Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Mengobati luka Samuel


__ADS_3

Bayangan dirinya samar-samar memantul di kaca jendela di ruang kamarnya.Langit di Luar terlihat hitam kelam.Samuel berdiri disana dan memandang ke luar jendela tanpa benar-benar memandang sesuatu.Ia sudah berdiri disana sejak setengah jam yang lalu,ketika Jack mengantarnya pulang ke mansion.


Meski kedua lelaki itu tadi sempat adu kekuatan,tidak serta-merta membuat keduanya bermusuhan.Samuel sadar bahwa Ia sudah bersalah.Ia meminta maaf pada asistenya itu.Karna biar baqgaimana pun,posisi asistenya tidak dapat di gantikan oleh orang lain.


Jack sudah bekerja sejak lama pada Samuel,dan selama itu pula Jack sangat sabar dan setia pada tuanya itu.Samuel memperlakukan Jack sama seperti saudaranya sendiri,meskipun adakalanya ia marah disaat moodnya tidak bagus.


Bayangan-bayangan jelas berkelebat dalam benaknya.Bayangan janda cantik itu saat tersenyum ke arah Ares saat pria itu memindahkan sebagian mie kedalam piring Elen.Di mata Samuel,perlakuan yang di berikan Ares pada kucing kecilnya itu sangat mesrah.


Tiba-tiba emosi Samuel kembali membuncah,Ia meninju kembali cermin yang ada di depanya itu yang mengakibatkan cermin itu hancur berkeping-keping.


"praangg"


"tidak akan ku biarkan kau merebutnya dari ku Ares!"


Ucap Samuel pada dirinya sendiri.Ia sudah tidak peduli dengan tanganya yang kembali terluka,baginya sakit yang ada di tanganya itu tidak sebanding dengan hatinya yang sakit melihat kucing kecilnya di perlakukan dengan mesra oleh pria lain.


"Sam,ada apa dengan mu?"


Tanya Oma pada Samuel yang tiba-tiba muncul karna mendengar suara keras dari arah kamar pribadi Samuel.Oma terbelalak kala mendapati wajah Samuel penuh dengan lebam.


"siapa yang melakukan ini Sam?"


Tanya Oma kembali pada cucu semata wayangnya itu.Oma sangat geram melihat wajah cucu yang sangat ia cintai itu penuh dengan lebam.


"katakan Sam,siapa yang melakukanya?"


Samuel tidak menjawab sepatah kata pun pertanyaan Oma.Karna masih merasa geram,Oma keluar dan meraih ponselnya lalu melakukan panggilan kepada Jack asisten cucunya itu.Karna Oma sangat yakin kalau Jack tau semuanya.


"Jack,kau datanglah kemari"


Ucap Oma tanpa basa-basi lagi,beberapa menit kemudian orang yang Oma tunggu sudah muncul.Saat Oma melihat kedatangan Jack,Oma terbelalak kala melihat wajah Jack sama babak belurnya dengan wajah cucunya Samuel.


"Jack,apa yang terjadi?"


Tanya Oma yang masih terlihat syok akan penampakan wajah Jack yang terlihat sangat kacau.Bagaimana tidak syok?wajah orang-orang yang sangat ia kasihi itu terlihat sangat tidak baik untuk di pandang.Jack hanya menunduk kala Oma memandanginya seolah-olah menuntut untuk segera memberi penjelasan.


Jack berada di apertemenya saat Oma menelfonya untuk datang ke mansion mewah milik Samuel.Saat Oma menelfonya,Jack sudah siap untuk menerima kemungkinan terburuk yang akan ia dapatkan nanti.


"Katakan,apa yang sudah terjadi Jack?"


Tanya Oma geram kala mendapati wajah Jack tak kalah babak belur dari Samuel.Dalam hati Oma,ia akan menghukum orang yang sudah berani menyakiti kedua orang yang sangat ia kasihi itu.


"katakan Jack,siapa yang sudah membuat wajah tampan mu ini seperti rempeyek?"

__ADS_1


"Samuel Oma!"


"apa?Samuel?"


"Sam!!"teriak Oma memanggil Samuel,dan Oma tidak membutuhkan waktu lama karna orang yang di panggil Oma sudah muncul di hadapanya.


"siapa yang sudah membuat wajah tampan mu itu bagai orang yang K.O telak?"


Samuel tidak menjawab,ia hanya memanyungkan bibirnya menunjuk ke arah Jack.


"karna apa?"


Kedua pria tampan itu tidak ada yang menjawab,mereka berdua hanya diam membisu.


"jawab!"bentak Oma.


"kalau tidak ada yang menjawab,maka Oma akan menghukum kalian berdua malam ini juga!"


"ehh,jangan...jangan...jangan Oma!"


Jawab Samuel dan Jack bersamaan.Akhirnya dalam keadaan terpaksa Jack menceritakan semua kejadianya.Jack menceritakan mulai dari kejadian awal sampai mereka berdua berakhir seperti saat ini.


"aissh,kau ini Sam,Oma kan sudah bilang,terlambat sedikit jangan harap kau bisa mendapatkan Elen.Lelaki mana yang tidak suka pada wanita itu?secara dia cantik dan menggemaskan!jangan menyesal jika Ares atau yang lainya mendahului mu!"


Ucap Oma panjang lebar.Samuel hanya manggut-manggut mendengar semua perkataan Oma.Dalam hati Jack membenarkan semua perkataan Oma.Di saat Samuel sibuk dengan segala pikiranya,samar-samar ia mendengar suara yang sangat ia kenal.Ya suara itu adalah sura kucing kecilnya,siapa lagi kalau bukan Elen?wanita kesayangan pria pemilik netra biru safir itu.


"Oma!"


"ya Elen!"


"selamat malam Oma,pak Sam dan pak Jack!"


Sapa Milka pada Oma dan kedua lelaki yang wajahnya tampak menyedihkan itu.


"selamat malam Milka"jawab Oma,sementara Samuel dan Jack hanya mengangguk tanda membalas salam dari Milka.


Saat Elen melihat tangan Samuel yang terluka,Elen berinisiatif untuk mengibati luka yang ada ditangan pria blasteran portugal dan sumatera itu.Elen berjalan menuju kotak obat yang berada di bawah tangga,Elen sudah hafal tempat kotak obat itu berada.Karna selama ini ia sering ke mansion itu sebelum ia bekerja,pernah suatu kali Arthur terjatuh yang mengakibatkan lututnya terluka.


"kak Sam,aku akan mengobati luka mu!"kata Elen sambil menarik tangan Samuel untuk di ajak duduk oleh Elen demi mengobati luka-lukanya.


"degg"jantung Samuel berdegup saat tangan mungil Elen menggenggam tangan kekar milik Samuel.


"aghh kucing kecil,aku sudah tidak tahan dengan semua ini"

__ADS_1


Ucap Samuel dalam hati.Jantungnya terus saja berpacu karna efek dari sentuhan wanita mungil itu.Elen mengambil air hangat dan membersihkan luka Samuel dan satelah itu,Elen mengompres wajah Samuel yang lebam.


"setelah ini,aku akan mengobati mu kak Jack."


"tidak boleh,nanti Oma akan menyuruh maid untuk mengobati lukanya"


Ucap Samuel cepat,Samuel tidak rela jika tangan mulus nan mungil milik kucing kecilnya menyentuh laki-laki lain selain dirinya.Melihat ke posesifan Samuel,membuat Jack dan yang lainya memutar bola mata mereka karna jengah dengan jiwa posesif lelaki bernetra biru dafir itu.


"biar aku yang mengobati luka pak Jack"


Usul Milka pada Samuel,sontak semua yang ada disitu menatapnya tak percaya.Terlebih Jack asisten Samuel itu.


"kenapa?memangnya salah?"


Tanya Milka kala melihat wajah keterkejutan dari Oma,Elen dan Samuel.


"ti-tidak salah!"


Jawab Oma terbata,Sejujurnya Oma selama ini juga berencana untuk menjodoh kan Jack dengan Milka si sulung dari Elen yang juga sudah berstatus janda itu.Untuk menghilangkan rasa keterkejutanya Oma sengaja mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain.


"omong-omong,Ellio tidak jadi menikah dengan Sely"kata Oma.


"hah,kok bisa Oma?tanya Elen.


"iya,ternyata wanita itu sangat licik"


Kata Oma,dan mulailah Oma menceritakan semua perihal tentang gagalnya pernikahan Ellio.siang tadi Oma pergi ke mansion ponakanya itu guna membantu kelancaran acara pernikahan Ellio.Bukanya keceriaan yang ia dapat dari Oliv ponakanya itu,malah senyum muram yang ia dapat.


Elen menarik nafas lega kala mendengar cerita Oma tentang gagalnya pernikahan Ellio dengan Sely.Elen memang pernah menaruh hati pada Ellio saat ia masih tinggal di mansion pria pemilik netra coklat itu.Elen terbuai dengan semua perhatian yang di berikan oleh pria itu padanya.Namun sekarang,entah kemana hilangnya perasaan itu?entah lah Elen pun tidak tahu.


"syukurlah kalau begitu"ucap Elen.


Elen tidak menyadari perubahan mood pada leleki bernetra biru itu kala mendengar ucapan Elen yang mensyukuri kegagalan pernikahan Ellio,yang menyadarinya adalah Jack,karna Jack sudah sangat paham watak pria yang sedang berwajah masam itu.


"aduh Elen,mengapa kau bangunkan lagi si singa labil itu?tak tahukah diri mu?kalau akulah satu-satunya orang yang akan mendapatkan dampak buruk dari perbuatan mu itu?"Jack membatin.


Samuel berpikir kalau ucapan Elen adalah ungkapan bahwa masih ada harapan bagi wanita itu untuk mendapatkan kembali hati Samuel.Padahal maksud perkataan Alen adalah,ia bersyukur bahwa Ellio tidak jadi menikah dengan Sely karena wanita itu sangat licik dan jahat.


Dan benar saja,akibat moodnya yang tiadak baik,Samuel langsung memerintahkan Jack untuk ke ruangan singa labil itu sekarang,padahal Jack lagi senang-senangnya berada di dekat Milka kakak kandung Elen itu.


"Jack,ikut ke ruangan ku sekarang!"


ucap Samuel dengan suara baritonya.

__ADS_1


"ahh Elen,habislah riwayat ku"ucap Jack membatin.


Karna ia tahu,malam ini ia akan lembur bekerja bersama Samuel si tukang cemburu itu.Elen yang melihat Samuel pergi begitu saja merasa sangat bingung dengan kelakuan pria tampan itu.Elen tidak mengambil pusing dengan kelakuan Samuel,setelah agak lama mengobrol Elen dan Milka pamit pulang.


__ADS_2