Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Luna mengetahui kebusukan Sely


__ADS_3

Di rumah Bram


Malam ini terlihat sepasang manusia yang berbeda jenis sedang memadu kasih,sudah satu minggu lebih Sely tidak mengapeli kekasihnya yang bernama Bram itu.Akibat terlalu lama wanita itu tidak mengabarinya,akhirnya lelaki itu memutuskan untuk menghubunginya lebih dahulu.Bram melanggar perjanjian yang sudah mereka sepakati bersama.


"Sayang,lain kali kau tidak boleh menghubungi ku seperti tadi!"ucap Sely yang masih kesal dengan kelakuan kekasihnya itu.


"kalau tidak,semua rencana kita akan gagal sayang!"


"Itu semua salah mu sayang,aku tidak bisa tahan kau abaikan seperti ini."kata Bram pada kekasihnya itu.


"Aku sengaja mengabaikan mu,itu semua aku lakukan agar tante Oliv percaya dengan akting ku.Dan apa yang telah kuperjuangkan tidak sia-sia.Karna minggu depan aku dan Ellio akan menikah."


Mendengar sang kekasih akan menikah,sontak Bram sangat murka."Brak...brak"Bram melemparkan semua barang yang ada.Melihat kekasihnya marah dan tidak bisa mengontrol diri membuat Sely langsung memeluk dan me*lu**t bi**r lelaki itu.Sely mengeluarkan jurus andalanya.Dan benar saja,Bram langsung mereda begitu mendapatkan perlakuan manis dari wanitanya itu.


"Sayang,aku tidak mau hidup miskin seperti ini terus.Lihat saja rumah mu yang sangat kecil ini,aku tidak mau kalau aku dan anak-anak kita tinggal selamanya disini."


"Tapi,bagaimana dengan ku?aku tidak akan sanggup melihat mu dengan lelaki lain,membayangkanya saja sudah cukup membuat ku hampir gila!"ucap Bram pada Sely.


"Ini tidak lama sayang,beri aku waktu tiga bulan saja,setelah kita mendapatkan semuanya,aku berjanji akan menendang lelaki sombong itu dan ibunya keluar dari mansionya sendiri."ucap Sely kembali.


"Benarkah hanya tiga bulan sayang?"tanya Bram pada kekasihnya itu.


"ia sayang,hanya tiga bulan."jawab Sely sembari mengangguk.


"Tapi aku ingin sebelum pernikahan mu dengan lelaki itu,kau harus selalu menemani ku selama 3 jam dalam satu hari sayang!"ucap Bram memberi syarat pada Sely.


"aghh,itu terlalu lama sayang,nanti mereka bisa curiga pada ku!"kata Sely yang tidak puas dengan syarat yang Bram berikan.


"Yah,kalau kau tidak mau,berarti semua rencana kita gagalkan"kata Bram sedikit mengancam."oke..oke...oke,baiklah sayang!" ucap Sely yang merasa jengah dengan sikap kekanak-kanakan Bram.

__ADS_1


"hehh,Bram...Bram,kau kira aku sudi menjadi istri mu,pria miskin seperti mu tidak layak untuk bersanding dengan ku,kau lihat saja nanti,begitu aku mendapatkan apa yang ku mau,aku akan melenyapkan manusia parasit yang tidak berguna seperti mu."ucap Sely dalam hati.


Akhirnya setelah berdebat,sepasang kekasih itu memutuskan untuk mencari hiburan di sebuah Club yang sangat terkenal di kota itu.


*****


"Luna,jalan-jalan yuk,emang gak bosan apa dirumah terus?"kata Jeane pada Luna sahabatnya itu.


"Males ah"Jawab Luna yang terlihat sangat lesu.


"ya ampun Lun,daripada kamu setres mikirin bos tampan mu itu,lebih baik kita menghibur diri,happy aja Lun."


Luna sangat sedih,kala mendengar bos tampan yang sudah ia taksir sejak lama,akan segera menikah dengan wanita lain.Tapi Luna bisa apa?tidak mungkin ia mengungkapkan perasaanya,dan memohon-mohon pada Ellio agar tidak menikah dengan Sely.


"Ayolah Lun,kamu tidak boleh bersedih terus begini!."ucap Jeane berusaha menghibur Luna sahabatnya itu.Jeane merasa kasihan pada sahabatnya Luna,selama ini Luna sering bercerita tentang Ellio Ceo tampanya itu.


Di Club Livero


Luna tak sengaja melihat sepasang manusia yang berbeda jenis sedang memadukasih di depan toilet wanita,setelah puas saling beradu Sa**va kedua pasangan yang sedang memadu kasih itupun memasuki ruang toilet khusus wanita itu.


Betapa kagetnya Luna kala melihat sepasang kekasih itu,matanya terbelalak melihat wanita yang ia kenal itu sedang memadu kasih dengan lelaki lain.Padahal wanita itu sedang mengandung dan akan segera menikah dengan lelaki yang Luna cintai.


Siapa lagi kalau bukan Sely,si wanita arogan dan licik itu.Sely buru-buru mengambil ponselnya dan merekam adegan mesra Sely tadi.Luna tetap merekam sampai mereka memasuki toilet.


Luna berjalan pelan-pelan,Luna membuka hinghelsnya agar tidak menimbulkan suara,karna ia takut ketahuan.


Terdengar suara de***an Sely yang sedang menikmatimati permainan kekasihnya itu.Luna terus merekam dari de***an Sely sampai ke pembicaraan sepasang kekasih itu.


"Aku ingin anak kita baik-baik saja sayang!"ucap Bram pada Sely usai mengakhiri permainanya.

__ADS_1


"aku akan selalu menjaga anak kita sayang"jawab Sely manja.


"Ingat,aku memberi mu waktu hanya tiga bulan Sely,setelah itu aku tidak peduli,kau harus ceraikan dia.Ingat,aku tidak main-main dengan perkataan ku,cam kan itu sayang!"ucap Bram dengan penuh penegasan.


"Kau tenang saja sayang,setelah aku mendapatkan semua yang aku inginkan,aku akan menendang pria sombong itu dan ibunya keluar dari istana itu,dan aku akan membawa mu untuk hidup bersama ku selamanya."ucap Sely yang sangat puas dengan sandiwaranya.


Semenit kemudian,sepasang kekasih itu keluar dari toilet khusus wanita itu dan pergi meninggalkan Luna yang masih tidak bergeming di tempatnya.Jeane sudah berulangkali menelfonya,dan untungnya tadi Luna menyempatkan untuk meng Silent ponselnya,karna kalau tidak,bisa habis riwayatnya.


Luna masih tak bergeming,ia masih belum percaya dengan adegan-adegan Sely dan kekasihnya tadi.


"ini tidak bisa di biarkan,aku harus memberitahukan semua ini pada Ellio.Meski aku tidak bisa memiliki mu Ellio,tapi aku tidak sudi melihat mu menikahi wanita ular itu."Ucap Luna dalam hati.Untung tadi Jeane sahabatnya itu memaksanya untuk ikut,karna kalau tidak,Luna tidak akan pernah tau kebusukan Sely,meski Luna tidak bisa memiliki Ellio tapi sekretaris cantik itu tidak mau melihat pria yang sangat dicintai olehnya itu hancur karna perbuatan licik si wanita ular Sely.


Luna harus berterimakasih pada sahabatnya itu,karna sahabatnya itulah maka Luna bisa mengetahui kebusukan Sely.


Sekembalinya Luna dari toilet,Luna melihat sahabatnya itu sangat panik mencari keberadaanya.Tepat seperti dugaan Luna,kalau sahabatnya yang baik hati itu sedang pusing mencari keberadaanya.


"Luna,kamu darimana saja sih?"tanya Jeane yang sedikit marah pada Luna.Bagaimana ia tak marah,kalau sahabatnya itu sudah membuatnya pusing tujuh keliling.


"hehe..maaf Jeane"jawab Luna cengar-cengir.Meskipun Jeane marah,tapi Jeane sangat lega kala melihat sahabatnya itu baik-baik saja.


"tapi,sebenarnya kamu dari mana saja sih?,aku pusing cari kamu Luna!"ucap Jeane pada Luna.


"iya,maafin aku Jeane,nanti sampai dirumah aku akan ceritakan semua."Ucap Luna pada sahabatnya Jeane."Sekarang kita pulang saja ya Jeane,kepala ku sudah sangat pusing disini."


"ok,kita pulang"balas Jeane pada Luna.Sesampainya di rumah Jeane,Luna menceritakan semua kejadian yang Luna alami tadi,Jeane pun melihat rekaman yang berisi adegan-adegan tak senonoh dari Sely dan kekasihnya.


"terus,apa rencana mu selanjutnya Lun?"tanya Jeane pada sahabatnya itu."aku akan membongkar kebusukan Sely,sebelum hari pernikahan mereka.Meski aku tidak bisa mendapatkan Ellio,tapi aku tidak sudi kalau Ellio sampai menikahi wanita ular itu Jeane!"


"aku akan selalu mendukung mu Luna"jawab Jeane antusias.

__ADS_1


__ADS_2