
Pagi ini Elen kembali mengalami mual-mual, ia merasa sangat tersiksa dengan kehamilan-nya kali ini. untung saja Ares selalu sabar menemani Elen saat ia sedang muntah-muntah.
"Honey...apa tidak sebaiknya kita ke dokter saja?... aku tidak tega melihat mu seperti ini. " Ares memberi usul pada istri tercinta-nya itu.
"Ini hal yang biasa sayang, semua wanita hamil akan mengalami hal seperti ini. " jawab Elen lembut.
"Kau yakin honey? "
"Iya sayang... dan lagi, ini tidak akan lama, karena saat kehamilan ku beranjak empat bulan, rasa mual seperti ini akan hilang dengan sendiri-nya. " Elen berusaha meyakinkan kan suaminya agar tidak terlalu kuatir.
"Baik kalau begitu, tapi, jika kau merasa tidak nyaman, katakan pada ku. "
"Baik sayang, omong-omong, apa kak Mitha jadi datang? "
"Kata kak Rich, ia akan tiba siang ini. "
"Syukurlah... selain ingin memakan masakan-nya kak Mitha, aku juga sudah sangat merindukan-nya, dia tidak boleh kembali lagi ke Eropa, aku mau kak Mitha selalu bersama ku. "
Alis Ares mengkerut kala mendengar perkataan istrinya. bagaimana mungkin Richard akan memenuhi permintaan istri mungil nya itu. Ares tidak yakin jika kakak semata wayangnya itu akan setuju jika Mitha tetap tinggal di Indonesia.
"Aku tidak yakin kak Rich mau jika Mitha tetap di sini. " kata Ares dengan ragu.
"Sayang... kalau begitu, tugas mu untuk meyakinkan kan kak Richard. " Kata Elen dengan lembut.
Ares tak mampu untuk menolak keinginan wanita yang sangat di kasihi -nya itu. apalagi Elen meminta dengan wajah memelas, Ares tidak sanggup jika melihat wajah istrinya bersedih.
"Baik, aku akan mengatakan -nya pada kak Rich, apa kau senang? "
"Aku sangat senang Ares, kau memang suami yang sangat sempurna, aku sangat bersyukur menjadi istri mu. " kata Elen dengan lembut.
"Tujuan hidup ku adalah membuat mu selalu bahagia, dan aku akan melakukan apa pun demi kau dan anak kita. " Kata Ares sembari memeluk dan mengecup kening istrinya.
"hoek... hoek! "
Elen kembali memuntahkan isi perutnya, ia sudah tidak bertenaga lagi, Elen sudah sangat lemas dengan keadaanya saat ini. Ares pun sudah tidak tega melihat istrinya, ingin rasanya Ares menggantikan posisi istrinya saat ini,tapi apa boleh buat,Ares hanya bisa membantu istrinya untuk mengurangi rasa mualnya dengan cara yang sudah di anjurkan oleh dokter.
Siang ini Mitha sudah tiba di bandara,ia terlihat sangat bahagia bisa pulang ke tanah air tercintanya.bisa berkumpul dengan orang-orang yang ia cintai adalah suatu hal yang selalu ia impikan dua tahun belakangan ini.Mitha merasa lega karena bisa beristirahat untuk beberapa hari ke depan,sebelum ia harus kembali ke Italia,meski ia harus bertugas untuk menjadi koki untuk wanita hamil yang selalu mengidolakannya itu.
__ADS_1
Sesampainya di mansion milik keluarga Clark,Mitha langsung di sambut heboh oleh sang nyonya Clark,siapa lagi kalau bukan Elen.
"Wah..kak Mitha,kau tambah cantik sekali kak!" Elen berlari ke pelukan wanita yang selalu menjadi idola nya itu.
Melihat istri nya berlari memeluk Mitha,hati Ares ketar-ketir menyaksikan tingkah istri nya yang seolah tidak peduli dengan diri nya yang sedang hamil.
"Hei...hati-hati Elen,aku tidak akan kemana-mana."Kata Mitha yang merasa tidak enak hati melihat tatapan mata Elang dari sang tuan muda Clark.
"Aku sangat merindukan mu kak Mitha,bisa-bisa nya kau tidak memberi kabar pada ku,apa kau sudah melupakan ku?"
"Hah,mana bisa aku melupakan mu,kau adik kesayangan ku." ucap Mitha sembari memeluk tubuh mungil istri dari Ares itu
Richard tercengang kala melihat tingkah menggemaskan dari istri kedua adik kandung nya itu.melihat sang kakak tak henti memperhatikan istri kesayangan nya,sontak membuat Ares menahan geram akan perbuatan kakak nya.
"Berhenti memandangi istri ku seperti kak Rich!...aku saran kan,sebaik nya kau cepat menikah." bisik Ares di telinga kakak nya.
"What?"ucap Richard sembari menatap tajam pada adik semata wayang nya itu.
"Iya,agar kau berhenti memandangi istri ku!"
"Salah istri mu sendiri,kenapa ia sangat menggemaskan sekali?" balas Richard setengah berbisik.
"Honey...biarkan Mitha istirahat dulu,pasti Mitha sangat capek,perjalanan dari Italia ke Indonesia cukup lama,bukan begitu Mitha?" kata Ares sembari memberi isyarat pada Mitha.
Tahu apa maksud tuan nya,Mitha pun mengiyakan perkataan Ares.Mitha sangat tahu kalau Ares saat ini sedang ingin sendiri bersama Elen.Mitha tidak tahu kalau sebenar nya tuan muda Clark itu sedang cemburu pada kakak kandung nya sendiri.
"Baiklah,kak Mitha harus istirahat dulu,tapi jangan lama-lama,banyak hal yang ingin ku ceritakan pada mu kak."
"Tenang saja Elen,aku istirahat paling dua puluh menit,tidak lama."
"No..kau harus istirahat yang banyak,kalau kau sakit bagaimana?" kata Ares merasa tidak terima jika Mitha hanya istirahat hanya sebentar saja.Ares sangat tahu kalau Mitha dan istrinya itu sangatlah dekat,karena itu lah maka Ares takut jika Elen akan mengabaikan diri nya kalau sudah bersama Mitha.
"Ares...biarkan istri mu melepas rindu pada Mitha,wajar saja jika mereka saling merindukan,karena sudah berpisah selama dua tahun." kata Richard memanas manasi adik kandung nya itu.
"cik...enak saja kau!" Ares menjawab dengan ketus.
Ingin rasa nya Richard tertawa terbahak-bahak karena melihat wajah cemburu dari Ares.Richard tidak menyangka kalau adik semata wayangnya itu memiliki tingkat cemburu yang sangat tinggi.
__ADS_1
Ares menggendong istri nya ke dalam kamar,sampai di kamar,Ares membaringkan tubuh Elen di atas ranjang dengan perlahan.
"Aku sangat mencintai mu,jadi jangan takut jika hati ku berpaling pada yang lain.kau pria terbaik yang pernah ada di hidup ku,aku berjanji akan selalu menjadi milik mu,sampai kapan pun." Bisik Elen di telinga Ares.
Hati Ares bergemuruh tidak karuan,baru hari ini wanita kesayangan nya itu mengungkap kan perasaan nya dengan sepenuh hati,hingga membuat Ares seakan terbang ke awan.meski Elen mengucapkan nya dengan cara yang sederhana,namun mampu membuat hati seorang Ares ingin terbang hingga ke langit ke tujuh.
Ares merasa terharu dengan kata-kata yang terucap dari bibir istrinya.Ares meraih tangan mungil milik Elen sembari mencium tangan istri nya dengan lembut.
"Terimakasih honey...aku berjanji,kaulah satu-satu nya wanita yang akan selalu ada di hati ku.aku juga sangat mencintai mu,saat ini dan sampai kapan pun." kata Ares dengan tulus.
Elen memeluk Ares hingga ia tertidur di pelukan suaminya,melihat Elen sudah tertidur,Ares pun memperbaiki posisi tidur Elen hingga senyaman mungkin.Setelah Elen tertidur lelap,Ares berencana menemui Richard kakak nya.
"Kak Rich,Elen tidak ingin Mitha kembali ke Itali." kata Ares to the poin saat sudah berada di depan kakak nya.
"Mana bisa begitu,dia harus kembali,banyak hal yang harus dia lakukan di sana." jawab Richard dengan ketus.
"Anak buah mu sangat banyak,bahkan tersebar di beberapa negara,kau tidak akan rugi jika Mitha kembali bekerja pada ku." balas Ares tak mau kalah.
"Mitha itu lain dari yang lain,tidak ada yang bisa menyamai diri nya dengan Mitha."
"Aku tahu kak,tapi apa kau tidak bisa berkorban demi adik mu ini?" ucap Ares dengan memelas.
Setelah menimbang-nimbang ucapan adik semata wayang nya itu,Richard akhir nya menyetujui permintaan Ares,tapi dengan satu syarat.
"Baiklah,tapi dengan satu syarat!" kata Richard.
"Hah,harus pakai syarat?"
"Iya,itu pun kalau kau setuju,tapi jika kau tidak setuju dengan terpaksa aku harus menolak permintaan mu."
"Baiklah,katakan apa syarat mu?"
"Kau tidak boleh memperlakukan Mitha layak nya seorang bawahan,perlakukan lah dia dia dengan baik." kata Richard sembari tersenyum.
"Hah,kau??" tanya Ares tak percaya.
Tidak ingin mendengar ocehan dari Ares adiknya,Richard buru-buru meninggal kan Ares yang masih tercengang,karena Richard tahu kalau adik nya itu akan mencecar banyak pertanyaan.
__ADS_1
Hai para pembaca setia ku,author minta maaf karena absen terus,ada peringatan dari Novel toon karena author alpa terus,maaf itu semua karena di wilayah tempat author tinggal sangat sulit jaringan.Penuh perjuangan untuk mendapatkan jaringan,maklumlah,tempat di mana author tinggal,jaringan nya hilang muncul.apalagi di musim penghujan seperti saat ini
Bahkan author harus jauh-jauh ke kota untuk bisa up,tapi tidak apa-apa,yang penting pembaca setia author tetap sabar menanti episode yang baru.Salam sehat untuk kita semua,dan Selamat tahun baru untuk semua pembaca setia ku.