Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Dasar buaya darat!


__ADS_3

Setelah dari butik,Oma meminta Ellio agar membawa mereka ke sebuah Mall terbesar di ibu kota jakarta.Oma ingin membawa ibu Ruth untuk berbelanja baju,tas,dan sepatu.Oma dan tante Oliv sangat antusias membawa ibu Ruth mengelilingi pusat perbelanjaan itu.


Luna dan Ellio hampir pusing karna Oma.


"Oma,kami tunggu di sini saja ya!"kata Ellio.


"baik Sam,Oma dan nak Ruth,masih cuci mata dulu."kata Oma.


"memangnya Oma tidak capek kah?"tanya Ellio.


"aish,kau ini cengeng sekali Ellio...percuma punya tubuh bagus dan fit,tapi baru keliling sedikit saja sudah kecapean!"kata Oma.


"perasaan,dari tadi kita sudah mutar-mutar Oma"kata Ellio.


"El,kalau kau sudah tidak kuat lagi,istirahat lah disini,Oma dan calon mertua mu masih mau beli sesuatu.*


"baik Oma aku dan Luna akan tunggu di sini."


Ellio sangat heran melihat Oma,bagaimana tidak?,Oma yang fisiknya sudah tua,namun masih kuat dan energik untuk jalan-jalan seharian.Pak Hery,dan ibu Ruth,serta Dio merasa sangat senang berkeliling di mall itu,pasalnya mereka baru melihat pusat perbelanjaan yang sangat besar.


Di Lampung memang ada mall,namun tak sebesar mall yang mereka kunjungi saat ini.apalagi selama di lampung mereka jarang ke ibu kota,kecuali ada urusan keluarga.


Ellio dan Luna memutuskan untuk istirahat sambil menunggu mereka yang lagi shooping.


"sayang,aku haus sekali,aku akan membeli minuman untuk kita.Kau pesan minuman apa sayang?"tanya Ellio.


"emm,aku air mineral saja El!"kata Luna.


"baiklah sayang,aku akan memesanya untuk kita."


Saat Ellio berjalan akan memesan minuman,tiba-tiba Ellio di peluk oleh seorang wanita cantik bak model.


"Ellio...kau ada di sini?,bagaimana kabar mu sayang?"tanya wanita itu sambil mencium pipi Ellio.


"Jessi?"


"ya,ini aku Jessy,satu-satunya wanita yang bisa membuat mu menginginkanya berkali-kali!"kata wanita yang bernama Jessi itu tanpa malu.ia tidak peduli dengan orang-orang yang memandangnya aneh.bagaimana tidak aneh?,Jessi berani berkata vulgar di tempat umum.


"Jessi,tolong jaga sikap mu!"kata Ellio.


"heii,apa yang terjadi dengan mu?,bukan kah kau sangat suka jika aku selalu bergelayut manja seperti ini?"tanya Jessi yang merasa heran dengan perubahan sikap Ellio.


Ellio mengalihkan pandanganya ke arah Luna calon istrinya itu.Ia melihat wajah Luna sudah merah,pertanda wanita berlesung pipi itu sudah marah.


"Jessi,lepaskan tangan mu!"


"Lio,kita sudah lama tak bertemu,apa salahnya kalau hari ini kita melepas rindu kita.Aku janji,akan membuat mu sampai menyerah."

__ADS_1


"Jessi...sebaiknya kau pergi dari sini,jangan membuat ku kehilangan kesabaran,dan jangan salah kan aku jika harus berbuat kasar."


"apa-apaan ini Lio?,kenapa sekarang kau sangat berubah?,ayo lah Lio,ijin kan aku hari ini membuat mu bahagia!"kata Jessi.


"Jesssssiii"geratak Ellio.


Jessi langsung bergegas pergi kala melihat pria tampan itu sudah meradang.Ellio mendekati Luna yang terlihat sudah sangat marah akibat cemburu.


"sayang...ini tidak seperti yang kau lihat!"


"dia siapa El?"


"dia Jessi!"


"ada hubungan apa kau denganya?"


"kami tidak memiliki hubungan apa-apa sayang!"kata Ellio.


"apa?,tidak memiliki hubungan?,yang benar saja El?,sudah jelas-jelas wanita itu memeluk mu dengan mesra,bahkan ia sampai mencium mu!"


"sayang.maaf,dia hanya bagian dari masa lalu ku saja!"kata Ellio.


Luna menyadari kalau kekasihnya itu adalah seorang cassanova,jadi tidak heran jika kejadian seperti tadi akan sering ia saksikan.


"sayang...please,ku mohon percayalah pada ku!"mohon Ellio.


"El...bagaimana jika kejadian seperti tadi di lihat oleh ibu?,apa kata ibu nanti?"


"El..aku lihat tadi,kau sangat menikmati saat wanita itu memeluk dan mencium mu!"


"tidak sayang,aku tidak menikmatinya."kata Ellio.


"dasar buaya darat!"


"sayang...ku mohon jangan begini!"


"aku tidak akan bertemu dengan mu sampai hari pernikahan kita."kata Luna.


"a-apa?,tidak bisa begitu sayang,itu sangat tidak adil bagi ku!"kata Ellio.


"tersetah...mau adil atau tidak,itu urusan mu!"


Ellio tampak frustasi dengan perkataan Luna,bagaimana tidak?,pria tampan itu akan tersiksa jika tidak bertemu dengan kekasihnya itu.Emosi Luna belum mereda namun ia sudah di kejutkan dengan kedatangan seorang wanita cantik yang sangat ****.


"hai Ellio sayang...sudah lama kita tidak bertemu,kau terlihat semakin tampan sayang.Ellio...aku sudah sangat merindukan diri mu!"kata wanita itu berbisik di telinga Ellio.


Luna sudah tidak bisa lagi menahan emosinya,ia bangun dari kursinya,lalu melangkah ke arah Ellio dan wanita itu.

__ADS_1


"hei ulat bulu...singkirkan tangan mu dari tubuh suami ku!"kata Luna.


"berani sekali kau mengaku-ngaku istri Ellio!"


"kenapa?...kau kaget,kalau pria tengik ini sudah menikah?,kalau kau tidak percaya,tanya kan saja padanya!"kata Luna sambil menunjuk ke arah Ellio.


"Ellio sayang...apa benar yang di katakan wanita ini?"


"ya,benar,dia adalah istri ku,dia adalah nyonya Hawkins,wanita yang akan melahirkan anak-anak ku!"kata Ellio menekan kan kalimatnya.


"tidak mungkin Ellio!"kata wanita itu tak percaya.


"apanya yang tidak mungkin?"kata Luna.


Wanita itu berjalan meninggal kan Luna dan Ellio,ia sangat kesal mengetahui bahwa pria tampan sang playboy itu betul-betul sudah menikah.


"sayang...terimakasih."


"untuk apa?"tanya Luna.


Ellio bingung harus menjawab apa?.Luna masih berwajah masam untuk kekasihnya itu,sampai Oma dan tante Oliv serta yang lainya datang baru ia bisa tetsenyum.


"aduh,Oma sangat capek!"keluh Oma yang terlihat sangat lesu.


"sampai rumah,Saya pijitin ya Oma!"


"memangnya nak Ruth bisa pijit?"


"bisa sih,tapi sedikit Oma."kata ibu mertua Ellio itu.


"baiklah nak Ruth,malam ini kau dan nak Hery serta Dio,harus nginap di rumah Oma,mau kan?"tanya Oma.


Ibu Ruth mengalih kan pandanganya ke arah Luna dan Ellio,mengerti kalau ibunya melihatnya seolah-olah meminta persetujuan,Luna menggeleng pelan tanda setuju.


"baik Oma!"kata ibu Ruth singkat.


"Samuel dan Elen serta Arthur,pasti sangat senang menyambut kedatangan kalian."kata Oma.


Akhirnya setelah selesai melepas dahaga,mereka pun akhirnya pulang,Ellio membawa semua barang belanjaan Oma dan ibu mertuanya,Dio dan pak Hery juga ikut membantu Ellio yang kewalahan membawa barang belanjaan yang sangat banyak.


"Oma,belanjanya kok banyak sekali"keluh Ellio.


"aiss,kau sangat cengeng sekali Ellio?"kata Oma.


"kita ke apartemen dulu Oma,setelah itu baru aku antar ke mansion Oma!"


"terserah kau Ellio!"kata Oma.

__ADS_1


Setelah mengantar kan semua barang-barang belanjaan yang Oma beli buat calon mertuanya,Ellio pun kembali untuk mengantar Oma dan kedua mertuanya serta Dio ke mansion milik Samuel.Ellio sangat tersiksa kala kekasih hatinya Luna tidak bicara atau sekedar tetsenyum untuknya.


"


__ADS_2