Istri Kesayangan Pilihan Oma

Istri Kesayangan Pilihan Oma
Rahasia Mami Liza


__ADS_3

"Mami...bagaimana ini?...kapan aku bisa memiliki Samuel?"kata Angel pada Mami Liza,yang terlihat sedang berpikir.


"kau tenang dulu Angela...mami juga masih pusing!"


"aku tau mami,tapi sampai kapan? "


"nah...mami ada ide!"


"ide mami apa?"


"aku heran melihat kalian berdua...apa kalian tidak bosan mengganggu hidup orang lain?"tanya Arsen yang tiba-tiba saja muncul.


"tutup mulut mu Arsen!...jangan ikut campur urusan kami!"kata Angel.


"urus saja diri mu,dan juga ibu mu yang suka melacur itu."kata Liza.


"jangan pernah kau sebut nama ibu ku dengan mulut kotor mu itu Liza!...karna aku akan membuat mu menyesalinya!"


"haha..ha,memangnya kau bisa apa?...kau hanya pecundang Arsen!...setelah ini,akan kupastikan kalau hidup mu akan menderita!"


"pok...pok..pok"Arsen bertepuk tangan.


"well...well...well,ibu dan anak sama hebatnya,tapi sayangnya,aku tidak takut sama sekali dengan ancaman mu Liza!"


"dasar kau anak pelacur!"kata Angel.


Emosi Arsen sudah sampai di ubun-ubun,kala mendengar Angel menyebut ibunya pelacur.Arsen maju ke arah Angel dan mencekik lehernya.


"agghk..le-lepas kan aku Arsen!"kata Angela yang sudah kehabisan nafas.


"lepas kan putri ku Arsen!"


"beraninya kau menyebut ibu ku pelacur...aku akan membunuh mu!...bangsat!"


"lepaskan dia Arsen!...kau bisa membunuhnya nanti!"


"persetan dengan putri mu!...bila perlu,aku juga akan membunuh mu,wanita iblis!"


"hentikan Arsen!...apa yang sudah kau lakukan?"kata tuan Rudy Salim.


"suru anak gila mu ini melepaskan putri ku papi!"kata Liza.


"aku peringat kan kalian berdua!...jangan pernah menyebut ibu ku pelacur,karna kalau tidak,aku tidak akan segan-segan membunuh kalian!"


"mami...sudah ku katakan berkali-kali,jangan pernah menyebut ibunya Arsen sebagai pelacur!,apa kau tidak sadar,bahwa kau juga tak lebih dari pelacur!"


"apa maksud mu papi?"


"sudahlah Mi..kau pikir aku tidak tahu selama ini?...apa yang sudah kau lakukan di luar sana?"


"aku tidak mengerti apa yang papi katakan!"


"pantas saja Angela mengikuti jejak mu,karna kau yang sudah mengajarkanya."kata tuan Salim.

__ADS_1


"jangan-jangan,kau mengigin kan wanita murahan itu kembali ke pelukan mu,iya kan?"kata Liza.


"meski pun aku tidak mengigin kanya kembali,tapi aku tetap tidak akan membenarkan perbuatan mu!...sudah cukup selama ini aku hanya diam!...semakin aku diam....kau malah semakin menjadi-jadi!"


"kau jangan mencari alasan untuk memojokan ku papi!...selama ini,kau pikir aku tidak tahu kalau kau sering mencari keberadaan wanita murahan itu!"kata Liza.


"cukup Liza!!...jangan sampai kesabaran ku habis!"kata Arsen.


"kenapa hah?...apa yang akan kau lakukan?...membunuh ku?...ayo,bunuh aku sekarang!"kata Liza.


"aku tak sekejam diri mu Liza!...yang tega-teganya membunuh anak kandung mu sendiri demi ambisi mu!"kata Arsen.


"a-apa...ma-maksud mu?"tanya Liza gugup.


"haha...haha...ya papi...wanita iblis yang lebih kau pilih dari pada ibu ku ini,dengan teganya membunuh anak kandungnya sendiri!"


"apa maksud mu Arsen?"tanya tuan Salim.


"tanyakan padanya papi!...apa yang sudah di lakukan wanita iblis ini kepada Tania,anak kandungnya sendiri?"kata Arsen.


Arsen sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan ibu tirinya itu,yang selalu menghina ibunya sebagai pelacur.Arsen mengetahui semua kejahatan Liza tujuh tahun yang lalu,ia dengan teganya merencanakan akan melenyap kan Tania putri kandungya sendiri.


Saat itu Arsen mendengar semua ucapan Liza bersama pembantunya bibik Asih,sebelum wanita itu melakukan aksinya yang tak berpri kemanusiaan.


"katakan Liza.. apa semua yang Arsen katakan itu benar?"kata tuan Salim.


"papi!...apa kau percaya dengan anak mu yang sudah gila ini?


"aku yang gila?...atau kau yang sudah gila Liza?"kata Arsen.


"o,ya?...lalu...apa alasan mu memberi uang yang sangat banyak untuk Bibi Asih agar pergi jauh dari tempat ini,kalau bukan untuk menutupi kebiadapan mu?"


"apa buktinya?"kata Liza.


"hah!...kau ingin aku memberikan bukti?...bagaimana jika aku membawa bik Asih datang ke sini?,agar kita bisa mendengar sendiri apa yang akan di katakanya!"kata Arsen.


"ka-kau sudah mengarang cerita Arsen!...aku akan melaporkan mu ke polisi,karna sudah memfitnah aku!"


"silahkan!...justru itu yang ku mau!"kata Arsen.


"Liza!...jika sampai semua kata-kata Arsen benar,maka ketahuilah,kalau aku akan menceraikan mu!"


"tidak bisa begitu papi!...mana bisa kau lebih mempercayai anak gila ini!"tunjuk Eliza ke arah Arsen.


"papi!...dengan secepatnya aku akan membawa bukti semua kejahatan wanita iblis ini!"kata Arsen kemudian berlalu dari hadapan ayah kandung dan ibu serta adik tirinya itu.


"aku muak melihat sikap mu yang tidak pernah bisa untuk berubah!...sebaiknya aku pergi,dari pada aku disini dengan wanita yang tidak punya perasaan."kata tuan Salim.


Setelah kepergian Arsen dan tuan Salim,sekarang tinggal lah Liza dan anaknya Angel.


"aduh,bagaimana ini Angel?...ternyata,anak perempuan murahan itu mengetahui semuanya!"kata Liza sambil mondar-mandir sangat panik,karna anak tirinya itu mengetahui semuanya.


"apa benar mami membunuh kak Tania?"tanya Angela.

__ADS_1


"Angela...ini semua gara-gara kau!"


"loh..kenapa aku yang salah?"


"karna kau selalu merengek meminta agar Samuel menjadi milik mu!"kata Liza.


"memang itu betul Mi!...tapi aku tidak pernah menyuruh mami untuk membunuhnya!"


"tapi,dengan cara menyingkirkan Tania maka kau akan bisa memiliki Samuel!"


"tapi sampai sekarang,aku tetap tidak bisa memiliki Samuel!...dan lagi,kenapa mami taga membunuh kak Tania?"kata Angela pada ibu kandungnya itu.


Angela memang berambisi untuk mendapatkan Samuel,namun tidak pernah sedikitpun di dalam hatinya untuk membunuh kakaknya Tania yang sangat baik padanya.


"karna mami sangat membenci Tania!"


"hah?...Mami membenci kak Tania?...tapi karna apa Mami?"


"karna dia adalah anak haram!"


"maksud Mami?"


"ya,Angel...dia adalah anak hasil kesalahan satu malam mami bersama pria yang sangat menjijikan!"


Eliza menceritakan sebuah masa lalu yang kelam bersama ayah kandung Tania,Tania adalah anak yang tidak pernah ia harap kan.Eliza mempertahan Tania tetap hidup,hanya untuk sebuah alasan agar ia bisa menikahi Tuan Rudy Salim.


"jadi,Tania bukanlah kakak kandung ku?"tanya Angel.


"kau benar Angel!..Tania bukan lah kakak kandung mu!"


"tapi tetap saja Mi,Mami sudah membunuh Tania!"


"Tania masih hidup!...mami sudah merekayasa kematianya!"


"apa?...Tania masih hidup?...bagaimana mungkin Mi?"


"seperti yang sudah Mami katakan,kalau mami sudah merekayasakan kematianya."


"lalu,selama tujuh tahun ini,Mami menyembunyikanya di mana?"


"kau tidak perlu tahu sampai di situ Angel!..sampai di sini,itu semua urusan Mami!"


"tapi Mi?"


"tidak ada tapi-tapian,kau ikuti perintah Mami!...kau masih menginginkan Samuel kan?"


"iya Mi!"


"kalau begitu,ikuti skenario Mami."


"baiklah Mi!"


Tanpa kedua wanita itu sadari,Arsen yang sedari tadi sudah menguping pembicaraan Ibu dan anak itu,Arsen menyeringai licik.Ia puas,karna ia sudah memiliki bukti kejahatan Eliza.Arsen sudah merekam semua pembicaraan Ibu tirinya itu saat berbicara dengan anaknya Angela.

__ADS_1


"tunggu kehancuran mu wanita iblis!....mama...sakit hati mu tidak lama lagi akan terbalas,sabarlah Mam!"kata Arsen dalam hati.Dan setelah itu,Arsen melangkah dengan hati-hati,agar ibu dan anak itu tidak menyadari bahwa ia masih berada di tempat itu.


__ADS_2