MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
MEYAKINKAN DIMITRI


__ADS_3

Ceklek..


Tatiana dan Assensio menghentikan ciuman panas mereka dsn menatap pintu yang terbuka.


"M-ama D-addy...", ucap Tatiana gelagapan dengan wajah tersipu malu seperti orang yang kedapatan melakukan kesalahan besar.


Alma dan Dimitri bertukar pandang dan tersenyum. "Apa kedatangan kami mengganggu kalian?", tanya Dimitri menatap keduannya bergantian.


"Daddy... tentu saja tidak. Ayo masuk. Apa kita akan rapat keluarga sekarang dad?", tanya Tatiana tersenyum dengan wajah masih merona merah duduk di tepi tempat tidur. Sementara Assensio menyugar rambutnya kebelakang.


"Hari ini daddy dan mama akan kembali ke Madrid. Kau dan Nikolas terlihat semakin membaik, tidak ada yang daddy kuatir kan sekarang", ujar Dimitri.


"Iya dad.


Tatiana beranjak dari tempatnya dan mengajak Alma berbicara duduk di sofa sementara Dimitri akan berbicara dengan Assensio.


"Setelah kau mengingat semuanya, aku tetap memanggil mu dengan nama Nikolas. Semoga kau tidak keberatan", ujar Dimitri menatap Assensio. Laki-laki muda yang sangat di sukai oleh Dimitri bahkan ia terobsesi menjadikannya suami Tatiana.


"Iya dad, tentu saja aku tidak keberatan. Dalam kesempatan ini aku ingin mengucapkan banyak terima kasih pada daddy karena sudah menolong ku saat itu. Jika tidak ada daddy entah bagaimana nasib ku, hingga aku bisa seperti sekarang mengingat lagi semuanya".


"Aku sangat menyukai mu nak, bahkan saat pertama kali melihat mu aku langsung menyukai mu. Entahlah seperti ada yang menggerakkan ku untuk memberikan pertolongan dan melindungi mu. Selanjutnya aku meminta Lee mencari tahu tentang mu. Ternyata dugaan ku benar kau orang penting dan menduga bahwa pasti kejadian yang menimpamu di sengaja oleh orang yang bertujuan jahat".

__ADS_1


"Saat aku ingin menemui keluarga mu memberi tahu bahwa kau masih hidup dan aman bersama ku, aku mendapatkan kabar bahwa istri mu sudah menikah dengan kakak mu. Sehingga aku membatalkan niat ku memberitahu keluarga mu tentang kondisi mu yang sebenarnya".


"Maafkan daddy karena menginginkan mu menikah dengan putri ku satu-satunya yaitu Tatiana. Tatiana wanita baik Nikolas. Aku bisa melihatnya ia sangat berbeda setelah bersama mu. Tatiana menjadi ceria lagi dan tidak kesepian lagi. Maka dari itu, sekarang aku menitipkannya pada mu Niko. Semoga kalian berbahagia selamanya", ucap Dimitri menepuk pundak Assensio.


Assensio tersenyum. "Tentu saja aku akan memenuhi semua permintaan daddy. Aku mencintai Tatiana. Saat tersadar, aku tahu dengan perasaan itu. Tentu saja kami akan bahagia bersama", jawab Assensio dengan yakin.


Dimitri tersenyum mendengar jawaban Assensio yang meyakinkan nya. "Jangan lupa kalian berdua segeralah memberi kami cucu yang banyak", ucap Dimitri dengan suara lantang pada Assensio dan Tatiana.


"Jangan kuatir dad, aku dan Tatiana akan segera mengabulkan permintaan daddy", Seru Assensio tertawa.


*


"Selamat siang nona Audri, tuan Moreno sudah menunggu kedatangan nona di ruangannya".


Sementara dari Paris beberapa hari yang lalu, Moreno memutuskan untuk bekerja di kantor barunya yang ada di Barcelona. Kantor itu dekat dengan galeri Lethicia tempat Audri bekerja.


Ceklek..


"Aku sudah datang", ucap Audri menonjolkan wajahnya dari depan pintu. Namun ia terdiam saat tidak melihat kekasihnya itu di kursi kebesarannya.


"Reno..", panggil Audri melangkahkan kakinya masuk keruangan luas dan mewah itu.

__ADS_1


Kedua mata Audri menatap sekeliling ruangan namun tidak menemukan keberadaan kekasihnya itu.


Hingga ke dua netranya beralih menatap lurus ke depan.


"Reno..


...***...


YUK BACA JUGA :



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT


SERPIHAN HATI ELLENA

__ADS_1



__ADS_2