Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Ares memperingati Samuel


__ADS_3

"Baiklah sweety,aku akan menghubungi Arjun untuk memantau laki-laki itu!"


"terima kasih kak,kau memang paling baik kak Sam!"


"untuk Bidadari ku,apa pun akan ku berikan?"


"benarkah?"


"ya,sweety!"


"bagaimana jika aku meminta bulan?"


"aku akan mengambilnya untuk mu!"


"ternyata kakak paling pintar menggombal ya?"


"aku hanya menggombali mu sweety!"


"tok...tok...tok"


"siapa?"tanya Elen.


"ini kak Milka dek!"


"masuk aja kak!"jawab Elen.


"dek,ada yang cari kamu!"


"siapa kak?"


"itu,adiknya Rich,yang tempo hari dansa sama kamu dek!"


"maksud kakak,pak Ares?"


"iya dek!,kamu mau temui dia tidak?"


"katakan saja kalau Elenya tidak ada kak Mil!"kata Sam.


"yaaaa,masalahnya kakak dah terlanjur bilang kalau Elenya ada!"


"baiklah kak,aku akan keluar untuk menemuinya!"


"mau apa kutu busuk itu mau menemui mu sweety?"


"kutu busuk??maksud kakak siapa?"


"siapa lagi kalau bukan Ares!"


Samuel mengekori Elen dari belakang wanita mungilnya itu,ia tidak mau membiarkan kekasihnya itu bertemu Ares sendirian saja.


"selamat malam pak Ares!"sapa Elen pada mantan ceonya itu.


"selamat malam Elen!"ucap Ares sinis,kala melihat sosok tubuh kekar berdiri tegak di belakang Elen,lelaki itu terlihat bagai seekor singa yang siaga menjaga anaknya,agar terhindar dari bahaya.


"pak Ares apa kabar?"


"aku sehat,Elen!,bagaimana dengan mu?"


"aku juga sehat-sehat saja pak!"kata Elen.


"tidak usah basa basi,ada perlu apa kau datang menemui calon istri ku Ares?"

__ADS_1


"masih calon istri Sam!"kata Ares.


"kami akan segera menikah!"ucap Samuel tak mau kalah.


"benarkah Sam?,aku turut bahagia mendengarnya!"


"kapan,kalian akan menikah?"


"secepatnya,benarkan sweety?"


Elen hanyak menganggukan kepalanya,pertanda membenarkan apa yang sudah Samuel katakan.


"tujuan ku datang kemari hanya untuk memberi tahu mu Sam,agar kau kebih berhati-hati!"


"apa maksud mu Ares?"


"ada orang yang ingin menyingkirkan Elen dari hidup mu!,karna itulah aku datang untuk memperingati mu Sam!.Karna aku tidak mau terjadi apa-apa pada Elen.Kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk pada Elen,maka aku tidak akan pernah memaafkan mu Sam!,meski kau adalah sahabat ku!"ucap Ares.


"aku akan selalu menjaganya Ares!,jadi,kau tidak perlu berlebihan seperti ini!"kata Sam.


"baiklah kalau begitu!"


"omong-omong,dari mana kau tau informasi itu?"


"aku tak sengaja mendengar percakap ibu mertua mu dan adik ipar mu itu kemarin."


"apa yang sudah mereka rencana kan?"


"entahlah,aku tidak tahu pasti,apa yang sudah mereka rencana kan.Aku hanya mendengar mereka menyebut nama Elen dan ulang tahun pernikahan saat di restauran tadi siang!"


Mendengar hal itu,Samuel menjadi naik pitam.Pasalnya sudah berulang kali keluarga atau lebih tepatnya,ibu dan Adik mendiang istrinya Tania berusaha membuat pria tampan itu emosi.Samuel bisa saja menghancurkan keluarga Tania dengan begitu mudah,namun pria bermata biru itu masih berpikir jauh,mengingat mereka adalah keluarga langsung dari ibu yang melahirkan anaknya.


"aku tidak akan pernah membiarkan mereka menyakiti Elen ku!,tidak akan pernah Ares!"


"tidak Ares,aku tidak akan membawa Elen,kau tau sendiri bagaimana Angel dan ibunya!"


"apa Elen sudah mengetahui perihal mertua dan adik ipar mu itu?"


"belum Ares,aku belum pernah menceritakanya pada Elen,karna bagi ku,mereka tidaklah penting!"


"kau perlu menceritakanya Sam,agar Elen bisa waspada setiap kali berada di dekat mereka!"


"kau benar Ares,aku akan menceritakanya nanti pada Elen."


Setelah lama berbincang-bincang,Ares pun pamit pulang.Samuel memanggil Elen agar menemui Ares,karna tadi Samuel sempat menyuruh Elen masuk saat kedua sahabat itu akan membahas soal keluarga Tania.


"Elen,aku pulang dulu,jaga dirimu baik-baik honey!"ucap Ares.


Mata Samuel membulat sempurna kala mendengar kata "honey"yang Ares tujukan buat kucing kecilnya itu.


"Ares!!"ucap Samuel,seakan ingin menelan hidup-hidup sahabatnya itu.


"ok..ok,aku akan pulang,peluk aku honey!"kata Ares sembari merentangkan kedua tangan hendak memeluk kekasih Samuel itu.


Saat Ares hendak memeluk Elen,Samuel selangkah maju lebih cepat menarik wanita mungilnya itu kedalam pelukanya.


"sebaiknya kau keluar Ares!,karna kalau tidak,aku akan menendang mu lewat jendela!!"kata Samuel.


"ok,baiklah,see yuo again honey!,omong-omong,lusa aku akan ke London,kau ingin aku belikan sesuatu honey?"


"Ares!keluaaaarrrr!!"

__ADS_1


Ares segera keluar,kala melihat Samuel sudah ancang-ancang ingin menendangnya.Elen yang melihat tingkah kedua lelaki tampan itu hanya bisa tertawa karna merasa lucu.


"ada yang ingin ku ceritakan pada mu sweety!"kata Samuel setelah Ares pergi.


"apa itu kak?"


"mulai saat ini,aku meminta mu untuk waspada dengan orang yang baru kau kenal,terlebih dengan keluarga Tania mendiang istri ku.kau tidak boleh kemana-mana tanpa seijin ku,kau paham sweety?"


"aku paham kak!"ucap Elen pada kekasihnya itu.


"sweety!"


"Mm?"


"sebaiknya kita jangan menunda terlalu lama pernikahan kita,karna banyak orang di luar sana yang ingin memisahkan kita,dan aku tidak ingin hal itu terjadi sweety!"


"bersabarlah kak,setidaknya tunggu Tasya genap satu tahun meninggal,hanya tersisa dua bulan lagi saja!"kata Elen.


"baiklah sweety"sebenarnya Samuel merasa kecewa dengan jawaban Elen,namun ia tidak memaksa keinginanya untuk dipenuhi oleh kekasihnya itu.


"kak Sam!"


"ya sweety?"


"ada yang ingin ku tanyakan pada mu kak!"


"tanyakan saja sweety!"


"kenapa sampai Ibunya Arthur meninggal?"tanya Elen.


Samuel menarik nafas berat,kala mengingat mendiang istrinya Tania.Samuel sangat mencintai Tania,jauh sebelum Tania dan Ellio memutuskan untuk bertunanganl.Ellio mengenal Tania dari Samuel.Awalnya mereka hanya berteman saja,namun seiring berjalanya waktu,rasa cinta tumbuh di hati Samuel.Samuel mencintai Tania hanya dalam diam,Tania tidak pernah tau kalau Samuel mencintainya.Ellio juga sangat mencintai Tania,hingga akhirnya Ellio mengungkapkan perasaanya pada Tania,dan cinta Ellio tidak bertepuk sebelah tangan.


Namun,di balik kebahagiaan Ellio dan Tania ada seseorang yang sangat terluka,yaitu Samuel.Samuel sangat terluka kala mengetahui bahwa Ellio danTania sudah menjadi sepasang kekasih.Setelah dua tahun berpacaran,sepasang kekasih itu memutuskan untuk bertunangan,namun setelah beberapa hari lagi mereka akan bertunangan,mereka di jebak oleh rekan bisnis mereka yang merasa sakit hati pada Samuel dan Ellio.


Setelah malam kelam antara Samuel dan Tania,sejak saat itulah hubungan Samuel dan Ellio renggang hingga saat ini.Ellio tetap menerima Tania dan ingin melanjutkan pertunananganya,karna ia sangat mencintai wanita itu,namun setelah Tania dinyatakan hamil,Ellio merasa tidak bisa menerima Tania lagi,dan Ellio pun meminta Tania untuk menikah dengan Samuel.


Samuel memang sangat mencintai Tania,namun ia sangat menyesal karna sudah melukai perasaan Ellio sepupunya itu.


"Tania meninggal saat melahirkan Arthur,sepuluh menit setelah operasi kelahiran Arthur,Tania tiba-tiba saja kejang-kejang,lima menit kemudian Tania langsung menghembuskan nafas yang terakhir."kata Samuel yang terlihat sedih kala mengingat kejadian tujuh tahun yang lalu.


Elen tampak berpikikir sejenak lalu bertanya pada kekasihnya itu.


"lalu,apa kata dokter?"


"kata dokter,jantung Elen sudah mulai melemah saat kontraksi terakhir sebelum caesar dilakukan.awalnya Tania ingin melahirkan normal,namun karna ia terjatuh,akhirnya ia dilarikan kerumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri."


"tania terjatuh?"


"ya,sweety!"


"Tania jatuh darimana kak Sam?"


"kata ibunya,Tania jatuh terpleset di kamar mandi!"


"kata ibunya?memangnya kak Sam,tidak ada saat Tania jatuh?"


"saat itu aku sedang berada di jepang,mengurus bisnis perusahaan ku yang ada di sana!"ucap Samuel yang masih terlihat sedih.


"apa kau sangat nencintainya kak?"


Samuel menatap lekat-lekat wajah cantik kekasihnya itu,menarik nafas dan menghembuskanya kemudian.Samuel menekup kedua pipi Elen yang putih dan mulus.

__ADS_1


"aku memang mencintainya sweety,namun ia sudah terkubur dalam sebuah masa lalu ku,sekarang takdir ku adalah bersama mu,sekarang dan juga nanti,karna aku sangat mencintai mu."kata Samuel sambil mengecup kening wanita yang sangat ia cintai itu.


"terimakasih kak,aku juga sangat mencintai mu"


__ADS_2