Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Apa kau menyesal?


__ADS_3

Tubuh mungil Elen menegang sesaat,ia tidak tahu harus berbuat apa?.ingin rasanya ia lari dari tempat itu saat itu juga,namun hatinya berat untuk meninggalkan kekasihnya yang sedang butuh pertolongan.Elen menatap netra biru safir kesukaanya itu.


Samuel menatapnya dengan tatapan penuh damba,rasa panas yang menggelora seakan-akan ingin membunuhnya saat itu juga.Elen maju beberapa langkah mendekati kekasihnya itu,malam ini ia pasrah untuk memberikan seluruh cintanya pada lelaki itu,meski ia tahu bahwa itu salah.


"kak Sam!"kata Elen.


Samuel masih diam dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.Elen mengelus rahang Samuel yang di tumbuhuhi bulu halus.Perlahan jemari Samuel mengelus pundak kesayanganya itu.Dari sentuhan lembut hingga beranjak pada sentuhan kasar yang membuat wanita mungil itu berulang kali mengerang kesakitan.


Meski sentuhan demi sentuhan yang di berikan oleh Samuel terasa kasar,namun sentuhan yang diberikan lelaki itu padanya terasa hangat.Elen berulang kali memejamkan mata,kala meresapi setiap sentuhan yang di berikan oleh pujaan hatinya itu,bukan baru kali ini Elen merasakan hal seperti ini,namun,kesan dari setiap sentuhan yang di berikan oleh Samuel,mampu membuat Elen terkapar tak berdaya.Entah sudah berapa kali mereka mekakukanya,wanita mungil itu sudah tidak kuat lagi untuk memberikan yang terbaik bagi Samuel karna obat perangsang yang telah ia minum.


Samuel terbangun dari tidurnya,ia merasakan lenganya sedikit keram akibat tertindih sesuatu.Dan mata biru Samuel terbelalak kala melihat benda yang menindih lenganya.Betapa kagetnya ia kala melihat wanita kesayanganya berada di sampingnya dalam keadaan tanpa sehelai benang pun.


Samuel mengingat-ingat kebali kejadian tadi malam,di mana saat ia tiba di kediaman tuan Rudy mertuanya itu.Tetakhir kali ia ingat saat mami Liza menawarinya untuk beristirahat di kamar mendiang istrinya.Namun Samuel heran,mengapa ia ada di apartemen Jack dan bersama Elen.Bukankah tadi malam ia berangkat sendiri tanpa Elen.


"sweety?"


Samuel mengangkat pelan-pelan tanganya agar tidak membangunkan kucing kecilnya itu.Namun gerakan kecil yang di timbulkan oleh Samuel mengakibatkan wanita itu terbangun.Elen mengucek matanya yang masih terasa mengantuk akibat melayani pria tampan kekasihnya itu.


"sweety?"


"Mm?"


Elen menjawab singkat.Namun sedetik kemudian mata wanita mungil itu membulat sempurna kala mengingat kejadian yang sudah mereka lewati bersama.


"ka-kak Sam?"


Elen menutupi tubuhnya dengan selimut,karna posisinya saat ini sedang tanpa sehelai benang pun.


"apa yang sudah terjadi sweety?"


Elen menunduk tak berani untuk menatap netra biru milik kekasihnya itu.Elen sangat malu akan apa yang sudah terjadi,pastilah Samuel menganggapnya wanita murahan.


"sweety?"


Samuel mengangkat dagu Elen agar memandangnya.Samuel merasa kasihan pada kucing kecilnya itu,pastilah ia sudah kewalahan melayaninya yang sedang dalam pengaruh obat perangsang.


"kau menyesalinya sweety?"


Elen masih diam.


"kata kan sweety,apa kau menyesal?,lihat aku sweety!"


Samuel kembali mengangkat dagu wanitanya itu.


"maafkan aku sweety karna sudah menyakiti mu!"


Elen mengangkat kepalanya dan menatap lekat-lekat mata biru milik kekasihnya itu.


"aku rasa kau benar kak,sebaiknya kita menikah saja,aku takut kalau hal ini terulang kembali."

__ADS_1


"benarkah sweety?"tanya Samuel berbinar.


"tapi kak,hari ini biarkan aku memberi wamita binal itu pelajaran,berani-beraninya di menyentuh mu!"


"maksud mu apa sweety?"


Tanya Samuel yang merasa kebingungan.


"semalam dengan seenaknya ia menaiki tubuh mu!,aku belum puas menjambaknya semalam,akan kubunuh dia hari ini juga!"


Samuel terbelalak mendengar pengakuan kekasihnya.


"apa?semalam kau menjambaknya sweety?"


"iya kak!"


Samuel geleng-geleng kepala kala melihat keberanian wanita mungilnya itu.Pasalnya ia tahu kalau Elen sangat lembut,namun wanita itu bisa berubah menjadi wanita bar-bar kala sedang cemburu.


"kau tidak takut padanya sweety?"


"kenapa harus takut?berani-beraninya wanita binal itu memakai barang ku!!"kata Elen berapi-api.


"whatt??"tanya Samuel saat mendengar kucing kecilnya itu menyebutnya barang.


"ya kak,kau milik ku,selamanya akan menjadi milik ku!"


"tok..tok..tok"


"selamat pagi tuan Sam,saya sudah membuatkan sarapan untuk anda dan Elen!"kata Jack dari luar.


"baiklah Jack,kami berdua akan segera turun!"ucap Samuel dari dalam kamar.


"kyaaa!!"


Elen sangat kaget saat Samuel tiba-tiba saja mengangkat tubuhnya yang mungil.


"kak Sam?"


"aku akan memandikan mu sweety!"


"tidak...tidak kak Sam!"


"kau harus patuh sweety!"


"tapi aku bisa mandi sendiri!"


"aku tahu,tapi aku ingin memandikan diri mu!"


Elen sangat malu saat melihat dirinya yang sedang polos di bopong oleh kekasihnya yang tampan itu.

__ADS_1


"kau masak apa Jack?"tanya Samuel saat sudah berada di meja makan di apartemen Jack.


"maaf tuan,saya hanya masak nasi goreng seadanya,karna stok makanan yang di kulkas sudah habis."


"aiss,kau pelit sekali Jack!"


"whatt?"


"ya,kau sangat pelit sekali,sudah jelas-jelas kau tau bahwa Elen ku sedang menginap di apartemen mu,begini cara mu untuk melayani tamu?"


"ma-maafkan saya tuan,saya tidak sempat membelinya,semalam saya berencana akan membeli stok makanan,tapi karna saya menjaga tuan dan Elen di depan pintu sampai pagi,jadi saya tidak sempat.Hari ini saya akan pergi berbelanja stok makanan."


"uhuk..uhuk."


Makanan yang ada dalam mulut Samuel berhamburan ke luar semua kala mendengar pengakuan Jack.


"a-apa?kau menjaga kami di depan pintu?"Tanya Samuel karna merasa tertohok dengan pengakuan asistenya itu.


Elen sangat malu mendengar pengakuan Jack,pasalnya,saat mereka melakukan hubungan yang tidak halal itu,Elen dan Samuel berulang-ulang meracau tak jelas.


"apa kau mendengar sesuatu Jack?"


"ma-maksud anda tuan?"


Elen sudah memelototi Samuel pertanda agar tidak bertanya lagi pada Jack.


"ya,sesuatu seperti suara kucing yang sedang berteriak begitu!"


"ti-tidak tuan,saya tidak mendengarnya!"jawab Jack gugup.


Jack malu kala mengingat racauan yang tidak jelas dari tuan dan calon nyonyanya itu.


"baguslah Jack,karna kalau tidak,aku takut kau akan melampiaskanya pada sabun yang ada di kamar mandi mu!"


"kak Sam!"kata Elen yang kembali melotot padanya.


Jack sangat kesal pada bosnya itu,karna sudah mengatainya bermain dengan sabun.


"enak saja kau bos,aku tidak pernah menghayal untuk sampai ke sana"ucap Jack yang masih kesal dengan bosnya itu.


"sweety,aku akan mengantarkan mu pulang,kak Milka pasti sudah sangat menghawatir kan mu!"


"baik kak!"


"satu lagi sweety,lain kali kau tidak boleh keluar sembarangan tanpa seijin ku,kau paham sweety?"


"iya kak!"


kata Elen yang terlihat cemberut,dia merutuki kekasihnya itu,kalau bukan karna untuk menyelamatkanya,tidak mungkin dia nekat untuk keluar,apalagi di malam hari.

__ADS_1


Samuel mengantarkan kekasihnya itu ke apartemen miliknya,setelah Samuel mengantarkan Elen,pria tampan itu kembali ke mansionya guna mengganti pakaian,dan setelah itu Samuel menuju kantornya.


Samuel bertekat untuk memberi Angela dan ibunya pelajaran yang setimpal dengan perbuatan mereka.


__ADS_2