Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Menyusun rencana jahat


__ADS_3

"Nyonya Elen!"


a"Aku ingin membuat kesepakatan dengan mu Kak Mitha!"kata Elen memotong bicara Mitha.


"kesepakatan apa Nyonya?"


"Maalai hari ini kak Mitha berhenti memanggil ku "yonya",karna sekarang aku bukan Nyonya mu lagi."kata Elen.


"Tapi mungkin saja kau calon Nyonya Clark,Bos baru ku sekarang."kata Mitha dalam hati.


"Kak Mitha?...Kak?"panggil Elen pada wanita cantik yang tampak sedang memikirkan sesuatu itu.


"Ahh ehh..anda bilang apa tadi Nyonya?"


"Aku bilang berhenti memanggil ku dengan sebutan "Nyonya",karna aku bukan Nyonya mu lagi!"kata Elen mengulangi perkataanya.


"Lalu saya harus memanggil anda apa?"


"Panggil saja nama ku."


"Tapi,itu sangat tidak sopan Nyonya!"


"Tidak masalah bagi ku Kak,memanggil ku dengan sebutan "Nyonya",membuat perbedaan kita sangat jauh sekali rasanya."


"Baiklah Ny-eh maksud saya,Elen!"ucap Mitha merasa janggal dengan panggilan baru untuk Nyonya kecilnya itu.


"Tadi kak Mitha mau bicara apa pada ku?"


"Sepertinya kita harus mencari rumah yang lain yang lebih besar dari ini!"


"Apa?...mau cari yang lebih besar dari ini?...yang benar saja kak?...uang tabungan ku sudah menipis Kak Mitha,kalau aku sudah dapat kerja baru kita pindah ya kak!!...Kak Mitha tidak nyaman ya,karna rumah ini sangat kecil?"tanya Elen.


"Bukan,bukan karna itu Elen!"kata Mitha merasa sangat bersalah,bagaimana tidak,pasti Elen berpikir kalau dirinya tidak mau tinggal di rumah yang sangat kecil.


"Kalau begitu kenapa kakak ingin mencari rumah yang lebih besar?"


"Aku hanya ingin kau merasa nyaman saja Elen!...soal biayanya aku yang akan tanggung.*


"Memangnya kak Mitha ada uang?"


"Aku masih memiliki uang tabungan yang cukup."


"Tidak perlu kak,simpanlah uang itu untuk masa depan kakak kemudian."


"Baiklah Elen."kata Mitha tak mampu lagi untuk beralasan.


*****


Di Mansion milik Samuel


"Mulai hari ini Mami dan Angela akan tinggal di Mansion milik suami mu ini Tania!"kata Mami Liza pada Tania.


"Apa??...Tinggal di sini?"tanya Tania terlihat syok.


"Kenapa??...apa kau keberatan?"


"Aku tidak masalah kalau Mami dan Angela tinggal di sini,tapi bagaimana dengan Samuel??...aku tidak yakin kalau Samuel mau."


"Kau harus mencari cara agar Samuel mau."


"Tapi bagaimana caranya Mami?"


"Mami ada ide!"


"Ide Mami apa?"


Mami Liza membisikan sesuatu di telinga Tania,entah apa yang ia bisikan,hanya Tania dan Mami Liza serta Author saja yang tahu.


"Bagaimana jika gagal Mi?"tanya Elen.

__ADS_1


"Kau tenang saja,selama kau pandai memainkan akting mu,semuanya akan berjalan dengan lancar."


"Sebenarnya apa yang Mami dan Tania rencanakan?"tanya Angela.


"Kau tidak perlu tahu Angela!"


"Iiihh Mami!!...Mami kebiasaan selalu pake rahasia!!"


"Kau tahu pun kau tidak akan bisa berbuat apa-apa!"


"Terserahlah!!...Omong-omong,Kamar ku yang mana?"tanya Angela.


"Kamar tidur di Mansion ini terlalu banyak Angela,kamu bisa tidur di kamar tamu.Tapi ingat Angela!!...jaga sikap mu terhadap suami ku,kau paham???"kata Tania memperingati.


"ya,ya,ya,aku paham!!...kau sangat cerewet sekali Tania!!"


Setelah mengantarkan Mami dan adiknya Angela ke kamar mereka masing-masing,Tania berinisiatif untuk memberitahukan pada Samuel perihal tentang Mami Liza dan Angela.Setelah melakukan panggilan vidio call pada Samuel,Mitha pun berusaha berbicara pada Samuel dengan pelan-pelan agar Tania tahu seperti apa reaksi suaminya itu.


"Hai Sam!...apa kabar mu?"


"Aku sehat Tania,bagaimana dengan kabar mu?...apa kau baik-baik saja?"tanya Samuel pada Tania.


"Ya,aku baik-baik saja sayang!...kapan kau akan kembali?"


"Aku akan kembali minggu depan,kenapa?...apa kau sudah merindukan ku?"


"ya aku sangat merindukan mu Sam!..aku punya kabar gembira untuk mu!"


"Kabar gembira?"


"Ya,kabar gembira Sam!"


"Katakan,apa kabar gembiranya?"


"Nanti setelah kau sudah pulang,barulah aku akan beritahukan pada mu."


"Sebelum aku memberitahu kan mu kabar gembira,aku ingin memberitahu mu suatu hal,tapi jujur saja aku takut kalau kau akan marah nanti."


"Katakan saja Tania,aku tidak akan marah."


"kau janji tidak akan marah sayang?"tanya Tania untuk memastikan.


"ya,aku janji."


"Begini Sam!...Papi mengusir Mami dan Angela dari rumah,jadi untuk sementara waktu mereka akan tinggal bersama kita di Mansion ini.Apa kau keberatan Sam?"


"Tapi tunggu dulu Tania!...kenapa sampai Papi mengusir Mami dan Angela?"tanya Samuel penasaran.


"Karna Papi ingin menggugat cerai Mami."


"Memangnya apa yang sudah Mami lakukan?...sehingga Papi harus menceraikan Mami?"


"Entahlah Sam,aku tidak tahu,bukan kah semua pasangan suami istri masing-masing dengan permasalahan rumah tangganya?"


"Kau benar Tania."


"Omong-omong,bagaimana?...kau tidak keberatan kan jika Mami dan Angela tinggal di sini?"tanya Tania.


Samuel diam sesaat.


"Sam?...Sam?...apa kau mendengar ku?"


"Ya,ya,aku mendengar mu Tania.Baiklah...biarkan mereka tinggal di Mansion untuk sementara waktu,tapi ingat Tania,katakan pada Mami dan Angela agar jangan membuat hal-hal yang tidak baik di Mansion!"kata Samuel dengan tegas."


"Aku sudah memperingati mereka sebelumnya Sam!"


"Bagus kalau begitu,sekarang katakan,kabar baik apa yang ingin kau sampaikan pada ku?"


"Aku hamil sayang,usia kehamilan ku sudah 7 minggu."ucap Tania merasa bangga.

__ADS_1


"Benarkah Tania?"


"Ya,sayang!"


"Syukurlah,Terimakasih Tuhan,dan terimakasih untuk mu sayang...I Love you!"


"I Love you to Sam!"


"Jaga kandungan mu baik-baik Tania,aku tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak baik pada mu."


"Baiklah sayang,aku akan selalu menjaga anak kita."


"bagaimana kabar Arthur?"


"Arthur juga sehat Sam,kau juga harus jaga kesehatan mu."kata Tania.


"Baik Tania,sampaikan salam ku untuk Arthur."


"Bye sayang!"


Setelah mengakhiri panggilanya pada Samuel,Tania bergegas menemui Mami Liza untuk memberitahukan kabar bahwa Samuel tidak keberatan kalau Mami Liza dan Angela tinggal di Mansion.


"Mi,ada kabar baik buat Mami."


"Apa?"tanya Mami Liza dengan ketus.


"Samuel mengizinkan Mami dan Angela untuk tinggal di Mansion ini."


"Benarkah?"


"Ya,Mami."


"Samuel juga sangat senang mendengar kabar kehamilan ku."


"Seberapa senang Samuel atas kehamilan mu?"


"Dia sangat senang sekali Mami,Samuel tidak henti-hentinya bersyukur."kata Tania.


"Benarkah?"Tanya Mami Liza dengan senyuman licik.


"Mami ada ide yang beru Tania.Ide yang sangat brilian sekali."


"Oya?,apa ide Mami?"


Mami Liza membisikan sesuatu di telinga Tania,karna takut jika ada orang lain yang akan mendengar perkataanya.


"Aku tidak mau Mami,itu sangat berbahaya.Aku tidak mau jika anak ku yang akan menjadi korban."kata Tania.


"Tapi apa kau mau jika wanita kampungan itu akan menggoda suami mu dan kau akan di tinggalkan?...itu cara satu-satunya agar Samuel menceraikanya.Samuel akan sangat marah jika mengetahui kalau wanita kampungan itu sudah membunuh anaknya."


"Tapi aku takut Mami!"


"Ayolah Tania,kau kan masih bisa hamil lain kali."


"Tapi itu dosa Mami!"


"Dosa kata mu?...yang benar saja Tania?...memangnya kau dapat apa jika tidak melakukan seperti yang Mami katakan?...Samuel akan menendang mu seperti sampah!!...sekarang terserah pada mu,jika kau ingin Samuel memilih hidup bersama mu selamanya,maka lakukan apa yang Mami katakan.Tapi jika kau tidak ingin melakukanya,itu artinya kau harus mempersiap kan diri untuk di tendang oleh Samuel."


Tania tempak berpikir,ia terlihat sedang menimbang-nimbang sesuatu.Dalam hati Tania berkata.


"Benar juga kata Mami,jika aku tidak akan melakukan seperti apa kata Mami,maka mustahil bagi ku untuk menjadi istri Samuel selamanya."kata Tania di dalam hati.


"Bagaimana Tania?...apa kau Mau?"


"Baiklah Mami,aku rela jika harus kehilangan janin ku,asal aku tetap menjadi istri Samuel sampai selamanya."ucap Tania tanpa ragu.


"Bagus!...Mami akan menyusun rencana untuk melaksanakan aksi kita."ucap mami Liza pada Tania.


Hai kakak-kakak cantik,maaf ya karna author Upnya sedikit,soalnya author sangat sibuk,belum lagi si kecil sedang demam,tapi Author janji setelah si kecil sembuh Author akan Up yang banyak,terimakasih untuk yang sudah memberi like dan kimen ya,Author berdoa agar semua yang membaca Novel author di berikan kesehatan dan di lancarkan rezekinya oleh Tuhan.Salam sehat selalu untuk semua😘😘😘🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2