
Hari ini adalah hari minggu.Milka dan Dian tidak bekerja pada hari minggu,mereka berdua memutus kan untuk menerima tawaran Jack untuk refresing ke daerah puncak.
"kak Mil..semuanya sudah siap kan?"tanya Dian.
"iya,semuanya sudah beres!*kata Milka.
"kalau begitu,aku mandi deluan ya kak!...kak Jack dan juga Arjun,pasti sudah mau datang!"
"kau betul Dian,kemarin Jack bilang,pagi ini kita berangkat jam delapan,sekarang sudah hampir setengah delapan!"
Setelah merapikan apa yang akan mereka bawa.akhirnya Milka juga bergegas untuk mandi,dikamar mandi yang lain.Setengah jam kemudian,Jack menelefon Milka dan meminta kedua wanita itu untuk turun ke bawah,karna Jack dan juga Arjun sedang menunggu mereka di bawah apartemen.
Sesampainya di dekat mobil milik Jack,Arjun berlari ingin membantu Milka dan Dian membawa barang-barang yang akan mereka bawa nanti.
"untuk apa semua ini Milka?"
"ya,untuk kita bawa toh!,...memangnya untuk apa lagi?"kata Milka ketus.
"memangnya kita mau mendaki gunung kah?"tanya Jack.
"issh,kau cerewet sekali Jack!"
"ini?...untuk apa semua ini,kau membawa tali segala!...untuk apa kau membawa tali?"tanya Jack.
"untuk menggantung mu Jack!"
"menggantung ku?"
"iya...menggantung mu,jika nanti saat di puncak,kau masih saja cerewet!"kata Milka.
Jack menarik nafas panjang,pasalnya ia heran melihat Milka membawa alat-alat untuk panjat tebing dan naik gunung.Meski demikian,asistenya Samuel itu tetap memasukan barang-barang yang Milka bawa ke dalam bagasi mobil miliknya.
"aku belum pernah jalan-jalan ke punca Jack!"
"ceeckh...pantas saja!"kata Jack.
"apa kata mu Jack?.."
"maksud ku,pantasan saja kau membawa alat-alat untuk panjat tebing dan alat-alat untuk mendaki gunung!"
"issh...kau ini Jack,..tidak pernah kah kau dengar pribahasa mengatakan"siap payung,sebelum hujan?"...atau?...kau memang tak pernah mendengarnya?"kata Milka.
"aku bukan anak sekolah dasa!...sehingga kau mengajari ku...masalahnya,kau bukanya "siap payung sebelum hujan",tapi kau malah "siap hujan sebelum payung"..alias tidak nyambung!"
"apanya yang tidak nyambung Jack?...bukanya kita mau ke puncak?...puncak itu kan gunung?"kata Milka.
"haha...haha...Milka....Milka,kau lucu sekali!"Jack tertawa sampai perutnya sakit,karna merasa kalau jawaban Milka sangat konyol.
__ADS_1
"apanya yang lucu Jack?"kata Milka ketus,ia kesal karna Jack menertawainya.
"apa kau tidak tahu sama sekali tentang puncak?..misalnya di google..atau di You Tube atau yang lainya?"
Milka menggeleng pertanda tidak tahu.
"makanya,hand phone itu kita gunakan untuk mencari wawasan!...jangan hanya di pakai untuk menonton drama korea!"
"aish,kau kenapa cerewet sekali Jack?"
Arjuna dan Dian,hanya tersenyum menyaksikan perdebatan kecil antara asisten Samuel dan kakak ipar Samuel itu.
Ke empat orang berbeda jenis itu sudah menempuh setengah perjalanan,dan untuk menghilang kan kejenuhan selama perjalanan,Jack kembali bersuara,kali ini ia mengajak Arjun untuk berbincang-bincang.
"Arjun...besok kau akan pulang bukan?"
"iya bang!"
"kau harus nembeli oleh-oleh dari puncak,banyak jajanan khas dari daerah itu!"
"baik bang Jack!"
"para Ladies...apa kalian mengantuk?...kalau memang mengantuk sebaiknya kita cari warkop di sekitaran sini!"
"tak usah Jack,sebaiknya kita jalan terus!,apa masih jauh Jack?,rasanya sangat dingin sekali."kata Milka.
"iya Bang?"
"apa kau bisa menyetir?"
"bisa Bang!"
"kalau begitu kau ganti kan aku,dan kau Dian,sebaiknya kau pindah di tempat Arjun,karna aku akan memeluk Milka!"kata Jack.
"apa?..sepertinya kau sudah tidak waras Jack!..."
"aku hanya kasihan pada mu,karna kulihat kau sangat kedinginan,dan aku sudah berbaik hati ingin menghangat kan tubuh mu!"kata Jack.
"cih..alasan saja kau Jack!"Jack tersenyum geli melihat tingkah Milka yang terasa imut baginya.
"benar kalau kau tidak ingin di peluk oleh ku?...mumpung aku masih berbaik hati Milka...karna kalau mood ku sudah tidak baik,kau akan menyesal nanti!"kata Jack yang masih berusaha menggoda kakak dari Elen itu.Entah kenapa?,Jack sangat suka menggoda wanita cantik itu.
"sebaiknya kau diam Jack!,sebelum aku mengisolasi mulut mu yang cerewet itu!"
"hoho...hoho,apa kau berani?"
"kau ingin menguji ku Jack?...baiklah jika itu mau mu!"
__ADS_1
Milka melepas syal yang ia pakai,lalu memajukan tubuhnya ke arah Jack,dan setelah itu Milka memegang kepala Jack serta melilitkan syal miliknya ke wajah Jack.Karna Jack berusaha mengimbangi tenaga wanita yang sedikit bar-bar itu,akhirnya membuat Milka tak mampu menandingi tenaga Jack yang jauh lebih kuat.Dan...?,akhirnya Milka jatuh terhempas ke dalam pelukan Jack.
"deg...deg...deg"
Jantung kedua insan beda jenis itu berpacu sangat kencang,apa lagi saat kedua mata mereka masing-masing saling beradu.Untuk mengatasi jantungnya yang sudah tidak karuan,Jack berusaha mencair kan suasana dengan cara menggoda Milka kembali.
"tadi kau bilang tidak ingin di peluk oleh ku!...tapi sekarang?...kau sendiri yang datang ke pelukan ku!"kata Jack.
"ahh..ehh..i-ini semua karna mu!"
"karna aku?...bukanya kau yang datang ketempat duduk ku?"
Milka buru-buru bangun dari dada bidang milik Jack si asisten tampan itu.
"le-lepaskan aku Jack!"
"puff...kau sangat lucu Milka!"
Jack pura-pura tertawa untuk mengatasi jantungnya yang masih berpacu dengan kencang.Ia tak peduli dengan keberadaan Arjun dan Dian.Melihat Jack dan Milka terlihat seperti malu-malu,akhirnya Arjun berinisiatif untuk mencairkan suasana.
"apa abang akan ikut saat peresmian pabrik kopi itu nanti bang?.."tanya Arjun pada Jack.
"iya Arjun...aku pasti ikut,memangnya kenapa?"
"tidak bang...aku hanya ingin mengenalkan abang dengan sepupu ku,dia sangat cantik sekali!"
"benarkah Arjun?...apa kau punya fhotonya?...ya,setidaknya aku bisa mengetahui gambaran wajahnya yang kau bilang cantik itu!"
"ya,aku memiliki beberapa fhotonya di ponsel ku."kata Arjun.
"baiklah Arjun...aku akan melihatnya nanti setelah sampai di puncak!"
"baik bang!"
"hehe...hehe...kau sangat peka sekali Arjun!,kau tahu saja memengondisi kan keadaan,aku akan memberikan hadiah untuk mu,saat kau akan pulang besok!"kata Jack dalam hati.
"bang...aku tahu kalau abang butuh bantuan ku,maka itu aku sengaja pura-pura ingin mengenal kan mu dengan sepupu ku,aku ingin kak Milka cemburu saat mengetahui kalau aku akan mengenalkan mu dengan sepupu ku yang cantik...hehe...hehe..apa kau tidak lihat tadi Bang?...wajah kak Milka bagai kepiting rebus,saat kukatakan ingin mengenal kan mu dengan sepupu ku."kata Arjun dalam hati,kedua pria tampan itu terlihat saling bertelepati.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam,akhirnya mereka berempat tiba di puncak yang sangat sejuk.Jack memarkirkan mobilnya di halaman villa miliknya.
"nah...Milka,inilah puncak yang ku katakan!"kata Jack.
Milka merasa malu dengan perkataan Jack,bagaimana dia tidak malu?,karna tadi ia sempat kekeh dengan perkataanya.
Beberapa menit kemudian,Jack memesan makanan untuk mereka makan siang ini,karna mereka sudah sangat lapar,dan setelah makanan yang Jack pesan sampai,mereka pun makan dengan khidmat.
Setelah puas berkeliling di puncak,mereka memutuskan untuk kembali ke jakarta.Jack tak lupa membeli banyak oleh-oleh untuk Arjun bawa ke kampungnya.
__ADS_1