Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Pernikahan Samuel dan Elen


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Samuel dan Elen,pernikahan yang di laksanakan secara sederhana namun sangat berkesan.Pernikahan sederhana itu adalah permintaan Elen.Setelah mereka mengucapkan janji untuk sehidup semati hingga maut memisah kan,mereka pun berbaur dengan beberapa keluarga dan sahabat Samuel.


"selamat Sam,akhirnya kau menikah juga,oh,ya ampun,akhirnya cita-cita ku untuk punya cucu segudang tercapai juga!"kata Oma.


"a-apa?,cucu segudang?"tanya Elen tak percaya.


"iya,kau dan Sam,harus memberi Oma cucu segudang!"kata Oma.


Elen merinding mendengar kata-kata Oma,yang benar saja,jangan kan segudang satu anak saja kita sampai taruhan nyawa,apalagi segudang.


"sweety,kau jangan ambil pusing dengan perkataan Oma,Oma hanya bergurau!"kata Samuel.


"aiss,Oma tidak bergurau Sam!"kata Oma yang sudah menahan tawa dalam hati.


"Elen...Elen.kau sangat lucu sekali"kata Oma dalam hati.


Di antara tamu yang mendapat undangan,terlihat Ares hadir juga di dalam acara itu.


"selamat atas pernikahan kalian Sam,semoga bahagia sampai kakek dan nenek,meski aku sangat menyesal tidak jadi berduel dengan mu!"


"duel kita bisa di lanjutkan Ares,namun taruhanya adalah pulau "Amor" milik mu,yang sangat indah itu!"kata Samuel.


"tak masalah Sam,tapi bagaimana jika aku yang menang?"kata Ares.


"kau boleh minta apa saja dari ku Ares!"


"termasuk istri mu?"


"no..selain kucing kecil ku!"kata Samuel.


"kalau begitu aku tidak tertarik Sam!,tak ada yang lebih menarik dari istri mu!"


"Ares,jangan coba-coba berfantasi dengan istri ku!"


"Sam...Sam.dalamnya laut orang bisa ukur,namun dalamnya hati manusia tak ada yang bisa tahu!"ucap Ares santai.


"terserah kau saja lah!"kata Samuel,ia memang selalu kalah kalau soal bersilat lidah.


"omong-omong Sam,aku akan memberikan pulau itu untuk mu,anggaplah hadiah pernikahan untuk mu!"


"wauw,kau memang sahabat terbaik ku Ares!"


"tapi ada syaratnya!"kata Ares.


"katakan saja Ares!"


"ijinkan aku berdansa dengan istri mu!"


"what??"tanya Samuel.


"hanya berdansa Sam,tidak lain-lain"kata Ellio.


"ok,asal kau jaga jarak dan tidak boleh lebih dari satu lagu."

__ADS_1


"baiklah Sam,akupun tau kalau dia sudah sepenuhnya milik mu!"


"bagus kalau kau sadar!"kata Samuel.


Ellio meraih tangan Elen untuk berdansa denganya.


"kau sangat cantik hari ini Elen!"kata Ares di sela-sela dansa mereka.


"Terimakasih Ares,kau juga sangat tampan hari ini!"puji Elen.


"tapi si tampan ini tak mampu menakluk kan si cantik yang ada di depan ku saat ini!"


"haha...ha kau bisa saja Ares!"


"apa kau bahagia Elen?"


"ya,aku sangat bahagia Ares!"


"aku bisa melihatnya Elen!"kata Ares lembut.


"semoga kalian bahagia Elen!"


"dan semoga kau pun cepat mendapat kan jodoh!"kata Elen.


"Elen?"


"Mm?"


"taukah kau bahwa pertama kali aku melihat mu,hari itu juga aku selalu memikir kan mu!"kata Ares.


"ya Elen,aku ingin bertanya pada mu,seandainya saat itu aku mengungkap kan perasaan ku,apa kau akan menerima ku?"


Sesaat Elen terdiam,ia menatap mata Ares yang berwarna coklat,ia bisa melihat kesungguhan di mata mantan ceonya itu.


"entah lah Ares,aku tidak tahu!"jawab Elen.


"tahu kah kau Elen,kalau aku sangat mencintai mu,aku tahu ini salah dan aku juga sadar bahwa aku tidak pantas untuk mengungkap kan perasaan ini,tapi perasaan ini sangat menyiksa ku Elen,aku terpaksa mengungkap kanya,meski aku tahu sangat mustahil untuk memiliki mu,tapi setidaknya kau sudah mengetahui isi hati ku.aku berjanji Elen,akan mengubur dalam-dalam perasaan ini."kata Ares panjang lebar.


Ares dan Elen tidak menyadari,bahwa singa yang sedang menatap mereka dengan tatapan membunuh,sudah siap menerkam mereka berdua,hanya saja lagu iring untuk mereka berdansa belum habis.


"Ares,setelah ini aku akan selalu berdoa,agar Tuhan memberikan mu wanita yang lebih baik dari ku!"kata Elen.


"semoga Elen!"ucap Ares.


"waktu mu sudah habis Ares,kembalikan istri ku!"sarkas Samuel.


"satu lagu lagi Sam!"pinta Ares.


"now Ares!"


"ais,kau sangat pelit Sam!"kata Ares.


"sekali tidak,tetap tidak!"

__ADS_1


"honey,apa kau masih mau berdansa dengan ku?"


"Aresssss!!"


"ok..ok..ok,dasar pelit!"rutuk Ares.


Ares merasa lega karena sudah mengutarakan isi hatinya pada istri Samuel itu.Ares sudah jatuh hati pada Elen sejak pertama kali ia melihat wanita itu.Sekarang ia menyesal mengapa tidak dari dulu ia ungkap kan perasaanya.Ia berpikir jika seandainya dari dulu ia mengungkap kan cintanya pada Elen,apakah wanita mungil itu akan menerima cintanya?.


Sekarang Ares hanya bisa berdoa,agar wanita yang ia cintai itu hidup bahagia bersama Samuel sahabatnya.Ares memutuskan kalau esok ia akan berangkat ke London untuk mengurus perusahaanya sekaligus menjauh dari wanita yang sangat ia cintai itu.Karna ia bertekat untuk mengubur perasaanya dan melupakan wanita yang sudah sah menjadi istri Samuel itu.


MEDI ROSE


"sayang,kau belum mengantuk?"tanya Ellio.


"belum El,mata ku belum mengantuk."


"apa kau memikirkan sesuatu,sehingga kau belum mengantuk?"


"aku tidak memikirkan apa-apa El,aku memang sudah biasa tidur terlambat.*


"benarkah sayang?"


"iya El"


"sayang,hari ini Samuel dan Elen sudah menikah,aku ingin jika kau sudah sembuh,kita juga harus menyusul mereka"kata Ellio.


"baiklah El"


"sayang,tadi ibu kamu menelfon ku,kata ibu besok mereka sudah tiba di sini!"


"a-apa?"tanya Luna kaget.Ia tak mau kalau ibunya itu datang dan mengetahui bahwa ia tertembak,ia takut kalau ibunya tiba-tiba saja serangan jantung.karna Ibu Ruth memiliki riwayat penyakit jantung,entah sudah berapa kali ibunya itu hampir mati akibat terkena serangan jantung.


"El,kalau bisa telfon ibu sekarang,katakan kalau acara pernikahanya di tunda,kau pintar-pintarlah mencari alasan."kata Luna.


"kenapa harus begitu sayang?"


"iya El,aku takut jika ibu melihat ku dalam kondisi seperti ini,masalahnya ibu memiliki penyakit jantung,aku takut kalau ibu melihat kondisi ku seperti ini,bisa-bisa ibu serangan jantung,aku tidak mau kalau hal itu terjadi."


"tapi kita harus memberi alasan apa sayang?"


Ellio berpikir sejenak,alasan apa yang akan mereka berikan untuk orangtua Luna si Lampung.


"aku ada ide!"kata Luna.


"apa ide mu sayang?"


"kita beritahu ibu kalau di jakarta masih rawan covid,jadi acara pernikahan kita di tunda dua minggu ke depan,saat itu aku pasti sudah sembuh!"


"apa tidak dosa kalau harus membohongi ibu?"


"akan lebih berdosa lagi jika ibu serangan jantung karna melihat kondisi ku yang seperti ini!"kata Luna.


"baiklah sayang aku akan menelefon ibu untuk memberitahukanya."

__ADS_1


Ellio menghubungi calon mertuanya dan memberi tahu kan kalau acara pernikahan mereka di tunda.Meski sulit untuk meyakin kan calon mertuanya itu,akhirnya mereka memaklumi alasan yang sudah Ellio berikan.


"


__ADS_2