belum bisa tidur kak Mitha."ucap Elen dengan lesu.
"Saya akan menemani anda Nyonya"kata Mitha tulus.
__ADS_1
"Kalau kak Mitha mengantuk,lebih baik kakak tidur deluan saja.Lihat,kak Sofia juga sudah tidur,aku masih ingin menunggu suami ku kak,siapa tahu dia akan pulang."ucap Elen pada body guardnya yang paling setia itu.
Dua jam kemudian Elen sudah tertidur pulas di sofa,Mitha sangat kasihan melihat Nyonya kecilnya itu,dalam hati ia merutuki Samuel karna sudah membuat Nyonya kecilnya itu menunggu selama dua malam berturut-turut.
"Kasihan sekali kau Nyonya,tuan Sam sangat bodoh karna sudah mengabaikan mu."ucap Mitha bermonolog ssndiri.
Mitha menyelimuti tubuh Elen yang mungil,Bagi Mitha,Elen sudah seperti adik kandungnya sendiri.Mitha sangat tidak tega melihat Nyonya kecilnya itu bersedih.
Mitha meraih ponsel miliknya yang ada di atas meja,Mitha tampak penasaran dengan nomor baru yang muncul di layar ponselnya,nomor baru itu sudah berulang-ulang kali menghubunginya,namun Mitha selalu mengabaikan panggilan tersebut.Hingga akhirnya Mitha membaca sebuah pesan chat di ponsel miliknya.
"Hallo Mitha"isi pesan chat dari Ares.
"Hallo,maaf ini dengan siapa dan di mana?"tanya Mitha sembari mencecar pertenyaan"
"Ini aku Ares,Mitha!!!"
"Ares??"
"Ares Clark,kau sudah kenal sekarang?"
"Ya,apa ada yang bisa saya bantu Tuan??"
"Nyonya Elen sedang tidur Tuan."
"Apa tadi dia menangis?"
"Tidak Tuan"
"Baguslah kalau begitu,...oya Mitha,seperti yang sudah kau minta,Panti asuhan yang sudah membesarkan mu itu sudah di mulai pembangunanya,dan orang-orang yang sudah pernah menjebak mu pun sudah mulai di selidiki,aku sudah menyuruh anak buah ku untuk mengusuk kembali kasus yang pernah menimpa mu,apa kau senang?"tanya Ares dalam isi pesanya.
"Saya tidak tahu harus berkata apa Tuan Ares,saya hanya bisa mengucapkan terimakasih pada Anda,dan juga bersyukur pada Tuhan.Saya tidak tahu harus bagaimana untuk membalas jasa anda Tuan Ares."balas pesan cahat dari Mitha.
"Tapi ada sesuatu yang ingin agar kau lakukan untuk ku Mitha!...itu pun jika kau berkenan,permintaan ku hanya permintaan kecil saja."
"katakan saja Tuan,aku akan berusaha semampu ku"
"Aku ingin,selama aku tidak ada,tolong kau jaga Elen untuk ku,apa kau bisa?"tanya Ares dalam isi pesanya.
"Memangnya Tuan Ares mau kemana?"tanya Mitha.
__ADS_1
"aku akan ke London untuk beberapa bulan ke depan untuk mengurus perusahaan ku.Bagaimana?...apa kau bisa melakukan apa yang aku minta?"
"Dengan senang hati Tuan Ares!"ucap Mitha meski tampak kecewa karna pria tampan itu memang benar-benar mencintai Nyonya kecilnya itu.Namun tidak mengapa,memang sudah sepantasnya agar ia jangan pernah bermimpi untuk mencintai seseorang yang bukan sekelas dirinya.
"Aku akan membayar mu,sama seperti tuan Samuel membayar mu."
"Tidak perlu Tuan,karna apa yang sudah Tuan Ares lakukan untu saya,itu sudah lebih dari cukup."
"Tidak apa-apa Mitha,terima saja apa yang akan ku berikan pada mu,hitung-hitung untuk menabung demi masa depan mu nanti,apa wanita secantik kau ingin menjadi body guard untuk selamanya?"
"Baiklah Tuan Ares,terimakasih untuk semua kebaikan anda."ucap Mitha dalam isi pesanya.Entah kenapa hati Mitha merasa terharu dengan kebaikan tulus dari Ares,ternyata selain tampan dan kaya,Ares juga memiliki hati yang sangat lembut dan baik hati.
"Oya,satu hal lagi Mitha,kabari aku jika Elen kenapa-kenapa,aku percaya pada mu Mitha,karna aku tahu kalau kau adalah wanita yang baik dan aku juga tahu kalau kau sangat mengasihi Elen."
"Ya,saya memang sangat mengasihi Nyonya Elen,Tuan Ares."
"Baiklah kalau begitu Mitha,hati ku merasa lega sekarang,aku tidak ingin selama aku di London,Elen mengalami hal buruk.Aku percaya sepenuhnya pada mu Mitha."ucap Ares dalam isi pesan terakhirnya pada Mitha.
Setelah Ares mengakhiri isi pesanya pada Mitha,wanita cantik itu terlihat tersenyum sembari memandangi wajah cantin milik Nyonya kecilnya itu sembari berkata didalam hati.
"Aku bersumpah akan selalu menjaga mu Elen,aku tidak mengerti mengapa Tuan Samuel mengabaikan wanita secantik dan sebaik kamu,aku ingin menjaga mu bukan hanya sekedar untuk tuan Samuel dan juga tuan Ares,tapi aku menjaga mu untuk diri ku juga,karna aku sangat menyayangi mu,bagi ku sekarang kau adalah adik ku,yang harus aku lindungi sampai kapan pun."ucap Mitha di dalam hati sembari memperbaiki selimut untuk menutupi tubuh Elen.
Sementara di Mansion milik Samuel,terlihat pria tampan itu sangat betah tinggal di Mansion miliknya,bagaimana tidak,Tania istri pertamanya itu tidak bosan-bosanya melayani Samuel dan memberikan yang terbaik untuk suami tampanya itu,Bukan tanpa alasan Tania melakukanya,tapi karna ia sudah di beri kesempatan untuk yang kedua kali,jadi ia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang sudah di berikan oleh Samuel.
"Apa kau keberatan jika aku ke apartemen malam ini?"tanya Samuel pada Tania.
"Ini sudah sangat larut sayang,sebaiknya besok saja kau pergi,aku akan menemani mu besok,sekalian aku ingin berterimakasih untuk Elen karna sudah rela memberikan waktu mu untuk ku."ucap Tania pada Samuel.
"Kau benar Tania,mulai hari ini kau harus belajar akur dengan Elen."
"Baik Sam!...omong-omong,jam berapa rencananya kita ke apartemen besok?"tanya Tania.
"Pagi sebelum aku berangkat ke kantor."
"Baiklah sayang,sebaiknya kita tidur sekarang,aku sangat lelah karna kau gempur terus."
"Hohoho...apa istri cantik ku ini sekarang masih menginginkanya?...aku siap melayani tuanputri!"
"Iiiiihhhh kau ini,sudah ahh...aku ingin tidur,aku sudah mengantuk."
__ADS_1
"Baiklah,semoga mimpi indah.*ucap Samuel sembari mengecup kening Tania dan langsung membawa kepala Tania ke dalam pelukanya.Tania memejamkan matanya dengan senyum yang mengembang,ternyata yang di alaminya ini bukanlah mimpi,melainkan kenyataan yang benar-benar terjadi.Angan-anganya untuk kembali pada suami dan anak tercintanya benar-benar menjadi kenyataan sekarang,Tania pun tidur dengan nyenyak dengan perasaan yang sangat bahagia.