
Elen senyum-senyum saat sudah berada didalam taxi yang ia tumpangi.Hari ini Elen sangat bahagia sekali,dikarenakan besok ia sudah mulai bekerja.Saking bahagianya,Elen sampai-sampai tidak sadar kalau supir taxi itu memperhatikan Elen dari tadi.
"Neng,bahagia bener nih kayaknya?"
"iya pak,saya lagi bahagia,soalnya hari ini saya diterima bekerja di perusahaan MJ."
"di perusahaan yang besar tadi Neng ya?"
"iya pak"
"wahh alhamdulillah ya Neng!"
"iya,terimakasih ya pak!"
Ucap Elen kepada supir taxi yang usianya Elen perkirakan seumuran almarhum ayahnya.
"ngomong-ngomong,tujuan kita kemana Neng?"
"Ke jln Jen,Sudirman pak,kawasan xxx"
"mansion yang besar itu ya Neng?"
"iya pak,emang bapak pernah ke daerah situ ya?"
"sering Neng,tapi belum pernah masuk langsung ke kawasan mansionya"
"oww"
"emang si Neng tinggal di mansion itu ya?"
"oh,bukan pak,saya hanya mau mengunjungi oma pemilik mansion itu,karna beliau yang meminta."
Jawab Elen pada supir yang sangat ramah itu,melihat supir taxi itu membuat Elen jadi teringat almarhum ayahnya.
"kalau tidak salah Neng,oma pemilik mansion itu rada-rada lucu gitu ya Neng"
"iya pak,tapi kok bapak tau banyak sih?"
"oalah Neng,siapa yang tidak kenal sama beliau?beliau suka beramal Neng,tanpa membedakan suku,agama dan golongan.Walau kadang-kadang beliau kelihatan rada sableng."
__ADS_1
"hahaha...bapak bisa aja"
Elen tertawa lepas kala mengingat oma yang memang kelihatan sedikit sableng.Dalam hati Elen berkata "pantas saja oma kelihatan awet,karna oma suka melucu".
"o..iya Neng,kenapa si Neng tidak melamar pakerjaan di perusahan oma saja?kan si Neng akrab sama oma?oma kan punya cucu yang sangat tampan,kabar yang saya dengar cucunya memiliki banyak perusahaan Neng!"
"iya sih pak,tapi saya tidak mau dibilang cari kesempatan,itung-itung supaya mandiri pak,tidak tergantung sama orang lain"
"Bagus itu Neng"
Setelah lama berbincang-bincang,akhirnya taxi yang Elen tumpangi berhenti di depan mansion milik Samuel.Elen mengucapkan terimakasih pada supir taxi yang agak kepo itu.
Elen yang masih tampak sangat bahagia tanpa sadar langsung memeluk Samuel yang baru saja keluar hendak berangkat kekantor.Pria tampan itu sebenarnya hari ini enggan untuk ke kantor,namun karna kabar mendadak dari Jack asistenya itu,ia pun memutuskan untuk pergi kekantor.
"Kak Sam,aku diterima!"
Sambil meloncat kegirangan,Elen berteriak kecil dan langsung berhambur memeluk Samuel,dan pria tampan itu tidak bergeming mendapatkan perlakuan dari Elen.Dan akibat dari pelukan Elen yang tiba-tiba itu,tanpa diminta senjata pamungkas itu pun berdiri dengan kokohnya.Elen yang menyadari benda tumpul yang sudah mengeras di atas perutnya itu pun langsung meminta maaf pada Samuel.
"upss,maaf kak Sam,saya tidak sengaja!"
Elen sangat malu sekali dengan perbuatanya yang tidak senonoh itu,Elen melihat biru safir mata Samuel yang menatapnya tidak percaya.
"Kak Sam?"
"hellow"
Elen melambai-lambaikan tanganya di depan wajah Samuel,pria tampan itu langsung tersadar dari pergumulan batinya.
"ahh,ehh,apa kata mu Elen?"
Samuel merasa kikuk sekali dengan keadaan saat ini,Akibat dari ulah wanita cantik dihadapanya itu membuat Samuel tidak mampu bicara lagi.
"Kak Sam kenapa?,kak Sam tidak lagi sakit kan?"
Ucap Elen sambil memegang kening Samuel,yang lagi-lagi mampu membuat perasaan pria tampan itu bagai disetrum aliran listrik berkekuatan ribuan volt
"ahh,tidak...tidak...saya baik-baik saja Elen"
"oh,syukurlah kak,oh iya kak,oma dan Arthur ada kan?"
__ADS_1
"oma dan Arthur ada didalam Elen,kamu masuklah kedalam"
"Baiklah kak Sam"
Samuel bergegas menuju mobil mewah miliknya itu,sesampainya di mobil,Samuel memegangi dadanya yang sedari tadi tidak berhenti untuk berdegup.
"ahh,wanita itu!"
Samuel merasa bingung dengan dirinya sendiri,mengapa dengan satu sentuhan dari Elen saja sudah mampu membuat jantungnya berdebar tidak karuan.Ia berpikir perasaan apa yang sudah melanda hatinya?,mungkinkah Samuel sudah jatuh cinta?.
Jatuh cinta pada wanita yang sudah meluluh lantakan hatinya yang selama ini terasa begitu hambar?.Jatuh cinta pada wanita yang sudah berstatus janda yang memiliki kecantikan alami itu?.
Padahal selama ini,begitu banyak wanita-wanita cantik yang memiliki tubuh ideal.Namun tak satupun dari antara wanita-wanita itu mampu membuat jantungnya berdegup sekeras ini.Terbukti dari lamanya Samuel menduda,meski terkadang Samuel memakai wanita-wanita yang dengan senang hati untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.
Tapi wanita ini,wanita yang belum lama ia kenal,wanita yang mampu mencuri hati seorang Arthur yang memiliki kepribadian sangat dingin,sedingin kutub utara itu.Wanita yang juga mampu meruntuhkan hati seorang casanova yaitu Ellio Pedro Hawkins.
Di mansion milik Samuel saat ini Elen tertawa lepas kala menyaksikan kekonyolan oma,bagaimana tidak?pasalnya oma memanggil semua para maid dan bermain catur denganya,dan yang kalah akan dicoret wajahnya ala dora emon.Jelas saja para maid kalah,pasalnya mereka buta permainan catur.
"Sudah aku sudah tidak kuat lagi tertawa,perut Elen sudah kram oma!"
Ucap Elen yang sudah tidak tahan lagi menahan tawa akibat ulah oma.Dan lihat saja wajah para maid itu,wajah yang dicoret-coret mirip dora emon.Belum puas dengan aksinya,oma kembali menyuruh mereka kembali bermain,dan kali ini hukuman bagi yang kalah adalah menyanyikan lagu GARUDA PANCA SILA.Dan ada beberapa dari para maid itu salah dalam menyanyikanya.
Salah satu maid yang salah dalam menyanyikan lagu Panca sila itu adalah kepala bagian dapur.Maid itu salah di lirik, yang seharusnya "Patriot proklamasi" tapi maid itu menyebut"patrot proklasi"sontak membuat semua orang yang berada diruangan itu tertawa.
Tak terkecuali Arthur si bocah tampan yang tidak banyak bicara itu,sekarang Arthur sudah banyak sekali perubahan.Semenjak kehadiran Elen dalam kehidupan mereka
Setelah selesai melakukan aksi kocaknya,si oma wanita gendeng itu memberikan mereka hadiah,karna sudah mau menemani oma bermain catur.Meskipun mereka buta untuk permainan itu,tapi mereka tetap melaksanakan perintah dari oma.
Oma memberikan para maid bonus uang,masing-masing per orang adalah 5 juta,dan jumlah maid yang ikut dalam permainan itu 10 orang,tak terkecuali Elen.Para maid dan juga Elen merasa senang dengan bonus yang mereka dapat dari oma.
"kamu juga dapat Elen!"
"hahh yang benar oma?"
Tanya Elen tak percaya,pasalnya diri sedari tadi hanya jadi penonton saja.
"benar Elen,oma serius!"
"terimakasih oma"
__ADS_1
Para maid itu kembali pada pekerjaan mereka masing-masing,mereka sangat bahagia dengan bonus yang diberikan oleh oma.Dalam hati mereka berkata "sering-seringlah begini oma,jangankan mencoret wajah kami,disuruh koprolpun kami mau."