Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Kedatangan keluarga Luna


__ADS_3

Setelah di rawat lima hari di rumah sakit,akhirnya Luna di perbolehkan untuk pulang.Ellio dan juga Jeane membantu untuk mengemasi pakaian Luna.Sejak Luna di rawat di rumah sakit,Ellio menyerah kan semua pekerjaanya pada Eric asistenya.Karna Ellio lebih banyak bersama Luna kekasihnya itu.


"sayang,mulai saat ini kau akan tinggal di apartemen ku!,agar aku lebih fokus menjaga mu!"kata Ellio.


"apa nanti tidak akan merepot kan mu El?"


"tidak sayang,aku sama sekali tidak keberatan,justru akan lebih tenang jika kau ada di apartemen ku!"


"tapi kita belum pantas untuk tinggal satu atap!"


"sayang,sebelum kita menikah aku masih akan tinggal di mansion,kau akan tinggal di apartemen ku bersama Jeane!"kata Ellio.


"baiklah El!.


"dan mulai hari ini,kau harus berhenti bekerja!"


"jangan El,aku harus tetap bekerja,karna Dio adik ku masih butuh banyak biaya.Rencananya tahun ini Dio akan ikut test di Universitas pertahanan Negara,karna itu adalah cita-citanya,dan kau tahu?untuk masuk ke Universitas itu harus membutuh kan banyak biaya."kata Luna.


"astaga sayang,apa selama ini kau menganggap ku tidak ada?"tanya Ellio.


"maksud kamu?"tanya Luna.


"apa kau tidak tahu,kalau uang ku sangat banyak?,satu pajerro saja masih ku berikan pada Jeane,apa lagi hanya untuk membiayai sekolah adik mu!"kata Ellio.


"ta-tapi El?"kata Luna yang ragu untuk meneruskan kalimatnya,ia takut kalau calon suaminya itu malah akan tersinggung nantinya.


"sayang,harta ku adalah harta mu juga,itu artinya adik mu adalah adik ku juga,aku berkewajiban untuk membantu biaya sekolahnya,dan bukan hanya biaya sekolah adik mu saja,tapi semua kebutuhan keluarga mu.Dan mulai hari ini aku yang akan bertanggung jawab untuk semua kebutuhan mereka,kau paham sayang?"


Luna meneteskan air mata kala mendengar semua ucapan Ellio.


"El,kenapa kau sangat baik sekali pada ku?"


"karna aku sangat mencintai mu Luna,dan juga karna kau adalah calon istri ku,jadi sudah menjadi kewajiban ku untuk memberikan yang terbaik untuk mu."kata Ellio.


Luna memeluk kekasihnya yang tampan dan juga baik hati itu.Luna menciumi rahang Ellio yang di tumbuhi bulu halus,calon istrinya itu menciumnya mulai dari mata hidung,hingga Luna mengangkat kedua tangan Ellio dan mencium kedua tangan yang kekar itu.


"terimakasih El,aku bersyukur pada Tuhan,karna sudah menjadikan ku bagian dari hidup mu,sekali lagi,terimakasih sayang ku!"


"ulangi sekali lagi!"kata Ellio.


"apa?"tanya Luna tak mengerti.


"katakan sekali lagi,kalimat tetakhir yang kau ucapkan tadi!"kata Ellio.


"sayang ku!"ucap Luna.


"teruslah seperti itu sayang"ucap Ellio merasa bahagia,ia merasa sangat senang dengan panggilan yang baru saja Luna sebut,bagi Ellio panggilan sayang yang baru saja kekasihnya itu sebut,terdengar sangat manis di telinganya.


DI MANSION SAMUEL

__ADS_1


Setelah menikah dengan Elen,Samuel dan istri mungilnya itu masih tinggal bersama Oma dan Arthur,malam ini Samuel berencana menanyakan istrinya itu untuk memilih tinggal di mana?.


"sweety?"


"Mm?"jawab Elen.


"katakan pada ku,apa kau merasa nyaman tinggal di mansion ini?,kalau kau tidak nyaman,kau boleh memberitahu ku."


"kak Sam,aku sangat nyaman tinggal di sini,Oma sangat baik pada ku!,dan lagi,aku ingin menjadi ibu yang baik buat Arthur,aku ingin mendidiknya agar ia bisa tumbuh dengan normal"ucap Elen dengan tulus.


"aku tidak salah memilih mu sweety!,aku yakin kalau Arthur akan tumbuh dengan normal di bawah didikan mu."


"kita berdua akan sama-sama menjaga dan juga mendidiknya kak Sam!"


"kau benar sweety."


"tok...tok..tok."


Saat mereka berdua sedang berbicara,tiba-tiba pintu di ketuk oleh seseorang.


"siapa?"tanya Samuel.


"ini saya tuan,Oma meminta agar tuan dan nyonya segera makan malam,karna Oma sudah tunggu di meja makan!"kata maid dari luar.


"baik lah,kami akan segera turun."jawab Samuel.


"iya kak!"jawab Elen tertawa mendengar perkataan suaminya itu.


Sesampainya si meja makan,Samuel berbaur dengan Oma untuk makan malam bersama.


"Sam,sebaiknya kalian tetap tinggal disini!"kata Oma setelah selesai makan.


"iya,Oma,Elen juga setuju kalau kami tetap tinggal di sini."


"bagus Elen,kau memang cucu mantu Oma yang paling pintar,tak sia-sia selama ini Oma mendesak Samuel agar segera mendekati mu,soalnya Sam bergerak sama seperti keong yang sedang sekarat!"kata Oma malas tau dengan wajah Samuel yang sudah bagai kepiting rebus karna malu pada istrinya itu.


"Oma??"kata Samuel.


"memang benarkan kalau kau bergerak sama seperti keong yang lagi sekarat?"kata Oma.


Elen tersenyum mendengar perkataan Oma,wanita mungil itu tak henti-hentinya memandang suaminya yang sangat tampan itu.Mata biru safir itu menangkap basah istrinya sedang memandangi dirinya.


"Terimakasih Tuhan,untuk semua hal yang sudah ku lalui,dulu Engkau mengambil orang-orang yang sangat ku kasihi.Namun Engkau telah mengembalikan mereka meski dalam wujud orang lain.Tak ada yang tahu rencana Mu,Tuhan,tapi hamba Mu ini percaya,bahwa setelah ini Engkau akan memberikan ku hal yang lebih baik lagi."doa Elen dalam hati.


"sweety..sweety?"panggil Samuel pada istrinya yang sedang melamun itu.


"ahh,ehh,ya kak?"jawab Elen kikuk.


"kau melamun sweety?"

__ADS_1


"ti-tidak kak!"


"aku lihat,kau sedang memikirkan sesuatu sweety?"


"aku hanya mengingat Tasya kak!"


"dan Marcel?"kata Samuel.


"bu-bukan kak!"


"Sweety,aku tahu,tak mudah untuk melupakan orang-orang yang pernah kita cintai,aku pun pernah merasakan yang sama saat kehilangan istri ku,sekarang kita hanya perlu mendoakan mereka,agar mereka mendapat tempat yang layak di sisi Nya."kata Samuel panjang lebar.


"iya kak"


APARTEMEN ELLIO


Saat Ellio dan Luna serta Jeane sedang makan siang di apartemen milik Ellio itu,tiba-tiba saja bel apartemenya berbunyi,pertanda ada tamu di luar.


Dan betapa kagetnya Ellio kala melihat ibu Ruth,pak Hery serta Dio adik kandung Luna sudah berada di depanya saat ini.Tak lupa tante Oliv juga ada bersama mereka.


"se-selamat siang,bapak...ibu..Dio"ucap Ellio gugup.


"suru tamunya masuk dulu nak!"kata tante Oliv.


Setelah mempersilah kan calon mertua dan calon adik iparnya itu masuk,Ellio menutup kembali pintu apartemenya.


"kenapa harus berbohong pada ibu dan bapak Lun?"


"maaf buk,i-itu kar-!"


Belum sempat Luna menyelesaikan kalimatnya,Ellio sudah memotong kalimatnya.


"Luna takut,jika ibu tahu,ibu bisa serangan jantung!"kata Ellio.


Ibu Ruth menarik nafas berat.


"tapi kan tidak harus berbohong pada ibu,kalau seandainya Luna kenapa-kenapa bagaimana?ibu akan mati di tempat jika Luna sampai tak tertolong!"kata Ibu Ruth.


"buk!"kata Ellio sambil tertunduk karena merasa bersalah.


"ibu,ini salah Luna,Luna yang meminta Ellio untuk berbohong,karna Luna takut,jika ibu tahu,ibu akan serangan jantung lagi."kata Luna.


"Luna,meski kalian berusaha untuk menutupi keadaan mu,tapi firasat ibu tidak pernah salah nak,ibu sudah tahu kalau kau sedang tidak baik-baik saja sebelum Nak Ellio memberitahu ibu.!"


"sudah lah buk,anak kita kan belum benar-benar pulih dan lagi mereka sudah meminta maaf!"kata pak Hery ayah Luna.


"ibu harap,setelah ini kalian tidak boleh lagi berbohong pada ibu!"kata ibu Ruth.


"baik buk!"kata Luna dan Ellio bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2