
"tapi Dian pasti sangat terpukul"kata Jack.
"itu sudah pasti Jack,tapi aku yakin..,kalau Dian pasti bisa malalui hari-harinya tanpa bayangan pria brengsek itu!"
"ya,semoga,omong-omong,kau mau makan apa Milka?"
"apa saja Jack,asal bukan makanan yang mengandung kelapa!"
Jack membawa Milka ke salah satu restauran ternama di kota Jakarta,setelah sampai,Milka sangat kagum melihat restauran itu.
"wahh...restauran ini sangat mewah,pasti makananya sangat mahal,apa kau ada uang untuk membeli makanan di sini Jack?"
Jack tersenyum kala melihat Milka terkagum-kagum melihat restauran itu.dan ia lebih tertawa lagi saat Milka meragukan kemampuanya untuk membeli makanan di restauran itu.
"Milka..Milka...sekalipun kau memesan semua makanan yang ada di restauran ini,uang ku tak akan habis hanya untuk semua makanan yang ada di sini."
"cih,sombong sekali kau Jack!"ucap Milka ketus.
"hoho...kau tambah cantik,jika sedang marah begitu!"
"Jack...aku kesini untuk makan,bukan untuk mendengar ocehan mu!"
"baiklah nona,mari kita nikmati makanan yang paling istimewah di restauran ini."
Tanpa membuang waktu lebih lama lagi,Jack dan Milka segera bergegas memasuki restauran mewah itu.Sesampainya di dalam,mereka langsung disambut dengan ramah oleh beberapa pelayan restauran itu.
"selamat malam tuan Jack...ada yang bisa kami bantu?"sapa seorang pelayan cantik dengan sopan pada Jack.
"ya nona,aku dan nona cantik yang ada di samping ku,akan makan malam di restauran ini."
"baiklah tuan Jack...mari silahkan!"ucap wanita cantik itu sambil menuntun Jack ke ruangan vip.Sesampainya di ruangan vip,pelayan itu mempersilah kan Jack dan Milka untuk duduk.
"silahkan duduk tuan Jack dan nona!,dan anda akan memesan menu apa tuan Jack?"tanya wanita cantik itu dengan sopan.
"kau mau makan apa Milka?"tanya Jack.
"Mm..apa saja Jack,asal kan jangan-?"
"tanpa yang mengandung kelapa!"kata Jack meneruskan kalimat Milka pada pelayan itu.
"dan anda tuan Jack?"tanya pelayan itu.
"aku ingin steak dan spagetti,dan jangan lupa dengan anggur terbaik restauran ini."kata Jack.
"maaf nona,sama kan saja punya ku dengan tuan Jack!"kata Milka.
"baik tuan...nona!"kata pelayan itu.
Setelah pelayan wanita itu meninggalkan Jack dan Milka,Milka bertanya pada Jack mengapa pelayan cantik itu bisa akrab dengan Jack.
"Jack?"
"Mm?"
"aku lihat...pelayan cantik itu sepertinya sangat mengenal mu!"kata Milka.
"ya,karna aku dan tuan Sam,sering datang makan di sini!"
"ow"
"Jack?"
"Mm?"
__ADS_1
"sepertinya juga...pelayan itu sangat menyukai mu!"
"namanya Grace..!!"kata Jack.
"darimana kau tahu namanya?"
"apa kau tidak melihat papan nama yang ada di dadanya?"
"ehh,ahh..maaf,aku tidak melihat."
"aku serius Jack...sepertinya dia sangat menyukai mu,aku bisa melihatnya dari cara ia memandang mu Jack!"
"lalu?"kata Jack cuek.
"iiih kau ini Jack!,aku serius!"kata Milka.
"lalu kenapa kalau dia menyukai ku?,apa kau cemburu?"
"a-apa?,a-aku tidak cemburu Jack!"kata Milka ketus.
"kalau begitu,biarkan saja dia menyukai ku,apa salahnya?,aku ini bujangan,belum pernah menikah!"kata Jack santai.
Milka merasa tertohok dengan kata-kata Jack,tidak tahu saja Jack,kalau ia sudah menyinggung perasaan Milka.Wajah wanita cantik kakak dari Elen itu langsung berubah sendu akibat ucapan Jack.
"sedari tadi kau hanya mengaduk-aduk makanan mu,apa kau tidak berselera?"
Milka diam tak menjawab,kata-kata Jack sangat menyakiti hati Milka.
"kau terlalu percaya diri Milka,harusnya kau tidak menyukai laki-laki itu,kau harus sadar,kalau kau adalah seorang janda,sedangkan Jack dia seorang perjaka Milka!"kata Milka di dalam hati.
"Milka?"
Milka menghentikan makanya.Ia sudah tidak bernafsu lagi untuk makan.
"kau kenapa Milka?,apa kau sakit?"tanya Jack sambil memegangi kening wanita cantik itu.Milka langsung menepis tangan Jack dengan kasar.
"baiklah!"
Jack menghembuskan nafas kasar,ia bingung dengan perubahan sikap Milka yang tiba-tiba.Setelah Jack membayar tagihan makanan yang sudah ia pesan,pria itu langsung menyusul Milka yang sudah terlebih dahulu keluar.Sesampainya di luar,Jack tidak mendapati Milka,ia mencari Milka ke sekeliling restauran,namun ia tak menemukan Milka.
Jack berusaha menghubungi ponsel Milka namun tak di angkat.Jack sangat panik karna belum menemui wanita cantik itu.Jack memutuskan untuk kembali ke rumah sakit,karna pikir Jack kalau wanita itu pasti sudah berada di sana.
Sesampainya di rumah sakit,ia mendapati wanita itu sudah tidur di kursi sembari menopang kepalanya pada ranjang Dian.
"Milka?...heii,kau kenapa?"tanya Jack berbisik di telinga Milka.
"ayolah Mil...jangan begini,maaf kalau aku salah!"kata Jack.
Milka tetap tak bergeming,ia masih saja pura-pura tidur.Dalam hati ia berharap,agar laki-laki itu segera pergi meninggalkan tempat itu.
"baik,jika kau tidak mau bicara..aku pulang dulu Milka!"kata Jack kemudian berlalu.
Setelah Jack pergi meninggalkan Milka,Milka bangun dan duduk sambil melihat Dian.
"apa kalian berdua bertengkar kak?"tanya Dian.
Dian tidak tidur saat Milka datang dan masuk keruangan tempat ia di rawat,ia mendengar saat Jack berbisik di telinga Milka.
"tidak Dian,kami tidak bertengkar!"kata Milka.
"lalu kenapa kak Milka diam saja,pura-pura tidur saat kak Jack bertanya kak Milka kenapa?
Milka menarik nafas berat,ia ingin menceritakanya pada Dian,namun ia berpikir percuma saja bercerita karna tidak ada artinya.
__ADS_1
"sudahlah Dian...sebaiknya kau tidur saja,agar besok kau bisa pulang,kakak sudah bosan dengan suasana rumah sakit ini!"
"baik kak!"kata Dian.
****
DI MANSION ELLIO
Pagi ini Luna sudah bangun,ia ingin membuatkan sarapan untuk suami tercintanya Ellio.Semenjak Ellio menikahi wanita berlesung pipi itu,ia hanya mau makan makanan yang di masak oleh istrinya.
"sayang?"panggil Ellio sambil mencari keberadaaan istrinya.
Ellio bangun ingin mencari keberadaan istrinya,ia tahu kalau istrinya itu pasti sudah berada di dapur sedang berkutat dengan alat dapur.
"sayang...kau sedang apa?"
"aku sedang membuat ayam goreng untuk sarapan mu!"kata Luna.
"kau memang istri idaman!...aku bersyukur mendapat istri seperti mu"
"gombal!!"
"aku tidak menggombal sayang,kau memang istri idaman."
Kata Ellio sambil memeluk istrinya itu dari belakang.
"gelii El...nanti ada yang lihat!"kata Luna karna merasa geli dengan ulah suaminya itu yang sedang memeluknya dan mencium tengkuknya.
"biarkan saja sayang...aku memeluk istri ku,bukan memeluk istria orang!"kata Ellio.
"iya,tapi tidak enak dengan para maid"
"aku sudah melarang mereka untuk masuk ke dapur!"
"a-apa?"
"ya,sayang...karna aku tidak mau ada pengganggu!"
"mana bisa begitu!,bukan kah waktu kita sudah semalaman?"
"masih kurang sayang!"
"tapi kau duduk lah dulu,aku sedang sibuk,nanti kau akan menggangguku!"
"aku akan membantu mu sayang...asal kau memberikan ciuman untuk ku!"
"El...kau ini ada-ada saja!"
"aku akan tetap mengganggu mu,kalau kau tidak mencium ku!"
"cup"
"lagi"
"cup"
"lagi"
"ihh...kau ini?"
"cup"cium Luna untuk yang ketiga kali.
"terimakasih sayang"
__ADS_1
"kau mandilah dulu,kalau aku sudah selesai,aku akan memanggil mu."
"baik sayang"