Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Apa kau pernah memiliki kekasih?


__ADS_3

"ternyata kau sangat setia Jack!"kata Milka.


"begitulah,aku sudah menganggap Samuel dan Oma sebagai keluarga ku!"


"apa kau tidak memiliki keluarga Jack?"


"entahlah...aku di ambil oleh Oma sejak umur dua belas tahun dari panti asuhan,setahu ku,orang-orang yang ada di panti asuhan adalah keluarga ku.dan aku tidak ingin tahu,siapa aku?,bagaimana aku bisa di buang ke panti asuhan?,aku tidak peduli dengan semua itu.Memiliki Oma dan Samuel,sudah cukup bagi ku,mereka adalah keluarga ku yang sesungguhnya!"kata Jack panjang lebar.


"apa kau pernah memiliki kekasih?"tanya Milka.


"heii...apa kau sedang menginterogasi ku?"


"bu-bukan!"


"aku belum pernah memiliki kekasih,sepanjang hidup ku,aku hanya fokus bekerja,tak pernah terpikirkan oleh ku untuk mencari kekasih!"kata Jack.


"benarkah?"


"ya,tapi saat ini!" Jack menghentikan kalimatnya.ia melirik ke arah Milka yang sangat antusias untuk mendengar ceritanya.


"saat ini kenapa Jack?"


"saat ini aku sedang mengagumi seorang wanita,ia sangat cantik,lembut,dan juga?"Jack menggantung kalimatnya.ia berbicara sembari melihat ke arah Milka.Namun Milka tidak menyadari kalau lelaki itu memandanginya.


"dan juga apa Jack?"


"dan juga sangat menawan!"kata Jack.


"benarkah Jack?,apa aku mengenalnya?"tanya Milka.


"tidak...kau tidak mengenalnya."


Entah kenapa tiba-tiba saja wajah Milka berubah menjadi masam.dan entah kenapa juga ia merasa tidak suka mendengar kalau Jack memuji wanita lain.


"Jack..ini sudah pukul 06:30,apa kau tidak bekerja?"


"heii...apa kau sudah bosan melihat ku disini?,dan apa aku tidak di butuhkan lagi?"


Milka tak menjawab.


"baiklah,jika aku sudah tidak di butuh kan lagi,aku akan pergi sekarang!"kata Jack.


"bu-bukan begitu Jack,hanya ku pikir,nanti kau terlambat pergi bekerja."kata Milka.


"aku bekerja pukul 08:00,aku masih punya waktu untuk menemani mu satu jam lagi.!"


"baiklah,terimakasih Jack!"


"dan kau Milka,apa kau tidak berniat untuk menikah lagi?"


"maksud Kamu?"


"maksud ku...apa kau tidak berniat untuk mencari pasangan hidup yang lebih baik lagi?"


"tidak...aku tidak berminat,semua laki-laki itu brengsek!"


"heii...tidak semua laki-laki brengsek seperti yang kau bayangkan.contohnya aku,aku sama sekali tidak brengsek sama seperti mantan suami mu itu!"kata Jack.


"i-iya maaf kan aku Jack,tidak semua laki-laki brengsek."kata Milka.

__ADS_1


"omong-omong,apa kau lapar Milka?"


"ya, perutku sudah mulai keroncongan minta di isi!"kata Milka.


"baiklah,kau tunggu di sini,aku akan mencari makanan untuk kita sarapan.!"kata Jack.


Saat Jack sudah berlalu,Milka kembali berusaha untuk menelefon Samuel atau Elen.Samuel yang sudah terbiasa bangun pagi untuk olahraga,tiba-tiba ia mendengar bunyi getaran dari ponselnya.Karna saat Samuel bangun,ia langsung mengaktifkan ponselnya.


Samuel mengangkat alisnya kala melihat kakak iparnya sudah menelefonya sepagi ini.


"kak Milka?"pikir Samuel.


"halo,selamat pagi kak Milka!"


"selamat pagi Sam!"


"ada apa kak Milka?"


"Sam,kau dan Elen datanglah ke rumah sakit KARYA MEDIKA,soalnya,jam satu dini hari, kami membawa Dian ke rumah sakit.Karna ia mengalami pendarahan!"kata Milka.


"apa?,pendarahan?"


"iya,dan saat inipun ia belum sadarkan diri"


"baik kak,aku dan Elen akan segera kesana!"


Setelah selesai berbicara dengan kakak iparnya,Samuel membangunkan istri mungilnya dengan lembut.


"sweety...sweeety...heii..bangun sweety!"kata Samuel sambil menepuk lembut pipi mulus istri kesayanganya itu.


"Mmm?"


"apa??"kata Elen sedikit berteriak,hingga membuat Samuel kaget.


"heii...pelan-pelan sweety!"kata Samuel yang tersenyum melihat tingkah istrinya itu.


"kak Sam,kita harus segera kesana secepatnya!"


"aku tahu sweety...tapi kita harus mandi dulu!"


"baik kak!"


Jack datang dengan membawa dua kantong berisi makanan untuk mereka berdua.


"Milka...apa kau sudah menghubungi tuan Sam?"


"sudah Jack,mereka akan segera datang!"


"syukurlah kalau begitu!"kata Jack.


"makanan apa yang kau beli Jack?"tanya Milka.


"aku membeli nasi kuning,kau suka?"


"maaf Jack,aku tidak suka makanan yang memakai santan!"


"ow,maafkan aku Milka,aku akan membeli ganti makanan mu!"


"tidak perlu Jack..nanti aku akan mencari roti di depan!,kau makanlah Jack"

__ADS_1


"aku tidak akan makan!"


"kenapa?,jangan pikir kan aku,kau makanlah Jack!"bujuk Milka.


"sejujurnya aku tidak lapar Milka,aku hanya mengingat diri mu saja!"


"benarkah?,kalau begitu terimakasih Jack"


"tidak masalah."kata Jack.


Jack sebenarnya tidak lapar,tapi ia hanya peduli dengan Milka,Jack berpikir kalau Milka sudah terbiasa sarapan pagi,maka itu ia berinisiatif membelikan sarapan untuk dirinya dan Milka,namun sayang,Milka tak menyukai makanan yang ia beli,karna wanita itu tidak menyukai makanan yang berbahan santan.


Jack bertekat lain kali ia akan menanyakan makanan kesukaan wanita cantik itu.Setengah jam Kemudian.Samuel dan Elen sudah tiba di rumah sakit Karya Medika.


"kak Milka,bagaimana keadaan Dian kak?"


"dia belum sadarkan diri dek!"


"bagaimana kejadianya kak?"tanya Elen.


Milka menceritakan semua kejadian saat Dian pendarahan pada Elen dan Samuel.


"kak Sam,apa perlu kita beritahukan keadaan Dian pada keluarganya?"tanya Elen.


"sweety,kita tunggu Dian sadar dulu,baru kita tanyakan padanya.!"kata Samuel.


"baiklah kak!"


NUSA TENGGARA TIMUR


"Anton...semalam aku bermimpi kalau Dian sedang mandi di kali bersama Tasya!,hiks...hiks..aku takut terjadi apa-apa sama anak kita!"kata mama Rosa tak henti-hentinya menangis.


"Rosa...jangan berpikir yang tidak-tidak,kita berdoa saja semoga dia baik-baik saja."


"hiks...hiks..ini semua salah ku,Dian...pulanglah nak,ingat mama mu ini nak, mama minta maaf,mama janji tidak akan memarahi mu lagi sayang!"kata mama Rosa di tengah isaknya.


"sudahlah Rosa...aku yakin dia baik-baik saja."kata pak Anton.


"semoga seperti itu Anton...kalau sampai terjadi apa-apa padanya,aku tidak akan memaafkan diri ku sendiri."


Pak Anton dan Mama Rosa sudah putus asa mencari putri semata wayangnya itu.sampai-sampai mama Rosa terlihat sangat kurus.berat badan mama Rosa menurun,wajahnya yang sudah tirus,di tambah lagi lingkaran hitam di sekeliling matanya.pertanda mama Rosa jarang tidur.Suaminya itu sudah sangat kasihan melihatnya.Namun ia bisa berbuat apa?.ia sendiri sudah merasa putus asa,karna sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencari putrinya itu,namun usahanya sia-sia saja.


"Anton...aku yakin kalau Dian saat ini ada bersama Elen!"


Kata mama Rosa pada suaminya itu,hingga membuat pak Anton terbelalak tak percaya.


"kenapa kau bisa yakin begitu?"


"coba kau ingat-ingat,hari dimana Elen kembali ke jakarta,hari itu juga Dian menghilang!"


Pak Anton tampak berpikir,dalam hati ia membenarkan perkataan istrinya itu.


"iya juga,tapi bagaimana cara kita untuk mencari tahu?"


"kau minta lah dulu nomor ponselnya si Elen pada Arjun,nanti aku yang akan menanyainya,sekalian meminta maaf padanya."kata mama Rosa.


"baiklah Ros!"


Mama Rosa berharap jika dugaanya benar,kalau dugaanya benar,maka ia akan meminta maaf pada putrinya itu dan juga pada Elen.

__ADS_1


__ADS_2