MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
LARA TATIANA


__ADS_3

Madrid, Spanyol


Tatiana kau mau kemana, sekarang sudah malam. Tidak baik wanita keluyuran di waktu malam.


"Bukan urusan mu, Nikolas. Berhentilah bersikap seolah-olah pernikahan kita sungguhan dan bersikap seolah kau suami yang sebenarnya. Pernikahan kita hanya di atas kertas Nikolas. Aku tidak pernah mencintai mu, cam kan itu", ketus Tatiana menatap tajam Nikolas yang berusaha mencegah Tatiana keluar apartemen mewah yang mereka tempati setelah pernikahan seminggu yang lalu.


"Aku sungguh-sungguh mencintai mu Tatiana. Beri aku waktu membuktikan ucapan ku. Aku sudah rutin setiap hari mengikuti saran dokter maupun psikiater untuk kesembuhan ku. Walaupun belum seratus persen sembuh tapi aku sudah bisa merasakan kemajuannya", ucap Nikolas.


"Berhentilah membual laki-laki lemah. Berapa kali kau memohon untuk mencobanya lagi hah? Membosankan".


"Minggir! Jangan pernah sekali-kali mengikuti ku atau pun mengurusi hidupku. Kita sepasang suami istri hanya saat di depan daddy dan orang-orangnya saja. Selebihnya kita bebas melakukan apa pun", ketus Tatiana sambil mendorong tubuh Assensio yang berada di belakang pintu.


"Baiklah. Kau boleh pergi tapi jaga diri mu. Aku tidak mau terjadi apapun pada mu Tatiana", ucap Nikolas sambil menggeser tubuhnya.


Segera Tatiana membuka pintu apartemen tanpa mengeluarkan kata-kata lagi pada Nikolas.


Nikolas hanya bisa mengusap kasar wajahnya.


"Maafkan aku Tatiana, belum bisa memuaskan mu. Bersabarlah sebentar lagi aku akan membuktikan ucapan ku. Aku akan sembuh".


*


"Laki-laki tidak berguna. Ia hanya bisa mengambil hati Daddy. Sebenarnya siapa Nikolas itu, kenapa daddy sangat mengagumi nya. Padahal nyatanya daddy lah yang telah menggaji laki-laki itu. Nikolas hanya orang biasa yang tidak memiliki apa-apa", ucap Tatiana sambil menepikan mobilnya di depan taman kota.

__ADS_1


"Di surat yang sudah aku tandatangani, aku tidak boleh bercerai dari laki-laki itu atau semua warisan daddy akan di sumbangkan ke panti sosial"


Sebenarnya malam ini Tatiana tidak ada tujuan. Ia hanya ingin menjauh dan menyendiri. Dunia malam pun sebenarnya bukanlah dirinya. Wanita itu hanya berdiam diri saja di dalam mobil. Sesekali tersenyum melihat anak-anak kecil berlari bersama kedua orang tuanya.


Tatiana menyandarkan kepalanya ke kursi mobil mewah milik nya. "Hidupku selalu kesepian", gumam Tatiana memejamkan matanya.


"Semua keangkuhan dan ketegasan yang aku tampilkan ini hanya untuk menutupi kelemahan dan kerapuhan diri ku saja. Aku ingin menunjukkan bahwa aku wanita kuat terutama pada daddy".


"Aku tidak mencintai Nikolas, makanya aku merayu pria lain saat bersamanya. Aku ingin Nikolas pergi dari hidupku. Tapi tentu saja yang bisa membuatnya menjauh dariku hanyalah Nikolas sendiri. Karena jika aku yang melakukannya semua milikku di ambil daddy", ucap Tatiana terlihat sangat sedih.


"Seandainya mommy masih ada, hidup ku tidak kesepian seperti sekarang..


*


Seperti keinginan keduanya. Lethicia mengandung bayi kembar. Saat ini usia kehamilannya sudah sepuluh minggu. Dan kondisi Lethicia juga anak yang di kandungannya baik-baik saja. Lethicia sudah diizinkan untuk beraktivitas lagi, namun tetap harus menjaga waktu yang di butuhkan untuk beristirahat. Untuk menghindari pendarahan yang rentan di alami hamil kembar.


Alvaro baru saja selesai membersihkan tubuhnya. Ia tidak sempat mandi di kantornya tadi. Sementara Lethicia sebelum pergi ke dokter menyempatkan untuk mandi di kantor Alvaro karena semua perlengkapan mereka berdua ada di sana.


"Sayang gantilah pakaian mu, sekarang sudah malam kau harus beristirahat", ujar Alvaro.


"Iya, aku harus membersihkan muka ku dulu. Kau tidur saja duluan",


"Baiklah kalau begitu", balas Alvaro mengecup lembut pucuk kepala Lethicia yang sedang membersihkan wajahnya di depan meja hias. Alvaro meninggalkan Lethicia yang masih di depan cermin.

__ADS_1


Setelah Alvaro kekamar, tak lama kemudian Lethicia menyusulnya juga kekamar.


Terlihat Alvaro sudah tidur menyamping menghadap Lethicia. Laki-laki itu memejamkan matanya dengan nafas teratur, menandakan sudah tertidur pulas.


Lethicia merebahkan tubuhnya di samping suaminya. Ia tersenyum menatap wajah tampan Álvaro begitu teduh dan damai. Lethicia membawa jemari tangannya mengusap lembut wajah Alvaro. "Aku mencintaimu sayang".


...***...


YUK BACA JUGA :



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT


SERPIHAN HATI ELLENA


__ADS_1


__ADS_2