Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Ellio mogok bicara


__ADS_3

"sebenarnya apa yang terjadi sih kak?,kok kakak bisa sampai di jakarta ini?"tanya Elen pada kakaknya itu.Sejak pertemuan mereka sore tadi sebenarnya Elen sudah sangat ingin bertanya pada Milka,namun ia mengurung kan niatnya karna masih bersama oma tadi.


Milka menarik nafas berat,ia mengingat kembali apa yang ia sudah lewati selama ini.Suaminya yang selingkuh dan ditambah lagi suaminya menghamili anak tetangganya yang masih berkerabat dengan mendiang ibunya Elen dan Milka.


"Sebenarnya kakak sudah capek menghadapi kelakuanya yang suka selingkuh,sebenarnya kakak selama ini berusaha untuk sabar.Tapi perbuatanya yang terakhir sudah tidak bisa kakak tolerin lagi" ucap Milka berkaca-kaca.


"emang kak Rio bikin kesalahan apa lagi kak?"tanya Elen antusias."Ririn tetangga kakak dinyatakan hamil,dan kamu tau siapa pelakunya?,pria brengsek yang sudah menghancurkan hidup kakak,kamu masih ingatkan waktu terakhir kali kakak mau jual rumah peninggalan ayah,untuk pengobatan Tasya waktu itu?waktu itu dia menolak karna alasan rumah warisan.Tapi ternyata dia sudah gadai sertifikat di juragan Johan tanpa sepengetahuan kakak,kakak tahu saat anak buah juragan Johan menyegel rumah itu karna Rio sudah tidak mampu lagi membayar utang-utangnya."kata Milka semakin terisak.


"Dan yang lebih parah lagi,Rio memaksa kakak untuk menyuruh kamu kembali kekampung untuk menikah dengan juragan Johan agar hutang-hutangnya Rio lunas." ucap Milka yang masih terisak kala mengingat perbuatan mantan suaminya itu.


"Apa?"tanya Elen kaget,ia tak habis pikir pantas waktu itu kakak iparnya memaksa-maksa Elen agar mau menikah dengan juragan mesum itu.Ternyata karna ada udang di balik batu.Hanya waktu itu Elen tidak memberitahu Milka,karna takut kalau kakaknya itu malah marah padanya dan lebih membela suaminya yang bejat itu.


"Karna kakak sudah tidak tahan lagi,akhirnya kakak minta cerai dan sekarang kami sudah sah bercerai."ucap Milka yang sudah kelihatan agak membaik tidak menangis lagi.Ia merasa lega karna sudah menceritakan semuanya pada adik kandungnya itu.Elen mungkin tidak bisa membantu banyak untuk persoalan hubungan rumah tangganya,apa lagi sekarang sudah tidak adalagi yang perlu di kuatir.Tapi setidaknya dengan menceritakan semua bebanya pada Elen dapat mengurangi beban pikiranya.


"Terus,waktu kakak mau ke jakarta,kak Rio tau?"tanya Elen pada kakak Milka."untuk apa kakak kasih tau dia?kami kan sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi!"ucap kak Milka."lalu kakak kesini pake uang dari mana?"tanya Elen penasaran."oh iya,kakak lupa kasi tahu kamu,kebun kopi peninggalan bapak kakak sudah jual ke ibu Santi,karna ibu Santi bilang kalau suatu saat kita menginginkan kembali kebun itu,ibu Santi bisa mengembalikanya pada kita.

__ADS_1


Awalnya Elen sedih karna semua warisan dari kedua orangtua kakak beradik itu habis tak tersisa,namun ia lega,karna kebun kopi warisan dari orangtuanya di beli oleh orang yang sangat baik yaitu Ibu Santi.Dulu saat Elen dalam keadaan terpuruk,hanya ibu Santi yang selalu memberikan dukunga untuk Elen,agar Elen selalu semangat menghadapi cobaan hidup yang begitu berat.


Dalam hati Elen bertekat untuk mengumpulkan uang,agar ia bisa membeli kembali rumah,dan kebun kopi peninggalan orangtuanya.Malam semakin larut,kedua kakak beradik itu memutus kan untuk segera tidur,berharap agar esok,ketika fajar menyingsing semua rasa penat yang ada dalam hati hilang dan tak pernah kembali.


Pagi ini di mansion tante Oliv,Ellio duduk sambil menikmati sarapanya.Lelaki berparas tampan itu merasa sangat hampa,padahal penghuni mansion itu bukanlah dirinya seorang,ia merasa hampa karna wanita kesayanganya sudah dua hari ini tidak berada di dekatnya.


Biasanya setiap pagi Ellio bangun dengan semangat menuju dapur,setiap pagi biasanya Ellio langsung menuju dapur hanya untuk memastikan kalau wanita itu ada dan baik-baik saja.karna Ellio pernah mendapati wanita kesayanganya itu terluka karna terkena sayatan pisau saat mengiris wortel,betapa paniknya Ellio saat melihat wanita mungil itu meringis kesakitan.Padahal waktu itu luka yang ada di jari Elen tidak seberapa,tapi rasa paniknya Ellio luar biasa.


Tapi sudah dua hari ini lelaki pemilik netra coklat itu tidak akan pernah melihat lagi,saat-saat wanita kesayanganya itu berkutat di dapur sambil bercanda dengan para maid.Entah bagaimana kabar wanita mungil kesayanganya itu?,apakah dia baik-baik saja.


"Mama mohon,kamu harus mengerti,karna mama melakukan ini demi kebaikan mu nak!"ucap tante Oliv memberi nasihat.Ellio hanya terdiam,ia mengambil gelas yang sudah terisi air dan meneguknya.Setelah melap mulutnya dari sisa-sisa makanan,Ellio bangkit berdiri dan bergegas keluar menuju kantornya.


Tante Oliv tetap pada pendirianya yang akan menikah kan Ellio dengan Sely.Hari ini tante Oliv dan Sely akan menuju butik untuk memilih gaun pengantin yang akan mereka gunakan saat pernikahan.Rencananya pernikahan akan di gelar di mansion mewah itu.


Siang ini di kantor tepatnya di ruangan Ellio Ceo tampan itu,Eric sang asisten sangat kasihan melihat tuanya hanya bermurung saja,sesaat kemudian Luna sekretaris muda yang cantik itu masuk setelah mengetuk dan di persilahkan masuk.Luna memberikan laporan tentang keuangan pada ceo tampan yang sudah lama ia sukai itu.

__ADS_1


"Pak,ini hasil keungan untuk bulan ini,dan sedikit lagi bapak akan bertemu dengan tuan Alan untuk membicarakan proyek pembuatan hotel yang ada di Sumba,karna sudah ada janji sebelumnya."ucap Luna panjang kali lebar.


Ellio menerima map yang berisi laporan keuangan perusahaan.Ellio pun tersadar dari perbuatanya yang bermurung diri sejak kemarin.Tidak seharusnya dia seperti ini,seharusnya masalah pribadinya tidak dia bawa sampai keperusahaan karna kalau tidak akan berdampak buruk bagi perusahaan yang ia pimpin.


"Terimakasih Luna,kamu boleh kembali ke ruangan mu!"jawab Ellio pada Luna yang masih mematung menatapi atasanya yang tampan itu."Luna...Luna"panggil Ellio sampai kedua kali."ahh...ehh,iya pak,saya kembali."Wajah Luna memerah karna menahan malu,akibat karna tertangkap basah memandangi lelaki tampan atasanya itu.Eric asisten Ellio tersenyum kala melihat wanita cantik itu salah tingkah akibat kepergok memandangi Ellio ceo tampanya itu.


Eric tersenyum kala melihat tatapan penuh dambaan Luna pada Ellio,bisa terlihat dari cara Luna memandang Ellio.Meski Luna tidak pernah cerita padanya,tapi Eric bisa tahu bahwa Luna sudah sangat lama memendam rasa pada lelaki bernetra coklat itu.


Ellio dan Eric menyaksikan kepergian Luna dari ruanganya itu,Eric berdehem sambil cengar-cengir."ehhem"


"Apa?" kata Ellio sambil melotot ke arah Eric."bos,tidak kah kau lihat? bahwa sekretaris mu yang cantik itu sudah lama menyukai mu?" jawab Eric berusaha untuk menghibur.


"Eric,lebih baik kau keluar sekarang!" ucap Ellio dengan tatapan horornya."baiklah bos!" ucap Eric yang segera keluar akibat tatapan horor dari bosnya itu.Ellio bukan tidak tau kalau Luna menyukainya,selama ini Ellio sering gonta-ganti membawa wanita keruanganya untuk memenuhi hasrat biologisnya di depan Luna.Sebenarnya kalau Ellio mau,lelaki tampan itu sudah lama menggoda dan menjadikan Luna sebagai pemuas ranjang panasnya.Tapi Ellio tidak mau,karna ia tahu bahwa sekretarisnya itu adalah wanita baik-baik.


Selama ini Ellio hanya membawa wanita-wanita yang haus akan uang,sekali tidur denganya Ellio akan memenuhi permintaan wanita yang ia pakai,biasanya mereka meminta untuk shoping belanja barang branded,tapi setelah Elen masuk dalam kehidupanya,sang casanova itu berubah seratus derajat.

__ADS_1


__ADS_2