Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Kembalinya Tania


__ADS_3

"apa yang harus ku lakukan Mami?"tanya Tania pada ibu kandungnya itu.


"untuk apa buru-buru Tania?....kau santailah sedikit."


"karna aku ingin mengakhiri semuanya...dan segera kembali ke New York!..."


"kau tidak akan kembali lagi ke New York,Tania!"


"apa maksud Mami?,kalau aku tidak akan kembali lagi ke New York?"


"karna Mami ingin,kau kembali lagi menjadi istri Samuel.Dan sudah seharusnya demikian,karna kau masih berstatus istrinya Samuel!"


"derama apa lagi yang akan Mami lakukan?...sadarlah Mi!...sebelum semuanya terlambat!"


"kau tidak usah menasihati ku Tania,karna aku tidak butuh semua itu!..."


"katakan,apa yang harus aku lakukan?"


"aku ingin kau bertemu dengan suami mu hari ini!"


"apa?"


"ya,kau harus bertemu denganya hari ini juga!"


Tania merasa di lema,di lain sisi Tania memang mengiginkan kembali pada suami dan anaknya.Namun di sisi lain,ia takut jika Samuel sudah tidak menginginkanya kembali.Mengingat sudah tujuh tahun lamanya ia di ketahui telah meninggal.


"bagaimana Tania?...bukan kah kau menginginkan hal ini?"


"aku memang menginginkan kembali pada suami dan anak ku!...tapi?,bagaimana cara ku untuk bertemu denganya?"


Kemudian Mami Liza memberitahukan apa yang akan Tania lakukan,Tania hanya bisa menuruti perintah ibu kandungnya itu.Meski ibunya tak pernah menganggapnya ada,namun ia sangat mencintai ibu yang sudah mengandung dan melahirkanya itu.


Samuel dan Jack akan menemui klienya siang ini pada saat jam makan siang.Jack mengemudikan mobilnya sambil menjawab pertanyaan-pertanyaan dari bosnya itu.


"Jack?..jam berapa penerbangan Arjun?"


"jam 5 sore nanti tuan!"


"baiklah,suru dia menemui ku sebelum berangkat!"


"ba-!!"saat Jack ingin menjawab,tiba-tiba Jack mekakukan rem mendadak yang membuatnya dan Samuel hampir terjungkal ke depan,seandainya dia dan Samuel tidak memakai sabuk pengaman,tentu kedua pria itu sudah pasti terjungkal dan akan membentur kaca mobil bagian depan.


Jack melakukan rem mendadak karna hampir saja menabrak seorang wanita yang hendak menyeberang jalan.


"Tania?"ucap Jack dan Samuel bersamaan.


Kedua biji mata dua orang pria tampan itu hampir saja keluar dari tempatnya,kala melihat wanita yang hampir mereka tabrak.Samuel langsung berkeringat dingin saat kedua bola mata wanita itu bertemu dengan bola mata biru safirnya.


"Ta-Tania?"ucap Samuel masih dalam kegeminganya.


Samuel tidak percaya kalau wanita yang hampir mereka tabrak itu adalah Tania almarhum ibu dari anaknya.


"Jack?"sapa Tania.

__ADS_1


"Ta-Tania?"kata Jack tak percaya,sekarang ia yakin,kalau wanita itu adalah Tania istri Tuanya.


"ya,ini aku Tania Jack!..."


"bu-bukanya kau,sudah?..."


"aku masih hidup Jack!...perihal kematian ku,itu semua rekayasa ibu ku!..."


Samuel turun dari mobilnya,ia melangkah ke arah Jack dan wanita yang terlihat seperti istrinya.


"Sam?"panggil Tania sembari tersenyum ke arah orang yang sangat ia cintai itu.


"kau Tania?"


"ya,ini aku sayang,Tania mu!..."


"ta-tapi kau?"kata Samuel yang belum hilang dari keterkejutanya.


Seakan mengerti dengan keraguan Samuel,Tania mengambil cincin pernikahan dan kalung yang terukir namanya,kalung yang pernah Samuel beri untuknya saat hari ulangtahun Tania.


"ini cincin pernikahan,yang kau sematkan di jari ku saat kita mengucap janji pernikahan.Dan ini kalung dari mu sebagai hadiah ulangtahun ku!"


"kau Tania ku?"tanya Samuel masih ragu.


"ya,Sam!...aku adalah Tania mu!..."


Samuel meraih tubuh Tania dan membawanya ke dalam pelukanya.


"ya,Samuel...ini aku Tania,istri mu!"


Saat Tania menyebut istri,Samuel langsung teringat pada Elen istrinya kecilnya yang selalu membuatnya gemas.


"Jack!..kau pergilah menemui tuan Surya...aku dan Tania,akan kembali ke kantor ku!..."


"baik tuan!"


Jack memanggil sebuah taxi untuk pergi menemui tuan Surya siang ini di sebuah restauran.Samuel membawa Tania istrinya kembali ke kantornya.


****


"kau mau kemana Elen?"tanya Oma.


"mengantar kan makan siang untuk suami ku,Oma!"


"baiklah...Oma akan suruh pak Mamang untuk mengantar kan mu!"


"tidak usah Oma,aku akan naik taxi,karna sebentar aku akan pulang bersama kak Sam!"


"baiklah,kau hati-hatilah di jalan!..."


"baik Oma!"


KANTOR SAMUEL

__ADS_1


"apa yang sebenarnya terjadi dengan mu Tania?"kata Samuel.


"seperti yang ku katakan Sam!...Mami sudah merekayasa kematian ku."


"dan kau menuruti kemaunya begitu saja?"


"tapi semua itu kulakukan demi kau dan anak kita!"


"tapi aku dan Artur sangat menderita Tania!...selama tujuh tahun kami hidup tanpa mu..dan kau tahu Tania?...selama ini putra mu tumbuh tidak normal."


"apa maksud mu tidak normal Sam?"


"ya,Tania...entah apa penyebabnya,aku tidak tahu!...selama ini Arthur tidak bisa berinteraksi dengan orang lain,selain aku dan Oma!..."


"apa?...ya,Tuhan!...Mami?...kenapa kau sangat kejam pada ku?"ucap Tania dalam isak tangis yang sangat memilukan.


Selama ini Tania merasa tersiksa hidup jauh dari suami dan anak yang sangat di cintainya itu.Selama ini Maminya hanya mengiriminya foto kebersamaan suami dan anaknya.


"Sam?...apa kau masih mencintai ku?..."


Samuel tak bergeming saat mendengar pertanyaan dari wanita yang masih berstatus istrinya itu.


"jawab Sam!..."


*aku sudah menikah!..."


"apa kau mencintai wanita itu?"


Samuel masih tak bergeming.


"katakan Sam!...apa kau mencintai wanita itu?...secepat itu kau menikah lagi Sam?...aku setia menunggu saat seperti ini,tersiksa selama tujuh tahun hidup tanpa mu dan anak ku,tapi kau dengan mudahnya menikah lagi...dengan mudahnya kau melupakan ku!"kata Tania masih terisak.


"karna aku pikir kau su-"


"sudah mati!...begitu?...apa kau tidak menyadari?...bahwa jasad yang kau tangisi saat itu,bukanlah aku?...saat itu aku sangat berharap Sam,berharap kalau kau menyadari bahwa jasad yang kau tangisi saat itu bukanlah aku!...tapi,harapan ku sia-sia."


"Tania...maafkan aku sayang!"


"jawab aku Sam!...apa kau masih mencintai ku?...atau kau sudah memberikan cinta mu padanya?"


"tapi dia istri ku Tania!"


"aku juga masih istri mu Sam!...sekarang kau jawab saja!...apa kau masih mencintai ku?...jawab!...agar aku tahu,kalau kau masih mencintai ku,aku akan tetap bertahan di sini,tapi jika kau tidak mencintai ku lagi,aku akan pergi sejauh mungkin dan akan membawa putra ku."


Samuel masih diam tak menjawab,sejujurnya ia masih mencintai Tania,namun ia juga sangat mencintai Elen istrinya yang mungil.Samuel merasa dilema dan ia bingung harus menjawab apa?.


"aku tahu jawaban mu,Sam!..baiklah,karna kau tidak mencintai ku lagi,maka aku dan putra mu akan pergi jauh dari mu!"Saat Tania akan mekangkah,ia mendengar pernyataan Samuel yang membuat hati wanita itu sangat senang.Ternyata suaminya itu masih mencintainya.


"aku masih mencintai mu Tania,mencintai mu sama seperti dulu."kata Samuel.


"terimakasih Sam...terimakasih,karna kau masih tetap mencintai ku!..."


Samuel memeluk Tania istrinya,ia mengelus dan mencium puncah kepala Tania,kerinduanya pada wanita yang pernah menjadi kekasih Ellio itu terbalaskan hari ini.Tania menangis dalam pelukan suaminya yang sangat ia cintai.

__ADS_1


__ADS_2