Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Usaha Jack


__ADS_3

"Yes!!...akhirnya aku dapatkan bukti kejahatan kalian,bersiap-siaplah kau dan ibu mu Tania,akan ku pastikan kalau kau dan ibu mu akan mendapatkan ganjaran atas semua perbuatan kalian."ucap Jack dengan senyum liciknya.


Sudah lebih dari 1 tahun Jack tak henti-hentinya untuk mencari bukti atas tindak kejahatan Tania dan ibunya,baru-baru ini Jack berinisiatif memasang cctv tersembunyi di beberapa titik di setiap ruangan Mansion milik Samuel tanpa sepengetahuan tuanya itu.Belakangan ini Jack sering melihat gelagat mencururigakan antara Tania dan ibunya.Besok pagi Jack berencana memperlihatkan rekaman cctv tersebut pada Samuel,karna dengan bukti itulah kejahatan Tania dan ibunya dapat terbongka.


Malam ini Jack berencana mengunjungi Milka dan ingin mengajaknya untuk mencari keberadaan Elen bersama-sama.Sesampainya di tempat Milka,Ia di sambut dengan senyum masam dari wanita yang sangat dia sukai itu.


"Sudah berapa kali aku katakan Jack,agar kau tidak usah datang menemui ku lagi!"kata Milka.


"Tapi aku tidak bisa Milka!"


"Kenapa tidak bisa?...lagian tidak ada hubungan antara kau dan aku!"


"Please Milka!...jangan larang aku untuk dekat dengan mu,jangan karna kau marah pada tuan Sam,dan kau pun ikut marah pada ku."


"Aku sangat membenci tuan mu."


"Lalu?...kenapa aku yang kena imbasnya?"tanya Jack.


"Itu karna kau dan tuan mu sama-sama egois!"


"Egois??...kau bilang aku egois?..bagaimana mungkin kau bisa mengatai ku egois?...memangnya apa yang sudah aku lakukan Milka?"


"Kau kan tahu seperti apa adik ku,tapi kenapa kau tidak bisa membelanya di depan tuan mu'"


"Sudah berapa kali aku katakan Tania,aku tidak bisa membela adik mu karna memang aku tidak punya bukti.Tapi kau tenang saja Milka,karna aku sudah punya bukti kejahatan mereka."kata Jack.


"Bukti?...bukti apa Jack?"


"Bukti bahwa Elen tidak bersalah."terang Jack pada Milka.


"Percuma saja Jack!...sudah tidak ada gunanya lagi,toh adik ku pun tidak tahu ada di mana?...sebaiknya kau berikan bukti itu pada tuan mu,siapa tahu Samuel sangat membutuhkanya.Semoga Sam tidak pernah menyesali apa yang sudah ia perbuat pada adik ku Elen."


"Aku datang kesini untuk mengajak mu bekerja sama untuk mencari adik mu."tawar Jack.


"Terimakasih Jack!...tapi aku rasa tidak perlu,karna aku yakin saatnya tiba nanti,Elen adik ku akan menghubungi ku dengan sendirinya,aku sangat yakin kalau Elen saat ini akan baik-baik saja."kata Milka.


"Baiklah Milka,kalau begitu aku pamit dulu,maaf sudah mengganggu waktu mu."ucap Jack dengan raut wajah kecewa.


"Baik Jack."


Jack merasa kecewa pada Milka,di karenakan wanita itu selalu berusaha untuk menjauh dan menghindarinya,sudah berulang kali Jack berusaha agar Milka tidak menyangkut pautkan dirinya dengan Samuel,karna sejujurnya Jack pun tidak menyetujui keputusan Samuel meski laki-laki itu adalah tuanya sendiri.


Dengan langkah gontai Jack beranjak meninggal kan Milka dengan membawa rasa kecewa di dalam hati,wanita pujaan hatinya tidak pernah mau untuk memberikan Jack secercah harapan untuk balasan cintanya.


"Maaf kan aku Jack!...kau memang tidak salah,apa pantas bagi ku merasa bahagia bersama mu?,sementara hidup adik ku menderita karna tuan mu?"kata Milka dalam hati sembari menahan rasa sesak di dada.Karna sejujurnya Milka juga sangat mencintai asisten Samuel itu.

__ADS_1


"Kak Mil,coba lah untuk memberikan kak Jack kesempatan,dia sangat mencintai mu Kak!"kata Dian.


"Aku tahu Dian!...tapi apa aku pantas bahagia sementara adik ku tidak tahu di mana saat ini."


"Kak Milka tidak usah terlalu mencemaskan kak Elen,bukan kah kak Elen sudah berjanji akan melanjutkan hidupnya dan tak usah menghawatirkanya?"kata Dian.


"Kau betul Dian,tapi aku tetap masih ragu apa dia baik-baik saja,masalahnya sampai saat ini kita belum mengetahui keberadaanya....ya..setidaknya aku tahu dia ada di mana."


"Apa kak Mitha dan kak Ares belum mengetahui keberadaanya?"


"Entahlah Dian,sudah dua minggu ini Mitha dan Ares tidak pernah mengabari ku,mungkin mereka sudah lelah dan sudah bosan mencari adik ku."


"Aku tidak sependapat dengan mu Kak,karna aku lihat Kak Ares sangat mencintai kak Elen,dia pasti tidak akan pernah lelah untuk mencarinya."


"ya,semoga saja yang kau katakan itu benar Dian."


*****


Pagi ini Jack sudah menunggu tuanya Samuel di ruangan milik Tuanya yang sangat luas itu,sudah satu jam lebih pria tampan asisten Samuel itu menunggu namun Samuel belum datang juga,akhirnya Jack berinisiatif untuk melakukan panggilan lewat lewat telefon selulernya.


"Halo Jack!"sapa Samuel.


"Hallo tuan Sam!...maaf,apa hari ini anda tidak berkantor?"tanya Jack.


"Apa aku mengatakan begitu Jack?"tanya Samuel datar.Entah kenapa sejak tuanya itu bercerai dengan Elen,Jack tidak pernah melihat Samuel tersenyum,tuanya itu tidak banyak bicara sama seperti dulu lagi.Ia hanya bicara pada Jack hanya seperlunya saja.


"Apa ada masalah di kantor Jack?"


"Tidak ada masalah tuan,saya hanya ingin menyanpaikan sesuatu hal yang penting untuk anda."


"katakan saja Jack!"


"Maaf tuan Sam!...sangat tidak etis jika saya menyampaikanya lewat telafon saja,jika anda tidak keberatan,apa anda bisa datang ke kantor saat ini?"tanya Jack.


Mendengar asisten kepercayaanya itu sepertinya ingin menyampaikan hal yang sangat penting,mau tidak mau Samuel akhirnya memutuskan akan ke kantor hari ini,padahal Samuel berencana ingin menemani Arthur hari ini.Semenjak Samuel bercerai dengan Elen,putra sematawayangnya itu semakin sulit untuk di ajak bicara,meskipun pada Tania ibu kandungnya sendiri.Terkadang Samuel berpikir kenapa sampai saat ini juga Tania dan Arthur tidak bisa dekat sedikit pun,bukan kah kontak batin antara anak dan ibu kandung lebih besar dari apa pun?,namun apa yang di alami Tania dan Arthur sangat sulit untuk pahami.


"Baiklah Jack,aku akan ke sana 20 menit lagi."kata Samuel.


"Baik tuan."jawab Jack singkat.


Sementara di Mansion milik Samuel,terlihat Tania sedang mendekati Samuel untuk meminta uang sesuai keinginan ibunya yaitu Mami Liza.


"Sam?"


"ya"

__ADS_1


"Kau mau kemana?...bukanya tadi malam kau bilang hari ini tidak berkantor?,karna kau ingin menemani Arthur?"tanya Tania berusaha selembut mungkin.


"Sebenarnya rencana ku begitu Tania,tapi sepertinya ada masalah di perusahaan hingga Jack meminta ku untuk ke kantor sekarang."


"Memangnya ada masalah apa di perusahaan?....bukanya selama ini Jack selalu bisa mengatasinya?"tanya Tania.


"Entahlah Tania,mungkin masalahnya agak rumit,sehingga Jack harus meminta ku untuk kesana."


"Lalu bagaimana dengan Arthur?...bukankah kau sudah berjanji untuk menemaninya hari ini?"


"Aku akan pergi sebentar saja,dan setelah itu aku akan pulang untuk menemaninya."jawab Jack.


"Baiklah Sam!...oya Sam,aku membutuhkan uang 300 jt hari ini,apa kau bisa memberikanya sekarang?"tanya Tania sedikit malu.


"untuk apa uang sebanyak itu Tania?"


"Kau kan tahu kalau aku masih sedang therapi untuk bisa hamil lagi,dokter Collins bilang ada metode baru dalam pengobatan teraphi untuk kandungan ku."kata Tani.


"selalu ada metode baru,tapi kenapa tidak ada hasilnya juga?"tanya Samuel sedikit kecewa.


"Jangan putus asa begitu Sam,kita harus terus mencobanya."


"Jika tidak ada peubahan dengan dokter Collins,sebaiknya kau cari dokter yang lebih baik lagi."


"Baik Sam!...kalau kali ini tidak berhasil juga,maka bulan depan aku akan mengganti dokter yang lebih baik lagi."


"Baiklah Tania,"aku akan mentransfernya ke rekening mu."


"Terimakasih sayang"


"Mm"jawab Samuel acuh,bagaimana tidak,hampir tiap seminggu sekali Tania meminta uang dalam jumlah yang tidak sedikit,namun karna Samuel sangat mengingin kan agar Arthur memiliki adik,jadi apapun akan Samuel lakukan agar keinginanya bisa tercapai,karna Samuel sangat prihatin melihat putranya Arthur semakin sulit untuk berinteraksi dengan orang lain.


Setelah mentransfer uang ke rekening Tania,Samuel pun beranjak menuju kantornya dengan banyak pertanyaan yang berkecamuk di dalam pikiranya,karna tidak biasanya asistenya itu memintanya untuk ke perusahaan,karna selama ini Jack selalu bisa mengatasi masalah serumit apapun itu.Tanpa terasa Samuel sudah sampai di perusahaan miliknya itu,sesampainya di ruangan kebesaranya,Samuel memerintahkan sekretarisnya untuk memanggil Jack agar segera menemuinya.


"Sekarang katakan hal penting apa yang ingin kau sampaikan Jack?"kata Samuel tanpa basa-basi.


"Maaf tuan Sam!...saya ingin mengatakan bahwa Penyebab Nyonya Tania keguguran adalah dirinya sendiri."


"Apa maksud mu Jack?"


"Ya tuan,Nyonya Tania sendiri yang sudah dengan sengaja membenturkan dirinya hingga membuatnya keguguran."


"Kau tahu dari mana Jack?"tanya Samuel meninggikan intonasi suaranya.


"Saya punya bukti Tuan."kata Jack sembari memperlihatkan rekaman cctv yang berisi pembicaraan antara Tania dan ibunya.

__ADS_1


"Deg"


Hai para pembaca setia ku,sebelumnya author berterimakasih untuk semua para pembaca,terutama bagi yang sudah memberi like dan komen,karna kelangsungan novel author salah satunya tergantung dari like dan komen para pembaca,author juga minta maaf karna masih banyak kekurangan,maklumlah baru pemula.Semoga kita semua sehat selalu.🙏🙏🙏🙏


__ADS_2