Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Luna di sekap 1


__ADS_3

"Ellio,jemput aku di bandara!"


Isi pesan chat Luna untuk Ellio sang kekasih.


Luna dan Jeane sudab hampir dua jam menunggu untuk di jemput oleh Ellio,namun karna terlalu lama menunggu,akhirnya Luna memutuskan untuk memesan Grab.


"Jeane,sebaiknya kita memakai grab saja,mungkin Ellio sedang sibuk!"


"ok,baik Lun!"kata Jeane.


"Jeane,sebaiknya kau pesan minuman untuk kita di situ,aku haus!"kata Luna sambil menunjuk ke arah Cafe yang ada di dekat mereka.


"kau mau minum apa Lun?"


"cofy late!"


Saat Jeane akan berlalu untuk memesan minuman,tiba-tiba seseorang menyekap mulut Luna dan membius gadis itu.Sebelum Luna tidak sadarkan diri,gadis cantik berlesung pipi itu sempat berteriak memanggil Jeane.Namun Jeane tidak mendengar panggilan dari Luna.


Dua orang pria bertubuh kekar yang membekap mulut Luna segera membawa tubuh ramping itu untuk masuk ke dalam mobil avanza hitam.Saat Jeane kembali membawa minuman yang ia pesan.Jeane sangat panik kala tidak menemui sahabatnya Luna.


"Luna?"panggil Jeane.


Jeane mencari keberadaan Luna,namun ia tidak menemui sahabatnya itu.Kemudian Jeane mengirim pesan chat pada Ellio setelah berkali-kali tidak bisa menghubungi calon suami sahabatnya itu.Jeane teringat kalau tempo hari ponsel Luna sudah di pasang alat pelacak dan perangkat tersebut sudah terhubung di ponsel Jeane.


Jeane segera memesan ojek online untuk mengejar mobil yang membawa Luna.


"bang,saya pinjem motornya ya bang!"


"nggak bisa neng!"


"bang,please,bos saya seorang Sultan,dia akan membayar abang,jika berhasil menemukan calon istrinya!"


"ada-ada si neng?"


"saya serius bang!"


"tolong saya!"


"maaf neng nggak bisa!"


Saat tukang ojek online itu akan pergi,Jeane memanggil kembali tukang ojek itu.


"bang...bang,tunggu dulu,atau begini aja bang,ini handpone,Atm,dan uan satu juta untuk jaminan motor abang."Jeane menyerah kan pada pria itu.


"bang,ini semua saya kasih ke abang,tapi tolong pinjamkan saya motornya abang"pinta Jeane memelas.Karna melihat keseriusan dari Jeane.Akhirnya si tukang ojek online itu mau menyerahkan motornya.


Jeane mengikuti petunjuk melalui ponselnya,mobil avanza hitam yang membawa Luna berhenti di sebuah gedung yang agak jauh dari kota.Setibanya di sana,Jeane langsung mengirim lokasi tempat Luna di sekap pada Ellio.


"pak,Luna di sekap oleh dua orang pria yang bertubuh besar,bapak segera tolong kami"isi pesan Luna.


Ellio menarik nafas lega,karna akhirnya miting berjalan dengan lancar.Ellio menghidup kan ponselnya yang sempat ia non aktif kan saat miting.Dan mata Ellio terbelalak sempurna kala membaca pesan chat dari Jeane.


"Eric,siap kan orang-orang mu,rupanya ada orang yang ingin bermain api dengan ku!"kata Ellio yang sudah terlihat sangat marah sekali.


Ellio menghubungi Richart kakak dari Ares.Karna Richart adalah salah satu mafia yang kejam,Richart tidak pernah main-main dengan musuhnya.

__ADS_1


"aku sudah menemukan lokasinya El,mereka menyekapnya di sebuah gedung tua di dekat bendungan"


"baik terimakasih Rich,aku meminjam anak buah mu


Rich!"


"no probleme El"


Ellio melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,ia tidak peduli lagi akan apa yang menghalangi jalanya.Tujuanya adalah menyelamatkan wanita yang tidak lama lagi akan menjadi istrinya.


"sayang,ku mohon bertahan lah!"


Ellio tak henti-hentinya memanjatkan doa,agar Tuhan menjaga kekasihnya itu.


Jeane berjalan dengan cara mengendap-endap,agar tidak ada yang melihatnya.Namun saat Jeane masuk untuk menyelamatkan sahabatnya,laki-laki tinggi yang berwajah sangar melihatnya.


"siapa kau?"tanya lelaki itu dengan suara baritonya.


"lepaskan teman ku,berani-beraninya kalian menyekapnya!"kata Jeane yang tak gentar sama sekali.


"rupanya kau sudah bosan hidup,gadis kecil!"


"kalian tidak tahu sudah berurusan dengan siapa?,wanita yang kalian sekap itu adalah calon nyonya Hawkins,jika kalian tidak melepaskanya,maka kalian akan tau akibatnya!"kata Jeane.


"haha...haha,nyali mu cukup lumayan juga nona cantik,bagaimana kalau kita bersenang-senang dulu nona cantik!"


Mendengar laki-laki sangar itu mengajaknya bersenang-senang,bukanya takut,malah Jeane semakin semangat menantang pria sangar itu.Jeane sengaja mengulur-ulur waktu sambil menunggu kedatangan Ellio.


"kau kira aku takut?,orang seperti mu tak pantas untuk bersenang-senang dengan ku!"kata Jeane.


"cuih,pergi saja kau ke neraka setan alas!!"


"nona,aku sudah tidak sabar lagi untuk memakan mu"


Pria sangar itu mendekat ke arah Jeane,saat pria itu akan menarik tangan Jeane,Jeane langsung menendang ******** pria itu.


"arghh,bangsat!!"erang laki-laki sangar yang kesakitan itu.


"rasakan kau!!"


Jeane kembali menendang perut pria sangar itu.


"derry...derry!"kata laki-laki itu memanggil seseorang.


"ada apa dengan mu?"tanya lelaki yang bernama derry itu.


"habisi wanita laknat itu derry!!"


Orang yang bernama Derry itu menghampiri Jeane.Jeane sudah siap dengan kuda-kudanya,ia mengepalkan kedua tanganya.Jeane melayangkan tinjunya ke arah wajah laki-laki yang bernama Derry itu.


"bugh"


"heh,tak sia-sia kau melatih ku pak Ellio!"ucap Jeane dalam hati.


Laki-laki itu memegangi hidungnya yang sudah mengeluarkan darah segar akibat pukulan yang sangat kuat dari Jeane.

__ADS_1


Dari arah samping,tiba-tiba empat orang pria muncul dan merutuki kedua sahabat mereka yang kewalahan melawan seorang wanita.


"kalian berdua tidak becus,kalian tidak mampu hanya melawan seorang wanita."kata laki-laki yang baru datang itu.


"cepat tangkap dia,sebelum bos datang!"


Jeane mencoba untuk melawan empat pria tersebut,namun ia tidak mampu,karna ilmu bela dirinya belum sempurna.Wajah Jeane penuh dengan lebam akibat melawan empat pria tersebut.Mereka membawa Jeane,dan mengikat wanita itu tepat di samping Luna.


"Luna,apa kau baik-baik saja?"


"Jeane,kita ada di mana?"tanya Luna dengan suara paraunya.


"Luna,kita di sekap,dan aku tidak tahu siapa yang sudah menyekap kita."kata Jeane.


"wajah mu kenapa Jeane?"


"mereka memukul ku karna melawan!"


Saat Luna dan Jeane masih berbicara,tiba-tiba pintu ruangan itu di buka oleh seseorang.


"brakk"


Muncul seorang pria yang sangat tampan dan seorang wanita yang sangat Luna kenal.


"Sely?"


Luna terbelalak kala melihat wanita licik yang pernah hampir menikah dengan kekasihnya Ellio.


"heh,ternyata kau masih mengingat ku?"


"siapa yang tidak mengenal wanita ular seperti mu!"kata Kuna.


"plakk"


Sely menampar wajah Luna sangat keras,hingga membuat ujung bibir Luna mengeluarkan darah segar.


"kau kira kau tidak licik?,kau sengaja menggagalkan pernikahan ku dengan Ellio,dan setelah itu kau merayunya untuk mu"kata Sely.


"tapi aku mencintainya dengan setulus hati,tidak seperti kau yang hanya mengincar hartanya!"kata Luna.


"heh,sok suci kau Luna!,omong-omong,bicara lah sepuas mu,karna tidak lama lagi aku akan menghabisi mu dengan tangan ku sendiri!"kata Sely.


"kau mengenal perempuan ini Luna?"tanya Jeane pada Luna.


"ya Jeane,aku mengenalnya,dia adalah wanita yang tidak tahu malu!"kata Luna.


"plakk"


Sely menampar kembali wajah Luna.


"bangsat kau,sekali lagi kau menyentuhnya,akan ku cincang kau!"kata Jeane pada Sely.


"siapa kau?,berani-beraninya kau mengancam ku?"


"aku Irene Jeane,sahabat Luna,aku tidak akan membiarkan mu menyakiti Luna!"

__ADS_1


"haha...haha,kau pun tidak akan luput dari tangan ku!"


__ADS_2