
Di kediaman Keluarga Angela
Angela menceritakakan kejadian semalam kepada Maminya yaitu Mamy Liza.Mami Liza sangat marah kala mendengar cerita putrinya Angel yang mengatakan bahwa Samuel sudah memiliki calon istri.Sejak kecil Angel selalu di manja oleh Mami Liza,semua keinginan Angel selalu di turuti oleh kedua orang tuanya.
Suami mami Liza adalah tuan Rudy Salim pemilik Salim corp.Tuan Rudy paling tidak suka melihat istrinya sangat memanjakan Angel.
"kurang ajar,berani-beraninya wanita itu merebut Sam dari mu!"
"iya Mi,dan karna perempuan itu juga yang membuat kak Sam berbuat kasar pada ku!"
"memangnnya apa yang sudah Sam lakukan pada mu?"
"kak Sam menarik tangan ku hingga aku terjatuh!"
"apa??"tanya mami Liza.
"mungkin kau sudah membuat ulah sehingga Sam berbuat kasar pada mu!"
Kata Arsen yang tiba-tiba saja muncul pada adik tirinya itu.Arselino Salim adalah putra tuan Rudy dari istri pertamanya nyonya Mery.Tuan Rudy bercerai dengan nyonya Mery saat Arsen masih berusia lima tahun.Mereka bercerai karna nyonya Mery memergoki suaminya sedang bersetubuh dengan Liza.
Nyonya Mery sangat sakit hati,ditambah lagi tuan Rudy lebih memilih mami Liza saat di ketahui bahwa Liza sedang mengandung anak tuan Rudy.Tuan Rudy menggugat cerai istri pertamanya itu dan memenangkan hak asuh untuk Arsen.
"apa maksud mu Arsen?"tanya mami Liza.
"aku rasa kau tau apa yang ku maksud?"
Arsen tidak pernah memanggil Mami Liza dengan sebutan mama ataupun yang lainya,karna ia sangat membenci wanita itu.Sejak ia kecil hanya pengasuhnya saja yang membesarkanya hingga dewasa..Bibi Asih adalah orang yang berperan besar dalam setiap tumbuh kembangnya sejak kecil hingga dewasa seperti ini.
"jangan ikut campur dengan urusan ku!"
"aku juga tidak sudi mencampuri urusan mu,tapi perbuatan mu sudah membuat banyak kerugian!"
"kerugian apa yang kau maksud?"
"selain manja,ternyata kau ini sangat munafik!"kata Arsen.
"hentikan ocehan mu Arsen!"bentak mami Liza.
"apa-apaan ini? pagi-pagi sudah membuat keributan!"kata tuan Rudy yang tiba-tiba muncul.
"itu anak kesayangan mu yang tidak pernah sekalipun menghargai ku!"
"kau ingin aku menghargai mu?hah,yang benar saja?"kata Arsen.
"katakan apa yang sudah terjadi Liza?"
Mami Liza menceritakan semua perihal yang di alami oleh Angela.
"Angel,sudah berapa kali papi katakan bahwa kau tidak pantas untuk mengejar-ngejar Samuel.Perbuatan mu itu sangat memalukan sekali,mau taruh dimana wajah papi?"
"papi kok malah jadi belain Arsen sih?"
"papi bukan belain Arsen mami!,tapi memang kenyataanya begitu kok!"
"sudahlah pi,bukanya nenangin malah bikin tambah rumit."
Arsen merasa sangat muak dengan kedua wanita yang adalah ibu dan adik tirinya itu.
"jangan bilang kalau papi sudah menyuruh anak dari wanita murahan ini untuk menyerang ku dan Angel?"
"berani sekali kau mengatai ibu ku murahan,bukanya sebaliknya?kau adalah pelakor yang menghalal kan segala cara untuk merusak rumah tangga orang.jadi tak salah jika Angel mengikuti jejak mu!"
"tutup mulut mu Arsen!!,sekarang kau sudah ada mulut rupanya?"kata mami Liza.
"sudah-sudah,dan kau Angel,papi peringatkan pada mu,jangan pernah lagi kau mengganggu Samuel,karna kalau tidak papi akan menarik semua fasilitas mu,kau mengerti?"
"yaa..a Papi?"
__ADS_1
Setelah tuan Rudy beranjak dari tempatnya,Mami Liza kembali menyerang Arsen.
"urusan kita belum selesai Arsen!"kata mami Liza.
"siapa takut?aku akan menunggu mu untuk melihat seberapa hebat diri mu?
"manusia-manusia seperti kalian tidak pantas hidup dan tinggal di rumah ini!."
"beraninya kau Arsen?"kata mami Liza.
"aku bersumpah akan membuat mu hancur Liza,sama seperti kau menghancurkan kebahagiaan ibu ku!"
"kau pikir aku takut dengan ancaman mu?"kata Liza.
*****
Di apartemen Samuel
Samuel menekan interkom apartemenya itu.sedetik kemudian kak Milka datang untuk membukakan pintu untuk Samuel.
"selamat malam kak Milka!"
"selamat malam Sam!"
"mari masuk Sam,Elenya sedang tidur!"
"apa Elen sudah makan?"
"tadi aku sudah menyuruhnya makan,namun Elen menolak,tidak selera katanya! dan satu hal lagi Sam,Elen memintaku untuk membelikanya mie goreng."
"hah?
Samuel tak habis pikir dengan selera kucing kecilnya itu.
"aku boleh melihatnya kak?"
Samuel beranjak meninggalkan Milka dan menuju kamar tempat Elen berada,namun sebelum itu ia memesan mie goreng spesial di restauran Litani.Karna Samuel tahu bahwa restauran itu memiliki menu makanan yang berbahan dasar mie.
"sweety?"
Samuel menepuk lembut pipi wanita mungil kesayanganya itu.
"sweety?bangun sayang,aku ada disini!"kata Samuel.
Melihat kucing kecilnya tidak bangun-bangun juga,Samuel memaksa otaknya agar berpikir cepat untuk mendapatkan ide bagaimana cara membangunkan wanita kesayanganya itu.
Samuel menyeringai licik kala terbersit sebuah ide yang tidak memakai kode etik.Samuel me****t b**ir wanita kesayanganya itu,Samuel merasa sangat candu dengan b***r milik Elen.
"emph!"
"bangunlah Sweety,kau harus makan!"
"kak Sam?"
"ya,sweety!"
"aku tidak lapar!"
"bagaimana kau bisa sembuh jika kau tidak makan?"
"tok...tok...tok"
"ya?"
"Sam,apa kau memesan makanan tadi?"
"iya kak Milka,aku memesanya untuk kita!"
__ADS_1
ucap Samuel pada kakak dari Elen itu.
"kak Milka makanlah!"
"baiklah Sam,aku akan memakanya di luar!"jawab Milka yang tidak ingin menganggu kemesraan dua sejoli itu.
"terimakasih!"
"sama-sama kak!"
"sweety kau harus makan,karna aku sudah memesan makanan kesukaan mu!"
"benarkah?"
"ya sweety!"
Mata Elen seketika berbinar,kala melihat makanan kesukaanya itu.Ia memakanya dengan sangat lahap sampai-sampai milik Samuel pun ia berikan untuk Elen.
"makanya pelan-pelan swety tidak akan ada yang merampas makanan itu dari mu!"
Samuel tertawa kecil melihat kesayanganya itu makan seperti anak kecil.Samuel mengelus-elus puncak kepal Elen,ia memperlakukan wanita kesayanganya itu bagai anak kecil.
"sweety?"
"Mm?"
"mau kah kau menikah dengan ku?"
"uhuk...uhuk."
Elen terbatuk kala mendengar perkataan Samuel.
"kak Sam?"
"aku serius Sweety!"
"mau kah kau menjadi ibu dari anak-anak ku?"
"terlalu cepat kak!"
"maksud mu?"
"kak Sam,baru satu tahun lebih aku menjanda,dan Tasya juga belum genap satu tahun meninggal,aku memang mencintai mu kak,tapi tolong beri aku waktu setidaknya satu tahun lagi!"
"apa?satu tahun?"tanya Sam kaget.
"itu terlalu lama sweety!"
"aku mohon kak!"
"baiklah,tapi dengan satu syarat!"
"syaratnya apa?
"aku tidak mengijin kan mu untuk bekerja!"
"apa??"
"tidak...tidak...tidak,mana ada begitu,selama satu tahun aku hanya terkurung di apartemen milik mu ini!"
"jangan membantah sweety,itu sudah keputusan ku,keputusan ku mutlak tidak boleh di ganggu!"
"kak Sam!!"
"sst"
Samuel menaruh jari telunjuknya di bibir wanita kesayanganya itu,pertanda ia tidak di ijinkan untuk bicara lagi.
__ADS_1
Elen memanyunkan bibirnya yang mungil yang membuat libido pria pemilik netra biru safir itu tidak tahan melihatnya.Samuelpun langsung mema***t Bi**r mungil itu yang sudah sangat candu baginya.